
Chapter 236 Deity Palace
Zhuting, Gou Jian dan Excel terbang melintasi beberapa gerbang portal istana surgawi sebagai penghubung antar tingkat di istana surgawi, sengaja mereka melewati gerbang teleportasi karena permintaan Excel yang ingin mengenal lebih banyak infrastruktur setiap wilayah.
Excel menggunakan tudung kepala agar tidak menjadi keributan dengan wajah super tampannya, apalagi namanya sudah dikenal banyak orang, dengan Zhuting sebagai pemimpin jalan tidak ada hambatan apapun saat melewati gerbang pemeriksaan.
Sebenarnya mereka bertiga bisa menuju puncak istana surgawi dengan terbang karena ada aturan, mereka yang diperbolehkan melintasi udara hanya murid dalam, murid inti, master, ketua dan para pimpinan, dibawah murid dalam dilarang melintas udara, termasuk tamu dan pengunjung.
Mereka sudah tiba dibawah kaki puncak istana surgawi, sebuah bukit yang menjulang tinggi, sepertinya bukti ini diciptakan bukan secara alami, seperti dugaan Excel, Gou Jian menceritakan jika bukit ini diciptakan oleh leluhur suci dengan tujuan untuk digunakan memantu alam keabadian dan juga sebagai pusat istana surgawi.
Diatas bukit ini ada pulau yang melayang diudara dan merupakan pusat pemantauan alam semesta aurora, pusat itu sangat dijaga ketat dan hanya bisa dimasuki oleh Yu Guan dan orang-orang terpilih, Zhuting sebagai ketua balai pekerjaan umum saja tidak diperbolehkan untuk memasuki ruang pemantauan alam semesta aurora ini.
Bukit ini memiliki sebuah nama dan leluhur suci memberikan nama bukit Pandora, disisi barat juga ada pulau yang melayang dan terlihat istana, saat Excel melihatnya Gou Jian segera mengenalkan jika itu adalah goddess palace tempat tinggal khusus pada wanita muda pilihan.
Sebelah timur juga ada pulau yang melayang dan dikhususkan untuk murid inti pria disebut Deity palace, tidak banyak menjadi murid inti karena prasyaratnya sangat tinggi, menjadi murid inti harus memiliki kekuatan minimal setingkat Sang mahadewa level 1, didalam Deity palace hanya ada 7 orang termasuk Excel yang akan tinggal disana.
Di istana surgawi aturannya sangat ketat dan setiap orang tidak boleh melanggar segala aturan, bahkan melecehkan wanita saja merupakan pelanggaran berat, istana surgawi selalu menjaga kesuciannya agar selalu tetap murni, jika ada permasalahan disetiap anggotanya, akan ada divisi penegak hukum yang akan menjadi menengahnya.
Excel berjalan menaiki anak tangga, disetiap mereka melintasi anak tangga selalu ada penjaganya yang berdiri disisi kanan dan kiri, disaat Excel melihat kebelakang jelas terlihat jika bentuk wilayah ini melingkar dan istana surgawi sebagai pusatnya, setiap gerbang memiliki wilayah yang sangat luas.
Setiap dinding yang melingkar itu sangat menakjubkan, jarak dari gerbang pertahanan pertama dengan gerbang pertahanan kedua sekitar ratusan ribu kilometer, Zhuting dan Gou Jian yang melihat Excel sedang mengagumi alam keabadian hanya tersenyum bangga.
"Indah sekali...! Membangun dinding pertahanan melingkari pusat ini pasti membutuhkan banyak biaya besar." puji Excel saat menikmati indahnya alam keabadian ini.
"Leluhur suci selalu memikirkan setiap detailnya saat membangun alam keabadian, jarak antara gerbang satu dengan yang lainnya memang sangat luas tetapi masih banyak tempat misterius yang tidak bisa dijangkau kita, ada zona-zona tertentu yang sangat berbahaya, bahkan leluhur suci tidak berani memasuki wilayah itu.
Karena itu leluhur suci membuat dinding pertahanan dengan bentuk melingkar agar bisa mengantisipasi adanya hal yang tidak terduga." kata Gou Jian yang selalu menjelaskan semua hal yang dimiliki oleh istana surgawi.
