Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 267 Ratu Lebah dan Ratu Semut Merah.


__ADS_3

Chapter 267 Queen Bee and Queen of Red Ants.


Matahari mulai terlihat mulai membuka matanya disaat pertahanan tingkat pertama sisi utara kebobolan, formasi bagian utara istana surgawi kali ini hancur saat batu formasi yang tertanam kehilangan energi.


Melihat kesuksesan pasukan semut merah, manusia kelelawar buru-buru mundur dan tidak melanjutkan tindakan mereka merusak formasi disisi barat, mereka mundur karena matahari akan keluar dan jumlah mereka juga semakin sedikit.


"Mau lari, kepung dan jangan biarkan manusia kelelawar menjijikkan ini lolos" Yuan Yao berbicara kepada manusia kelelawar dan tahu niat mereka, Yuan Yao segera memerintahkan pasukan surgawi mengepung mereka.


Booommm


"Aaaaahhh..."


Energi kuat melesat dan meledakan salah satu tubuh manusia kelelawar, teriakan terakhirnya membuat manusia kelelawar yang lain mulai panik.


Lu Bai sudah muncul diatas pasukan semut yang sedang bertarung dengan pasukan surgawi, "Boommm...." dengan lambaian tangannya Lu Bai meledakan pasukan semut merah dengan mudah.


"Apakah ini kekuatan sang void...!!" batin Zhang Liao saat melihat begitu mudahnya leluhur suci meledakan ratusan ribu semut merah.


Zhang Liao sendiri baru saja menerobos half void level 98 dan masih kesulitan membunuh ratusan sekaligus semut merah, semut merah juga memiliki cangkang yang kuat, cangkang itu setingkat fisik baja.


Booommm


Sekali lagi Lu Bai melambaikan tangannya dan meledakan banyak pasukan semut merah yang merangkak naik, aksi leluhur suci membuat pasukan surgawi bersorak-sorai.


"Hahaha... "


Suara tawa seorang pria paruh baya terdengar didalam hutan belantara zona luar, tawa itu terdengar bahagia melihat kekacauan yang dialami istana surgawi.


"Hahaha... Lu Bai, akhirnya kamu turun tangan juga." suara itu tertawa dan terlihat sudah menunggu leluhur suci bergerak, setelah berbicara orang yang tertawa itu mulai bergerak naik dan melayang diudara.


"Jadi raja mayat hidup. Kamu masih saja berani memperlihatkan batang hidungmu, apa kurang aku memberikan pelajaran waktu itu." Lu Bai mengenali sosok pria itu dan berbicara kepadanya.


"Hahaha... Tentu aku berani, tugasku hanya mengalihkan perhatian pasukan surgawi. Anak-anakku mundur...!" raja mayat hidup menertawakan ucapan Lu Bai dan memerintahkan pasukan mayat hidup untuk mundur kedalam hutan belantara.


Zlaaapp


Zlaaapp


Yang Wei, Yuan Shao dan ketiga murid Excel muncul disamping Lu Bai dan menatap tajam pada raja mayat hidup.


"Saudaraku, biarkan raja mayat aku yang urus, kalian berlima bisa musnahkan ras mayat hidup dan yang lainnya." pinta Lu Bai kepada saudaranya dan juga kepada bawahannya.


"Baik, kamu harus hati-hati" Yang Wei mengerti niat Lu Bai dan segera menghilang untuk memusnahkan ras mayat hidup, demikian dengan keempat orang itu yang menyebar ke tiga penjuru.


"Raja mayat hidup, setelah kamu mengacaukan istana surgawi, jangan harap ingin kabur..." setelah melihat kedua saudarinya dan bawahannya, Lu Bai berbicara kepada raja mayat hidup yang berniat kabur, dia sekali lagi melambaikan tangannya.


Booommm


"Hahaha... Aku tidak berniat kabur, hanya saja tugasku telah selesai." walaupun raja mayat hidup tertawa, dia merasa ngeri melihat kekuatan Lu Bai yang dengan mudah meledakan tubuh semut merah yang masih merangkak naik.


"Ratu lebah, kini giliranmu..." kata Raja mayat hidup kepada sekutunya.


