Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 31 Tang Ran Moon


__ADS_3

Chapter 31 *Rencana pelarian*


Bintang malam bertabur dilangit, angin sepoi-sepoi membawa suasana damai, suara tawa anak-anak terdengar gembira disetiap jalan, tidak ada lagi anak menangis kelaparan, tidak ada lagi pengemis meminta-minta diujung jalan.


Di Kota Phoniex suasananya kini semakin ramai dan menyenangkan, banyak yang masih beraktivitas walaupun saat ini malam hari, tidak ada lagi pengangguran yang menganggu, semua orang sibuk dengan hati gembira.


Semua berkat kerja keras Excel, pahlawan muda yang diidolakan hampir diseluruh benua Venus, setelah kabar beredar liar jika kini desa Chang telah berubah menjadi kota yang megah dan indah, semakin banyak orang yang ingin menetap dikota Phoniex.


"Apa benar desa kumuh itu telah berubah?" tanya seorang pria pada temannya saat mereka sedang bersantai di kedai kecil satu kota di Kekaisaran Wei.


"Benar sob, banyak beredar batu giok perekam yang merekam keadaan desa itu, sekarang sudah menjadi kota yang indah, bahkan aku dan keluargaku akan pindah kesana." jawab temannya yang ingin pindah, karena ditempat sekarang sudah terlalu banyak penindasan.


"Sruupp...Apa kamu yakin akan pindah kesana? dan kamu sendiri juga tahu tidak mudah kita bisa lepas dari Kekaisaran Wei!" balas temannya setelah minum, dia tahu jika penguasa tempat itu tidak akan mengijinkan penduduknya pergi dari wilayahnya.


"Ha-ha-ha, kami sudah merencanakan pelarian pada malam hari, apa kamu mau ikut?" jawaban temannya yang begitu yakin dengan rencana keluarganya.


"jika begitu, aku akan beri tahu keluarga ku juga...ha-ha-ha aku juga sudah muak tinggal disini. kamu ikut aku dan bicara pada ayahku tentang rencanamu, oke!! balas temannya dengan wajah senang.


"Baiklah, ayo kita kita kerumahmu sekarang" setelah mereka menghabiskan minumannya segera pergi.


Digeladak kapal angkasa milik Excel, terlihat 4 wanita yang sedang menikmati malam ini dengan duduk dikursi santai yang sudah disiap Excel, dengan camilan dan minuman ringan menemani mereka.


Mereka sengaja bersantai agar siap saat menghadapi Kesengsaraan Surgawi secara mental 2 hari yang akan datang.


"Kemana suami kita ? Seharian ini kita tidak melihat batang hidungnya yang menyebalkan itu" ucap Ling Xuan.


"Entahlah, mungkin dia lagi sembunyi dari kita" kata Xue Long dengan mengigit kacang favoritnya.


"Tidak mungkin dia betah sembunyi seharian...!! mungkin saja dia lagi berburu wanita lagi" balas Li Que sambil minum jus.


"Huuffftt, jika berani cari wanita lain...hehehehe" dengan mengangkat tangannya dan menekuk jari-jarinya membentuk kepalan, Xue Rong seolah-olah meremas sesuatu dengan seringai seram.


Swooosshh


Hembusan angin di geladak kapal yang mengejutkan keempat wanita yang lagi asik mengobrol, saat mereka melihat kebelakang muncul sosok pria yang tidak asing bagi mereka. Mengetahui bahwa pria yang mereka cari tiba-tiba datang...


"Exceeeelllll!!"


Serempak empat wanita itu berteriak, berdiri dan langsung menerjang kearah Excel.


Excel yang tahu keempat wanita itu hanya bisa pasrah...


"Oooohhh, tidaaakk!!!"


Bruuukkk


"Aaoouuu, pusaka ku!!!"


Seketika Excel tertimbun tubuh lemak mereka berempat, salah satu lutut dari mereka menghantam pusaka Excel. Rasa sakit di selangkangannya membuat Excel merintih.


"Excel aku merindukanmu" kata Xue Long yang tetap menindih tubuh Excel. Dengan mata berkaca-kaca menahan nyeri Excel memohon...


"I-iya, aku tahu, bisakah kamu angkat lututmu long'er...hikss!!?"


Kyaaaa


Karena kaget Xue Long yang merasakan sesuatu dilututnya malah menghentakkan lututnya lagi ke pusaka Excel...


