
Chapter 48 *Kekuatan Penguasa jiwa*
Kemenangan menahan gempuran dua juta pasukan Kekaisaran Zhou membuat suka cita yang tak tertahan di seluruh penjuru kota Phoniex.
Tidak ada korban di pihak kota Phoniex, bahkan terluka pun tidak ada, dua juta pasukan Kekaisaran Zhou hanya bisa berlari, menghindari dan menahan serangan pasukan meriam dan pasukan panah wanita yang begitu ganas tanpa ampun.
Namun, kegembiraan itu hanya sesaat, saat suara Excel terdengar disetiap telinga semua orang, mereka bingung akan perkataanya, sudah jelas bendera putih dikibarkan yang merupakan isyarat bahwa mereka telah menyerah dan mundur.
"Menantu, apa maksudnya ini belum berakhir?" tanya Kaisar Ling yang penasaran dengan ucapan menantunya.
"Dia akan meminta waktu bernegosiasi untuk menyelamatkan jendralnya dan pasukan yang masih tersisa"
Akhirnya mereka semua memahami maksud dari perkataan penguasa kota Phoniex, pantas saja Excel tadi memerintahkan jangan membunuh jendral yang sudah menjadi patung, ternyata itu hanya alat untuk bernegosiasi antara kaisar Zhou dan pemimpin kota Phoniex.
"Ha-ha-ha, aku mengerti menantuku, kamu memang pintar" setelah memahami maksud dari menantunya, Kaisar Ling menjadi semakin bahagia dengan cara berpikiran menantunya yang melebihi usianya yang belum genap 17 tahun.
"Bocah, aku ingin bernegosiasi denganmu!!" permintaan Kaisar Zhou yang terdengar ditelinga Excel dengan menggunakan telepati.
"Baiklah, kita berdua bertemu dimedan perang" jawaban Excel yang juga menggunakan telepatinya dengan kedua matanya menatap kearah dimana pasukan Kekaisaran Zhou berada.
"Oke, kita bertemu dalam satu dupa lagi"
Tanpa ada balasan dari Excel, segera Kaisar Zhou mengadakan pertemuan dengan para pendukungnya dari berbagai Sekte, keluarga besar dan bawahan.
"Apakah kalian ada saran untuk bisa menerobos pertahanan kota kecil itu?" tanya Kaisar Zhou pada semua orang yang hadir termasuk Patriack Ming Cun juga mengikuti rombongan Kekaisaran.
"Yang Mulia, saya ada sedikit informasi!!" ucapan Patriack Ming Cun terdengar di ruangan pertemuan yang berada di kapan utama Kekaisaran.
"Katakan Patriack Ming Cun"
"Saya dengar dari temanku yang kini telah menjadi penduduk kota Phoniex, jika bocah itu yang juga pembunuhan anakku sangat menyukai kecantikan, sekarang dia sudah memiliki 600 lebih isteri, jika kita bisa memasukkan mata-mata wanita, kita bisa meracuninya dengan racun dari sekte Racun Hitam, saat itu kita bisa leluasa mengendalikannya, Yang Mulia" setelah Patriack Ming Cun berbicara dan memberikan informasi dan idenya, seketika membuat Kaisar Zhou menjadi senang.
"Ha-ha-ha, Patriack kamu selalu bisa diandalkan...ha-ha-ha" dengan tawa yang keras dan sedikit meredakan amarahnya, kaisar Zhou sangat menyukai informasi yang dia inginkan dan ide yang menurut nya bisa digunakan.
"Itu hanya masukan saja, Yang Mulia." ucapan Patriack Ming Cun yang merasa dia selalu mampu mengatasi masalah yang dibuat Kaisar Zhou.
"Baiklah, biar begitu idemu bisa aku terima. Patriack racun hitam, apakah kamu memiliki racun yang bisa mengendalikan bocah nakal itu?" pertanyaan Kaisar Zhou tertuju pada Patriack Sekte Racun hitam yang terkenal pendiam tapi kejam.
