Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 192 Rencana Istana Surgawi.


__ADS_3

Chapter 192 Rencana istana surgawi.


Di istana surgawi berkumpul banyak orang yang duduk di posisinya masing-masing, 3 leluhur suci sedang duduk disinggasananya dan menatap tajam dengan bulu alis yang sedikit menyatu.


Terlihat 3 leluhur suci itu sangat marah, dua orang yang sedang berlutut dengan lutut kaki kanannya menyentuh lantai istana surgawi, mereka berdua terlihat luka parah yang sengaja tidak segera dipulihkan dengan segera. Pakaiannya compang-camping dan sebagai anggota tubuhnya terpotong, darah masih menetes dan membasahi lantai batu mistik berwarna putih.


"Ceritakan kenapa kalian berdua beserta pasukan surgawi terluka parah bahkan banyak pasukan surgawi mati, kamu tahu berapa banyak sumberdaya untuk mereka yang telah mati...hah. Bicara dengan kebenaran yang benar...!!" kata leluhur suci yang duduk dibagian tengah, kata-katanya sedikit dengan intonasi membentak kedua komandan itu.


Leluhur suci yang duduk ditengah bernama Yang Wei, yang duduk disebelah kanan Yuan Shao dan yang duduk sebelah kiri dengan mengeluarkan aura warna kuning bernama Lu Bai.


Mereka bertiga adalah mantan murid dari Ratu alam semesta aurora, awalnya mereka melakukan tugas mengawasi alam semesta aurora tetapi karena memiliki ambisi ingin menguasai alam semesta aurora, Ratu alam semesta memutuskan hubungan antara guru dan murid, sejak saat itu mereka berdua membangun kekuasaannya dan menempati alam abadi sebagai wilayah untuk memantau alam semesta ini.


Segala aturan yang mereka buat hanya berlaku bagi orang lain, selama ratusan juta tahun mereka menjelajahi alam semesta aurora dan merampas segala sumberdaya alam dan juga mengambil segala jenis teknik beladiri dan teknik kultivasi. Di alam abadi mereka juga menculik banyak wanita berbagai ras dan juga membawa pria yang akan digunakan sebagai pasukannya.


Selama itu Ratu juga tidak tinggal diam, Yuna banyak juga menyelamatkan banyak ras yang unik, jika Ratu alam semesta tidak ikut campur sudah dipastikan banyak ras telah punah termasuk ras naga, ras rubah, ras phoniex, ras Elf dan masih banyak lagi ras yang diselamatkan.


Ratu Yuna membawa mereka diwilayah pribadinya yang tidak bisa dimasuki oleh mantan ketiga muridnya, dibenua lubang hitam ras-ras itu berkembang dengan baik dan menghasilkan banyak keturunan berbakat, kebanyakan pasukan kekosongan berasal dari berbagai ras dengan bakat pilihan.


Yang Wei, Yuan Shao dan Lu Bai menciptakan sebuah kitab pengakuan takdir, menciptakan kesengsaraan surgawi, dan juga merekrut banyak dewa absolute level 20 keatas. Selain itu mereka juga membuat banyak catatan sejarah yang penuh dengan kebohongan dan tipuan dan catatan itu disebarkan diseluruh alam semesta aurora.


Mereka juga memiliki 3 artefak tingkat dewa absolute yang diciptakan oleh Ratu alam semesta, yaitu kitab kehidupan, cermin jiwa dan pencari jejak aura.


Dengan ketiga artefak itu leluhur suci mampu mengatur alam semesta dengan seenaknya dan semena-mena memutuskan hidup dan matinya kehidupan dialam semesta, biarpun begitu Ratu alam semesta tidak pernah ikut campur.


Pada jaman kuno, istana surgawi adalah dalang musnahnya jaman kuno yang mengerahkan banyak ras iblis untuk memusnahkan banyak kehidupan, tetapi sekali lagi Ratu Yuna menyelamatkan banyak keturunan yang berbakat dan layak untuk dibimbing.


Semenjak memutuskan hubungan antara guru dan murid, Ratu alam semesta tidak pernah mencari murid lagi, semakin hari semakin lama tindakan ambisius dari mantan ketiga muridnya semakin merajalela dengan menyabotase sistem clone yang diciptakan oleh Ratu Yuna untuk mengendalikan banyak benua.