"Ada satu tempat yang tidak boleh di masuki, wilayah itu disebut Gunung abadi, Gunung abadi merupakan domain pribadi ketiga leluhur suci, saya harap Tuan muda mengerti." Zhuting kuatir Excel akan memasuki wilayah itu dan membuat kekacauan.
"Hahaha... Jangan kuatir aku tidak akan melangkah terlalu jauh." Excel ketawa saat mengetahui kekuatiran mereka berdua, mereka berdua menjadi lega dan kembali berjalan menuju tempat tinggal Excel yang disebut Deity palace.
Saat mereka bertiga berjalan selalu menjadi perhatian karena Zhuting jarang keluar dari tempat kerjanya, apalagi perlu mengawal seorang siswa baru, saat dipuncak Excel melihat dataran luas dan banyak gedung-gedung tinggi, ada gedung divisi alchemist, divisi smelting dan lain sebagainya.
"Hei, siapa pria bertudung itu dan arahnya menuju Deity palace?"
"Entahlah, mungkin saja murid dalam tingkat pertama yang menantang wakil penegak hukum itu...!"
Semua murid dalam tingkat 7 menjadi ribut dengan hadirnya Zhuting, Gou Jian dan pria bertudung, banyak murid wanita dan pria yang penasaran mengikuti ketiga orang itu, banyak orang yang tidak melihat wajah Excel hanya mengetahui namanya saja yang sudah tercatat di batu prasasti.
Tidak pernah ada sepanjang sejarah seorang murid dalam menantang seorang ketua yang menjabat sebagai wakil divisi penegak hukum didalam arena pertarungan sampai mati.
Mereka hanya mendengarkan gosip tentang ciri-ciri si Excel itu yang tingginya mencapai 190 cm dengan wajah super tampan, rambut panjang yang di kuncir bentuk ekor kuda, dengan kulit putih sehalus batu giok.
Banyak wanita mencari informasi dari Cai Wenji yang merekomendasikan Excel untuk memasuki akademi tingkat pertama, berkat Cai Wenji berhasil menarik seorang super jenius untuk memasuki istana surgawi, namanya semakin dikenali dan juga mendapatkan banyak point kontribusi dan sumberdaya.
Goddess palace menjadi ramai dengan murid wanita yang ingin mengetahui identitas pria muda paling tampan di alam keabadian, Cai Wenji awalnya bangga menjadi kekasih si Excel, tetapi melihat 19 rekannya dan termasuk murid wanita menjadi kuatir jika Excel direbut.
Apalagi hari ini akan ada acara gathering di goddess palace karena itu semua murid wanita berkumpul di istana dewi.
Cai Wenji dan 19 Goddess menjadi kerepotan dengan banyaknya pertanyaan dan juga surat untuk Excel yang mencapai ratusan ribu surat.
"Hah... Menyusahkan saja." Cai Wenji merasa kesal dirinya menjadi sibuk.
"Hahaha... Salahkan dirimu sendiri yang tidak mau berbagi, jika kamu tidak memonopoli si Excel, kita pasti akan membantu kamu meredam murid wanita yang ingin mengenali kekasihmu." kata Chang'e kepada Cai Wenji.
Cai Wenji masuk diperingkat ke 11 dari daftar 20 wanita muda tercantik, sudah banyak pria yang berusaha merayunya bahkan sudah banyak hadiah yang telah diberikan hanya untuk mendapatkan satu kata maupun dua kata saja.
__ADS_1
"Hahaha... Kasihan deh kamu, makanya jangan mengigit lebih dari yang bisa dikunyah." sindir Fang Yin kepada Cai Wenji. Fang Yin masuk peringkat ke 8, sedangkan Chang'e masuk daftar peringkat ke 10.
"Jika kamu mau berbagi kita akan selalu menanggung derita bersama-sama, bagaimana?" Jingmi mencoba merayu Cai Wenji agar mau berbagi cinta dengan mereka, Jingmi masuk daftar kecantikan peringkat ke 19.
