Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 268 Bala Bantuan.


__ADS_3

Chapter 268 Bala Bantuan Tiba.


Setelah mendapatkan ijin dari leluhur manusia kelelawar, Ratu kelelawar, ratu lebah dan ratu semut merah memisahkan diri. Pasukan lebah dan pasukan semut merah bertugas mengalihkan perhatian pasukan surgawi, dan pasukan manusia kelelawar membunuh pasukan surgawi sebanyak mungkin.


"Pasukan semut serang pada titik formasi yang telah dirusak itu." perintah ratu semut merah kepada pasukannya, segera semut merah yang seukuran bayi bergerak lagi dan memasuki lubang yang sebelumnya sudah digali.


Sedangkan ratu lebah melihat formasi yang telah kehilangan energi membuka celah diatas dinding selebar 6 meter.


"Anak-anakku, serang" dengan pikirannya Ratu lebah memerintahkan pasukannya untuk menyerang pada area yang kehilangan dukungan formasi, pasukan lebah mengeluarkan bunyi dengungan dan mulai terbang dengan cepat.


"Sialan, aku belum selesai memperbaiki formasi mereka sudah menyerang lagi." seorang ahli formasi berteriak marah dan jengkel, karena dia dan semua anggota yang masih sibuk memperbaiki formasi, tetapi musuh sudah kembali menyerang.


"Pasukan surgawi, pertahanan posisi untuk melindungi formasi yang sedang diperbaiki." perintah Sun Hongli kepada seluruh pasukan surgawi.


Segera pasukan surgawi bergerak sesuai instruksi Sun Hongli dan para komandan-nya, tidak ketinggalan pasukan malaikat dan armada kapal angkasa juga mulai menghadang pasukan lebah.


Booomm


Ledakan di pagi hari segera terdengar, pertempuran antara pasukan surgawi dan kedua sekutu ratu kelelawar segera meletus, kedua pasukan sekutu ingin segera menghancurkan formasi sesegera mungkin agar lebih leluasa menguasai istana surgawi.


Yu Guan, Sun Hongli dan Zhuting juga ikut membantu melawan, tetapi ketiga murid Excel tidak mengungkapkan basis kultivasi yang sebenarnya, mereka bertiga hanya menggunakan kekuatan setingkat half void level 99.


Booomm


"Kenapa manusia kelelawar dari semalam tidak ada habis-habisnya, padahal kita sudah banyak membunuh mereka?" kata Zhuting kepada pemimpinnya Yu Guan, dia berbicara sambil membunuh pasukan lebah, Zhuting melihat pasukan manusia kelelawar berjajar diudara dan siap menunggu perintah.


Booommm


"Mungkin mereka memiliki inti kehidupan untuk memproduksi banyak pasukan." Yu Guan menggunakan senjata tombak meledakan banyak pasukan lebah sambil menjawab pertanyaan Zhuting.


Formasi yang masih diperbaiki oleh para ahli formasi tidak mampu mempercepat perbaikan-nya, terlihat sedikit demi sedikit formasi itu makin terbuka lebar.


Bang... Bang...


"Kita tidak bisa mempertahankan formasi ini lebih lama lagi, jumlah mereka terlalu banyak, lebih baik kita mundur menuju pertahanan tingkat kedua dan mengatur lagi strategi baru." Lu Bai melihat situasi terkini sangat tidak berpihak kepada mereka, sebab itu dia menyarankan untuk mundur dipertahankan tingkat kedua.


"Seandainya bajingan itu tidak mengawasi kita terus, kita bisa dengan mudah melawan mereka, sayang sekali diantara kita tidak ada yang bisa mengimbangi kekuatannya." jawab Yang Wei dengan marah, diantara mereka berenam Yu Guan yang memiliki kekuatan tertinggi pada tingkat sang void level 18, Sun Hongli pada level 16 dan Zhuting memiliki level 14 tingkat sang void.


Jika mereka berenam bertarung bersama-sama melawan leluhur manusia kelelawar, jelas mereka tetap akan kalah, jarak setiap 1 level seperti jarak antara langit dan tanah, dan itu hasil yang sia-sia.


Pembicaraan ketiga leluhur suci didengar oleh Yu Guan, "Leluhur suci, jika kita mundur sama saja memberikan mereka kesempatan untuk membingungkan konsentrasi kita, lebih baik kita fokuskan melawan mereka dengan sekuat tenaga di sisi utara." kata Yu Guan yang ingin memberikan hasil pemikirannya, ketiga leluhur suci kembali berpikir, apa yang dikatakan Yu Guan ada benarnya.