Sudah banyak korbannya yang mati akibat racun ciptaannya, walau basis Kultivasinya rendah tapi dengan Racunnya Patriack racun hitam ditakuti hampir diseluruh benua.
"Ada, Yang Mulia. Ini racun dari berbagai jenis racun pasif yang aku ciptakan, tidak mematikan tapi kemampuan racun itu bisa mengendalikan si korban, racun itu aku sebut racun mayat, Yang Mulia." jawaban dari Patriack Sekte Racun hitam sekali lagi membuat Kaisar bahagia.
Dengan mengendalikan Excel langkah dia untuk membangkitkan seseorang akan terwujud dan tanpa dia menanggung resikonya, dan juga dengan mengendalikan Excel berarti juga memiliki artefak legendaris yang diramalkan leluhurnya.
Saat mereka sedang berdiskusi diruang pertemuan, mereka semua tidak menyadari jika ada seseorang yang selalu mengawasi setiap perkataan dan gerakan mereka.
"Suamiku, kenapa kamu terdiam saja, apa ada yang kamu pikirkan?" suara lembut terdengar ditelinga Excel yang sudah dari tadi terlihat melamun dan tersenyum kecil terlihat disudut bibirnya.
"Maafkan aku sayang, aku sedang mengawasi rencana mereka" balasan Excel membuat wanita itu salah tingkah saat melihat senyumnya yang membuat jantungnya berdetak kencang.
Iya, wanita itu adalah Putri Kekaisaran Ling, Ling Zhi Shu. Dia selalu terbayang-bayang saat malam pertamanya yang membuat dia bahagia, dimana dia merasakan kenikmatan yang tidak dia pernah rasakan, Ling Zhi Shu hanya bisa bertahan 20 menit saya berhubungan intim yang instens dengan Excel.
"Apa yang mereka rencanakan, sayang" suara merdu terdengar ditelinga Excel, suara yang berbeda dan bibir terasa di daun telinganya, membuat Excel hampir kehilangan kendali, tongkat naga saktinya sedikit bergetar seakan-akan malas terlalu lama beranda diluar.
Wanita itu adalah pesaing berat dari Ling Zhi Shu, yaitu Li Yenny Putri dari Kekaisaran Li, yang kecantikannya tidak kalah dengan ibunya dan semua wanita Excel.
Li Yenny juga sama seperti pesaingnya Ling Zhi Shu, saat tadi malam dibuat lemas tanpa bisa mengerakan tubuhnya, hanya mampu bertahan sedikit lebih lama dari Ling Zhi Shu. Melihat Li Yenny yang sudah tidak mampu melayaninya, Excel melanjutkan kultivasi ganda dengan isterinya yang lain, yaitu Ling Jingyi yang sudah menunggu dikamar pribadi yang berada dimansion dunia jiwa.
Walau usianya sedikit lebih dewasa dari dua wanita yang Excel buat lemas, Ling Jingyi juga tidak sanggup menahan kemarahan tongkat naga saktinya Excel, hanya lebih baik dalam durasi waktu saat melayani Excel, hanya mampu bertahan 30 menit dan sudah cum 8 kali hingga akhirnya Ling Jingyi dibuat pingsan dengan wajah puas dan bahagia.
Li Jia Li yang sudah tidak sabar selalu mondar-mandir dikamarnya, pikiran Fantasi saat berhubungan intim dengan Excel membuat Lembah Siluman sudah banjir, tanpa mengetuk pintu Excel langsung saja memeluknya dari belakang, Li Jia Li yang hampir saja berteriak dengan cepat Excel membalikan tubuhnya dan ******* buah Cherrynya tanpa memberikannya waktu bernafas, tahu jika itu suaminya Li Jia Li tanpa menolak cium itu langsung membalasnya dan berperang dengan nafas memburu.