Untung saja dengan pandangan masa depan, Ratu Yuna sudah memprediksi hal seperti ini akan terjadi, jadi sebelum Ratu alam semesta merekrut ketiga murid itu dia telah memisahkan sebagian jiwanya dan dilepaskan untuk berbaur dengan kehidupan lainnya untuk terus berkembang.


Setelah jiwanya dilepas, jiwa itu terus bereinkarnasi berkali-kali dan lahir dari berbagai ras demi berkembangnya jiwanya agar semakin matang dan siap melawan ketiga muridnya.


Tetapi, ternyata pencipta jagat raya telah menyatu dengan jiwanya tersebut yang kini jiwa itu telah menjadi sosok suaminya yaitu, Excel Felix dengan sebutan penguasa alam.


Jika ada kata-kata Belah jiwa mereka adalah pasangan yang tidak bisa dipisahkan kecuali oleh kematian, Ratu Yuna akhirnya bisa beristirahat dan bersantai dengan hadirnya suaminya yang ternyata orang pilihan dengan garis darah super human.

__ADS_1


Kembali kepada kedua komandan itu yang ketakutan disaat dimintai penjelasan oleh leluhur suci, Yang Wei. Mereka berdua awalnya ingin memberikan laporan palsu tetapi setelah mendengarkan perkataan Yang Wei membuat jiwa mereka bergetar dan takut mengucapkan kebohongan, tetapi tetap saja mereka lakukan.


"L-leluhur suci, maafkan hamba yang lalai dalam menjalankan tugas. Awalnya kita berdua sedang menyelidiki tempat terakhir dimana Dewi Kumala menghilang, setelah pencarian selama 2 tahun lebih tanpa menemukan jejaknya kami merasakan aura dari Dewi Kumala, aura itu berada dibenua dewa, karena tugas ini kami mengikuti jejaknya.


Sesampainya disana kami sudah dihadang oleh jendral Shu dan kedua menteri Ratu alam semesta, diantara mereka hadir juga 25 dewi-dewi..." jawab komandan Ye yang menceritakan kejadian ini dengan dibumbui kebohongan yang bisa diterima dengan akal, komandan Ye juga bercerita jika awalnya dia berbicara dengan sopan dan tidak mengungkap telah membunuh penjaga altar portal dimensi dialam puncak, dia juga mengatakan jika Ratu alam semesta ikut campur dengan mengerahkan armada kapal perang yang berteknologi canggih yang akhirnya banyak membunuh pasukan surgawi.


Mendengarkan laporan dari komandan Ye membuat ketiga leluhur suci itu marah dan mengebrak penyangga tangan di kursi singgasana miliknya, semua orang yang hadir didalam istana surgawi juga ikut marah dengan tindakan berlebihan Ratu alam semesta aurora.


Komandan Ye dan komandan Zan senang didalam hati jika laporan yang dibumbui kebohongan akan berhasil, padahal dia sudah berkeringat dingin, tetapi tidak mengekspresikan perasaannya senang agar tidak diketahui oleh ketiga leluhur suci dan orang yang hadir di istana surgawi.


"Sialan, sial, sial... Lagi-lagi dia ikut campur, apa masih kurang lama menjadi sombong dialam ini..." leluhur suci Yang Wei sangat marah dan berteriak kencang, suaranya membuat goncangan istana surgawi dan membuat ketakutan banyak orang di alam abadi.


"Aku sudah membantunya selama ratusan juta tahun untuk mengatur alam semesta aurora tanpa dia harus ikut campur, aku selalu bertindak adil dan bijaksana tapi apa yang aku dapatkan, dia hanya enak-enak-kan dan semena-mena menginjakkan harga diri istana surgawi... Pelacur ini jika terus-menerus memerintah alam semesta ini pasti alam ini akan rusak dan hancur..." Yang Wei marah dan berkata seolah-olah dia selalu benar selama ini, perkataannya membuat semua orang yang hadir juga mengutuk Ratu alam semesta dan ingin menghancurkan.