Buuukkk


Aaaahh


Dengan teriakan Excel yang memiluhkan dan wajah membiru membuat derita Excel semakin parah.


"Hiikss, mimpi apa aku semalam...hikks!!"


Setelah keempat wanita itu berdiri dari tubuh Excel, mereka menatap kelompok wanita cantik yang Excel bawa, mengetahui jika ada wanita yang dikenalnya langsung menyapa.


"Tang Ran Moon, Hu Ru Ming itu bener kalian" dengan teriakan senang Ling Xuan dan mereka saling berpelukan, setelah itu semua saling berkenalan.


Xue Rong mengajak mereka bersenang-senang dikota Phoniex tanpa perdulikan keadaan Excel yang masih tergeletak dengan memegang pusakanya.


"Wanita lebih kejam dari pria" dengan mengeluh Excel bangun dari mimpi indahnya.


"Besok Kaisar akan akan tiba, aku harus mempersiapkan sesuatu yang mengejutkan mereka!" gumam Excel dan melangkah pergi menuju balai pelatihan.


Ketika sampai, Excel memanggil bawahannya melalui telepati. Setelah menunggu beberapa menit, seluruh bawahannya datang.


"Salam, guru" setelah mereka di depan Excel langsung menyapa bersamaan, yang hanya di anggukan kepala saja.


"Paman dan bibi, sebelumnya aku minta maaf, saya memanggil karena prihal kedatangan Kaisar Ling dan Li besok.


Dengan kedatangannya Kaisar akan ada sedikit masalah dari Kekaisaran Zhou dan Wei. Saat itu tiba saya harap kalian mempersiapkan diri..!"


Sejenak Excel menghentikan ucapannya, mereka terkejut mendengar Informasi dari Excel, karena kota Phoniex yang menjadi tuan rumah harus memberi rasa aman dan nyaman bagi tamu-tamu yang akan datang.


Mengetahui apa yang ada pikiran mereka, Excel berlanjut berkata...


"Kalian jangan kuatir, aku sudah meng-antisipasi ini semua, jadi, kalian hanya perlu melakukan apa yang harus dilakukan seperti biasa.


Besok aku akan melatih prajurit cara menggunakan meriam ditembok kota, dan kalian juga bisa ikut belajar Formasi, karena meriam itu akan aku tambahkan formasi Array agar lebih mudah digunakan dan lebih kuat lagi."


"Baik, guru" jawab mereka serempak.


Excel juga memberikan mereka berbagai material hiasan rumah, jalan dan dinding yang penuh warna, serta tidak lupa Excel menjelaskan bagaimana membuat hiasan itu.


Mereka juga memanggil berberapa anak muda dan prajurit untuk menghiasi kota Phoniex agar menjadi lebih indah. Melihat Excel , Paman, prajurit dan anak muda sedang bekerja menghias kota seketika penduduk kota Phoniex membantu dan berkerja sama menghiasi kota mereka.


Awalnya mereka semua sempat terkejut dengan ide kreatif yang dimiliki Excel, pasalnya dibenua ini belum pernah mereka lihat bahkan diKekaisaran manapun.


"Ini dipasang disudut-sudut kota dan gang, sekalian kalian kaitkan hias ini antara bangunan satu dengan gedung yang lain" pinta Excel kepada mereka.


"Kalau yang ini kalian pasang diarena tarung, didekat pintu masuk arena bagian atas, arahkan moncong itu tepat dititik tengah arena"


Arena pertarungan cukup besar untuk menampung banyak orang, sengaja Excel membangun Colosseum dengan kapasitas penonton hingga 50 ribu penonton.


Colosseum dibeli Excel seharga 1 juta nilai point tukar dari sistem, arena itu juga tahan terhadap serangan tingkat Raja Dewa.


"Tuan muda, kalau yang ini untuk apa?" tanya seorang anak muda dengan usia 25 tahun kepada Excel.


"Ooh, kalau yang itu kamu taruh di gerbang depan sebagai pintu masuk menuju kota Phoniex dibagian atas dan lekatkan pada dinding tembok bagian tengah hingga melingkar di seluruh tembok kota" jelas Excel pada pemuda itu.


"Jangan lupa bawa teman-teman yang lain agar cepat selesai" setelah semuanya dijelaskan kepada mereka yang hadir Excel pergi menuju ke tempat-tempat yang lain.


"Siap, Tuan muda"


Segera semua orang bekerja dengan gembira, dan melakukan semua instruksi dari Excel, mereka juga tahu jika besok akan ada kunjungan dari dua Kekaisaran.


