Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 44 Excel Pingsan


__ADS_3

Chapter 44 *Gerbang Teleportasi 2*


Semua orang sekali lagi segera membuka telinga lebar-lebar, langkah kedua jangan sampai terlewatkan sedikit pun, pengetahuan Formasi array tidak mudah dipelajari dengan terburu-buru, karena itu mereka tidak ingin ketinggalan penjelasannya.


"Selanjutnya syarat kedua. Syarat kedua disebut time stop atau menghentikan waktu selama beberapa menit."


"Tujuan menghentikan waktu adalah untuk mendukung Formasi pemisah ruang, tanpa menghentikan waktu maka saat melangkah di gerbang teleportasi kita akan berjalan terus tanpa batas.


Tujuan time stop adalah untuk mempercepat kita menuju tempat yang kita inginkan, kalian lihat cara yang aku buat!"


Dengan membuat lingkaran yang searah jarum jam Excel membuat rune yang banyak dengan pola-pola menempel pada sisi dalam lingkaran.


Setelah rune itu melekat pada sisi luar lingkaran Excel membuat gerakan yang melawan searah dari jarum jam, hingga gerakan terhenti pada titik awal Excel menggerakkan tangannya.


Seketika cahaya putih keluar dari lingkaran itu, cahaya itu kemudian kembali masuk kedalam lingkaran dan berkedip-kedip di tengah lingkaran.


"Setelah kita membuat lingkaran waktu, maka langkah selanjutnya adalah menggabungkan-nya, langkah ini jangan terlalu terburu-buru, lakukan secara perlahan dengan energi Qi yang besar, persentase dalam penggabungan adalah delapan puluh persen energi Qi yang digunakan dalam proses ini.


Excel selalu berhenti sejenak dalam setiap kali penjelasan materi bagi semua orang, karena Excel tidak ingin mereka terlalu banyak pertanyaan yang sudah dijelaskannya dari awal.


"Gerbang teleportasi bisa dilakukan seorang diri jika dia sudah berada pada tingkat True God. Kenapa harus tingkat True God saja yang bisa melakukannya?" tanya Excel kepada semua orang termasuk wanitanya yang berada didalam dunia jiwa.


Semua orang memulai berpikir dengan keras, informasi ini, pengetahuan ini dan materi ini adalah sesuatu yang sangat berharga, bahkan tidak ada yang mau menjual atau memperdagangkannya.


"Mungkin tingkat dibawah True God terlalu lemah!!" jawab Xue Tong yang sedikit ragu akan jawabannya sendiri.


"Kurang tepat, ada jawaban yang lain?" tanya Excel kepada mereka lagi, karena jawaban Xue Tong kurang bisa diterima.


Kembali semua orang berpikir keras, jika dibawah True God masih tidak bisa, lalu apa jawabannya?, jika begitu apa kita memang benar-benar terlalu lemah!!.


"Aku tidak mau mati jika gagal membuat gerbang itu, aku belum menikah dengan paman" jawab Qiaofeng yang asal-asalan, dan juga jawabannya didengar semua orang termasuk didunia luar. Excel yang mendengar hampir saja terbatuk-batuk, dia hanya menahannya dengan menelan salivanya.


"Feng'er kamu harus jadi dewasa dulu baru bicara menikah, oke" balas Excel yang tidak ingin pikiran muridnya hanya tentang nikah dan menikahi Excel saja.


"Oke, Paman. Jika aku dewasa nanti baru aku bicara, tapi kalau Paman lupa... Paman masih ingatkan lawan yang Paman panah malam itu?" jawab Qiaofeng dengan tangan kiri dipanggangnya dan tangan kanan menyentuh bibirnya, jawaban yang buat merinding dicelah kedua kakinya.


"Hahahaha"


Semua orang tidak bisa menahan tawa mendengar suara Qiaofeng dan perilaku Excel yang ketakutan pada anak kecil.


"Iissh, kalian kenapa ketawa. Baiklah aku lanjutkan"


Seketika semua orang berhenti tertawa yang mendengar Excel akan melanjutkan penjelasannya, gara-gara gadis kecil yang polos berbicara membuat keseriusannya sedikit terganggu.


