
Chapter 26 *Kemarahan Excel 1*
"Sungguh mereka semua sangat berbakat, apalagi sekarang dengan dukungan, Tuan muda" ucap Ling Ba
"Iya, saudara. Merupakan anugerah kita bisa bersama Tuan Muda" kata Xue Tong.
Untuk Paman Xue Tong, Ling Ba, Xue Mu, Xue Cing sekarang berada pada tingkat Grand Dao tahap awal yang sebelum terobosan hanya pada tingkat Tyrant tahap awal, naik dua tingkat adalah prestasi besar bagi mereka berempat.
"Tidak ada yang terlambat untuk belajar dan bekerja keras, Paman" balas Excel dan melanjutkan ucapannya...
"Baiklah, sudah waktu semua orang memasuki kota Phoniex, Paman. Dan arahkan mereka semua sesuai yang kita diskusikan kemarin"
"Dan jangan lupa berikan token identitas jika mereka mau menetap"
"Baik, Tuan Muda" dengan segera mereka menjemput warga di pengungsian.
Mereka berlima mengatur dan mendistribusikan tempat dan tugas masing-masing sesuai instruksi dari Excel.
Walau sedikit kesulitan mengatur semua orang, tapi semua berjalan lancar, sulit karena semua orang terkejut dan selalu terkejut melihat keajaiban yang Excel buat yang menghambat langkah mereka. Tidak ada kata-kata yang pas untuk mengungkapkan kekaguman semua orang pada keajaiban ini.
Banyak sorak-sorai bergema di kota Phoniex, dari orang tua, muda mudi, anak-anak, prajurit dan para kultivator yang berniat menetap disini, mereka dengan segera memeriksa rumah mereka dan toko mereka yang sudah di siapkan untuk mereka.
"Untuk kultivator bebas yang berminat menjadi prajurit segera berkumpul di depan balai pelatihan. Aku tidak ingin yang menetap di kota Phoniex hanya bermalas-malasan dan aku tidak ingin melihat ada yang menggangur dan juga anak-anak mulai usia 4 tahun harus memasuki akademi."
"Kita bangun kota ini, kita jaga bersama dan kita lindungi dengan segenap jiwa, kita akan berkerja keras mulai sekarang hingga anak cucu kita. Karena kita semua adalah Keluarga besar." pinta Excel dengan tegas berbicara pada semua orang yang sudah mulai tersebar di penjuru kota, Excel tidak mau memanjakan mereka semua, dengan suara Ilahi tiap perkataan Excel memasuki telinga mereka hingga tertanam di jiwa mereka.
Dengan berhenti sejenak supaya ucapannya dicerna mereka semua, Excel melanjutkannya...
"Maju bersama dan mundur bersama, naik bersama dan turun bersama" ucapan terakhir Excel mengheningkan kota Phoniex, seketika semua orang menghentikan kegembiraannya mendengar dan menanam dipikiran masing-masing.
"Maju bersama dan mundur bersama. Naik bersama dan turun bersama"
"Kita bangun kota ini, kita jaga bersama dan kita lindungi dengan segenap jiwa, kita akan berkerja keras mulai sekarang hingga anak cucu kita. Karena kita semua adalah Keluarga besar" gumam semua orang yang setelah mendengar ucapan Excel.
Setelah beberapa jam menunggu mereka semua didistribusikan dan menunggu kultivator yang bersedia menjadi prajurit, Excel tidak lupa mengunjungi keempat isterinya.
"Dalam 3 hari kalian persiapkan diri kalian untuk menerima kesengsaraan surgawi dan aku yang akan membimbing dan menjadi wali penjaga kalian, istriku" kata Excel dengan senyum khasnya dan setelah itu menghilang dan melanjutkan kegiatannya.
Excel menuju lahan pertanian, perkebunan dan juga perternakan menanam gandum, tanaman obat, menaman pohon buah yang bermanfaat untuk kultivasi dan juga mengisi perternakan dengan sapi dan ayam, semuanya Excel beli dari sistem.
Setelah menyelesaikan semuanya, Excel kembali ke tempat latihan, dan disana sudah ada kultivator yang berkumpul, jumlah mereka terdiri dari 1.000 pria berbagai usia dan 250 wanita juga berbagai usia.
