Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 71 Menuju Perbatasan


__ADS_3

Chapter 71 Menuju perbatasan benua Selatan dan benua Utara.


Siang berganti malam udara dingin mulai menusuk tulang sudah tidak terdengar lagi suara menyayat hati yang memiluhkan, sebuah api unggun besar menghangatkan tubuh dan suara tawa dan gembira menambah suasana ceria.


"Suami terima kasih sekali lagi, karena kamu telah merubah semuanya menjadi baik" suara lembut terdengar ditelinga Excel yang sedang terbaring memanjakan diri disebuah alas empuk dan kepala tertanam erat dibantal.


"Tidak, semuanya belum menjadi baik, masih banyak hal yang akan merusak benua Venus yang harus kita tangani. Ya, saat ini kita bisa menikmati hidup ini tapi tidak bisa kita terhanyut dalam kenikmatan ini, Lan'er" jawab Excel yang masih menutup matanya saat berbicara dengan Yang Ruolan yang berada disisinya.


"Kamu benar suami, setidaknya kita masih bisa menikmati saat ini..." balas Yang Ruolan yang berhenti berbicara saat Shu Peijing mendekati dan duduk disebelahnya.


"Suamiku, ayam panggangnya sudah siap untuk dimakan..." kata Shu Peijing kepada Excel yang ingin mengajaknya makan bersama, tapi melihat Excel yang tertidur pulas membuatnya mengernyitkan dahinya karena suara dengkuran yang disengaja.


Grook


"Apa sudah lama suami kita tertidur, saudari ?" tanya Shu Peijing pada Yang Ruolan karena tadi mendengarkan obrolan mereka berdua.


"Belum, dia berpura-pura" jawab Yang Ruolan dengan gerakan bibir yang tidak bersuara, mengerti akan jawaban Yang Ruolan ide mengoda segera muncul dipikiran Shu Peijing.


"Saudari, panggilan semua 8002 saudari kita, aku ingin mereka semua memijat badan suami kita" kata Shu Peijing pada Yang Ruolan yang tersenyum dan mengerti maksud dari Shu Peijing.


"Oke, beres pokoknya"


"Hoaamm, aku jadi lapar tiba-tiba. Ayo kita makan" kata Excel yang terbangun dan langsung berdiri berniat kabur dari semua isterinya.


Wuuuuussshh


"Ha-ha-ha"


Semua ketawa melihat suami mereka yang ketakutan saat rencana pijat bersama akan dilakukan, suasana gembira dimalam hari dengan Excel selalu mengoda semua wanitanya, tidak terkecuali Qiaofeng yang juga selalu menghibur dengan dia bercerita pada anak buahnya tentang aksinya disiang hari saat melawan musuhnya.


"Apa kamu melihat Paman gendut itu berlari dengan membawa tas besar diperutnya..." suara gadis kecil yang tidak lain si Qiaofeng yang bercerita saat mengejar Paman gendut.


"Ha-ha-ha"


Malam telah berganti pagi masih banyak orang bekerja tanpa lelah dari siang hari hingga pagi tiba, semua bersemangat membangun Kekaisaran Yang tanpa henti dengan istana sebagai awal pemerintahan baru.


Excel dan semua isterinya kini berada didalam dunia jiwanya untuk berkultivasi ganda tanpa henti. Excel menghajar Wei Na, Wei Yu dan Yang Ruolan secara bersamaan tanpa ampun dengan tongkat naga saktinya.


Plaaak


Plaaak


"Kamu sudah berpengalaman kenapa menyerah, sayang" tanya Excel pada Yang Ruolan


"Ampun suami, tongkat kamu tidak normal...aaaah...jangan terus masuk...ak-aku ke-keluar lagiiii..." jawab Yang Ruolan yang sudah keluar untuk kesekian kalinya.


"Ha-ha-ha, minta ampun tapi didalamnya mencengkeram erat tongkatku, apa dulu tidak pernah seperti ini...he-he-he"


"Aaah, t-tidak tidak pernah suamiku, aku dulu dipaksa tanpa merasa yang seperti ini... Berhenti suami...aaaahh ke-keluar lagiiii" jawab Yang Ruolan saat tubuhnya bergetar lagi saat dihajar terus menerus tanpa henti.