"Jawaban muridku benar tapi juga kurang jelas.


Kenapa harus tingkat True God yang bisa membuat Gerbang teleportasi?


Karena, selain energi yang besar dan pengetahuan tentang manipulasi ruang, orang tersebut harus bisa mengontrol energi Spiritual secara sempurna, jika gagal maka orang tersebut akan tersedot kedalam Formasi ruang hampa itu sendiri, dan bahayanya ruang hampa itu juga akan menarik apapun tanpa henti kecuali ruang hampa itu diledakkan." Setelah berhenti bicara Excel melanjutkannya lagi.


"Setelah Formasi pemisah ruang dan time stop menyatu, maka kita membuat ruang energi Qi, langkah ketiga ini tergolong mudah dilakukan. Energi Qi merupakan bahan bakar utama dalam menggerakkan gerbang teleportasi agar bisa berfungsi. Kalian lihat cara membuatnya?"


Dengan meletakan tangannya pada rune yang telah terbuat tadi, Excel menekan tiap rune yang melingkar disisi dalam lingkaran, kemudian rune itu membentuk lubang seukuran kepalan tangan, total sepuluh lubang yang sudah Excel buat.


"Lubang itu adalah tempat batu roh sebagai energi penggerak gerbang teleportasi. Iya, memang mahal tapi sepada dengan jarak dan biayanya. Dari sini apa ada pertanyaan?" tanya Excel yang telah menjelaskan semuanya sampai pada langkah ketiga.


Semua orang juga kagum dan gembira jika gerbang ini sudah bisa difungsikan dan hanya tinggal menandai titik gerbang yang diinginkan, dan menurut mereka hanya sedikit yang ingin ditanyakan.

__ADS_1


"Apakah benar hanya Tingkat True God yang bisa membuat Gerbang teleportasinya, suam... Eeh... Guru?" tanya Li Xia yang hampir keceplosan berkata suami, dengan wajah malu dan memerah terlihat dengan jelas.


Li Xia dan Xue Tong kini sudah bebas dari kutukan Kakek tua bertongkat, Xue Tong juga senang melihat Li Xia sudah bebas dan menjadi isteri Excel, karena Li Xia juga sudah bercerita padanya, walau dalam cerita itu tidak menyebutkan jika Excel dan Li Xia sudah melakukan hubungan intim.


"Hehehe, dibawah True God juga bisa. Misalkan tingkat Half God, jika pada tingkat Half God yang ingin membuat gerbang teleportasi, maka dibutuhkan minimal lima orang yang setingkat Half God juga dan pemahaman tentang aturan ruang yang mumpuni." jawaban Excel yang lugas, walau sedikit tertawa melihat Li Xia yang masih malu.


"Dan kitab tentang waktu dan ruang sudah aku sediakan di Paviliun Bunga Mentari, kalian bisa belajar disana"


Semua sangat senang Excel telah menyediakan apa yang dibutuhkan mereka semua tanpa harus meminta atau menunggu Excel memberi.


"Guru, berapa lama gerbang teleportasi bisa bertahan dan berapa jumlah orang yang bisa melewati gerbang teleportasi ini?" Tanya Paman Ling Ba pada Excel, jangan sampai hal-hal sepele tidak mereka ketahui, karena itu Ling Ba bertanya.


"Gerbang ini bisa bertahan selama seratus tahun, tapi itu bisa ditangani dengan mudah, cukup kalian memberikan energi Qi sampai terlihat gerbang tidak lagi memudar.


Dan jumlah yang bisa masuk adalah sepuluh orang, sesuai dengan jumlah kotak batu roh, semakin banyak kita membuat rune tempat batu roh semakin banyak pula orang yang bisa melewatinya" jawaban Excel yang mudah dimengerti dan bisa dipahami semua orang.


"Langkah terakhir, yaitu membuat token. Membuat token hampir sama dengan membuat batu giok teleportasi, kalian bisa cari batu giok berwarna hijau karena lebih mudah rune diukir dan juga mudah dipecahkan. Begini cara buatnya, kalian perhatikan baik-baik?"