Melihat mereka semua dengan wajah bahagia dan penuh dengan pemujaan kepada Excel. lalu Excel berkata...
"Apa kalian sudah bersedia menjadi prajurit utama dari Kota Phoniex" kata Excel pada mereka semua.
"Kami bersedia, pahlawan Muda" balas mereka serempak.
"Apakah kalian bisa berjanji setia padaku dan kota Phoniex ? dan bersedia menjaga ketertiban, melindungi yang lemah dan berkerja keras demi kejayaan bersama?"
"Kami bersumpah, selalu menjaga ketertiban, melindungi yang lemah dan bekerja keras demi kejayaan." kata mereka tanpa bertele-tele.
"Sangat baik, sekali lagi, apa kalian bersedia menerima Segel keluarga besarku?"
Mendengar itu membuat mereka semua bertambah senang, dengan kompak mereka menjawab.
"Kami sangat bersedia dan berterima kasih, pahlawan Muda"
"Kalian yang tingkat Kultivasinya tingkat Penguasa, Mortal dan Kaisar harap maju kedepan" pinta Excel dan mereka langsung maju kedepan.
__ADS_1
Ada 2 orang tingkat Penguasa 1 wanita dan 1 pria, tingkat Mortal ada 10 orang dan tingkat Kaisar ada 25 orang dan sisanya dari yang rendah pada Transformasi, Qi dan tertinggi Jalan Surgawi.
"Saat kalian merasakan energi memasuki tubuh, kalian jangan melawannya"
Setelah mereka bersiap, Excel membuat gerakan yang aneh dan sedikit berbeda ketika memberi Segel kepada bawahannya.
Sinar berwarna biru menyelimuti semua prajurit dan memasuki tubuh mereka.
Ini adalah skill Segel keluarga ke 4 yang Excel berikan pada prajurit dengan pola satu rune meningkatkan kekuatan hingga 1 tingkat.
Baammm
Baammm
Setelah selesai memberi Segel mereka semua, semua prajurit langsung menerobos satu Tingkat tahap awal tidak seperti muridnya yang naik 2 tingkat tahap awal.
Suara letupan energi terobosan terdengar hingga dirasakan hampir semua penghuni kota Phoniex, karena hampir bersamaan semua prajurit naik tingkat.
"Sayang, kenapa kamu tidak menemuiku didunia jiwa" tanya Poppy yang cemberut didunia jiwa excel, sudah berberapa hari ini Excel terlalu sibuk. Bahkan saat Poppy berbicara kadang-kadang excel tidak menjawabnya
"Aaah, sayang maafkan aku, kamu tahu aku selalu sibuk" Excel yang kaget mendengar suara isteri kecilnya.
Swooosshh
Dalam sekejap Excel memasuki dunia jiwanya, dan sudah berada didepan Poppy, mengetahui jika orang didepannya adalah Excel, Poppy langsung melompat memeluknya.
" Suamikuu aku merindukanmu "
"Haaah, maaf sayang kamu tahu aku terlalu sibuk, tapi sebelumnya kamu lepaskan pelukanmu di leherku." ucap Excel yang sedikit tercekik, Excel juga terkejut dengan pertumbuhan dari Poppy yang seperti gadis usia 14 tahun.
"Eeh, maaf suami aku terlalu senang hehehe"
"Tidak suami, sebenarnya aku akan tertidur agak lama supaya aku cepat dewasa, inti binatang sudah aku habiskan semua" balas Poppy yang sedikit sedih karena tidak bisa bersama Excel.
"Apaaa...! cepat sekali kamu habiskan inti binatang buas itu, apa perutmu tidak meledak!!" teriakan Excel yang sangat terkejut jika Poppy begitu cepat menghabiskan inti binatang buas.
Wajar saja Excel terkejut, jika itu hanya seratus atau dua ratus inti binatang buas masih bisa dimaklumi, tetapi yang Poppy makan sejumlah tiga juta lima ratus ribu inti binatang, jika itu seorang kultivator yang menyerapnya dengan terburu-buru maka akan berakibat fatal, jika kultivasi tidak mengamuk sudah pasti akan mengalami kemunduran akibat tidak stabilnya pondasi, dengan pondasi yang kacau akan merusak meridiannya.
