Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 74 Dunia Roh


__ADS_3

Chapter 74 Inti Kehidupan dan Dunia Roh


Dari jauh terlihat sebuah goa yang sangat lebar dan bisa dilewati 3 unit kapal perang tingkat Semesta, segera Excel mempercepat dengan terbang menuju goa itu. Mengetahui jika kapal BESD1 mengikuti dirinya Excel berbalik dan berkata kepada ruang kendali kapalnya.


"Kalian tunggu disini karena aku akan masuk, dan kalian bisa melihatnya melalui monitor" setelah memberi perintah kepada ruang kendali kapal, Excel langsung masuk didalam goa.


Swooosshh


Booommm


Booommm


Gooooorrr


Booommm


Gooooorrr


Setelah Excel memasuki goa yang menyimpan inti kehidupan, terdengar suara ledakan dan raungan binatang monster yang bisa didengar dari luar goa, tiap orang dikapal BESD1 selalu memantau kondisi didalam goa.


Booommm


Booommm


Gooooorrr


Gooooorrr


Excel semakin mendekati inti kehidupan yang mampu memproduksi binatang monster yang telah mati, Excel pun tidak tinggal diam tiap monster yang bermunculan dari arah dimana inti kehidupan berada Excel selalu meledakkannya.


Gooooorrr


Booommm


Booommm


"Sepertinya semakin dekat dan aku bisa merasakan aura inti kehidupan yang sangat pekat" Excel bergumam ketika inti kehidupan semakin dekat dengan meledakan tubuh binatang yang selalu berdatangan.


Booommm


Booommm


Cahaya berkelap-kelip terlihat saat Excel mendekati ujung goa yang semakin lebar dan lebarnya bisa membangun sebuah istana kekaisaran.


Swooosshh


Tap


[Tuan, itu adalah inti kehidupan dan juga memiliki kesadaran, Tuan harus hati-hati saat mendekati. Biasanya jika inti kehidupan liar selalu menyerang siapapun yang ingin mengambilnya]


Gooooorrr


Booommm


"Lalu apa gunanya inti kehidupan ini jika aku ambil?" Excel bertanya kepada Yuke, dan juga selalu meledakan binatang monster yang bermunculan dari inti itu.


[Ada manfaatnya jika Tuan menjinakkannya atau Tuan juga bisa menyerapnya. Manfaatnya jika tidak diserap maka Tuan juga bisa menciptakan binatang apapun dengan meneteskan darah binatang itu ke inti kehidupan dan juga Tuan bisa mengendalikannya.


Jika diserap maka Tuan akan menambah usia hingga 100.000 tahun dan selain itu Tuan juga mampu menghidupkan orang yang mati tidak lebih dari 5 jam atau menyembuhkan penyakit apapun pada orang lain]


"Sungguh luar biasa, hahaha. Yuke, ini adalah harta yang bagus hahaha" Excel tertawa keras saat Yuke selesai menjelaskan tentang inti kehidupan yang ada didepannya.


[Benar, Tuan. Tapi pertama-tama Tuan harus menaklukannya dulu baru itu bisa bermanfaat] Yuke menjawab disaat Excel tertawa bahagia dan seketika terdiam dan juga malu dengan mengaruk kepala yang tidak gatal, dia sadar jika inti kehidupan masih belum dijinakkan.


"Lalu bagaimana menjinakkan-nya, Yuke" Excel bertanya lagi pada Yuke, karena dia tidak pernah menjinakkan inti kehidupan bahkan dengan pengetahuannya sebagai Beast Tamer, Excel tidak mengingat jika ada yang bisa menjinakkan inti kehidupan.


[Mudah Tuan, itu seperti api surgawi yang Tuan miliki cukup dekati dan beri dia rasa nyaman kemudian salurkan energi Qi dengan berlahan]


"Ooh, aku paham Yuke dan terima kasih"


[Tidak masalah, Tuan. Jika Tuan tidak mampu Yuke bisa membantu]


"Tidak Yuke, nanti dulu. Aku akan mencobanya dulu dan jika tidak bisa kamu bisa mengambil alih" kata Excel yang ingin melakukan sendiri dengan kemampuannya.