"Haah, payah...ha-ha-ha baiklah kamu istirahat dulu, Wei Na ayo kita lakukan lagi"


"Tidak, ampun suami...apa tidak cu-cukup menghancurkan goaku..." jawab Wei Na yang sudah menyerah dan lemas di ranjang, melihat Wei Na sudah lemas pandangan Excel mengarah pada Wei Yu.


"Jangan dulu sayangku, biar aku istirahat dulu" kata Wei Yu yang goanya masih banyak cairan kenikmatan saat Excel menghajarnya sebelum Yang Ruolan.


"He-he-he, kalian belum ada 20 menit sudah minta ampun..."


Setelah dua bulan Berkultivasi ganda dengan semua isterinya Excel seperti biasa membersihkan diri dengan berendam didalam kolam susu stalaktit didalam dunia jiwa.


Dua bulan didunia jiwa sama dengan 2 jam didunia luar yang tidak perlu mengawatirkan keadaan dunia luar saat Excel Berkultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan semua wanitanya.


Wuuuuussshh


Excel muncul didalam ruang kendali kapalnya dan melihat kearah pembangunan Kekaisaran Yang yang hampir 50% telah selesai dibangun kembali.

__ADS_1


Wuuuuussshh


"Ayah Yang, bagaimana perkembangannya?" tanya Excel yang tiba-tiba muncul disebelah ayahnya Yang Ruolan yang membuatnya kaget.


"Ha-ha-ha, pemimpin muda kamu membuatku kaget saja. Ya, kamu bisa lihat sendiri perkiraan dalam 1 Minggu semua akan selesai. Nak, apa kamu akan pergi hari ini?"


"Iya, ayah. Leluhur Wei telah memecahkan token gerbang portal dan portal itu akan muncul diperbatasan benua Selatan dan benua Utara karena itu aku harus segera kesana" jawab Excel yang tidak ingin menunda terlalu lama berada disini.


"Haah, bajingan itu dari dulu selalu saja mencari masalah, kamu harus hati-hati setiap permainannya selalu membuat kekacauan banyak orang" kata ayah Yang yang memperingatkan Excel.


"Ayah jangan kuatir aku akan baik-baik saja. Dan ayah harus segera menjadi kuat, tingkat Nirwana sebagai pemimpin akan selalu dipandang rendah oleh banyak kultivator." saat berbicara Excel memberikan 2 Pill tingkat MahaDewa didalam botol giok.


"Apa ini, Nak?" tanya ayah Yang karena tidak tahu apa isi didalam botol yang diberikan menantunya.


"Itu Pill tingkat MahaDewa didalamnya ada 2 butir pil, tiap Pill bisa meningkatkan kekuatan hingga 3 tingkat jadi ayah bisa menerobos hingga tingkat Monarch, dan ini pil tingkat Suci" setelah menyelesaikan Excel memberikan lagi 10.000 pil tingkat Suci didalam cincin dimensi kepada ayah mertuanya.


Bruuukkk


"Yaa Dewa... A-apa aku bermimpi.. I-ini..aaah" pemimpin Yang sudah shock dan terduduk dilantai setelah mendengar penjelasan menantunya sampai tergugup hingga tidak mampu berbicara.


"Pill tingkat Dewa hanya untuk ayah dan jangan beritahukan siapapun dan untuk Pill tingkat Suci boleh ayah bagi kepada orang kepercayaan" bisik Excel dengan berjongkok karena mertuanya masih terkejut dan belum bisa bereaksi.


Didalam cincin dimensi terdapat banyak sumberdaya yang diberikan Excel kepada ayah mertuanya seperti 10.000 pil tingkat Suci, 2 juta platinum, 500 ribu batu roh, 1 unit kapal perang tingkat Semesta, karena itu ayah mertuanya shock hingga tidak mampu mengerakan tubuhnya.


Untung saja mereka berdua berada didalam istana yang sudah jadi jika tidak maka banyak orang yang akan berkerumun menghampiri mereka berdua.


"Ayah" panggil Excel kepada mertuanya yang ingin segera menyadarkan dari keterkejutannya tapi mertuanya masih belum sadar juga, takut jika mertuanya mati karena jantungan Excel memegang bahunya dan mengalirkan energi Qi kedalam tubuhnya agar jiwanya bisa menjadi tenang.


"Nak, kamu akan membunuhku dengan semua yang kamu berikan ini...ha-ha-ha" kata ayah mertuanya yang sudah stabil dari keterkejutannya dan tertawa gembira.