Kemudian Excel mengeluarkan batu giok berwarna hijau, lalu mengukir rune dengan tiga jenis yang berbeda, rune lokasi area, rune deteksi ruang dan juga rune waktu.


"Dari sini apa ada lagi pertanyaan" melihat mereka menggelengkan kepala saja sudah dipastikan tidak ada lagi pikiran yang mengganjal dipikiran mereka.


Kemudian Excel membuat lorong tambahan sebagai tempat pemeriksaan jika ada orang yang masuk, demi keamanan kota Phoniex dan semua orang, kuatir akan ada yang berniat jahat pada kota Phoniex, siapa saja yang melihat kota Phoniex pasti akan timbul keserakahan dan ingin menguasainya.


"Ini adalah lorong pemeriksaan, lorong ini harus dijaga ketat apalagi jika nanti ada orang masuk yang ingin menguasai kota kita" perkataan Excel yang harus mereka ingat untuk selalu menjaga gerbang teleportasi kota Phoniex.


Setelah selesai membuat empat token dan lorong pemeriksaan, Excel memberikannya dua token pada Li Xia dan dua token pada Ling Xuan, proses pembuatan gerbang teleportasi telah selesai dibuat tinggal mengaktifkan token deteksi ruang.


"Aah, akhirnya selesai juga" ucapan Excel yang terlihat wajah tampan yang memucat, jelas energi yang besar telah dia kerahkan semaksimal mungkin, apalagi dalam prosesnya Excel juga menjelaskannya mereka secara detail.


Bruuukkk


"Exceeeelllll"


"Suamikuu"


"Guru"


"Pamaaaan"


"Pemimpin"


Seketika semua orang kaget melihatnya, dengan cepat Ceng Fu membopong Excel yang dibantu Xue Tong, Xue Cing dan Xue Mu dan Li Xia mengikuti dari belakang menuju kapal angkasa.


"Hikkkss, pamaaaan...hiikss bibi bagaimana Paman, bibi?" teriak Qiaofeng sambil menangis dan meminta penjelasan pada semua wanita, semua wanita juga menangis sejadi-jadinya melihat Excel yang tiba-tiba pingsan.


"Hiiikkss suami, ada apa denganmu" teriak Bai Chu yang juga meneteskan air mata


"Sayang, kamu bodoh, kenapa kamu melukai dirimu sendiri... Hikkss" ucap Xiao Mei Xing yang juga ikut menangis walau tadi sempat memukuli Excel.


"Pujaanku, cepat bangun...hiikss" kata lirih dari Putri Li Yenny.


"Aku ingin keluar dari sini, tapi tidak bisa...hikkkss"


"Suami, cepat bangun, jangan buat kami kuatir"


Semua wanita Excel histeris melihat kondisi suaminya, tangisan didunia jiwa tidak ada henti-hentinya, mereka ingin keluar tapi tidak mampu, mereka ingin segera memeluk Excel, tidak ada wanita yang senang dengan keadaan Excel sekarang.

__ADS_1


Melihat komandan Ceng Fu dan bawahan Excel membopong Excel, semua penduduk yang melihatnya pada kebingungan dan semua saling bertanya-tanya dengan apa yang terjadi, mereka semua segera mengikuti komandan Ceng Fu menuju kapal angkasa.


"Apa yang terjadi dengan pahlawan muda"


"Aku tidak tahu, ayo kita tanya komandan Ceng nanti"


"Pahlawan muda jangan sakit"


"Idolaku jika kamu mati aku akan ikut mati" ucap seorang wanita muda yang juga melihat Excel sedang dibopong.


"Kamu omong apa, tidak mungkin idolaku yang kuat dengan mudah mati?" balas teman wanita itu yang juga mengikuti komandan Ceng Fu.


Setelah sampai di kapal angkasa, komandan Ceng Fu dan yang lainnya melangkah menuju kamar pribadi Excel, kemudian mereka membaringkan di ranjang tempat biasa Excel tidur.


