
Chapter 123 Melatih keluarga besar.
Kota Xiao adalah salah satu kota terbesar diwilayah timur, dan menjadi basis perekonomian pendukung kekuatan dari Kekaisaran Dongbu.
Hari ini ada kekacauan dirumah makan yang disebabkan oleh kelima wanita muda dari akademi Pill surgawi, saat melihat wajah pria yang sangat tampan dibenua Dewa.
Keributan itu menjadi menular disekitarnya saat orang-orang yang sedang makan penasaran dengan apa yang terjadi di lantai 4.
Pelayan dan pemilik rumah makan menjadi kuwalahan saat berusaha menenangkan kekacauan yang disebabkan oleh pria yang telah menyamar tadi dilantai 4.
Segera Excel ingin melarikan diri setelah meletakkan sejumlah koin emas yang cukup untuk mentraktir semua orang yang sedang makan saat ini.
"Senior, siapa namamu? Jadikan aku kekasihmu"
Gadis cantik itu sudah tidak bisa tenang dihatinya saat mengetahui wajah asli dari pria paruh baya yang kaya raya dan menjadi sangat tampan.
"Adik, kamu harus mengantri, aku kakak seniormu"
"Jika kalian ingin menjadi bagian dari keluargaku, kalian datang saja di pulau tempat kelahirannya Dewa perang, aku ada disana, namaku Excel."
Wuuuuussshh
Kata Excel kepada semua orang dan tiba-tiba menghilang dihadapan mereka berlima dan semua orang yang memenuhi lantai 4.
"Astaga, kemana dia pergi?"
"Tempat kelahiran Dewa Perang, namanya Excel"
Semua orang langsung membeku dan teringat dengan nama dewa perang dan juga tahu tempat kelahirannya diwilayah timur dipulau yang terpencil.
"Aku harus kesana"
"Aku juga"
"Adik, kamu harus mengikutiku, jangan mendahului ku, tahu"
Kelima gadis itu buru-buru pergi dari rumah makan dan ingin menyusul pria tampan itu yang bernama Excel dan semua orang juga mengikutinya.
"Huuff, sungguh merepotkan mereka semua, untung saja aku bisa kabur"
Gumam Excel saat melintasi kekosongan dan ingin pulang dipulau Dewa perang.
Wuuuuussshh
"Eh, pemimpin"
Kapten yang bertugas menjaga pintu gerbang masuk pulau Dewa perang kaget saat pemimpin-nya tiba-tiba muncul dari kekosongan.
"Hehehe, senior. Nanti jika ada banyak orang datang jangan langsung ditindak, tanya dulu keperluan mereka dan jika ingin masuk kota segera suruh mereka mendaftar dan berikan token identitas."
Kata Excel kepada kapten pasukan naga dan memberikan instruksi kepadanya.
"Mengerti, pemimpin"
Wuuuuussshh
Sekali lagi Excel menghilang dan muncul lagi di lapangan luas tempat parkir kapal perang pasukannya.
"Isteriku dan semua Putriku segera kalian datang di pangkalan militer. Paman Hu Bai dan Paman Gaibian segera menemuiku di pangkalan militer"
Mendengar suara ayah dan suaminya segera pasukan Phoniex dan geng Phoniex bergegas menuju arah yang tempat pangkalan militer.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
"Ayah"
"Yayah, apa mau kasih hadiah lagi"
"Suami"
"Paman"
"Pemimpin"
50 ribu pasukan wanita dan 140 gadis cilik yang diikuti oleh anak buahnya yang berjumlah 2.350 anak-anak berkumpul di pangkalan militer, termasuk Paman Hu Bai dan Gaibian.
"Hehehe, aku tidak memberikan hadiah, tapi aku memberikan kabar jika kita akan mengikuti kejuaraan beladiri, Alchemist, Formasi array, beast taming, smelting dan juga kompetisi pasukan Kekaisaran.
Untuk kejuaraan beladiri akan dimulai 6 hari lagi, didalam pertandingan beladiri akan dibagi menjadi 2 kategori murid dan master, untuk pertandingan murid akan dibagi menjadi 2, yaitu pertandingan tunggal dan tim, tiap tim diisi 10 murid.