Sama dengan ketiga wanitanya, Excel masih mampu membuat Li Jia Li menyerah saat air surganya Excel memenuhi tempat pembibitan, selama 30 menit Li Jia Li melawan terus menerus dan akhirnya tumbang dengan tubuh telentang tanpa busana, terlihat ruang pembibitan tak mampu menampung air surga yang Excel beri hingga mengalir keluar dan bercampur dengan jus cinta dari Li Jia Li.
"Mereka akan menawarkan wanita Sebagi umpan agar aku masuk perangkapnya...hehehe" dengan perkataan yang didengar semua orang membuat semua wanitanya tertawa.
"Ha-ha-ha"
Wanita mana yang bisa melawan suami mereka, apalagi lawan memberikan umpan wanita untuk menjerat Excel, sebagian wanita yang belum mengerti dengan semua wanita Excel yang tertawa menjadi bingung, karena sebagian yang masih gadis termasuk Bai Chu, Xiao Mei Xing, Niu Qinglin dan wanita lain yang belum berhubungan intim terlihat mengerutkan dahi.
__ADS_1
"Paman jangan takut, aku akan selalu menjaga Paman, biar wanita itu tidak menjebak Paman" dengan semangat Qiaofeng gadis kecil imut mengangkat panah kesayangan keatas, dia sangat mencintai pamannya tidak akan dibiarkan siapapun menyakiti bahkan menyentuh sedikit kulitnya, akan dia panah orang itu hingga meledak.
"Muridku, jangan kuatir, biarpun ada seribu wanita, tidak tidak, jika ada ratusan ribu wanita, Paman tidak takut bahkan jika itu jutaan wanita. Kamu tahu gurumu sangat kuat, lihat bibi-bibimu yang sudah bu...!!???" sebelum selesai berbicara semua wanitanya telah berubah menjadi binatang buas, dengan mata melotot menatap mangsanya yang tidak lain adalah Excel.
Gleek
Seketika Excel menelan salivanya, rasa ngeri yang membuat bulu tipis ditubuhnya berdiri langsung berdiri, melihat Excel yang begitu takut dengan wanita, membuat semua orang yang menikmati obrolan mereka menjadi ketawa.
"Ha-ha-ha"
"Nak, kamu harus bertanggung jawab, liat wajah mereka ingin memangsamu...hahaha" ucapan Kaisar Li membuat Excel sedikit merapatkan kedua kakinya, perasaan Dejavu kembali terasa disekujur tubuh bawahnya.
"Menantu, kenapa kamu begitu ketakutan dengan wanitamu, padahal kamu begitu kejam saat bertarung...hahaha" lagi-lagi Excel diejek Kaisar Ling, bagaimana Excel yang ganas begitu lemah jika menghadapi wanitanya, siapa saja tidak akan percaya jika pahlawan muda yang terkenal brutal tapi takut dengan wanita.
"A-aku tidak takut, lihat saja aku akan hukum mereka selama 1 jam...ha-ha-ha"
Buuk
Buuk
Buuk
Aduuuh
Aaaahh
"Ampuuunn"
Setelah sesi penyiksaan masal dialami pemimpin kota Phoniex yang kuat, waktu satu dupa telah habis, terlihat Kaisar Zhou telah bergerak menuju area yang sudah disepakati.
Kaisar Zhou hanya membawa Permaisuri keempatnya, tapi hanya untuk mendampingi saat berbicara dengan Excel bukan sebagai alat negosiasi.
Permaisuri itu yang memberikan ide wanita sebagai umpat menjerit Excel kepada Kaisar Zhou, sewaktu Kaisar Zhou dikamar yang terlihat tegang dan frustasi.
"Lihat kaisar Zhou sudah bergerak dengan seorang wanita disampingnya" teriakkan penduduk yang dari tadi masih melihat Medan perang yang penuh dengan mayat yang telah membeku.