"Paman, biar aku yang menjaga guru" pinta Li Xia pada keempat pria yang membopong Excel


"Iya, segera minumkan pill vitalitas, guru hanya kehabisan energi Spiritual saja" balas Xue Cing pada Li Xia


"Komandan Ceng segera kembali bertugas, kita masih menghadapi musuh" perintah Xue Tong pada komandan Ceng Fu


"Baik, senior" segera Ceng Fu pergi dari kamar Excel, sebelum meninggalkan pintu masuk kamar Ceng Fu berbalik dan melihat Excel lagi


"Pemimpin, istirahatlah dengan tenang, aku berjanji akan menjaga kota dengan sekuat tenaga" gumam ceng Fu dan menghilang dari pintu masuk.


"Nona Xia, jika ada perkembangan segera beritahu kita" pinta Xue Mu pada Li Xia


"Baik senior jangan khawatir, aku akan selalu kabari kalian dengan segera jika guru telah siuman" jawab Li Xia pada mereka.


"Suamiku, aku mencintaimu dan cepat bangun...hikks" gumam Li Xia yang menangis yang sudah dia tahan sejak tadi, saat semua orang telah meninggalkan kamar Excel baru dia luapkan rasa sakit dihatinya melihat Excel berkerja keras demi dirinya dan semua orang.


Li Xia adalah wanita mandiri dan selalu berkerja keras, tidak pernah mengandalkan status dan kekayaan keluarganya, dengan usia yang baru kepala tiga, Li Xia sudah dipercaya mewakili keluarga Li untuk bekerja sama di Paviliun Bunga Mentari.


Li Xia wanita cantik sudah banyak pria yang ingin melamarnya, namun Li Xia dengan sikap dingin membuat semua pria gagal melamarnya.


Sedikit orang yang mengenalnya jika dia adalah kerabat dekat seorang Kaisar dari Kekaisaran Li, sudah wajar jika sedikit orang mengenal profilnya karena sifat dinginnya pada pria, kecuali Excel yang telah membuatnya jatuh hati saat pandangan pertama dalam aksi melawan penindasan di desa Chang berberapa hari yang lalu.


Karena itu dia tidak malu meminta pada orang yang dia cintai sekaligus gurunya, untuk menghilangkan kutukan dari pria tua bertongkat, dan sampai akhirnya menjadi isteri gurunya dan juga belahan hatinya.


Malam pertamanya sungguh membuatnya bahagia dan akan selalu diingatnya, Li Xia baru pertama kali melakukan hubungan suami isteri tapi mampu bertahan selama dua jam dengan Excel.


Excel juga terkejut dengan ketahanan fisiknya yang mampu menahan gempuran tongkat naga saktinya, baru Li Xia yang sedikit membuat Excel puas, berbeda dengan wanitanya yang mampu bertahan paling lama tiga puluh menit saja.


Setelah melihat Excel yang terlihat tidur pulas, mereka semua meninggalkan Li Xia dan Excel dikamar pribadi excel, mereka yang pergi segera menjelaskan pada penduduk kota Phoniex yang terlihat bingung dan ada juga yang menangis melihat keadaan yang menyedihkan Excel.


"Senior Tong, apa yang terjadi dengan pahlawan muda"


"Bagaimana kondisi pemimpin"


"Paman apa telah terjadi dengan idolaku yang pingsan"


Pertanyaan demi pertanyaan terlontar dari semua penduduk kota Phoniex yang semakin kacau, hampir lima ribu lebih orang berkumpul saat mengetahui kabar jika Excel pingsan.


Paman Xue Tong segera menjelaskan apa yang terjadi dari awal pembuatan gerbang teleportasi Hingga Excel pingsan tanpa dikurang atau dilebih-lebihkan saat berbicara.


Setelah menjelaskan semuanya pada penduduk kota agar tidak panik, sebagian penduduk sudah kembali ketempatnya masing-masing, tapi ada juga sebagian pengemar Excel masih menunggu di kapal angkasa sampai menerima kabar terbaru.


Banyak juga pengemar pria yang menjadi idolanya Excel, dan tiap wanita selalu saja berfantasi dipikirannya, ingin selalu mengikut Excel kemanapun. Jika pintu kamar Excel tidak dijaga prajurit sudah dipastikan akan dibobol penggemarnya Excel.

__ADS_1


"Dimana ini"


__ADS_2