Selama pemimpin Yang dipenjara dia tidak bisa berkultivasi lagi karena kekuatannya disegel oleh leluhur Wei pada saat itu dan menguasai benua timur hingga Excel datang dan membunuh leluhur Wei.


"Ayah tenang dulu"


"Ha-ha-ha, baik nak sekarang kamu bisa lanjutkan bicara"


"Ha-ha-ha, kamu bisa percayakan padaku, dulu jika aku tidak dijebak bajingan tua itu pasti tidak akan seperti ini"


"Baiklah, kalau begitu aku bisa yakin meninggalkan benua ini dan kita bisa berkomunikasi lewat batu giok atau jika ayah perlu sesuatu bisa bertransaksi di kota Phoniex."


"Kamu jaga Putriku dan cucuku, aku percaya kamu bisa membahagiakan mereka dan menjaganya"


"Baik ayah aku pergi dulu dan sampaikan salam ku kepada yang lain" kata Excel kepada ayahnya.


Wuuuuussshh


"Veno, segera arahkan menuju perbatasan benua Selatan dan benua Utara dengan kecepatan 10% dan ketinggian 30 ribu meter" perintah Excel kepada Veno yang muncul di dalam ruang kendali kapal BESD1.


{Baik komandan}


Wuuuuussshh


Kini Excel sudah berada didunia jiwa dan ingin menemui semua wanitanya, melihat semua wanitanya sedang berkultivasi Excel melangkah menuju ruang pembendaharaan dan menyimpan hartanya didalam brangkas didalam Mansion pribadinya.


"Suamiku, kamu sedang apa? Kenapa tidak menyapa kami" tanya Bai Chu saat Excel menata hartanya didalam brangkas.


"He-he-he, aku sedang menyimpan hartaku, ooh iya panggil semua wanita karena aku butuh bantuan mereka" kata Excel dan berbalik kemudian melangkah mendekati Bai Chu dan memeluknya dengan mesra.


"Baik aku akan panggil mereka dulu" jawab Bai Chu yang dengan buru-buru ingin lepas dari rasa gairahnya karena Excel telah menyentuh goa silumannya.


"Ha-ha-ha, baiklah aku tunggu disini" kata Excel yang ketawa saat Bai Chu mulai panik karena nafas sudah memburu.


"Suami, ada apa kamu memanggil kami?' tanya Zhou Shun yang datang dan langsung duduk dipangkuan Excel dan dengan tepat memposisikan goa silumannya naga sakti Excel yang masih memakai pakaian.


" he-he-he, kamu belum kapok ya, mencoba memprovokasi pusakaku" kata Excel yang tahu jika dia sedang digoda isterinya.

__ADS_1


"Suamiku, kami semua ada disini" Bai Chu yang datang dengan semua wanita dan termasuk Qiaofeng.


"Paman ada apa" tanya Qiaofeng yang langsung duduk dipangkuan Excel dan bersaing dengan Zhou Shun.


"Aku ingin kalian mengeluarkan isi didalam cincin dimensi itu" jawab Excel dengan menunjuk jarinya kearah brangkas.


"Yaa Dewa banyak sekali"


"Suami kita benar-benar kaya"


"Paman aku akan keluarkan semua, oke" hanya Qiaofeng yang tidak perduli dengan emas atau batu roh didalam brangkas dia hanya ingin melihat isi didalam cincin yang lebih menarik, Excel mendapatkan 4.456.880 cincin kelas rendah dan hanya sedikit kelas menengah, melihat Qiaofeng yang sudah mengeluarkan isi didalam cincin segera semua wanita membantu Qiaofeng.


"Suami, sudah kami keluarkan isi didalam cincin dan juga sudah kita tata rapi didalam brangkas" kata Zhou Mei yang telah menyelesaikan perintah suaminya.


"Baik, terima kasih. Siapa diantara kalian ingin menjadi seorang Alchemist, smelting, formasi dan Beast Tamer?" tanya Excel yang tiba-tiba mengejutkan semua wanitanya.


"Paman, aku mau semuanya apa bisa" tanya Qiaofeng yang ingin seperti pamannya dan merasa jika menjadi seorang Leader harus mampu memiliki banyak kemampuan seperti pamannya yang dia cintai, bahkan semua wanita juga ingin seperti suaminya.


