
Chapter 175 Menciptakan Dao Piramida.
Setelah aksi kejar-kejaran itu, Ratu alam semesta aurora mengikuti mereka dengan berjalan diudara dengan santai, walau terlihat berjalan diudara dengan santai setiap langkahnya bisa menempuh ratusan kilo meter.
Melihat isteri pemimpin selalu memakai topeng yang berjalan diudara membuat banyak orang kagum walau mereka bisa melayang juga, perbedaan kultivasi sangat besar pengaruhnya, setiap elemen selalu beresonansi dengan alami dan halus jika tingkat kekuatan semakin tinggi.
Sesampainya dipadang gurun dewa, Ratu Yuna tersenyum dengan bahagia melihat suaminya yang mendapatkan ciuman kepalan tangan dari isteri dan anak-anaknya, bahkan Yuke yang juga memakai topeng ikut mencium suaminya dengan kepalan tangan.
"Is the Power Of women"
Kata Yuna yang sudah berada dekat Excel, perkataannya bisa dimengerti semua orang karena mereka juga belajar multi bahasa dari segala penjuru alam semesta aurora.
"Huuf... Jangan macam-macam dengan wanita..."
"Benar, ayah kamu tidak boleh menyembunyikan sesuatu dari perempuan" kata Jun Ling anak dari Li Ling yang berbicara pada Excel.
"Ling'er... Kenapa kamu tidak membela ayah..." jawab Excel dengan cemberut saat dirinya tidak mau berkata jujur dengan semua isteri dan anak-anaknya.
"Aku juga wanita, ayah"
"Hahaha, ayo kita lanjutkan rencana membangun Dao Piramida." sela Ratu Yuna dengan tawa ringan, dia juga tidak ingin rahasia mereka berdua diketahui semua orang, akhirnya Excel lepas dari intimidasi binatang buas yang masih ingin menerkamnya.
"Oh, iya aku lupa. Baiklah akan aku mulai" kata Excel yang sengaja berpura-pura lupa.
Lalu Excel memejamkan matanya, tiba-tiba cahaya putih keluar dari tubuhnya, lalu keduanya tangannya direntangkan kedepan dan membuat gerakan yang aneh dan rumit, setiap gerakan mengeluarkan energi esensi yang sangat murni, setiap gerakannya selalu rumit untuk dipelajari, bagi Excel itu lambat tetapi bagi mata yang memandang itu sangat cepat.
Tubuh Excel yang bercahaya itu semakin bergerak membesar secara berlahan dan menyelimuti padang gurun dewa setelah melakukan gerakan aneh pada kedua tangannya.
Swooosshh
Desiran angin terasa disetiap kulit saat cahaya itu telah menyelimuti padang gurun dewa, setelah itu padang gurun dewa mulai menyusut dengan kecepatan yang bisa dilihat dengan mata telanjang.
Setelah satu jam berlalu padang gurun dewa semakin mengecil dan telah membentuk sebuah kubah mengerucut, jika dilihat bentuknya mirip piramida dimesir di bumi.
"Booommm"
Kemudian, secara tiba-tiba piramida itu menjadi pecah berkeping-keping, tetapi yang anehnya pecahan itu tidak menyebar melainkan berubah menjadi banyak kubus rubik.
Suara ledakan itu sangat keras dan bisa didengar dari jarak jauh, semua wanita termasuk anak-anak kaget dengan memegang dadanya.
"Ayah, kamu membuat aku kaget saja"
"Bilang dulu kalau mau membuat sesuatu yang mengagetkan, suami"
"Hahaha...Yayah lihat tanganku sampai gemetaran"
Yuna dan Yuke juga dibuat kaget dengan suara ledakan yang tiba-tiba tetapi mereka berdua hanya tersenyum setiap isteri dan anaknya memprotes ayahnya.
Element logam, kayu, air, angin, tanah menjadi satu membentuk padang gurun dewa menjadi banyak kubus rubik, lalu Excel mengeluarkan api kunonya yang berwarna kecoklatan dan membakar kubus-kubus itu, Excel menempah jutaan kubus itu dengan api kunonya.
"Api kuno" kata Ratu Yuna dan Yuke secara bersamaan saat melihat api kuno keluar dari telapak tangan suaminya.