Setiap tim yang lulus seleksi akan bertarung dengan tim yang lainnya melalui perwakilan dari tim, demikian juga untuk kategori master sama dengan aturan kejuaraan murid.
Setelah itu kejuaraan Alchemist akan dimulai selang 2 harinya, dan disusul kejuaraan yang lainnya setelah kompetisi Alchemist selesai."
Excel memberikan kabar yang membuat semua orang gembira dan penuh antusias ingin segera memulai pertandingan ini.
"Horee... Aku akan hajar mereka dengan kepalan tanganku...hahaha"
"Aku juga akan menghajar mereka yang tidak mau mengalah, oke"
"Suami, terus apa kelanjutannya?"
"Setelah kejuaraan 2 kategori selesai akan dilanjutkan lagi setelah istirahat selama 1 bulan, yaitu kejuaraan antar pasukan Kekaisaran.
Tiap pasukan akan menunjukan kebolehannya dalam bertahan dan menyerang diantara pasukan Kekaisaran.
Kejuaraan antar pasukan Kekaisaran akan dibagi menjadi 6 keahlian,
Tombak.
Memanah.
Pedang.
Berperang diudara.
Berperang didaratan.
Berperang dilautan.
Tiap pasukan minimal berjumlah 10.000 orang dan maksimal 500.000 orang."
Excel melanjutkan penjelasannya kepada pasukan Phoniex, Geng Phoniex, dan kedua pamannya, informasi itu diketahui saat Excel menerima token hijau sebagai identitas pendaftaran kejuaraan dan aturannya.
Semua pasukan Phoniex dan kedua Paman Hu Bai dan Gaibian sangat sangat gembira bisa menunjukan kebolehannya yang sudah dilatih selama ini, kejuaraan seperti ini yang ditunggu-tunggu banyak orang.
Tujuannya diadakan kejuaraan antar pasukan Kekaisaran untuk menunjukkan kekuatan militer setiap Kekaisaran, akademi, Sekte dan keluarga besar dan keluarga kecil.
Didalam aturannya dikatakan setiap pasukan bisa bergabung didalam wilayah yang sama jika jumlah pasukannya masih kurang dari 10 ribu orang sesuai aturan yang sudah disepakati didunia Dewa.
Dengan demikian Excel tidak pusing untuk mengenalkan kekuatan kerajaan kecilnya dibenua Dewa, hal seperti ini akan mempermudah menarik minat target yang dia cari.
"Zhou Mei atur pasukan Phoniex dan juga Geng Phoniex yang bisa memenuhi kualifikasi untuk mengikuti 3 kejuaraan ini, didalam dunia jiwa kalian akan berlatih didalam kapal BESD1.
Demikian juga untuk Paman Hu Bai dan paman Gaibian kalian atur pasukan naga sesuai kualifikasi dari persyaratan 6 keahliannya"
"Baik suami"
"Oke, ayah"
"Baik pemimpin. Tapi bagaimana dengan dengan keamanan kota ini tanpa penjaga disaat kita sedang berlatih?"
"Hehehe, serahkan kepadaku, kalian jangan kuatir..."
"Tapi..."
Sebelum Paman Hu Bai selesai berbicara segera Excel mengeluarkan skill barunya yang belum pernah dia tunjukkan kepada semua orang.
"1000 Clone body soul"
Blus
Blus
Blus
__ADS_1
Tiba-tiba tubuh Excel satu persatu dengan cepat terbagi menjadi seperti dirinya hingga total 1000 Excel didepan semua orang, istri, Putri dan kedua Paman itu melongo dengan tatap melotot saat melihat tubuh Excel menjadi banyak.
"Ayah, kenapa semua orang itu sama?"
"Yayah, yang mana ayah yang asli?"
"Suami, kamu dari mana dapat skill hebat ini?"
"Aku juga mau skill seperti ini bisa menjadi banyak"
"Ya Dewa, semuanya memiliki kekuatan MahaDewa!!"