"Mau lari... Domain sang void"


Bhuuuzzzhh


Segera Lu Bai memblokir rute pelarian raja mayat hidup dengan domain energi sang void, kekuatan raja mayat hidup berada pada tingkat half void level 98 dan bukan lawan tanding dari Lu Bai.


"Sialan...!" raja mayat hidup mengumpat didalam hatinya saat dirinya dan pasukannya terkurung.

__ADS_1


"Ckckck... Pak tua kamu hanya berani melawan yang lemah." suara berdecak lidah dari seorang wanita muda terdengar didalam hutan belantara dan menghina Lu Bai, mendengarkan suara wanita yang dikenali, raja mayat hidup tersenyum.


"Hah... Kamu lagi...." Lu Bai menjadi kesal saat tahu siapa suara wanita itu yang menjengkelkan.


"Hahaha... Guru, lama tidak pertemu. Kamu cukup sehat dan rumor itu seperti benar. Kekuatanmu meningkat pesat berkat guru agung... Hmm... Aku menjadi penasaran dengan guru agung yang katanya masih muda itu...!" wanita itu tertawa dan berbicara kepada Lu Bai yang ternyata adalah mantan gurunya.


Wanita muda itu kagum dengan kecepatan kultivasi mantan gurunya, dia juga penasaran dengan sosok guru agung yang telah banyak meningkatkan kekuatan istana surgawi.


"Queen Bee, kamu tidak layak untuk bertemu dengan sosok guru agung. Sebaiknya kamu pergi dari sini atau aku akan menangkapmu.


Kamu harus tahu jika selama ini aku masih berbelas kasihan karena kamu dulu adalah mantan muridku, setelah apa yang telah kamu lakukan waktu itu." jawab Lu Bai dengan nada sedikit tinggi.


Lu Bai masih ingat jelas perbuatan mantan murid yang mengacaukan istana surgawi, dengan menculik banyak pria muda untuk diperas cairan reproduksinya.


"Hehehe... Itu bukan untukku, tetapi untuk anak buahku, salahkan saja mereka yang mengejar-ngejar diriku." Queen Bee tertawa kecil dan menjawab perkataan mantan gurunya.


Queen Bee keluar dari persembunyiannya dan melayang diudara, sayap kecil mengepak dengan lembut, saat Queen Bee muncul membuat banyak mata para pria terpesona dengan kecantikannya dan tubuh seksinya yang mengoda.


Pakaiannya kombinasi berwarna hitam dan kuning yang memperlihatkan lekuk tubuhnya, wajahnya oval dengan warna kulit putih, mata bulat berwarna hitam, bibirnya kecil berwarna merah. Tingginya hanya setinggi 169 cm menambah pesona keimutan-nya, lincah dan energik.


Dibelakang Queen Bee banyak sekali lebah madu yang ukurannya hampir sama dengan ukuran bayi berusia 1 bulan, jumlahnya mencapai jutaan lebah.


"Wow..."


"Cantiknya..."


Seruan kagum dan pujian segera terlontar diri mulut pasukan surgawi dan komandannya yang melihat wajah cantik dan tubuh seksi dari Queen Bee.


"Kalian tenangkan pikiran, jangan terpengaruh dengan pesonanya." Lu Bai segera memperingatkan semua pasukan surgawi dan juga komandannya yang telah terhipnotis oleh kecantikan Queen Bee.


"Hehehe... Lihat, aku tidak mengoda mereka, mereka saja yang bernafsu seperti binatang buas." Queen Bee terkekeh melihat reaksi pasukan surgawi dan komandan mereka yang jiwanya mulai goyah, dia tidak ingin disalahkan jika dirinya selalu dikejar-kejar para pria.


"Huff, apa kamu kira kita takut dengan istana surgawi, walaupun kita tidak selevel dengan kalian.


Kami berdua kesini hanya untuk menemui guru agung yang katanya sangat tampan, suruh dia keluar dan lawan kami berdua..." kata wanita cantik itu kepada Lu Bai.


"Queen Ants, sudah aku duga ini semua pasti ulahmu, apa yang kalian inginkan sebenarnya... Hah" Lu Bai tidak terkejut dengan kehadiran Ratu semut merah, semalam Lu Bai sudah berpikir jika pasukan semut merah adalah perintah dari dia.