Mata semua orang kembali mengarahkannya ke Medan perang yang masih samar-samar mendengar jeritan dari mereka yang sudah mati.
Aura kematian masih sangat terasa di jiwa semua orang, keheningan setelah ledakan dan teriakan sungguh membuat jantung melambat berdetak.
"Hanya keserakahan, kebodohan dan hilangnya rasa welas asih membuat banyak orang mati dengan sia-sia hanya demi kepuasan satu orang. Merupakan tindakan tertolol dan teridiot didunia...!!"
"Setelah orang bodoh itu mampu memiliki semuanya, apa yang dia banggakan...haaah. Hanya surga yang jahat yang tertawa gembira melihat kebodohan orang itu dan kematian orang banyak." suara Excel mengema diseluruh zona bebas tiap telinga tidak luput dari pasukan Kekaisaran Zhou yang jauhnya 20 ribu meter dari kota Phoniex, semua orang dikota Phoniex pun mendengar ucapan yang penuh misteri dan makna terselubung didalamnya.
Entah kenapa perkataan itu seakan-akan mengetarkan jiwa-jiwa di zona bebas, semua orang merasakan merinding ditubuhnya.
Kekuatan jiwa, suaranya yang mampu membuat orang bertekuk lutut untuk sujud menyembah, kekuatan jiwa yang tingkatannya sudah berada puncak akan mampu membuat orang menjadi patung dan menjadi patuh tanpa syarat.
Pada jaman jutaan tahun yang lalu ada seorang penguasa yang terkenal dengan sebutan Gagak Hitam, mampu membuat orang tunduk hanya dengan suara ilahinya.
Kekuatan jiwa dan suara ilahi berada pada tingkatan yang berbeda, peringkat yang tertinggi hingga terendah, yaitu...
Kekuatan jiwa puncak atau disebut penguasa jiwa.
Suara Surgawi.
Suara Ilahi.
Suara Roh malaikat atau Ras malaikat.
Suara iblis atau Ras iblis.
.......(Author : akan saya sebutkan dan jelaskan pada chapter berikutnya)
Kaisar Zhou yang saat itu sedang berjalan melayang diudara bersama Permaisurinya seketika langsung berhenti bergerak saat suara Excel mengema dihati dan jiwanya yang bergetar.
__ADS_1
"Hai Jiwa-jiwaku, kembalilah pada dirimu sendiri, jangan kamu kalah dengan 7 ***** yang merusak dirimu lagi" setelah suara Excel berhenti, keanehan terjadi di zona bebas, aura damai yang menenangkan jiwa dari sifat liarnya.
Booommm
Booommm
Booommm
Ledakan tiba-tiba mengema di kota Phoniex dan di kubuh Kekaisaran Zhou, ledakan terobosan kekuatan jiwa naik pada tingkat yang baru, tingkat yang membuat semua orang tercerahkan, tingkat dimana mata hati mendapatkan cahaya baru dalam hidup mereka, rasa nyaman, tenang dan damai yang bisa meneteskan air mata karena merasa lelah telah berjalan jauh dan akhirnya menemukan pintu yang dicari selama ini.
"Paman kenapa, kenapa aku merasa nyaman tapi aku tidak bisa menghentikan air mata tanpa sebab...hikkss" perkataan Qiaofeng membuat Excel yang tersadar.
Ternyata itu suara yang keluar dari alam bawah sadar Excel, Excel sendiripun tidak tahu apa penyebabnya, kenapa dia bisa berkata seperti itu, tapi yang anehnya lagi Excel mendapatkan pengetahuan yang dia juga belum pernah mendengarnya.