"Kamu benar, Yu Guan. Sun Hongli, Kerahkan pasukan khusus istana surgawi untuk bergerak." setelah membalas perkataan Yu Guan, Yang Wei segera memerintahkan Sun Hongli untuk memanggil pasukan khususnya.


"Baik, leluhur...!" segera Sun Hongli mengeluarkan batu giok komunikasi, "Jendral Zhou Yun, segera mendukung kita dengan kekuatan penuh."


"Dengan senang hati, pemimpin." Zhou Yun segera membalas saat batu giok komunikasi miliknya mengeluarkan pesan kepada dirinya.


Booom


Gerbang pertahanan tingkat pertama semakin sengit dalam peperangan, Yu Guan, Sun Hongli dan Zhuting juga terus menerus membantai banyak pasukan lebah dan semut merah tanpa henti, sayangnya mereka tidak bisa menggunakan kekuatan mereka yang sebenarnya, karena leluhur manusia kelelawar selalu mengawasi.


"Roar..." dari arah pusat istana surgawi terdengar raungan naga, naga itu memiliki 3 pasang sayap yang mirip sayap kupu-kupu, kepalanya terlihat imut seperti kepala dan tidak seperti kepala naga pada umumnya yang garang.


Naga berkepala kecil itu memiliki mahkota yang berbentuk tanduk, dan warna tubuhnya berwarna biru keunguan, naga itu juga memiliki 4 kaki yang setiap kakinya memiliki cakar yang tajam, ukuran sebesar gajah dan mampu memuat 2 orang.


"Dragon butterfly..." kata ratu lebah saat mengetahui jenis binatang buas apa yang meraung itu.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Boom... Boom


Puluhan ribuan dragon butterfly dengan cepat segera tiba dan langsung melancarkan serangan dari mulutnya, naga butterfly juga mampu mengeluarkan bola api.

__ADS_1


"Pasukan serang." jendral utama, Zhou Yun, segera memerintahkan pasukannya yang berjumlah 20 juta pasukan penunggang dragon butterfly menyerang dari atas, dan juga menyerang lubang dimana semut merah terus merangkak naik.


"Hore...."


"Hidup jendral perang."


Kembali pasukan surgawi bersorak-sorai saat mendapatkan dukungan dari jendral utama istana surgawi, jendral Zhou Yun berdiri diatas dragon butterfly dengan tangan kanannya memegang tombak berwarna keperakan dan mengeluarkan energi kuat, seluruh tubuhnya menggunakan perlengkapan perang dan juga beserta pasukan khusus, setiap dragon butterfly ditunggangi 1 prajurit.


"Pasukan manusia kelelawar, serang para dragon butterfly." segera ratu kelelawar memerintahkan pasukan kelelawar saat mengetahui targetnya telah datang.


"Kamu masih saja tidak jera setelah aku mengalahkan dirimu, wanita tua." kata Zhou Yun yang jijik melihat ratu kelelawar selalu berpenampilan muda, efek awet mudanya karena banyak meminum darah banyak gadis dan menyerap vitalitas hingga mati mengering.


Ratu kelelawar yang diingatkan peristiwa memalukan jutaan tahun lalu menjadi marah dan juga malu, segera ratu kelelawar mengeluarkan senjata saber.


"Huff... Kali ini aku akan membalasnya..." jawab ratu kelelawar yang sudah sangat marah dan menyusul pasukannya yang telah bertarung dengan pasukan dragon butterfly.


"Kita bertarung bersama, aku juga pernah dikejar-kejar dia yang ingin menangkapku waktu itu." ratu lebah juga sangat membenci jendral Zhou Yun karena dirinya pernah dikejar seperti seorang pencuri.


"Hahaha... Ayo, kita hajar bajingan itu, aku juga pernah diburu ibarat penjahat saja." ratu semut merah juga menaruh dendam karena pernah menghancurkan desa asal jendral Zhou Yun dilahirkan, dia diburu hingga bertahun-tahun lamanya.


Formasi api pelindung yang sudah semakin terkikis lebar mempermudah pasukan musuh untuk memasuki kedalam pertahanan pertama.


"Maju kalian bertiga. Kali ini aku akan bunuh kalian, setelah apa yang kalian perbuat selama ini." Zhou Yun tidak takut sama sekali karena dirinya memiliki kekuatan half void level 99.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Keempat orang itu langsung terbang ke tengah-tengah medan pertempuran di dalam pertahanan tingkat pertama istana surgawi, leluhur manusia kelelawar juga bergerak dibelakang para pasukan dengan menyeringai.