Semua orang berkomentar dengan takjub melihat skill yang belum pernah mereka lihat dimanapun selama ini, kekuatan, pakaian, wajah dan tubuhnya semuanya sama, seperti melihat cermin.
"Coba kalian serang aku dan temukan diriku yang asli, aku tidak akan menyerang kalian hanya akan bertahan saja"
"Benarkah... Hahaha"
Zhou Mei kegirangan saat ingin menghajar suaminya yang playboy ini.
"Yayah, jangan menangis jika aku pukul, oke... Hehehe"
Jun Yu juga senang bisa melawan ayahnya sendiri, sudah lama dia ingin berlatih dengan ayahnya.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Booommm
Booommm
Dhuuuuum
Dhuuuuum
"Hahaha, ayah kamu akan kalah, tahu"
Booommm
50 ribu lebih orang bertarung di pangkalan militer yang membuat keributan dipulau dewa perang, pangkalan itu sangat kuat landasan kapal perang masih kokoh tanpa ada lubang saat pukulan dan energi besar menghantamnya.
Segera banyak keluarga besar Excel berdatangan dipangkalan militer dan termasuk pasukan naga dan penjaga kota juga ikut melihat bertempur sengit antara 1000 manusia kembar dengan isteri dan Putri-putrinya, juga ada anak-anak kecil yang lain ikut bertarung.
Hu Bai dan Gaibian tidak tinggal diam dan terus melancarkan teknik dan skill yang dipelajari dari pasukan Phoniex, dan juga kitab di perpustakaan didalam dunia jiwa.
Booommm
Dhuuuuum
"Suami, kamu harus mengalah dari anak kecil dan juga wanita..."
"Hahaha... Aku tidak menyerang balik tapi kamu tetap tidak bisa mengalahkan ku"
1000 kembaran Excel mampu berbicara secara berbeda-beda saat menjawab lawannya, dan tiap kembaran tidak ada yang kalah bahkan tergores saja tidak.
"Ayo semua serang aku, jika diantara kembaranku 1 saja yang kalah, aku akan berikan senjata tingkat kuno"
Excel memberikan kejutan dengan hadiah yang sangat istimewa, mereka semua hanya memiliki senjata tingkat legendaris, dan khusus untuk pasukan Phoniex dan Geng Phoniex diberi senjata tingkat surga yang lebih tinggi tingkatannya.
Segera semua orang langsung menyerbu 1000 kembaran pemimpinnya, saat diiming-imingi hadiah istimewa yang sangat menarik.
"Serbu..."
Booommm
Booommm
"Gunakan senjata terbaik kalian"
Excel memberikan perintah kepada semua orang dan lagi-lagi mereka gembira bisa menggunakan senjatanya.
Booommm
Booommm
Zlaaapp
"Aku disini"
"Ayah, kamu curang bisa menghilang"
Wuuuuussshh
Booommm
Zlaap
"Hai, aku diatas... Hahaha"
"Suami... Selalu saja menghilang lagi..."
Booommm
Wuuuuussshh
Dhuuuuum
"Ayo, ini adalah latihan bersama, kalian dalam tim jangan menyerang tunggal..."
"Tim 1 serang dia terlebih dahulu lalu Pasukan naga berikutnya"
Zhou Mei mengatur pasukannya dengan cepat saat suaminya memberikan instruksi kepada semua orang.
"Pasukan pemanah, bersiap"
"Pasukan tombak serang"
Wuuuuussshh
Booommm
Booommm
"Lepaskan anak panah"
Siuuuu
Siuuuu
Zlaaapp
Zlaaapp
"Jangan terlalu terfokus pada 1 target saja, ingat banyak musuh yang licik"
Excel sekali lagi memberikan instruksinya ketika dia menghilang disaat energi dari tombak menyerangnya dan susul anak panah yang menghujaninya.
"Baik suami"
"Buat tim berisi 10 orang untuk melawan 1 tiruan"
Kata Zhou Mei memberikan arahan kepada pasukannya, Jun Mei sebagai putrinya tidak mau kalah dengan ibunya.