Kemudian terbersit dipikirkannya sebuah ide, Excel ingin memancing inti kehidupan dengan inti kehidupan miliknya sendiri, Excel kini bisa hidup hingga usia 90.000 tahun dan ingin menggunakan 10.000 tahun inti kehidupannya sendiri agar inti kehidupan itu tidak lari dan bisa didekati.


Tiap kultivator yang tingkat Kultivasinya meningkat akan menambahkan usianya, seperti dari manusia biasa menjadi kultivator tingkat kelahiran usianya akan bertambah 100 tahun, dari tingkat Jalan Surgawi meningkat ke tingkat kaisar akan bertambah 500 tahun.

__ADS_1


Dari tingkat kaisar menuju Saint akan bertambah 1500 tahun, dari tingkat Saint Dao menuju Holy Dao bertambah 3000 tahun, dari tingkat Holy Dao menuju Immortal bertambah 5.000 tahun dan seterusnya.


"Sayangku, jangan lari aku tidak ingin melukaimu, apa kamu mau ini?" kata Excel kepada inti kehidupan didepannya, dengan mengulurkan tangannya kedepan inti kehidupan, di telapak tangannya muncul 10 cahaya putih berkedip-kedip sebesar jari kelingking.


Inti kehidupan yang mengetahui orang didepannya memberikan 10 tahun inti kehidupannya segera mendekati tangan Excel. Namun inti kehidupan itu mundur lagi dan sedikit menjauhi Excel.


"Apa kurang? Baik aku akan memberimu lebih" segera Excel mengeluarkan lagi 10 inti kehidupan dan total 20 tahun kehidupannya telah ditawarkan kepada inti kehidupan itu, segera inti kehidupan itu mendekati telapak tangan Excel, tapi sekali lagi inti kehidupan itu mundur lagi.


"Hah, kamu cukup rakus ya. Oke aku tambahkan lagi" Excel berkata dengan lembut dan tersenyum, Excel sekali lagi mengeluarkan 500 tahun kehidupannya di telapak tangannya, sekali lagi inti kehidupan itu mendekati secara berlahan-lahan dan sedikit menyentuh jari Excel, tapi...


"Apa yang dilakukan suami kita?"


"Entahlah...?"


"Itukan inti kehidupannya?"


"Aahh, suami jangan kamu lakukan itu..."


"Tidak, suamiku sayang jangan kamu buang kehidupanmu..."


"Bocaaah, apa yang kamu lakukan, bodoh jika demi kami kamu mempertaruhkan hidupmu!!" Kakek Xuan yang menyadari apa yang akan diperbuat oleh musuh bebuyutannya dan dari perkataannya Kakek Xuan tidak ingin Excel mati muda.


"Menantu, jangan lakukan hal yang merugikan, ingat kamu masih memiliki tanggung jawab" Kaisar Ling juga mulai panik melihat tindakan menantunya yang ingin memberikan inti kehidupannya kepada musuhnya.


Semua orang dikapal mulai panik dengan semua komentar mereka, mata mereka mulai terlihat air mata yang akan jatuh, mereka tidak ingin orang yang dicintai dan disayangi pergi meninggalkan mereka semua, sayang sekali Excel memutuskan telepatinya agar bisa fokus apa yang ada didepannya sekarang.


"Aiiihh, kamu sangat rakus. Baiklah, ini terakhir aku akan memberimu 10.000 tahun kehidupanku. Jika kamu tidak mau aku akan pergi dan kamu akan sendirian disini tanpa teman, dan aku juga berjanji akan mengajakmu berpetualang diseluruh semesta, oke" Excel berbicara pada inti kehidupan dengan sedikit membujuk inti kehidupan yang sangat rakus dan jual mahal.