Daftar 20 Goddess palace :
Piaoliang dikenal gadis takdir.
Long Hua dikenal gadis naga.
Nuha dikenal gadis bintang.
Dewi Lou dikenal gadis bunga.
Xu Jiao dikenal gadis surga.
Meng Po dikenal gadis ilusi.
Yu Shi dikenal gadis bulan.
Fang Yin dikenal gadis angsa.
Fairy Shu dikenal gadis lembut.
Fairy Chang'e dikenal gadis malam.
Cai Wenji dikenal gadis polos.
Jing Wei dikenal gadis mawar.
Zhou Ling'er dikenal gadis langit.
Xi He dikenal gadis bencana.
Luang Shu dikenal gadis air.
Bao Yu dikenal gadis perayu.
18 Fairy Ashi dikenal gadis sutra.
Jingmi dikenal gadis cerdas.
Miao Jiang dikenal gadis Dao.
"Hah... Terserah kalian, semua tergantung si Excel jika mau." desah Cai Wenji yang akhirnya pasrah setelah dirayu mulai semalam hingga sekarang oleh 19 rekannya ini.
"Hahaha... Tenang saja, karakter si Excel itu baik, ramah dan selalu perhatian kepada semua wanita, aku yakin dia pasti akan menerima kita." Jingmi ketawa mendapatkan ijin untuk menjadikan dirinya sebagai kekasih si Excel, Jingmi sebagai gadis cerdas sudah menganalisa karakter Excel semalam.
"Terserah, terserah... Aku mau tidur, kalian urus para Vixen itu..." Cai Wenji kesal dan berjalan menuju kamar pribadinya yang sangat besar dan indah.
"Hahaha, adik, kamu jangan cemberut begitu. Baiklah, kita akan urus semua murid wanita itu." jawab Meng Po yang akan membuat semua murid wanita menjadi tunduk dan penurut.
Wuuuuussshh
__ADS_1
"Kalian ini selalu saja mengoda Cai Wenji dan kenapa kalian merebutkan seorang pria pembuat onar, aku belum pernah melihat kalian berebut pria, bahkan Zhou Tai saja kalian tolak...! Apa istimewanya si Excel itu?" tiba-tiba seorang wanita dewasa muncul dihadapan 19 wanita yang sedang membicarakan si Excel, seketika mereka kaget dan langsung menerjang wanita dewasa itu.
"Guru..."
"Hahaha... Kalian masih saja seperti anak kecil...!"
Di tempat lain tepatnya di istana dewa, sedang berkumpul 6 orang yang terlihat geram dan marah setelah mendengarkan berita jika 20 goddess menemui seorang murid baru di akademi tingkat pertama.
"Huuff, apa istimewanya dia, paling saja dia akan mati ditangan Mu Liang itu."
"Sialan, kita sudah puluhan tahun merayu salah satu di istana dewi tetap saja tidak ada respon yang baik, sedang bajingan itu baru masuk akademi saja sudah menjadi perhatian 20 goddess, sungguh pria yang menyebalkan dan juga beruntung."
"Hahaha... Kita mungkin salah dalam strategi merayu, mungkin dengan kita menantang salah satu ketua para goddess akan melirik kita." kata Zhou Tai kepada mereka semua, jika dia menceritakan perjalanannya menuju benua biru mungkin mereka tidak akan mengejar lagi 20 kecantikan istana dewi.
Ketiga leluhur suci sudah melarang mereka yang ikut menuju benua biru bercerita tentang kejadian memalukan itu kepada keluarganya maupun teman-temannya di alam keabadian, jika ada yang membocorkan peristiwa memalukan itu maka konsekuensinya akan di keluarkan dalam lingkungan istana surgawi dan dikucilkan.
Sebab itu Zhou Tai dan yang lainnya tidak menceritakan prihal kekalahan mereka menaklukkan benua biru, sejak saat itu banyak orang yang hanya tahu jika benua biru sudah menanda tangani perjanjian damai dengan pihak istana surgawi.
"Mana mungkin kita menang melawan para ketua...! Sudahlah, kita tunggu bajingan itu dibunuh Mu Liang dan kita tidak akan memiliki pesaing lagi."