Excel dengan santainya hanya melihat pertempuran itu bersama Qiancheng dan Bella di kamarnya, "Haa... Haa... Guru, tidak bisakah kamu lembut sedikit" Qiancheng terengah-engah dihajar oleh tongkat naga sakti gurunya.


"Guru, kenapa tidak membantu mereka, dengan guru ikut campur pasti dengan mudah mengalahkan musuh-musuh itu." dengan memejamkan mata, Bella berbicara kepada Excel yang kini telah menjadi suaminya.


"Sengaja, agar mereka belajar menghargai orang lain agar tidak selalu sombong saat melihat orang yang lemah." jawab Excel dengan membelai rambut kedua wanita itu yang kini telah menjadi pasangan dao.


Kembali, Excel bersama Qiancheng dan Bella melihat pertempuran didalam pertahanan tingkat pertama.


Zhou Yun dikeroyok ketiga ratu dari segala sisi, terlihat Zhou Yun mulai kuwalahan dengan kelincahan ketiga musuhnya, setiap serangannya mampu dihindari.


Gerakan ketiga ratu itu sangat kompak, disaat Zhou Yun menyerang salah satu ratu, kedua ratu yang lainnya segera menyerang bersama dan menggagal-kan serang Zhou Yun.


"Hehehe... Kamu akan kelelahan jika seperti ini terus." ratu semut merah terkikik melihat musuhnya yang kuwalahan melawan mereka bertiga.


Claaanng....


Zhou Yun sekali lagi menangkis serangan yang bertubi-tubi dari ketiga ratu itu, Zhou Yun selalu memutar senjata tombaknya sebagai perlindungan.


Di sini lain pasukan surgawi juga mulai kuwalahan dengan serangan dari tiga kekuatan. Akhirnya, ketiga leluhur suci sudah tidak bisa berdiam diri dan akan bergerak menyerang musuh.


Booomm...


"Lawanmu adalah aku..." leluhur manusia kelelawar melemparkan pukulan kearah depan ketiga leluhur suci yang akan bergerak, ketiga leluhur suci langsung berhenti dan menahan amarahnya, sebelum Yang Wei berbicara...


"Hahaha...."


"Wah... Wah... Sepertinya leluhur kelelawar sudah tidak sabar ingin melahap istana surgawi."


Tiba-tiba, keluar dari kekosongan banyak orang, salah satunya adalah orang tua yang memiliki sayap itu tertawa saat keluar dari kekosongan, dan satu orang yang mengeluarkan aura penindasan berbicara kepada leluhur kelelawar.


Seketika pertempuran berhenti dan semua pasukan saling menjaga jarak yang cukup jauh saat kedatangan banyak orang dari kekosongan.

__ADS_1


"Itu kamu...! Raja suzaku dan Raja ashura." raja leluhur kelelawar kaget dengan munculnya musuh bebuyutan-nya.


"Sekarang lawanmu adalah aku pria menjijik-kan." kata Raja suzaku kepada manusia kelelawar.


"Bagaimana mungkin kekuatanmu bisa meningkat begitu cepat..." setelah raja ashura menantang dirinya, leluhur kelelawar memeriksa basis kultivasi dari raja ashura yang sudah naik 1 level dari level 23 tingkat sang void.


"Hehehe... Ini berkat guru agung, dan guru agung adalah guruku juga." raja ashura terkekeh bangga bisa mengikuti sosok yang melegenda di alam semesta.


"Dia lagi...! Huff...!" leluhur kelelawar menjadi sangat benci ketika mendengar nama guru agung yang telah membunuh raja kelelawar dan juga telah menganggu rencananya, dia mendengus kesal.


Di belakang raja suzaku dan raja ashura, ada tiga wanita muda sedang mencari keberadaan orang yang mereka cintai, tetapi setelah memeriksa sekitarnya, mereka bertiga menjadi kecewa.


"Jika kamu mau berpihak kepadaku, aku akan memberikan kalian separoh wilayahku dan juga benih api surgawi jenis red Lotus flame, bagaimana?" leluhur kelelawar mencoba bernegosiasi dengan raja ashura, tawarannya sangat mengiurkan, api surgawi tingkat 8 juga sangat membantu meningkatkan kekuatan atribut api ashura.