"Kakak, harap tenang. Kita berbicara dengan pikiran damai dan jernih, dengan marah tidak akan menemukan solusi apapun..." kata Yuan Shao sengaja mencoba meredam kemarahan dari Yang Wei, mereka bertiga sudah biasa dalam hal sandiwara, bagi mereka bertiga alam semesta ini ibarat panggung yang menampilkan mereka sebagai orang yang adil dan banyak memberikan ajaran suci yang membuat banyak orang beribadah padanya.


Banyak ajaran-ajaran palsu yang mereka sebarkan, dan ujung-ujungnya setiap ajaran mereka bertiga yang berbeda, membuat banyak kehidupan saling membunuh dan berebut kekuasaan.


"Benar, apa yang dikatakan adik Shao, kita harus berpikir jernih untuk membuat rencana baik bagi alam semesta ini, kita tidak boleh diam berpangku tangan melihat kesombongan Ratu alam semesta aurora yang berakibat kehancuran alam ini, saudaraku." Lu Bai memberikan perkataan yang menenangkan hati dengan suara berwibawa dan penuh kebijaksanaan.


Drama ketiga leluhur suci sudah mereka rencanakan jauh hari dan moment seperti ini yang mereka inginkan, Yang Wei bersifat tegas dan kejam, Yuan Shao bersifat penuh kasih sayang dan Lu Bai memerankan sifat yang bijaksana dan penuh wibawa.


Ketiga orang itu memerankan karakter yang berbeda-beda tetapi saling melengkapi, sudah banyak korban yang mereka perdayai selama ini, termasuk semua orang yang hadir di istana surgawi yang kini semakin memuja mereka bertiga.


"Baik, baik, aku akan mencoba menenangkan pikiran ini. Sekarang apa yang harus kita perbuat untuk melawan kediktatoran Ratu alam semesta, kita tidak bisa melihat dewi-dewi tersiksa oleh kebiadaban wanita itu..." kata Yang Wei yang sudah tenang dan duduk kembali di kursinya.


"Iya, kita harus menyelamatkan banyak kehidupan ini, aku tidak tega melihat banyak orang menjadi mati sia-sia... Saudara Bai, apa rencanamu, kamu selalu dapat diandalkan dalam hal strategi...!!" Yuan Shao berkata penuh kasih dan terlihat diwajahnya dia tidak ingin melihat malapetaka yang akan dialami banyak kehidupan dialam semesta ini.


"Hahaha, kalian berdua selalu saja menyanjungku, tanpa kalian berdua dan kalian yang hadir apapun strategi yang aku rencanakan tidak akan ada hasilnya." jawab Lu Bai dengan ketawa, ketawanya sedikit mencela dirinya sendiri, Lu Bai semakin membuat banyak orang yang hadir menjadi hormat memiliki seorang pemimpin yang bijaksana.


"Pertama, kita harus merekrut sebanyak mungkin orang-orang di berbagai penjuru alam semesta ini, kita akan berjuang bersama-sama, usahakan kita merekrut dari kalangan atas seperti para bangsawan dan juga kalangan kerajaan atau Kekaisaran..."


"Kenapa aku meminta dari kalangan atas saja... Karena kita juga memerlukan sumberdaya yang besar untuk merekrut mereka, walaupun kita kaya bukan berarti kita dengan sembarangan mengeluarkan banyak biaya, dengan bantuan sumberdaya mereka kita akan lebih banyak merekrut talenta-talenta berbakat..."


"Dan kenapa aku hanya merekrut kalangan atas... Karena aku tidak ingin mengorbankan kalangan bawah untuk mati dengan sia-sia saat bertempur dengan wanita itu." strategi pertama dari Lu Bai membuat semua orang takjub dan hanya mengangguk-kan kepala saja.

__ADS_1


"Yang kedua, kerahkan para ilmuwan untuk menciptakan berbagai peralatan perang yang bisa mengimbanginya kekuatan armada angkasa wanita itu, tanpa armada yang bisa melawan armada angkasa wanita itu kita sama saja bunuh diri saat bertempur nanti." Lu Bai sekali lagi membicarakan rencana kedua tanpa harus menunggu komentar orang-orang.


"Hahaha, saudara otakmu memang brilian, rencana ini cukup bagus dan efektif..." Yang Wei ketawa senang setelah mendengarkan rencana Lu Bai yang bisa dimengerti dengan baik.