"Itu karena kamu masih murni, muridku. Murni karena jiwamu masih baru, baru pada tubuh yang baru" penjelasan Excel membuat muridnya kebingungan, yang tanpa Excel sadari banyak orang yang sudah berlutut dan meneteskan air mata yang tidak bisa mereka bendungan
"Hikkss, hikkkss"
"Aku merasa bahagia tapi kenapa aku menangis tanpa tahu penyebabnya"
Tidak hanya di kota Phoniex yang berlutut, di kubuh Kekaisaran Zhou juga melakukan hal yang sama, mereka berlutut dan menangis, menangis tanpa sebab.
Excel memejamkan mata untuk mencerna informasi baru yang baru dia peroleh dan tidak tahu siapa yang memberinya pengetahuan yang begitu berharga.
Tiba-tiba Excel mengendong Qiaofeng dan memeluknya, kemudian Excel melayang di langit yang tinggi dengan mengendong muridnya.
Baaaaaaaaaannnggg
Kemudian cahaya kedamaian meletus dari tubuh Excel, cahaya yang sangat indah, cahaya itu seperti embun yang menetes di daun, tiap mahkluk hidup yang terkena cahaya itu merasakan seperti pembaptisan Surgawi.
Buukk
Buuukkk
Kaisar Zhou yang masih melayang di udara bersama Permaisurinya langsung terjatuh ditanah, mereka juga menangis dan tidak mampu mereka bendung lagi, saat cahaya dari tubuh Excel menghempaskan mereka berdua.
"Yin dan Yang, pria dan wanita, air dan api saling melengkapi. Tidak ada yang namanya penguasa, tidak ada yang namanya mutlak, semuanya tidak terbatas."
"Kamu hidup didalam sebuah bola dan kamu tidak tahu apa yang ada diluar bola, karena itu untuk mengetahui kamu harus saling melengkapi"
Baaaaaaaaaannnggg
Suara gemuruh...
Ledakan dan gemuruh langit terjadi saat Excel yang masih memejamkan mata yang terlihat bukan Excel yang sebenarnya, tiba-tiba sayap tumbuh di punggungnya, sayap bening berwarna-warni yang sangat indah.
Booommm
Aura yang maha agung meletus dari tubuh Excel dan diiringi gemuruh langit yang membelah kehampaan, terdengar saat gemuruh langit bergema diseluruh benua venus.
Bahkan aura yang maha agung keluar dari tubuh Excel mengetarkan alam semesta dan alam semesta yang lain, kekuatan Aura yang maha agung seakan-akan membuat tiap alam Semesta bergejolak dahsyat.
"Jiwa-jiwaku, Aku kembali"
Booommm
Booooommmmm
Baaaaaaaaaannnggg
Ledakan cahaya agung tidak ada henti-hentinya, tiba-tiba kehampaan yang tadi retak kini semakin melebar dengan kecepatan yang bisa dilihat mata telanjang.
Setelah kehampaan itu terbuka lebar tanpa menyedot alam disekitar, keluar miliaran sosok berjubah besi berwarna putih keperakan dan aura berwarna emas yang mengagumkan, dengan tombak ditangan kanan dan pedang di pinggang kirinya
Dari miliaran pria seperti prajurit... Terlihat seorang wanita Yang Agung seperti pemimpin mereka berdiri didepan lubang kehampaan.
Semua mahkluk hidup dari semua alam semesta, berbagai kehidupan seakan-akan tidak bisa menggerakkan tubuhnya hanya mampu mengerakan leher dan menatap cahaya yang tidak bisa mereka tembus walau menggunakan Skiil mata dewa Absolute sekalipun.
"Selamat datang kembali, Sang Yang Maha Agung...." ucapan wanita itu yang menyambut kedatangan raja dari segala raja dan penguasa dari segala penguasa alam jagat raya tanpa batas.
__ADS_1
(Author : maaf para pembaca, sengaja saya beri titik-titik... Karena akan terbuka semua pada chapter selanjutnya. Mungkin agak lama saat dibukanya chapter tentang penguasa itu dan siapa prajurit dan wanita itu. Terima kasih)