"Itu hanya karena aku ingin cepat dewasa... Hehehe" dengan sedikit bersalah Poppy mengotak-atik jarinya yang kecil sambil tersipu malu.
"Kapan kamu akan hibernasi, ini ambil sebagai camilan" tanya Excel dengan mengulurkan tangannya yang sudah ada permen Lollipop berbagai rasa, dengan senang hati Poppy menerimanya.
"Terima kasih sayang. Sebentar lagi, karena itu aku ingin bertemu kamu dulu sebelum tertidur" terlihat wajah Poppy yang tampak sedih dia akan tertidur lama.
"Baiklah, aku tunggu kamu berikan aku kejutan, oke" setelah berucap Excel mencium pipi Poppy.
Selama 1 hari sejak penduduk kota Phoniex menepati gedung dan rumah baru, Excel selalu sibuk di kota Phoniex selain menemani istri-istrinya di kamar.
Tiba-tiba giok komunikasi dari istrinya Zhou Mei bergetar...
"Suami, kabar baik. Aku sudah mengrekrut 135 wanita dari usia 15 hingga 30 tahun, dari semua Sekte, Akademi dan kota besar dan kota kecil.
Kabar buruknya, jika Kekaisaran Zhou mengirim Putranya pangeran pertama Zhou Zhong dan 2 jendral menuju ke desa Chang berserta 2 Sekte Putih, 2 Sekte Hitam dan 3 keluarga besar dari kekaisaran Zhou.
Dan dari kekaisaran Wei putra kedua dan 1 jendral, 1 Sekte Putih dan 4 keluarga dari kekaisaran Wei. Perkiraan semua yang datang 500.000 orang dan bisa lebih, dan mencapai desa 5 hari lagi." setelah Zhou Mei melaporkan hasil kerjanya dan informasi dari kekaisaran Excel hanya tersenyum bahagia.
Bagaimana tidak bahagia, Excel sudah mengeluarkan banyak point tukar untuk membangun kota Phoniex dan juga menambah point exp sebagai modal ketika Excel naik alam yang lebih tinggi.
"Sayang, terima kasih informasinya dan segera kembali sebelum mereka tiba di desa Chang, aku selalu merindukanmu" balasan Excel melalui giok komunikasi.
__ADS_1
"Tapi, sayang apa kamu tidak lebih baik bersembunyi, mereka sangat banyak dan juga tingkat Kultivasi mereka pada tingkat saint, loh" balas Zhou Mei dengan rasa kuatir yang berlebihan. Excel tahu apa yang di pikirkan istrinya.
"Eeeh, jika tingkat mereka pada tingkat Jendral Dewa Dunia mungkin aku takut, tapi hanya tingkat saint...hehehe cocok buat latihan bawahanku" ucapan Excel melalui giok komunikasi dengan percaya diri dan juga meyakinkan isterinya agar tidak perlu mengawatirkan dirinya.
"Haaa, syukurlah sayangku jika begitu, besok pagi aku sudah ada disana bersama 135 wanita." balas Zhou Mei yang merasa lega mendengar Excel.
Beberapa saat kemudian giok komunikasi kembali bergetar lagi, setelah pembicaraan Zhou Mei dan Excel selesai.
"Sayang, aku sudah mendapatkan pasukan wanita 110 orang yang mau mengikutimu, berkat prestasimu yang sudah tersebar, hehehe...tapi ada berita buruk, jika Kekaisaran Zhou mengirim pasukan untuk menangkapmu dan di bantu beberapa Sekte.
Tapi aku percaya jika kamu bisa mengatasinya. Besok aku dan kakak Zhou Mei datang lebih awal dari janji yang kita sepakati." lapor Ji Yan melalui giok komunikasi.
"Baiklah sayang aku sudah tahu. Kamu kabari semua wanitaku yang merekrut pasukan wanita untukku." pinta Excel pada Ji Yan, karena perhitungan target pasukan wanita sudah terpenuhi, karena itu Excel ingin semua wanitanya berkumpul.
"Hu Ru Ming, apa kabarmu, sayang...!" tanya Excel melalui giok komunikasinya setelah berbicara dengan Ji Yan Excel menghubungi Hu Ru Ming. Hanya Hu Ru Ming saja yang tidak menghubunginya karena itu Excel bertanya pada Hu Ru Ming melalui giok komunikasi.