Kemudian inti kehidupan itu mendekati Excel yang sepertinya mengerti apa yang dikatakan orang yang berada didepannya, lalu inti kehidupan itu mulai bergerak berlahan sekali lagi dan menyentuh jari Excel, setelah beberapa saat inti kehidupan itu mulai menyelimuti tangan Excel.


Merasa kesempatan telah datang Excel segera mengeluarkan energi Qi yang lembut untuk membungkus seluruh badan inti kehidupan, dan anehnya inti kehidupan merasuki telapak tangannya dan bergerak cepat menuju pusat inti kehidupan Excel yaitu menuju jantungnya, merasakan tidak adanya bahaya Excel diam dan langsung duduk bersila dan ingin melihat jantung dengan kesadarannya.


"Apa ini kamu inti kehidupan?" tanya Excel yang sudah berada didalam jantungnya dan melihat inti kehidupan bersanding dengan inti kehidupannya, di jantung Excel berdenyut dua kehidupan yang terlihat tidak saling bermusuhan.


"Iya, ini aku, inti kehidupan" jawabnya yang membuat Excel terkejut, Excel tidak menyangkah jika inti kehidupan bisa berbicara apalagi suaranya terdengar seperti gadis berusia 17 tahun, karena kebingungan Excel bertanya pada Yuke.


"Yuke, apa yang sudah terjadi pada inti kehidupan?"


[Tuan, jangan kuatir. Ini adalah penyerahan mutlak dalam arti inti kehidupan yang memiliki kesadaran telah menjadikan Tuan sebagai pasangannya dan tidak akan mau melepaskan Tuan, bahkan jika Tuan dalam bahaya maka inti kehidupan akan melindungi.] jawab Yuke yang membuat Excel mengerti dengan penjelasan Yuke, dengan menekan kegembiraannya Excel mencoba berkomunikasi lagi.


"Aku tidak memiliki nama, orang terakhir yang berhubungan denganku memanggilku inti binatang"


"Apa kamu mau aku beri nama?"


"Hehehe, tentu aku mau karena kamu adalah bagian dari kehidupanku setelah kita menyatu" inti kehidupan terlihat senang akan diberi nama orang yang telah menaklukan dia.


"Hahaha, bagus. Karena kamu adalah kehidupan keduaku yang seperti sinar matahari dihati maka aku beri nama kamu Qin Yang"


"Hahaha, aku suka aku suka, terima kasih sayang memberiku nama yang indah" kata inti binatang yang kini memiliki nama Qin Yang dengan tertawa gembira dengan memantul-mantul karena dia berbentuk bulat seperti bola dan memang ukuran sebesar bola basket.


"Hahaha, kamu sangat lucu, apa kamu bisa berubah bentuk?" Excel tertawa melihatnya yang memantul-mantul dan bertanya pada Qin Yang.


"Maaf, aku belum bisa merubah wujud seperti manusia pada umumnya, tunggu saat usiaku 200.000" Qin Yang menjawab dengan nada sedih, sejujurnya dia juga ingin menjadi seperti manusia.


"Haaa, lama sekali. Sudah jangan bersedih aku akan menunggumu, oke" kata Excel yang mencoba menghibur agar Qin Yang tidak bersedih.


"Usiaku kini 170.000 diduniamu berarti aku berumur 17 tahun dan itu tidak lama, karena aku berada di jantung atau disebut dengan dunia Roh" Qin Yang berkata dan juga menjelaskan jika jantung itu ternyata yang disebut dunia roh, Excel yang mendengar juga terkejut dan sedikit bingung.


"Apa bedanya dengan dunia jiwa, Qin Yang?"


"Hehehe, jelas itu beda. Aku adalah inti kehidupan yang bisa bersemayam didalam dunia Roh dan tidak ada yang bisa menetap disini selain roh, berbeda dengan dunia jiwa yang bisa ditempati mahkluk hidup dan benda mati sama tapi berbeda.