"Geng Phoniex buat tim berisi 10 orang, tiap tim melawan 1 ayah palsu"
Segera pasukan Geng Phoniex membentuk tim berisi 10 anak-anak dan bersiap melawan ayah yang palsu.
"Hehehe... Ayo serang aku, lakukan yang terbaik"
"Serang sesuai target tim"
Wuuuuussshh
Booommm
"Geng Phoniex, serbu"
Wuuuuussshh
Booommm
__ADS_1
Latihan gabungan keluarga besar Excel semakin sengit setelah mengatur dan membuat strategi baru, Excel selalu mundur saat serangan dilancarkan silih berganti hingga membuatnya kuwalahan.
"Hahaha... Bagus, bagus. Ubah selalu strategi agar tidak mudah dibaca lawan"
"Baik pemimpin"
Sekali lagi Formasi menyerang berubah walau masih sedikit berantakan, melihatnya Excel mengerutkan keningnya dan berpikir.
"Aku harus memberikan teknik kelompok Formasi penyerang dan bertahan kepada mereka, jika begini terus mereka akan mudah kalah walaupun mereka memiliki basis kultivasi yang tinggi"
Batin Excel saat menemukan ide dipikirannya.
"Berhenti dulu"
Segera semua berhenti dan kembali mendarat di lapangan.
"Kenapa suami?"
"Aku akan memberikan kalian teknik formasi pasukan untuk menyerang dan bertahan, kekuatan kalian sudah mendukung tetapi Formasi kalian masih berantakan, jika melawan musuh yang lebih berpengalaman kalian akan lebih dulu tumbang"
"Yayah, sangat kuat"
"Iya, ayah selalu bisa menangkis tiap serangan kita"
"Ayah curang"
"Hahaha... Bukan ayah curang sayang, tapi kombinasi kalian masih belum terkoordinasi dengan baik. Baiklah kalian semua berkumpul, aku akan transfer semua tekniknya.
Teknik ini aku sebut teknik battle will, tiap komandannya mampu memberikan kekuatan lebih saat menyerang musuhnya dan juga bisa bertahan saat menerima serangan balik lawan.
Walaupun kalian memiliki jumlah sangat sedikit dengan teknik ini kalian setidaknya mampu mengimbangi musuh yang jumlahnya bisa 10 kali lipat."
Setelah semua berkumpul segera Excel membuat formasi Saint, dan disaat cahaya keluar dari kedua tangannya segera menyelimuti semua orang.
"Selesai, kalian pahami dulu informasi teknik battle will"
Semua orang langsung duduk bersila dan mencerna informasi baru yang mereka terima, Excel yang melihatnya segera teralihkan dengan formasi deteksi yang memberikan sinyal jika ada pengunjung yang datang diwilayahnya, dan semua clonenya sudah kembali ke tubuh aslinya.
Wuusssshhh
"Wow, lihat ada pulau yang melayang, apa itu tempat tinggal si Excel"
"Kelihatannya kamu benar, lihat pulau tempat tinggal Dewa Perang sudah tidak ada dibawah pulau itu!!"
"Ayo kita kesana"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Kelima gadis itu segera terbang menuju pulau yang melayang tinggi, mereka berlima semakin bersemangat melihat pujaannya memiliki sesuatu yang tidak ada dibenua Dewa.
Tidak hanya kelima orang itu saja yang datang melainkan banyak orang yang juga menuju pulau melayang yang mengetahui keberadaan Excel di rumah makan.
2 orang pria yang dihajar geng Phoniex juga telah menyebarkan batu giok perekam itu diwilayah Kekaisaran Dongbu dengan cepat, mereka ingin segera membalas dendam terhadap gadis kecil yang mempermalukan mereka berdua.
"Itu sepertinya pintu masuknya, ayo kesana"
Wuuuuussshh
Tap tap tap
Disaat mereka mendarat mereka melihat Formasi pelindung dipulau itu dan melihat ada papan namanya.