Setelah menunggu beberapa saat giok komunikasi Excel bergetar menandakan balasan dari isterinya.
"Suamiku aku minta maaf, keluargaku melarang aku keluar saat mengetahui jika aku berhubungan denganmu. Tapi untungnya cincin dimensi sudah aku berikan pada sahabatku yang membantuku untuk merekrut wanita. Dan hanya bisa dapat 70 orang saja, maafkan aku sayang" jawaban Hu Ru Ming pada Excel, dari nada suaranya Hu Ru Ming agak terlihat lemah dan tertekan.
"Apa kamu perlu datang dan memusnahkan mereka...!" balasan Excel yang sedikit marah jika wanitanya ditindas.
Setelah menunggu lama tidak ada balasan, Excel menjadi kuatir. Karena itu Excel menutup mata dan mengaktifkan mata jiwanya dan melihat semua yang terjadi melalui Segel keluarga yang terpasang di perut Hu Ru Ming.
Dengan senyum Excel membatin... "Berani-beraninya mereka memaksa istriku menikahi sampah dari sekte Bukit tulang, baiklah akan kumusnahkan bukit tulang itu." dengan itu Excel menghilang dari kota Phoniex.
wuuuuussshh
Kini Excel melayang di atas Sekte bukti tulang, dengan informasi dari sistem dan dengan skill teleportasi dengan cepat Excel tiba.
Melihat iring-iringan pengantin dengan kereta kuda dari keluarga Hu yang begitu meriah Excel hanya tersenyum, melihat ke dalam kereta ada Hu Ru Ming yang menangis dengan mata lebam.
Meskipun hati Excel sakit, masih tetap menahannya dan menunggu dengan sabar hingga kereta masuk kedalam Sekte bukit tulang.
"Kurang ajar, berani sekali meracuni isteriku, pantas saja ming'er tidak bisa melawan balik" gumam Excel yang geram akan perilaku keluarganya.
Setelah kereta pengantin keluarga Hu tiba di depan istana Sekte bukti tulang, dan di sambut pengantin pria dengan didampingi pemimpin dan para ketua Sekte, Hu Ru Ming yang keluar dari kereta dengan wajah tertutup cadar, mengunakan pakaian warna merah dan dipapah oleh kedua orang tua angkatnya dan diikuti semua keluarga Hu.
"Selamat datang istriku yang cantik, lama kita tidak berjumpa. Sudah lama aku menantikan hari ini, dan cukup banyak biaya yang aku keluarkan untuk keluargamu." kata Lao Tzu pada Hu Ru Ming.
Lao Tzu adalah salah satu jenius di Kekaisaran Zhou dan anak tunggal Patriack Sekte bukit tulang, Lao Tzu terkenal selalu dimanjakan oleh orang tuanya, sudah banyak gadis dari rakyat jelata yang menjadi korban, sayangnya, orang tuanya hanya menutup mata dan telinga.
Hu Ru Ming hanya diam saja tanpa menjawab, dengan itu ayah angkat Hu Ru Ming maju menjawab menggantikan anak angkatnya yang telah membuatnya marah.
"Maaf, Tuan muda Tzu membuat Anda menunggu lama. Ming'er selama ini di culik anak muda bernama Excel sewaktu di Lembah Binatang Buas." ucap ayah angkat Hu Ru Ming.
"Bohong, kamu akan tahu akibatnya jika suamiku tiba disini..."
Plaaak
Bruaakk
Sebelum Hu Ru Ming selesai berbicara, langsung di tampar oleh Lao Tzu hingga terpental 2 meter, Lao Tzu sangat marah ketika Hu Ru Ming bilang kata suami.
Ngiiiinnngg
Berdengung
Dengan tiba-tiba tekanan Aura kematian terpencar menyelimuti wilayah Sekte Bukit Tulang setelah Hu Ru Ming di tampar.
__ADS_1
Kali ini Excel sangat marah melihat istrinya dianiaya, dengan melayang di udara dan turun secara berlahan, aura kekuatan Excel menekan semua orang hingga terbaring telungkup di tanah, kecuali Hu Ru Ming, anak-anak dan wanita disekitarnya.