
Chapter 165 Lawan seimbang.
Yuna dan Excel menghilang dari paviliun matahari dengan membawa Li Ling, lalu sebelum Yuna Ratu alam semesta mengembalikan kondisi alam semesta seperti semula Excel membisikan sesuatu kepada Yuna.
"Sebagai pasangan suami isteri apa yang harus dilakukan dimalam pertama"
Seketika Yuna kaget dan malu mendengar ucapan suaminya yang tiba-tiba saat mereka berdua berada didunia jiwa milik Excel.
Li Ling yang berada disebelahnya hanya diam dan menundukkan kepalanya, dia juga mendengarkan apa yang diucapkan suami tuannya, karena malu dan sempat membayangkan adegan diranjang yang begitu mendebarkan, dengan menundukan kepalanya Li Ling merapatkan kedua kakinya.
"Kamu itu...lihat kamu membuat muridku menjadi gelisah" bisik Yuna yang berpura-pura marah dan melototi suaminya yang terlihat polos tetapi kepolosannya mampu membuat orang jungkir balik, lalu Yuna berkata lagi kepada Excel.
"Lebih baik kita kembali kebenua lubang hitam, disana aku bisa kembali ke tubuh asliku"
"Baik, Yang Mulia Ratu alam semesta, yang imut, cantik dan juga mengemaskan...hahaha"
Bhuuuzzzhh
.........
Benua lubang hitam merupakan benua yang berada didalam black hole, black hole yang ditakuti oleh banyak kekuatan karena keganasan yang melahap apapun yang mendekatinya, bahkan istana surgawi tidak berani mendekatinya walau hanya sedetik saja.
Kekuatan hisapannya mampu membuat banyak bintang-bintang maupun galaksi menjadi hancur berkeping-keping hingga menjadi debu dalam sekejap.
Disekitar black hole disebut Bimasakti, tepatnya black hole atau nama lainnya super massive berada ditengah-tengahnya bimasakti, bimasakti dikelilingi miliaran bintang-bintang, jika dilihat dari sudut manapun disuatu benua dia akan terlihat seperti segumpalan kabut asap yang berwarna putih kecoklatan yang memanjang, sebenarnya kumpulan asap itu adalah gas angkasa yang terperangkap didalam orbitannya.
Matahari berada disudut lain dan bukan salah satu jajaran di tata surya dialam semesta ini, black hole yang berada ditengah bima sakti memiliki tata surya sendiri didalamnya, karena gas angkasa yang sangat berbahaya dan juga ledakan akibat benturan antar bintang membuat dewa absolute tidak ada yang berani mendekatinya, hanya setingkat Sang Void yang mampu melewatinya.
Setingkat Sang Kekosongan mampu melintasi ruang kehampaan tanpa kuatir akan badai meteor yang sering kali terjadi diruang kehampaan, karena itu untuk mampu melintasi zona bimasakti untuk menuju benua lubang hitam seseorang harus setingkat Sang Kekosongan level awal.
Ditingkat keabadian struktur kekuatan akan berubah, tiap kenaikan level membutuhkan banyak waktu dan juga sumberdaya yang sangat besar nilainya.
Disetiap level 1 hingga level 100 membutuhkan waktu berjuta-juta tahun lamanya, diatas tingkat Sang Mahadewa ada Sang absolute, demikian juga tingkat dewa absolute memiliki level 1 hingga level 100, setiap level kekuatannya sangat jauh berbeda ibarat langit dan bumi, diatas Dewa Absolute ada Sang kekosongan yang juga memiliki basis level 1 hingga 100, diatasnya ada Half Alfa atau tingkat chaos yang sama memiliki level 1 hingga level 100, dan diatasnya ada Alfa seterusnya.
Benua black hole memiliki energi spiritual yang sangat padat, kehidupan didalamnya sangat makmur dan subur dan berbeda dengan kehidupan diluar benua black hole. Dibenua lubang hitam juga memiliki energi primordial walau tidak setebal didunia jiwa milik Excel.
Setiap energi Qi juga dibagi menjadi 4 tingkat, tingkat awal, menengah, atas dan puncak, jika seorang pencipta ingin memiliki energi tingkat puncak dia harus membutuhkan miliaran tahun untuk memadatkan energi Qi semesta dari berkultivasi.