"Tidak ada yang istimewa dari api kuno" jawab Excel kepada semua orang yang terkejut, tiba-tiba api kuno yang sangat panas itu suhunya mulai turun drastis dan menjadi sangat dingin.
"Astaga, api apa ini" semua orang lagi-lagi terkejut dengan perubahan dari panas menjadi dingin, Yuna langsung mengerutkan keningnya yang sedang berpikir dan Yuke juga ikut menganalisis api aneh ini.
"Api Surgawi tulang putih bisa memiliki 2 unsur, tetapi ini api kuno, bagaimana mungkin seperti api surgawi...!!" gumam Yuke yang bisa didengar telinga semua orang.
"Hahaha... Suamiku, kamu beruntung menemukan api abadi yang memiliki 2 unsur selain api surgawi tulang putih, dan api abadi telah berevolusi menjadi api kuno, bagaimana caranya kamu membuat api abadi berevolusi?" tanya Yuna dengan tertawa yang tahu jenis api suaminya, tetapi dia juga bingung bagaimana bisa api abadi berevolusi menjadi api kuno.
__ADS_1
"Sebelumnya aku sudah menciptakan teknik evolusi Element, teknik ini hampir sama dengan teknik 7 elemen evolusion yang dulu pernah aku miliki... Setelah... Tetapi teknik itu tidak bisa ditingkatkan lagi, karenanya aku menciptakan teknik ini berkat celah dari 7 elemen evolusion, segala unsur mampu ditingkatkan tanpa batas, contoh dari api abadi 2 unsur ini yang mampu menjadi api kuno dan mampu melahap api pada tingkat yang lebih tinggi dari api abadi, aku kira selama api ini terus mendapatkan inti api maka bisa naik ketingkat api semesta dan bahkan lebih tinggi..." jelas Excel yang lagi-lagi mengejutkan semua orang termasuk Yuna dan Yuke yang saling berpandangan, Yuna jelas malu telah mengambil semua yang pernah suaminya miliki, karena itu hampir saja Excel keceplosan berbicara.
"Suami, aku akan membantumu menempah kubus-kubus rubik ini" kata Yuna yang tidak ingin Excel melanjutkan penjelasannya dan juga dia tidak ingin terus menerus merasa bersalah telah mengambil lagi apa yang pernah dia berikan pada suaminya.
"Ayah, aku juga akan membantu"
"Aku juga"
Akhirnya satu persatu semua orang yang memiliki unsur api dan es membantu suaminya, Niu Qinglin yang memiliki tubuh bawaan Yin bisa membantu dengan unsur es yang dia miliki.
Excel hanya menganggukkan kepala dan tersenyum, walau dia sendiri sebenarnya bisa dengan cepat menyelesaikan menempah jutaan kubus rubik ini.
"Selesai"
Setelah 2 jam menempah kubus rubik itu tanpa henti akhirnya telah selesai, dan semua orang menjadi lega, keringat yang mengucur deras segera mereka usap dengan sapu tangan.
Kemudian Excel dengan cepat menyusun kembali kubus-kubus itu menjadi bentuk piramida dan dengan kekuatan mentalnya dia mudah menyusun sesuai dengan pemikiran dan idenya.
Setelah menyusun tidak kurang dari 1 jam akhirnya Dao Piramida telah selesai diciptakan. Bentuknya seperti piramida dimesir tetapi ukurannya 5 kali lebih besar, Dao Piramida ternyata memiliki 9 lantai berada dipuncaknya, setiap lantai mampu dimasuki ribuan orang.
Kemudian Excel mengangkat tangan kanannya lagi, dengan gerakan meremas Piramida itu menyusut dengan cepat, kini ukurannya menyusut sebesar telapak tangannya dan mudah dibawah, putri-putrinya yang melihat dari awal hingga akhir sangat terpesona dan juga kagum.
"Ayahku benar-benar hebat"
"Ayah bolehkah itu untuk ku"
"Hahaha... Kita cari tempat untuk meletakkan Dao Piramida ini dan kalian bisa mengujinya disaat ujian dibuka, ayah jamin kalian tidak akan dalam bahaya, didalam kalian akan seperti kehidupan nyata." kata Excel kepada semua orang.
"Suami, diletakkan saja didekat pulau dewa perang" kata Yuke yang memberikan saran, dengan dekat pulau dewa perang akan mudah untuk mengawasi dan juga menjaga Dao Piramida ini.