"Zhanshen Dao"
"Pulau Dewa perang. Ini pasti tempatnya"
"Permisi"
Setelah kelima orang itu mengetahui jika pulau ini tempat tinggal pria yang bernama Excel, segera memanggil penghuni pulau yang besar itu dan bisa melayang diketinggian 2000 meter.
Wuuuuussshh
"Selamat datang"
"Astaga kaget saya"
Tiba-tiba pria yang mereka cari muncul didepan kelima wanita itu yang mengagetkan mereka, wanita itu yang tadinya gaget langsung diam dan saat melihat wajah tampan yang rupawan.
"Hallo cantik, ada yang bisa saya bantu?"
"Aah, ma-maaf. A-aku..."
Wanita yang memiliki profesi Alchemist tingkat guru tergagap saat bicara.
"Hehehe... Kalian kesini ingin berkunjung atau ingin menjadi bagian dalam keluarga besarku?"
Excel berbicara saat mereka berlima tidak mampu berbicara, hanya terlihat mulut mereka terbuka dan tertutup lagi, seperti ikan kehabisan air.
"A-aku ingin men-menjadi...."
"Keluarga besarku maksudmu?"
"Hmm"
Mereka berlima benar-benar tidak mampu berbicara dengan benar dan diteruskan Excel bicaranya, dan hanya dianggukan kepalanya walau mereka masih mimisan dan tanpa peduli, Excel yang melihatnya ingin ketawa tapi dia menahan diri agar mereka tidak malu.
"Lebih baik kalian melihat dulu keadaan didalam keluargaku, disini aku memiliki 2 token identitas, Pertama token keluarga dan kedua token tamu..."
Kemudian Excel menjelaskan kegunaan 2 token itu kepada mereka berlima dan kepada semua orang yang juga ada dibelakang kelima wanita itu.
"Yayah, apa ada tamu?"
Disaat Excel sedang berbicara gadis berusia 2 tahun tiba-tiba bertanya disaat dia berdiri di dinding pelindung pulau, dan semua orang mengalihkan pandangannya menuju gadis kecil itu.
"Monster..."
Seketika semua orang berbicara secara bersamaan saat melihat basis Kultivasinya pada tingkat Dewa kuning putih yang mengejutkan mereka semua.
Wuuuuussshh
"Hahaha, Putri kecilku apa kamu sudah selesai mempelajari teknik baru yang ayah berikan?"
"Sudah, Yayah. Sangat mudah"
Jun Yu dari atas langsung melompat dan ditangkap ayahnya agar tidak jatuh.
"Suami, biar kami yang menjelaskan kepada mereka semua"
Wei Yu juga datang karena putrinya tiba-tiba mencari ayahnya dan menyusul.
"Baiklah, aku serahkan kepada kalian"
Wuuuuussshh
"Selamat datang, kalian jika ingin memasuki pulau Dewa Perang harus memiliki token dulu. Silakan ambil dan teteskan darah kalian didalam token ini, token ini khusus untuk tamu, jika kalian ingin menjadi keluarga kami, kami akan mengganti token yang khusus untuk keluarga."
Wei Yu memberikan token kepada mereka semua dan menjelaskan semua aturan dan kegunaan token itu yang sama seperti dikota Phoniex.
"Kakak, kami sudah memilih untuk menjadi bagian keluarga"
"Hehehe... Mudah saudari, tapi alangkah baiknya kalian lihat dulu situasi kita..."
Kelima wanita itu sudah tidak sabar ingin menjadi bagian keluarga besar pria tampan itu, tetapi oleh Wei Yu tidak segera menyetujui agar mereka bisa berpikir lagi.
Wuuuuussshh
"Apa kalian sudah memahami teknik Formasi battle will?"
"Sudah pemimpin dan ini teknik yang luar biasa dalam sebuah tim"
"Adik, kamu enak sekali digendong ayah"
"Hehehe, tentu"
"Putriku kamu bergabung dengan mereka dan coba praktekkan teknik baru kalian"
"Hore..."
Segera Excel menurunkan Jun Yu dan sekali lagi Excel akan melatih mereka.
"1000 clone body soul"
__ADS_1