"Ha-ha-ha, boleh saja tapi secara bertahap, jika semua pengetahuan langsung aku kirim kedalam otak kalian maka kepala kalian akan meledakan, jadi kalian bagi menjadi empat kelompok dan nanti kalian bisa saling bertukar informasi"


Segera semua wanita membagi menjadi empat kelompok, kemudian Excel membuat formasi Saint dan menyelimuti semua wanitanya, Excel membagi semua informasi profesi smelting hingga tahap Kaisar, Formasi array tahap Kaisar, Beast Tamer tahap atas dan Alchemist pada tahap Kaisar juga.


Semua wanitanya dan termasuk Qiaofeng segera duduk bersila mencerna semua informasi yang mereka dapatkan secara tiba-tiba, Excel yang melihatnya segera keluar dari dunia jiwa dan pergi menuju ruang kendali kapal perangnya.


"Veno, kita sekarang berada dimana"


{5 menit lagi BESD1 akan sampai pada tujuan, komandan}


"Yuke, kira-kira dimana posisi tepatnya portal itu akan terbuka?" tanya Excel yang ingin membuat rencana jika mengetahui letak portal itu akan terbuka.


[Tuan, sepertinya portal telah digeser oleh leluhur Wei, sekarang letaknya cukup dekat dengan Kekaisaran Ling hanya berjarak 5 kilometer arah barat dari pusat kota]


"Sialan juga itu leluhur, haah...aku harus segera menemui ayah Ling" umpat Excel setelah mendengar informasi dari Yuke dengan desahan segera menuju kearah barat kota Kekaisaran.


"Veno, gunakan mode Siluman dan tetap pertahanan ketinggian saat ini"


{Baik, komandan}


Wuuuuussshh


Excel segera keluar dari kapal dan sudah berada pada titik dimana portal itu akan terbuka dan memeriksa disekitarnya, tetapi saat memeriksa wilayah itu tidak hal yang mencurigakan atau fluktuasi ruang dimensi.


"Yuke, kenapa aku tidak bisa merasakan fluktuasi energi dimensi, padahal aku sudah mengunakan teknik ruangku?"


[Tuan, lebih baik Tuan memiliki tubuh ruang dan waktu]


"Hah, bukannya aku sudah memiliki teknik ruang dan waktu, Yuke?" tanya Excel pada Yuke karena sudah memiliki teknik ruang dan waktu dan merasa tidak perlu membentuk tubuh baru.


[Memang Tuan memiliki teknik ruang dan waktu tapi itu hanya teknik yang terbatas dan bukan bawaan alami seperti tubuh ruang dan waktu. Tubuh Dewa Ruang dan waktu tubuh yang mampu menjelajahi Semesta dengan merobek kehampaan dan mampu menghentikan waktu selama 100 menit.]


"Ha-ha-ha, baiklah Yuke aku mengerti. Segera pasangkan tanpa sakit dan tanpa makan waktu lama dan sekalian maksimalkan pemahamannya" pinta Excel kepada Yuke dengan tawa bahagia.


[Tuan, segera Tuan memasuki dunia jiwa]


"Baik isteriku kamu selalu yang terbaik, sebagai hadiah kamu membantuku potong point tukarnya 1 miliar untukmu"


[Terima kasih suami]


Wuuuuussshh


"Ini tempat yang cocok dan belum dijelajahi isteriku, Yuke aku siap" kata Excel yang sudah berada didunia jiwa tempat yang belum dijelajahi isterinya.


Dunia jiwa Excel sangat luas bahkan dengan semua isterinya yang menjelajahi hanya bisa mencakup area 10% dari total keseluruhan dunia jiwa, Excel sengaja memerintahkan semua wanitanya mengumpulkan tanaman roh yang langka dan juga binatang ternak untuk dikonsumsi, walaupun sudah sering berburu dan memanen tanaman roh seakan-akan binatang dan tanaman tidak ada habis-habisnya dan selalu tumbuh ditempat yang sama.


Sebenarnya Yuke telah memberitahukan pada Excel bahwa dunia jiwanya bisa ditingkatkan pada tahap diatas tahap puncak, bahkan melebihi dunia jiwanya Dewa Absolute tetapi Excel ingin dunia jiwa tahap puncak terlebih dahulu agar bisa beradaptasi dengan baik.

__ADS_1


[Ding! Membentuk tubuh bawaan ruang dan waktu, point tukar di potong 3,5 triliun. Pemahaman teknik Dewa ruang dan waktu hingga tingkat maksimal, point pemahaman dipotong 9 Miliar.]


[Proses dimulai...1%...2%...6%


__ADS_2