Tap tap tap
Disaat mereka berenam sedang mengobrol, terdengar tiga langkah kaki memasuki istana dewa yang diperuntukkan untuk murid inti saja, seketika keenam orang itu berhenti berbicara dan berdiri disaat melihat wajah yang mereka kenal.
"Ketua umum"
"Hahaha... Tidak perlu terlalu sopan, aku kesini hanya mengantarkan murid inti baru. Kenalkan dia adalah Excel Felix yang akan tinggal di istana dewa, usia dia 17 tahun dan dia sudah berada pada tingkat dewa absolute level 75 dan termasuk memiliki beberapa profesi setingkat dewa." kata Zhuting yang memperkenalkan Excel kepada keenam murid inti, setelah mendengarkan perkenalan Zhuting keenam murid inti hanya membuka mulutnya karena terkejut dengan prestasi murid inti baru ini.
Bruk
Bruk
Bruk
"Mustahil..."
"Bagaimana mungkin..."
Reaksi mereka sama seperti Zhuting dan Gou Jian saat mengetahui identitas Excel yang sebenarnya, jika mereka tahu identitas yang sebenarnya mungkin mereka akan mati ditempat.
Zhuting hanya menghela nafas saja dan tidak berusaha menunggu mereka berenam pulih dari keterkejutannya, mereka bertiga berjalan melewati Zhou Tai dan kelima rekannya menuju lantai 6.
Istana dewa memiliki 6 lantai dan dilantai 6 belum ada yang pernah tinggal, lantai 6 memang dikhususkan untuk murid inti yang memiliki basis kultivasi tingkat dewa absolute level 75 keatas.
Lantai 1 untuk siswa tingkat Sang mahadewa level 1 hingga level 50, lantai 2 untuk tingkat Sang mahadewa level 51 hingga level 100, lantai 3 untuk dewa absolute level 1 hingga level 25, dan seterusnya hingga lantai 6.
"Lantai 6 ini dikhususkan untuk murid inti tingkat dewa absolute level 75 hingga level 100, seharusnya kamu berada dilantai 5, berhubung kamu memiliki profesi setingkat dewa maka kamu memiliki hak istimewa dari pemimpin istana surgawi, selain itu kamu dibebaskan dalam semua misi yang biasanya harus dikerjakan oleh setiap seluruh siswa akademi.
Tuan muda kamu cukup bergerak saat istana surgawi membutuhkan bantuan seperti mengawal murid dalam maupun murid inti saat menjalankan misi berbahaya..." Zhuting menjelaskan semua keuntungan menjadi murid inti dan juga kewajibannya yang harus dijalani.
"Semua informasi sudah ada di dalam token merah milikmu, dan juga gunakan seragam khusus ini..." kemudian Zhuting memberikan Excel seragam khusus murid inti, seragam ini mirip seragam militer dengan banyak emblem dan pangkat serta logo semua profesi yang Excel miliki.
"Seragam ini adalah buatan ahli smelting dan ahli formasi array tingkat ilahi, kamu bisa memodifikasi seragam ini dengan material yang akan kami sediakan jika Tuan muda menginginkan-nya..." Zhuting selalu dengan sabar menjelaskan sebuah yang Excel terima, biasanya dia akan terlalu malas untuk menjadi pemandu siswa baru, biasanya Zhuting akan memberikan tugas ini kepada bawahannya seperti Gou Jian.
Kemudian mereka berdua meninggalkan Excel di kamar pribadi lantai 6 setelah panjang lebar menjelaskan semuanya kepada Excel secara detail tanpa meninggalkan semua informasi apapun.
"Hah... Akhirnya mereka berdua pergi... Tetapi sebentar lagi acara gathering akan dimulai... Hmm" Excel selalu mendesah ketika melihat di balkon istana dewa lantai 6, Excel melihat semuanya dari sini dengan jelas, walaupun masih lebih indah Kekaisaran Agung alam keabadian juga tidak kalah menarik pemandangan-nya, alam keabadian lebih banyak pulau-pulau melayang dan ditempati oleh para pimpinan istana surgawi dan para ketua.
__ADS_1