"Hahaha... Sudah tentu karena pedang semesta dan juga cincin dimensi tingkat dewa, aku hanya menginginkan cincin dimensi sedang kab saudariku menginginkan pedang semesta yang guru agung bawa." Ratu semut merah dengan bangga memamerkan tubuh seksinya dan wajah cantik saat berbicara dengan Lu Bai.


Ratu semut merah kecantikannya setara dengan Queen Bee, hanya lebih tinggi 10 cm, pakaiannya berwarna merah dan hitam, kulitnya sedikit berwarna kuning.


"Kalian ini bodoh atau memang benar-benar telah ditipu oleh leluhur kelelawar? Raja ashura dan Raja suzaku saja takut dengan guru agung, padahal mereka berdua memiliki kekuatan sang void level 23...! Benar-benar bodoh." jawab Lu Bai dengan menggelengkan kepalanya melihat kebodohan kedua wanita ini.


"Huff, kita memang lemah, tetapi kami memiliki jumlah pasukan yang lebih banyak, jika kalian tidak ingin pasukan surgawi dan penduduk menjadi korbannya, lebih baik serahkan kedua artefak itu, jika tidak..."


"Keserakahan benar-benar membutakan mata kalian..." Lu Bai memotong ucapan Ratu semut merah, sambil berbicara Lu Bai mengeleng-gelengkan kepalanya.


Raja mayat hidup yang melihat mereka bertiga sedang berdebat, segera mengeluarkan batu teleportasi dan memecahkan-nya.


Wuuuuussshh


"Sialan, raja mayat, selama kamu berada di alam keabadian kamu tidak akan bisa kemana-mana lagi...!" teriak Lu Bai yang marah saat raja mayat hidup kabur dengan menggunakan batu teleportasi.


"Booommm..." Lu Bai segera menghancurkan pasukan mayat hidup yang ditinggalkan oleh rajanya, pukulan kepalan tangannya membuat banyak mayat hidup langsung menjadi debu.


"Hahaha... Sang void kehilangan buruannya." Ratu semut merah tertawa melihat reaksi Lu Bai yang gagal mengurung raja mayat hidup.


"Menggelikan, tingkat sang void bisa dikecoh...!" tidak ketinggalan ratu lebah ikut mengejek Lu Bai, lalu dia menutup mulutnya dengan tangan untuk menahan tawa.

__ADS_1


"Komandan, tambal lubang formasi itu. Pasukan surgawi bersiap membunuh musuh yang ingin membobol formasi." perintah Lu Bai kepada semua bawahannya, dia tidak ingin menambah korban dipihaknya, mendengar perintah dengan suara keras, segera pasukan surgawi dan komandan-nya menjawab.


"Siap, leluhur suci."


"Ckckck... Masih saja keras kepala, suruh guru agung datang dari pada aku menghancurkan formasi itu." sekali lagi ratu semut merah meminta orang yang membawa pedang semesta dan cincin dimensi segera datang.


Dari kejauhan hutan belantara, terlihat banyak gerombolan yang terbang mengikuti seorang wanita yang berusia sekitar 30 tahun, wanita cantik itu memiliki basis kultivasi tingkat half void level 99, dia menggunakan pakaian serba hitam dan menambah penampilan seksi dan juga menarik mata pria, wanita cantik itu juga memiliki sayap berwarna hitam kecoklatan.


Dari niat membunuh yang terpancar, jika wanita itu sangat marah, pasukan yang dia bawa juga sangat banyak, kehadiran mereka menambah suasana mencekam.


"Hmm... Ratu kelelawar pemangsa darah." gumam Lu Bai yang tahu siapa wanita itu.


Wuuuuussshh


"Serahkan guru agung yang telah membunuh suamiku." ratu kelelawar segera tiba dan berhenti di tengah-tengah kedua wanita yang berhadapan dengan Lu Bai, dia lalu meminta Lu Bai menyerahkan guru agung.