Dunia Roh adalah dunia pribadi kamu dan roh yang kamu taklukan atau kamu jinakkan, seperti aku penyerahan mutlak yang dalam arti kamu mati aku juga mati, kamu bahagia aku juga bahagia, kamu sedih aku juga sedih karena kita sudah menyatu." Qin Yang menjelaskan secara detail dan dengan nada sangat ceria.


Memang benar apa yang dikatakan oleh Qin Yang, jika didalam tubuh manusia memiliki dua dunia yaitu dunia jiwa dan dunia Roh.


Didalam dunia jiwa mampu menampung banyak mahkluk hidup dan juga benda mati dan bisa beraktivitas seperti saat berada didunia luar.


Didunia Roh adalah dunia privasi si pemilik tubuh dan hanya bisa diakses oleh mahkluk roh saja sesuai yang diinginkan pemilik tubuh.


"Hahaha, aku mengerti sekarang. Kenalkan namaku Excel Felix, panggil saja Felix"


"Aku sudah tahu, weeek" balas Qin Yang dengan nada mengejek, jika memiliki tubuh maka Qin Yang terlihat mengejek Excel dengan menjulurkan lidahnya.


"Opps, hahaha...kamu buat aku malu. Baiklah aku akan kembali ke duniaku aku kuatir mereka pasti kebingungan jika aku berlama-lama disini."


"Jangan kuatir, di dunia Roh sama Seperti dunia jiwamu saat ini, tapi aneh kenapa kamu memiliki dunia jiwa tingkat mahadewa? Padahal kamu masih berada pada tingkat Jendral Dewa Perak" Qin Yang malah bertanya kepada Excel, setelah menyatu dengan Excel Qin Yang mengetahui semua apa yang Excel tahu.

__ADS_1


"Yuke, apa Qin Yang juga tahu keberadaanmu?" tanya Excel kepada Yuke kuatir jika diketahui oleh Qin Yang.


[Tidak, Tuan. Kita berada pada dunia yang lain. Aku berada pada kehidupan Semesta yaitu dunia...tapi saat ini Tuan belum saatnya untuk mengetahuinya]


"Haaheem, baiklah tidak masalah Yuke, yang terpenting kamu tidak diketahui siapa-siapa" desah Excel setelah Yuke menjelaskan dan juga Excel menjadi lega.


"Sayang, kenapa kamu terdiam?" Qin Yang bertanya kepada Excel yang terdiam setelah dia menjelaskan dan bertanya pada Excel.


"Ma-maaf, aku hanya sedang mencerna penjelasanmu. Oh iya kamu tadi bertanya apa?" tanya Excel yang berpura-pura tidak mendengar Qin Yang.


"Huuufff, aku tadi bertanya tentang dunia jiwamu, kenapa dunia jiwamu pada tingkat MahaDewa bahkan dengan kultivasimu tidak mungkin menciptakan dunia jiwa tingkat dibawahnya?" tanya Qin Yang sekali lagi dengan sedikit kesal.


"Hehehe, kamu ingin tahu? Cium aku dulu" goda Excel pada Qin Yang.


"Enak saja, mana ada Ratu tercantik mau mencium pria jelek seperti kamu...weekk" balas Qin Yang yang sebenarnya malu dan senang, tapi Qin Yang memiliki harga diri yang tinggi dan tidak mau mencium dulu walau dia sudah menyukai Excel.


"Hahaha, baru kali ini aku dibilang jelek, oke jika kamu tidak ingin tahu jawabannya, aku akan kembali dan jika kamu kangen bisa panggil aku dan kita bisa berciuman...." kata Excel yang tanpa sadar keceplosan berbicara dengan Qin Yang.


"Kamu minta pemukulan... Hah"


"Hahaha, ampun aku kabur dulu" kata Excel dengan segera kabur, kuatir dia akan terpantul-pantul seperti Qin Yang.


Wuusssshhh


"Mesuuuuummm"


Excel telah kembali lagi kedalam tubuhnya dan memang benar jika dunia Roh sama dengan dunia jiwanya yang hanya menghabiskan waktu berberapa detik saja.