Bhuuuzzzhh
Terlihat 3 orang keluar dari kekosongan 1 pria dan 2 wanita muda, mereka berada disuatu istana yang sangat megah, strukturnya istananya sudah sangat modern berbeda jauh dengan istana diluar benua lubang hitam.
"Apa ini adalah alam semesta pribadi milikmu, isteriku? Sungguh luar biasa..." tanya Excel yang sudah berada didalam benua black hole, disaat tiba Excel langsung menyebarkan kesadarannya hingga ke sudut setiap benua lubang hitam ini, benua lubang hitam luasnya hampir sama dengan alam semesta aurora, Excel kagum dengan kemewahan dan kecanggihan benua lubang hitam, tidak pernah Excel kagum terhadap segala hal, tetapi kali ini Excel seperti anak desa yang baru melihat kota besar untuk pertama kalinya.
__ADS_1
Li Ling juga bengong melihat keindahan istana aurora yang super hebat, selama hidupnya dia juga belum pernah melihat hal seperti ini, Yuna sebagai ratu alam semesta hanya tersenyum dan dia berjalan menuju singgasananya dan bergabung dengan tubuh aslinya tanpa menunggu Excel dan Li Ling selesai mengagumi ciptaanya.
Excel yang mengamati diluar istana hanya mengeleng-gelengkan kepalanya, semua yang dilihat diluar nalarnya dan juga melebihi imajinasinya selama ini.
Setelah Yuna duduk di singgasananya, dia menyadarkan tangan kanannya dan menopang dagunya dengan melihat suaminya yang menutup mata, senyumnya terlihat saat mengetahui jika suaminya sedang memeriksa benua lubang hitam miliknya.
Li Ling bahkan seperti anak kecil yang berlari kesana dan kesini melihat dan meraba apapun yang tidak pernah dia lihat, setelah puas memeriksa apa yang menarik baginya dia kembali berlari melihat benda yang lain, tingkahnya membuat Ratu alam semesta juga tersenyum.
"Selamat datang, Yang Mulia" suara wanita muda yang sangat familiar bagi Excel, segera Excel membuka matanya dan menatap wanita itu.
"Yuke"
"Tuan"
Segera mereka berdua berpelukan setelah saling sapa, melepaskan rasa rindunya yang sudah lama terpendam, semenjak mereka berdua berpisah rasa kesepian menjadi menyiksa batin mereka.
Selama ini mereka tidak pernah berpisah dan semenjak Ratu alam semesta mengambil segala sesuatu yang dimiliki Excel membuat kedua orang itu tertekan secara mentalnya.
"Apa kalian sudah puas berpelukan terus" kata Yuna yang menghentikan Excel dan Yuke yang sedang melepaskan rindu, sejujurnya Yuna juga cemburu dengan sikap mereka berdua, tetapi juga memakluminya.
"Aah, maaf Yang Mulia, tolong hukum hamba" kata Yuke yang segera melepaskan Excel dan langsung berlutut dengan lutut kaki kiri menyentuh lantai istana, segera Excel membantu Yuke untuk berdiri tanpa menunggu Yuna memerintahkan Yuke untuk bangkit.
"Hah" Excel hanya mendesah dan mengelengkan kepalanya melihat perilaku Yuke seperti ini, dan melihat Yuke yang sudah berdiri dan menundukkan kepalanya untuk menunggu hukuman.
"Tidak ada yang akan menghukum isteriku, ini bukan suatu kesalahan ini adalah tindakan naluri secara psikologis." kata Excel dengan membelai wajah Yuke dengan kasih sayang.
Lalu Excel melangkah dan berjalan menuju tempat duduk Yuna berada dengan mengandeng tangan Yuke, sesampainya disana Excel juga membelai wajah cantik Yuna isteri yang dia cintai.
"Kalian berdua adalah isteriku, didalam keluarga besarku tidak ada diskriminasi, aku akan memberlakukan keluargaku secara adil dan penuh kasih sayang, tetapi untuk saling menghormati satu sama lainya aku tidak melarangnya." kata Excel kepada ketiga wanita yang berada didalam istana, lalu Excel memegang bahu Yuna dan mengangkatnya dan memeluk Yuna yang dengan erat, kemudian Excel mencium keningnya.
"Kamu tetap satu-satunya ratuku, sayang. Karena kamu kita bisa ada hingga saat ini" suara Excel yang lembut membuat Yuna bahagia, rasa kesepian selama miliaran tahun akhirnya terbalas dengan orang yang dia cintai yang kini sedang memeluknya.