"Hmm... Kalian bertiga tingkat half void level 99 saja belum mampu mengalahkan aku sudah meminta kehadiran guru agung, benar-benar bodoh." Lu Bai mendesah dan menjawab permintaan ratu kelelawar pemangsa darah, Lu Bai tidak tahu harus berkata apa dengan ketiga wanita ini


Ketiga wanita itu mengerutkan keningnya karena bingung dengan perkataan Lu Bai tentang tingkat half void, mereka saling bertukar pandangan dan mengeleng-gelengkan kepalanya tanda tidak mengerti tentang basis kekuatan yang tidak mereka kenal nama half void.


"Lawanmu bukan kami bertiga, tetapi..." ratu kelelawar segera membalas ucapan Lu Bai dan tidak peduli apa yang dikatakan musuhnya, sebelum ratu kelelawar selesai berbicara, retakan kekosongan terlihat dan keluar sosok pria tua didepan ketiga wanita itu dan berhadapan langsung dengan Lu Bai.


"Lawanmu adalah aku"


Wuuuuussshh


Lu Bai segera mundur dan masuk kembali didalam formasi api pelindung, Lu Bai kaget saat merasakan kekuatan yang lebih kuat keluar dari dalam kekosongan.


"Tingkat sang void level 23...!" kata dalam hati Lu Bai yang tertekan dengan aura kekuatan pria tua itu, karena itu Lu Bai segera mundur untuk berlindung.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Yang Wei, Yuan Shao dan ketiga murid Excel segera berdatangan saat merasakan kekuatan yang tinggi, mereka berlima berdiri sejajar dengan Lu Bai.


"Pendiri organisasi pembunuh bayaran, rawa gelap. Dan juga leluhur manusia kelelawar." kata Yang Wei yang terkejut saat mengenali sosok pria tua itu.


Semua orang dari pihak istana surgawi menjadi gemetaran saat Yang Wei memperkenal-kan sosok pria tua itu, aura kekuatan leluhur manusia kelelawar memang tidak disembunyikan, jika pasukan surgawi tidak berlindung di dalam formasi api pelindung, sudah pasti semua orang dipihak istana surgawi sudah berlutut menahan tekanan.


"Serahkan orang itu yang membunuh raja kelelawar pemangsa darah. Jika tidak, aku akan bunuh semua pasukanmu." pinta leluhur manusia kelelawar kepada Yang Wei.


"Banyak sekali gabungan dari ketiga ras ini...!" gumam Yu Guan yang sedang memeriksa kekuatan dipihak musuhnya.


"Hahmm... Lagi-lagi seperti ini yang diminta, apa kalian buta informasi atau bagaimana...! Jika guru agung datang, apa kalian sudah siap menerima konsekuensi-nya... Hah." Lu Bai menarik nafas dan mengembuskan-nya, lalu menjawab permintaan leluhur manusia kelelawar dan sedikit kesal dengan kebodohan mereka.


"Hahaha... Aku tahu, setidaknya aku bisa membuat istana surgawi menelan kerugian yang sangat besar, seperti aku yang telah kehilangan seorang raja kelelawar." tawa leluhur manusia kelelawar, lalu dia menjawab perkataan Lu Bai.


"Oh, niatmu ingin melemahkan kekuatan istana surgawi, agar nine heaven palace tidak bersusah payah saat mereka tiba di alam semesta ini...!" Yu Guan sudah memahami tujuan sebenarnya leluhur manusia kelelawar.


"Bagaimana dia tahu tujuanku yang sebenarnya...!" dalam hati leluhur kelelawar, dia kaget saat Yu Guan mengetahui rencananya.


"Kakek, biarkan pasukan kita yang bergerak dulu, jika ketiga orang tua itu ikut campur, baru Kakek yang menangani-nya." kata ratu kelelawar meminta kepada kakeknya


"Baiklah, aku akan mengawasi mereka bertiga..." jawab kakeknya kepada cucunya, leluhur kelelawar juga memeriksa kekuatan bawahan leluhur suci dan mengernyit bingung saat dia tidak mampu melihat kekuatan ketiga murid Excel.


"Pasti menggunakan artefak untuk menyembunyikan kekuatannya." batin leluhur kelelawar yang meyakinkan dirinya sendiri.


Sudah menjadi hal umum seseorang selalu menyembunyikan kekuatannya. Biasanya kultivator yang menyembunyikan kekuatan memiliki misi atau ingin mencari masalah.

__ADS_1


__ADS_2