"Coba aku berkeliling ada apa disini"


Kemudian Excel berkeliling diseluruh penjuru goa dan tidak menemukan apapun selain kotak kayu yang sangat tua dan tercium aroma wangi yang mirip bau wangi dari kayu stigi.


"Susah sekali dibuka, aku coba dengan Qi ku"


"Hah, tidak juga bisa dibuka, mungkin dengan darah" Excel bergumam yang dengan susah payah membuka kotak kayu ditangannya, lalu dia mengores ujung jari telunjuknya dan sedikit darah keluar dari kulitnya.


"Haah, juga tidak bisa..huuff. Yuke, bagaimana caranya membuka kotak ini?"


[Tuan, kotak itu bisa dibuka jika Tuan sudah pada tingkat Raja Dewa bumi]


"Hah, sudahlah akan aku buka saat aku berada di tingkat Dewa bumi nanti" Excel sedikit frustasi karena tidak berhasil membuka kotak yang membuatnya penasaran, lalu kotak itu Excel simpan di inventorinya dan kembali menuju pintu keluar goa.


Wuuuuussshh


"Syukurlah semua sudah beres, saatnya kembali kedunia Venus" Excel bergumam setelah melihat dunia binatang monster dengan mata bintang cosmos, yang kini sudah tidak ada lagi binatang monster di tempat ini.


Kemudian Excel kembali kedalam kapal BESD1-nya, saat didalam Excel dipeluk semua wanitanya yang tadinya panik ketika Excel menawarkan inti kehidupannya kepada musuh.


Banyak pertanyaan yang mereka utarakan hingga mau tidak mau Excel menjelaskannya kepada semua orang, pada akhirnya semua orang menjadi lega dan gembira karena sekali lagi prestasi telah diukir oleh Excel yang menyelamatkan benua mereka.


"Sesuai janjiku aku akan memberikan hadiah kepada pasukanku" Excel berkata dan kepada semua pasukannya, Excel memberikan senjata tingkat semesta kepada pasukan pria yang berjumlah 12.500 orang, mereka sangat gembira menerima senjata yang sangat bagus dan dibenua Venus tidak ada artefak tingkat semesta yang dengan mudahnya diberikan.


"Terima kasih, komandan" pasukan pria serentak mengucapkan terima kasih, mereka sangat menyukai hadiah yang diberikan Excel.


"Untuk pasukan wanita aku akan memberikan kalian artefak liontin yang mana liontin ini bisa berubah menjadi senjata sesuai yang kalian inginkan"


Kemudian Excel mengeluarkan liontin yang begitu banyak yang melayang-layang didepan semua wanitanya, banyak berbagai model dan warna yang berbeda-beda, seketika mata semua wanitanya berbinar-binar dengan indahnya liontin itu.


"Paman, aku juga mau" Qiaofeng kegirangan melihat liontin yang indah.


"Suamiku, ini indah sekali"


"Hehehe, kalian bisa pilih sepasang sesuai dengan warna favorit kalian" balas Excel kepada semua wanitanya.


"Ini cocok untukku"


"Aah, ini sangat bagus"


"Wow, warna kesukaanku"


"Bibi, jangan ambil itu, aku suka itu"


Dan semua wanitanya kebingungan harus memilih yang mana dan tidak terkecuali Qiaofeng gadis kecil yang ingin selalu tampil terbaik, seketika ruang pertemuan didalam kapal menjadi pasar suara ribut memilih barang.


"Aiyaa, wanita selalu saja begini..." Excel bergumam yang melihat sifat shoping semua wanitanya yang tidak perduli lagi dengan disekitarnya.


"Pasukan pria mulai hari ini aku beri nama pasukan naga dan untuk pasukan wanita aku beri nama pasukan Phoniex, pasukan pria kalian bisa kembali beraktivitas" kata Excel kepada semua pasukan pria yang kini pasukannya memiliki sebuah nama.

__ADS_1


__ADS_2