"Tidak tertarik, jika kamu tidak pergi dari sini maka aku akan memusnahkan para kelelawar ini." jawab raja ashura yang tidak tergiur oleh tawaran leluhur kelelawar, mungkin bagi pihak lain tawaran itu sangat besar dan bermanfaat bagi profesinya sebagai alchemist.


"Hahaha..." leluhur kelelawar tertawa terbahak-bahak saat tawaran ditolak tanpa pikir panjang, lalu dia mengeluarkan bila kristal.


"Raja suzaku jika kamu ingin leluhurmu selamat maka jadilah sekutuku dan kita lawan raja ashura bersama-sama...! Jika tidak, maka kamu tahu nasib leluhurmu ini...!" saat berbicara, leluhur kelelawar memainkan bola kristal ditangan kanannya, raja suzaku, Jing Qiao dan semua ras suzaku menjadi marah dan juga kuatir akan keselamatan dari leluhur mereka yang berada ditangan leluhur kelelawar.


Raja suzaku kebingungan dan mulai panik, dia sedang menunggu janji guru agung yang katanya akan membantunya menyelamatkan Leluhur ras suzaku.


Zlaaapp


"Plak..."


Tiba-tiba muncul, sosok pria muda yang sangat tampan disebelah leluhur kelelawar dengan menepuk bahunya, seketika semua orang kaget dengan kemunculannya, apalagi leluhur kelelawar tidak mampu bereaksi cepat.


Tubuhnya kaku dan tidak mampu digerakkan saat bahunya dipegang oleh pria muda yang sangat tampan itu, leluhur kelelawar baru kali ini merasakan ancaman kematian yang mengerikan.


"Kamu lemah tapi ingin menguasai istana surgawi. Bodoh atau bagaimana kamu ini...!" kata pria muda yang sangat tampan itu kepada leluhur kelelawar.


"Guru agung..."


"Hore..."


Seluruh pasukan surgawi langsung bersorak-sorai saat kehadiran Excel yang akhirnya turun tangan, kehadiran guru agung sudah ditunggu-tunggu sejak lama oleh banyak orang.


Jing Qiao, Jasmine dan Lavender langsung wajahnya menjadi ceria saat melihat wajah tampan orang yang mereka cintai.


Ketiga ratu itu juga seketika terpesona, dan segera mengeluarkan darah dari hidungnya, ketiga ratu itu tidak menyangkah jika orang yang diberi gelar sebutan guru agung masih muda dan sangat tampan.


"Di-dia sangat tampan..." gumam ratu semut merah yang langsung jatuh hati melihat ketampanan Excel.


"Benar, dia benar-benar tampan... Dia harus menjadi milikku..." ratu lebah sudah menyatakan ingin memiliki sosok guru agung hanya untuk menjadi miliknya sendiri.


"Kenapa kamu diam saja...! Tidak seperti sesaat yang lalu sebelum aku datang..." sekali lagi Excel berkata dengan leluhur kelelawar yang masih diam mematung, ketiga ratu itu kembali tersadar setelah terpesona, dan mereka merasakan keanehan yang dialami leluhur kelelawar yang hanya dipegang bahunya oleh guru agung dan tidak mampu menjawabnya.


Booommm


Guru agung melambaikan tangannya, dan seketika memusnahkan manusia kelelawar hingga menjadi hujan darah, ketiga ratu itu langsung shock menyaksikan sendiri kekuatan guru agung yang mereka pikir masih setingkat dengan leluhur kelelawar.


"Kamu bertiga, berlutut."


"Aaahh.... Bang... Bang... Bang..."


Ketiga ratu itu berteriak dan langsung terjatuh ketanah saat Excel memberikan perintah kepada mereka bertiga untuk berlutut, mereka bertiga merasakan jika tubuhnya tiba-tiba mendapatkan tekanan yang sangat berat.


lalu Excel melihat pasukan semut merah yang berada ditanah....


Booomm


Segera banyak pasukan semut merah langsung meledak menjadi berkeping-keping, ketiga ratu dan semua orang terkejut dan gemetaran saat melihat guru agung yang mengerikan.


"Hah..." keenam orang itu dan juga kedua raja menghela nafas lega saat guru agung bergerak, pasti semua akan mudah diatasi.

__ADS_1


(Author : Terima kasih untuk para sobat reader yang masih setia membaca novel saya, untuk tgl 10 dan seterusnya, saya akan berusaha update 3 bab setiap harinya, jika sibuk mungkin saya hanya bisa update seperti biasanya. Salam)


__ADS_2