"Ketiga, kita kirim mata-mata terbaik untuk mengukur kekuatan Ratu alam semesta dibenua dewa, ingat mata-mata itu tidak boleh bertindak berlebihan saat menjalankan tugasnya, hanya mencatat segala kekuatan dan kelemahan militer wanita itu..."


"Tanpa mengetahui kekuatan lawan sama saja kita bertempur dengan mata tertutup..." kata Lu Bai dengan rencana yang penuh kebijaksanaan, mereka membahas rencana hingga itu hingga hari menjelang tengah malam.


"Baiklah, kita mulai rencana ini 5 hari lagi dan selama rencana yang telah kita bahas usahakan jangan terlibat dalam urusan Ratu alam semesta sebelum waktunya, Yu Guan atur semuanya dengan baik dan usahakan pilihan orang-orang yang telah berpengalaman, kita sudahi pertemuan ini, kalian semua boleh kembali." kata Yang Wei menutup pertemuan dan mengijinkan mereka untuk kembali.


"Baik, leluhur suci" Yu Guan segera pergi dan sudah ada banyak pilihan dipikirannya.


Setelah mereka pergi hanya tersisa tiga orang yang tidak lain adalah mantan murid Ratu alam semesta, mereka tersenyum bersama setelah semua orang pergi.


"Kita gunakan mereka umpan meriam, disaat itulah panen kita, setelah pertempuran itu kita bertiga bisa memasuki ranah sang void.


Selanjutnya kita sudah bisa menerobos wilayah black hole dan kita kuasai wilayah wanita itu... Hah aku tidak pernah melihat wajahnya." kata Yang Wei kepada mereka berdua, dia mendesah karena tidak pernah melihat wajah Ratu alam semesta aurora ini.


"Hahaha, kenapa kamu masih berambisi ingin melihat wajahnya, apa masih kurang dengan para perawan yang kamu makan...hahaha." ejek Yuan Shao setelah mendengarkan keluhan Yang Wei.


"Hehehe, sudah, sudah. Tidak perlu memikirkan mantan guru misterius itu. Apa kalian tidak merasakan energi api ganas di alam menengah ?" tanya Lu Bai kepada mereka berdua, berberapa hari yang lalu dia merasakan energi esensi api dibenua peri, tetapi disaat dia melintasi menuju wilayah itu dia tidak menemukan apa-apa, hingga saat ini dia selalu memikirkannya.


"Tidak, aku tidak merasakan energi api yang kamu katakan. Apa yang kamu rasakan itu api surgawi ?" tanya Yang Wei yang ingin mengetahui dengan jelas karena dia tidak merasakan apapun.


"Sama aku juga tidak merasakan apapun, tetapi lebih baik kita jangan terlihat dulu, aku kuatir tangan kanan Ratu alam semesta mengetahui pergerakan kita." kata Yuan Shao kepada mereka berdua, maksud tangan kanan Ratu bukan Excel melainkan Yuke yang pernah menghajar mereka bertiga hingga terluka parah, jika mereka tidak terluka parah sudah dipastikan bisa menerobos ke ranah sang void.


"Pelacur itu, lihat setelah kita menerobos ranah sang void kita akan balas dendam ini." Yang Wei menjadi teringat kejadian itu dan marah juga malu.


"Hahaha, aku kira dia juga terluka parah waktu itu, perkiraanku dia masih belum menerobos sang void." jawab Lu Bai dengan tertawa.


Mereka mengobrol bersama-sama setelah pertemuan itu, dulu ketika masih masa muda mereka pernah bertemu dengan Yuke, mereka bertiga pernah berselisih pukulan dengan Yuke tetapi mereka kalah secara menyedihkan, hanya Lu Bai dan Yuan Shao yang tidak terlalu memikirkan masa itu hanya Yang Wei yang masih menaruh dendam.


Akhirnya mereka bertiga kembali ketempatnya masing-masing dan melanjutkan untuk berkultivasi ditempat tersembunyi yang tidak diketahui oleh siapapun, selama ini Yu Guan hanya menggunakan token komunikasi untuk menghubungi mereka bertiga.


"Hehehe... Rencana murahan..."

__ADS_1


Wuuuuussshh


__ADS_2