Mereka sangat bangga menjadi bagian kesibukan Excel yang selalu saja mengejutkan banyak mata dan pikiran orang diluar nalar.


"Suami kamu sedang melakukan apa"


Saat Excel sedang menghias taman Pelang yang berada di depan kapal angkasa, dikagetkan dengan kedatangan malaikat betina yang tidak lain adalah Ling Xuan the groups.


"A-aah, kamu mengagetkanku saja, ini aku sedang mengatur acara untuk besok" jawab Excel yang melihat mereka semua dengan mata berbinar-binar.


Detak jantung mereka selalu saja dibuat Excel tidak bisa tenang saat Excel melakukan sesuatu yang baru, apalagi sosok pria idaman yang mampu meruntuhkan Kekaisaran manapun.


"Bolehkah kita ikut membantu, sayang" ucap Li Que dengan tubuh mengoda, mata berkedip-kedip seakan-akan meminta sesuatu yang berharga dari Excel.


Semua wanita yang berjumlah 79 orang didepan Excel seperti ingin juga ikut andil dalam acara tersebut, mereka ternyata sudah tahu kisah heroik Excel di kota Phoniex dan Hu Ru Ming juga telah bercerita bagaimana Excel memusnahkan Sekte Bukit Tulang seorang diri saat menyelamatkannya.


"Baiklah, aku tidak akan sopan. Kalian bisa meletakan bahan-bahan yang sudah aku siapkan..."

__ADS_1


"Aku akan ke kamar dulu" setelah Excel menjelaskan pada mereka, semua wanita segera bergerak mengikuti arahan dari Excel, mereka senang bisa membantu apalagi ini adalah seni lukis dan juga pelatihan untuk jiwa mereka.


"Aahh, melelahkan sekali. Status" ucap Excel sembari terbaring di ranjangnya.


Profil


Nama :


Excel Felix.


Umur :


16 tahun.


Ras :


High Human.


Profesi :


- Formasi Array Tingkat Dewa tahap puncak.


- Alchemist Tingkat Dewa tahap puncak.


Kultivasi :


- Dewa Absolute (segel) - Dewa ungu tahap awal(fake) - Half God puncak.


Roh Beladiri :


- Dewa Binatang (Segel).


- Naga Putih.


- Phoniex.


Akar Roh :


- Dewa Element.


- 7 Element evolusion.


- Ruang dan waktu.


- Yin dan Yang.


Budidaya :


- Pelahap Energi Qi/Mana Semesta.


- Pemikat Pesona semesta.


- Dual Cultivation Mahadewa.


Teknik Beladiri Pasif :


- Healing.


- Teleport.


- Waktu dan Ruang.


- Segel Mahadewa.


Teknik Beladiri Aktif :


- Dewa Absolute.


- Pedang Mahadewa.


Tubuh Fisik :


- Suci.


Kekuatan jiwa :


- Max.


Tubuh khusus :


- Tubuh Dewa Absolut (on/off).


- Tubuh Semesta (on/off).


- Tubuh Dewa Kegelapan (on/off).


- Tubuh Dewa Naga Putih (on/off).


- Tubuh Dewa Phoniex (on/off).


- Tubuh Dewa Petir (on/off).


Inventori :


- Pedang Pembunuh Dewa(1)


- Pedang surgawi(1)


- Pedang Biasa bintang 3(20.345)


- Bom tingkat Langit


- Pil Restorasi(800)


- Pil penyembuhan 120% (700)


- Pil kultivasi tingkat Kaisar (80)


- Kotak Emas(1)


- Kotak Perak(1)


- Cincin dimensi tingkat menengah (3)


- Cincin dimensi tingkat rendah(98.987)


- Lotere(3) dll.


Charm :


- Max


Point Exp :


- Unlimited (Segel) - 20% - 65.000.000


Point Tukar :


- Unlimited (Segel) - 18.670.000.000


Point pemahaman :


- Unlimited (Segel) - 4.800.090.000

__ADS_1


Kekayaan :


- Emas 10.135.000.000


- Perak 123.250.789.000


- Platinum 13.910.000.


- Batu Roh 1.570.750


- Batu Mistik 123.1000


Shop :


Lotere:


Map :


Binatang :


Isteri :



Yuna Ratu Semesta


Zhou Mei


Ji Yan


Hu Ru Ming


Xue Rong


Xue Long


Ling Xuan


Li Que


Poppy(Ras Rubah sembilan ekor)


....