"Baiklah kita sana"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Kemudian Excel berhenti diudara dengan sayapnya mengepak dengan sangat pelan, aksi tim phoniex yang memiliki sayap membuat pengunjung maupun tamu di pulau dewa perang menjadi kagum dengan banyak pujian.
"Nak, apa kamu akan membuat Dao Piramida disini?" tanya Kaisar Yang yang mengantikan posisi Kaisar Wei dibenua venus, dia juga melayang diudara.
"Hehehe... Kita sudah membuatnya, aku disini ingin melihat dulu fengsui-nya cocok apa tidak." kata Excel dengan terkekeh, seorang ahli fengsui juga salah satu profesi yang sering dibutuhkan orang untuk membangun rumah maupun gedung, tetapi ahli fengsui tidak terlalu sering diperlukan jika tidak orang yang membangun rumah maupun tempat berbisnis.
"Jun Que, lemparkan Dao Piramida kearah sana..." kata Excel dengan menujuk jarinya dititik dimana Dao Piramida akan ditempatkan, Jun Que adalah putri dari Li Que salah satu dari 10 kecantikan dibenua venus.
"Baik, ayah"
Dengan segera Jun Que melemparkan Dao Piramida seukuran telapak tangan yang bisa dengan mudah dibawa, setelah dilempar ketitik itu, Excel segera mengontrol Dao Piramida itu, lalu dia membuat formasi pengumpulan energi Qi semesta agar Dao Piramida bisa melayang diudara, setelah selesai Excel membuat lagi formasi pelindung.
"Plak"
Dengan tepukan tangan setelah menyelesaikan formasi, tiba-tiba Dao Piramida yang kecil itu segera membesar yang bisa dilihat dengan mata telanjang.
"Dhuuuuum"
Suara dentuman disaat Dao Piramida membesar hingga maksimal dan hembusan angin kencang menyapu wajah setiap orang yang melihatnya.
Dao Piramida segera dengan lahap menyerap energi Qi semesta dan secara berlahan melayang diudara, Dao Piramida melayang diudara dengan kokoh dan megah, setiap orang dibuat kagum saat melihatnya.
__ADS_1
Dao Piramida berwarna keperakan disetiap sambungan kubus itu berwarna kebiruan, kilauan cahaya yang terpantul karena sinar matahari.
"Luar biasa"
"Bagaimana cara membuatnya"
"Apa ini juga disebut artefak?"
Setiap orang berkomentar ingin tahu dan juga terpesona dengan kemegahan Dao Piramida yang melayang diudara, segera banyak orang merekamnya dan ingin mengabadikan peristiwa ini yang akan masuk didalam catatan sejarah.
Pulau Dewa perang bersanding dengan Dao Piramida yang melayang diudara dengan anggun dan megah, penampilan akan membuat orang serakah jika tidak takut dengan Excel maupun pasukan phoniex dan pasukan naga, dibawah pulau dewa perang dan Dao Piramida adalah lautan dalam.
"Ini akan aku namakan Dao Piramida"
Segera tepukan tangan bergemuruh sesaat Excel meresmikan Dao Piramida sebagai tempat ujian para calon pemimpin maupun prajurit.
"Ini adalah tempat ujian dimana setiap orang dari kalangan apapun untuk menjadi calon pemimpin maupun calon prajurit, dengan kalian mendaftarkan diri, kalian bisa melakukan ujian didalam Dao Piramida, setiap rakyat jelata usia 5 tahun maupun dari kalangan atas bisa mengikuti ujian ini dan tidak ada namanya diskriminasi, semua adil dan merata." kata Excel dengan tegas dan tidak ingin semua orang selalu semena-mena.
Ratu Yuna dan semua isterinya dibuat kagum dengan perkataan dan sifat kepemimpinan-nya, mata pemujaan dari anak-anaknya cukup jelas terlihat. Dimata putri dan isteri Excel, sosok Excel tidak akan tergantikan bahkan tidak ada pemikiran untuk menggantikan-nya.