Yuna tidak membalas ucapan Excel hanya bersandar didada bidang suaminya, rasa hangat dan kasih sayang meresapi diseluruh tubuhnya, kata-kata 'satu-satunya ratuku' membuat tubuhnya bergetar, air mata mengalir membasahi pakaian Excel, air mata bahagia tidak mampu dia bendung.
Seorang wanita menggunakan perasaannya untuk mengungkapkan rasa dihatinya, karena itu setiap benua di alam semesta menyebutkan tanah airnya dengan sebutan tanah ibu pertiwi, tempat kelahirannya yang harus dijaga dengan nyawanya, tanpa ibu tidak akan lahir anak, tanpa ayah tidak akan ada pelindung.
Tetapi seorang wanita mampu menciptakan banyak keajaiban tanpa hadirnya pria, seperti halnya Ratu alam semesta dengan kasihnya dia menciptakan banyak kehidupan dialam semesta ini.
Memang Ratu alam semesta sangat egois tetapi itu juga demi kebaikan mahkluk ciptaannya yang dia cintai dengan segenap hatinya.
"Entah sudah berapa kali aku meminta maaf, tetapi ijinkan aku meminta maaf sekali lagi karena keegoisan diriku, aku egois terlalu berlebihan dalam melindungi orang-orang yang aku sayangi, aku egois karena tidak peduli dengan apapun, aku akan selalu membela orang yang aku cintai..." kemudian Excel menarik Yuke dan juga Li Ling dan memeluk mereka bertiga dengan kasih sayang, air surga mengalir disetiap pori-pori tubuh mereka disaat cahaya putih menyelimuti tubuh mereka, entah kenapa mereka bertiga tidak bisa mengelak maupun menghindari Excel saat memeluknya.
Yuna ditengah, Yuke disebelah kanan dan Li Ling berada di lengan kirinya hanya bisa menuruti kemauan hati mereka yang haus akan kasih sayang selama ini.
__ADS_1
Bhuuuzzzhh
Mereka berempat menghilang dari istana aurora dan istana itu menjadi saksi bisu diantara mereka berempat, suasana istana menjadi hening lagi.
Didalam sebuah kamar yang luas, terlihat 4 orang sedang memadu kasih, suara nafas terengah-engah didalam kamar menjadi romantis, Yuna dan Excel saling memadu kasih, Yuke dan Li Ling tidak lepas dari tangan Excel yang selalu menelusuri seluruh tubuh mereka berdua.
Mereka berempat tiba-tiba melayang diudara dan terbaring, ibarat udara adalah ranjang bagi mereka berempat.
"A..." ******* Yuna terdengar dari mulutnya disaat suaminya mencium goa siluman yang sangat sakral baginya, dan kedua wanita itu mencium tubuh atletis Excel yang penuh aroma harum seorang pria, nafas Yuke dan Li Ling juga tidak mampu mereka tahan.
Disaat Excel dengan rakus melahap goa yang kini basah kuyup, Yuke dan Li Ling juga melahap tongkat naga saktinya, awalnya Li Ling kaget dengan tongkat naga milik Excel yang sangat besar dan berdiri dengan gagah seakan-akan menatang langit.
Tetapi melihat Yuke yang penuh kesenangan yang sudah tidak sabar memainkan tongkat naga, Li Ling segera mengikutinya dengan memegang dua kantung penyimpan air surga dan memainkannya, sedikit demi sedikit Li Ling yang tidak berpengalaman mulai belajar dengan cepat.
"aah..cepat sekali" ******* sekali lagi terdengar dari mulut Yuna yang sudah mencapai puncak, dengan kedua tangannya memegang kepala Excel agar semakin terbenam didalam goa silumannya.
Setelah puas melahap goa siluman Yuna Excel mendongakkan kepalanya dan melihat Yuna yang penuh kesenangan, merasakan goanya yang masih ingin dilahap tidak menerima serangan lagi membuat Yuna membuka mata dan melihat wajah sangat tampan yang sedang menatapnya.
"Apa sudah siap sayangku?" kata Excel saat Yuna melihatnya, tanpa bicara Yuna hanya menganggukkam kepalanya saja.