Keluarga : -



Murid :



Xue Tong


Ling Ba


Li Xia


Xue Mu


Xue Cing



Misi :


Utama ;


-Pasukan wanita 500-(28)



Membuat 500 pasukan wanita~waktu tak terbatas.


Menyelamatkan Kekaisaran Ling dari serbuan Binatang Buas.~waktu satu tahun.



Hadiah :



100 miliar Point Tukar


10 juta Point pemahaman


Kotak tingkat Legenda


Tiket upgrade gratis sistem level 50]



Sistem version : 30.00


"Iisssh, kekayaanku bertambah, whahaha..." seketika Excel tertawa terbahak-bahak setelah melihat statusnya, setelah menenangkan diri Excel kembali melihat statusnya di sistem.


"Kekayaan bertambah, juga tampilan sistem lebih baik...hehehe. Sistem apa kekayaanku sudah bisa membangun Kekaisaran di benua tengah?"kata Excel dalam pikirannya.


[Ding! Benua tengah memiliki luas 275.850 km, untuk membangun Kekaisaran membutuhkan point tukar minimal 75 miliar dengan bahan konstruksi terbaik kesepuluh di semesta]


"Apa... ma-mahal sekali, apa tidak ada diskon, sistem"


[Tidak ada, Tuan]


Hampir saja Excel melompat dari tempat tidur ketika melihat nominal angka yang ditampilkan sistem, angka yang harus bisa didapat jika ingin membuat Kekaisaran.


"Haaheem, sudahlah. Aku akan selesaikan misi dulu. Dan sebagian hartaku akan aku investasikan di Paviliun Bunga Mentari" gumam Excel yang sedikit menghela nafas.


Setelah Tang Ran Moon meninggalkan penginapan keluarga Shu, terlihat berberapa orang di lantai 2 sedang berkumpul, melihat wajah mereka seperti akan melakukan sesuatu yang penting.


"kakak aku yakin kelompok Ran Moon mengikut pria tampan itu!!" ucap seorang wanita muda berbaju ungu dengan usia 17 tahun.


"Iya, kamu benar. Awalnya Tang Ran Moon mengajakku bergabung dengan timnya. Namun, aku saat itu ragu dan aku meminta waktu berpikir pada dia" jawab kakaknya yang berbaju biru dengan usia 20 tahun, ketika Tan Ran Moon mendapatkan tugas dari Hu Ru Ming, segera dia bergerak menemui seorang teman wanita yang tidak lain wanita berbaju biru yang saat ini sedang berada di penginapan.


"Kenapa kakak tidak segera menerimanya...huuff" balas adiknya yang terlihat kesal dengan kakaknya yang terlalu banyak pertimbangan.


"Kenapa? apa kamu menyukai pria tampan itu?" balas kakaknya yang sedikit mengoda adiknya yang pemalu.


"Ka-kakak kamu jangan mengoda ku"


"ha-ha-ha, lihat wajahmu merah, bilang saja kamu menyukainya!!"


"Huuff siapa juga yang menyukainya, aku hanya ingin dekat dengan kakak Moon." jawab adiknya yang mengelak jika dia suka dengan Excel.


"Sudah, sudah jangan berdebat lagi. Menurutmu apa keluarga kita mau pindah ke zona bebas?"


"Aku yakin sekarang, pria tampan itu bisa melindungi kita dan keluarga kita, dan aku akan menghubungi Tang Ran Moon untuk menjemput kita" balas wanita berbaju biru pada seorang wanita berusia 22 tahun, yang menyela pembicaraan adik dan kakak.


"Iya, aku juga sudah tidak ragu lagi, apalagi setelah melihat rekaman itu, dengan seorang diri mampu memusnakan sebuah sekte, bisa dikatakan sangat kuat. Dan aku akan mengabarkan berita ini kepada semua orang yang tidak puas dengan penguasa sekarang." ucapan wanita lain yang selama ini hanya diam dan menganalisis situasi.


"Aku juga akan mengabari semua kenalanku dan keluarga kecil yang lainnya"


"Oke, kita akan bertemu empat hari lagi di tempat rahasia kita. Dan kamu segera kabari Tang Ran Moon, oke" setelah pertemuan di penginapan, semua wanita yang berada dilantai 2 memisahkan diri sesuai rencana yang mereka sepakati.

__ADS_1


__ADS_2