"Cukup dengan kalian memiliki tekad dan kemauan kalian bisa mengikuti ujian Dao Piramida, ini akan diadakan setiap 5 tahun sekali, agar dalam 5 tahun itu kalian bisa mempersiapkan diri. Siapa saja yang berhasil lulus ujian Dao Piramida akan dibina para ahli hingga kalian mampu bahu membahu melawan ketidakadilan dan melawan penjajah. 15 hari lagi Dao Piramida akan dibuka, segera persiapan diri kalian secara mental agar benar-benar mampu lulus ujian hingga tingkat puncak, biarpun kalian hanya mampu bertahan ditingkat dasar usaha kalian tidak akan sia-sia. Kalian juga bisa saling tanya jawab dengan perwakilan saya yang akan ada disetiap tempat dibenua dewa."
Sekali lagi Excel berbicara, suaranya mampu didengarkan setiap orang diseluruh benua Dewa, suaranya jelas dan tegas, setiap rakyat jelata yang mendengarnya sangat kegirangan.
Kemudian, Excel merentangkan tangannya kebawah Dao Piramida dan membuat anak tangga dari logam paladium disetiap sisi Dao Piramida yang ukuran lebarnya juga sama, lalu dia juga membuat gerbang yang hanya bisa dimasuki jika peserta telah mendaftarkan diri, dengan token identitas mereka bisa mengikuti ujian Dao Piramida.
"Ayah Xue, tolong atur perwakilan yang akan memandu calon-calon pemimpin dan juga calon prajurit. Dan juga kita bisa bangun tempat bisnis disekitar area Dao Piramida untuk mendukung para peserta ujian." pinta Excel yang sekarang dia sudah tidak perlu lagi ikut campur, dan semua wanitanya hanya akan mengawasi dan juga akan membina bibit-bibit baru yang lulus.
"Hah, menantu selalu saja kamu memberikan tugas ini...hahaha" ayah Xue adalah Kakek dari gadis-gadis kembar anak Excel, dia awalnya ingin berlibur dan ingin menemui cucu-cucunya, tetapi setelah sampai disini dia dan ayah mertua dari benua venus selalu mengantikannya untuk menyelesaikan segala urusannya.
"Hahaha... Ayah Xue, aku terlalu sibuk..."
"Buuk"
"Aduh..."
"Sibuk mengejar wanita atau sibuk dengan yang lainnya..."
Tiba-tiba suara pukulan teredam dipinggang Excel, terlihat kepalan tangan dari Xue Rong masih menempel dipinggang-nya, seketika tubuhnya sedikit merinding melihat wajah semua isterinya dan juga anak-anak menjadi seram lagi.
"Sebentar...ada yang perlu aku lakukan"
Wuuuuussshh
"Exceeeelllll"
Segera Excel kabur dari anak-anaknya dan semua isterinya, sekali lagi semua orang ketawa melihat seorang yang sangat kuat ketakutan pada wanita hingga kabur terbirit-birit.
"Hahaha, bocah itu selalu saja bikin sensasi... Ayo kita ke aula untuk membuat rencana."
Ajak ayah Xue kepada semua orang yang akan terlibat setelah dia melihat menantunya yang tidak pernah berubah kejenakaan dan juga sifatnya yang selalu konyol walau kini Excel semakin kuat.
Dao Piramida memiliki 9 lantai, setiap kubus rubik yang dibuat memiliki ruang yang diperuntukkan bagi peserta ujian, tidak ada yang tahu jika Dao Piramida memiliki 9 lantai kecuali Yuna dan Yuke, mereka hanya tahu jika Dao Piramida memiliki 8 lantai.
Excel kini dikejar semua wanita termasuk anak-anaknya yang ikut mengejar dan ketawa keras bisa bermain dengan ayahnya, anak-anaknya mengira jika ayahnya ingin mengajak bermain bersama.
"Ayo, ayah kita kepung...hahaha"
"Huuf...menyeramkan" gerutu Excel saat dikejar tanpa henti.
__ADS_1
"Suami, terima kasih telah membuat hari-hariku semakin berarti" Ratu Yuna juga ikut bersenang-senang mengejar suaminya, didalam benaknya dia sangat bersyukur menemukan belahan jiwanya.
Tidak hanya Yuna yang usianya telah mencapai triliunan tahun ikut tertawa gembira, Yuke, Seng Qiao, Seng Huaran, Shuwan, Qinglin dan 25 dewi-dewi juga sangat bahagia, rasa seperti ini tidak pernah mereka alami, tetapi setelah menjadi isteri dari Excel semuanya berubah, 25 dewi-dewi tidak tahu jika mereka sedang dicari banyak Dewa Dewi yang ingin membawa mereka kembali menuju istana surgawi.