"Aku akan lembut melakukannya" segera Excel menggeser tubuhnya dan wajahnya sejajar dengan wajah Yuna, dengan mencium bibir seksi Yuna Excel mengarahkan tongkatnya yang sudah basah dan dibantu Yuke untuk menempatkan didalam goa Yuna, "suara lembut" disaat kepala tongkat naga itu bersentuhan dengan goa siluman yang semakin banjir membuat Yuna mendesah karena kesenangan walaupun bibirnya diserang bibir Excel.
Secara berlahan, kepala tongkat naga sakti itu bergerak berlahan dan membuat lipatan dinding goa mengikuti bentuk tongkat naga sakti, menemui penjaga goa siluman Excel lagi-lagi menatap mata Yuna yang sudah berair, mengetahui itu Yuna hanya berkata "aku sudah siap..."
"ah...masih kalah" teriakan kecil disaat tongkat itu menghancurkan penjaga goa miliki Yuna dan segera darah mengalir karena pertempuran itu, dinding robek dan cairan berwarna merah mengalir membasahi tongkat naga itu, setelah penjaga itu dikalahkan tongkat naga sengaja berhenti agar Yuna mengatur nafas dan...
Terlihat wajah Yuna yang memerah dan air mata mengalir membasahi pipinya, dengan lembut Excel menghapus air mata itu dan kembali mencium bibir Yuna dengan lembut, sekali lagi tongkat itu bergerak berlahan dan menuju lembah terdalam, Yuna sudah tidak merasakan rasa sakit kembali.
Sekali lagi suara pertempuran kenikmatan mengema dikamar itu disaat tongkat itu menyentuh dasar lembahnya, semakin dalam dan rakus tongkat itu memenuhi Lembah dengan badan tongkatnya, dari pelan menjadi semakin cepat bergerak maju dan mundur.
Melihat suaminya yang dengan ganas melahap tubuh Yuna membuat Yuke dan Li Ling semakin menjadi-jadi rasa panas dihatinya, dan dengan berbaring disebelah kanan dan kiri Yuna kedua wanita itu memposisikan dirinya untuk ikut dihukum oleh tongkat naga sakti suaminya.
"pelan..." ******* Yuke yang dilahap goa silumannya yang sudah basah oleh mulut suaminya yang kejam, "ah...tiba-tiba" Li Ling yang kaget saat tangan suaminya menyentuh goa berairnya, kali ini kesenangan yang belum pernah dia rasakan selama hidupnya.
Melihat Yuna sedang mengalami puncaknya Excel menarik tongkatnya, "a...." suara Yuna yang membuat Excel semakin menjadi-jadi disaat suara cipratan cairan tongkat naga keluar dari dalam goa, tidak berhenti untuk istirahat, Excel melihat Yuke yang siap, lalu Excel menggeser tubuhnya dan tongkat naganya yang masih berdiri dengan gagah segera dengan tidak sabaran menuju goa siluman milik Yuke yang sudah berkilauan.
Dengan anggukan kepala Yuke yang sudah siap, Excel mendorong kepala tongkat naganya, suaranya semakin memacu semangat Excel dan berkerja keras lebih giat.
Suara keributan dan penuh kesenangan memenuhi kamar pribadi Excel, ketiga wanita itu dihukum tongkat naga tanpa berhenti, Li Ling yang akhirnya tumbang terlebih dahulu setelah 20 menit dihajar tongkat naga itu, Li Ling terlihat bahagia dan puas setelah 6 kali *******.
Melihat Yuna dan Yuke masih tersenyum dengan niat memprovokasi Excel, segera Excel tanpa ampun menghajar Yuna dan Yuke secara bergiliran, tidak terasa didalam dunia jiwa Yuna dan Yuke dihajar secara berlebihan selama 1 hari penuh tanpa istirahat, akhirnya kali ini Excel benar-benar merasakan kepuasan yang belum pernah dia rasakan selama ini walaupun dia memiliki banyak isteri yang jumlahnya puluhan ribu wanita.
Li Ling sudah tertidur pulas karena kelelahan yang tidak pernah dialami selama ini.
__ADS_1
"Terima kasih isteriku, kalian sangat memuaskan diriku, mungkin aku tidak perlu lagi mencari isteri lain, cukup sekarang yang sudah ada saja."
Kata-kata Excel membuat Yuna dan Yuke semakin bangga dan bahagia, bisa memuaskan suami adalah harapan semua wanita dimanapun tidak terkecuali Yuna dan Yuke.