
Chapter 166 Memulihkan Alam semesta aurora.
Selama tinggal didunia jiwa, keempat orang itu rajin berkultivas ganda secara intens tanpa kenal lelah, disaat lelah mereka akan beristirahat sejenak dan mengulangi lagi dengan hal sama.
Bulan madu ditempat ini membuat ketiga wanita itu sangat bahagia dan tidak mau menjauh dari suaminya, setiap saat ******* dan erangan didalam kamar akan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan selamanya.
"Isteriku, apa kamu sudah siap" kata Excel kepada Yuna disaat mereka berempat sedang berendam didalam kolam stalaknit, kolam yang mampu meremajakan kulit dan juga memperkuat tulang dan daging, dengan Yuna duduk dipangkuan Excel yang tenyata goanya tertanam tongkat naga, "aaah...suami a-aku selalu siap kapan saja" kata Yuna yang terengah-engah disaat menjawab.
Maksud Excel adalah siap untuk membuka segel ingatan semua mahkluk hidup dan mengembalikan keadaan asal dimana Excel masih berkumpul dengan keluarga besarnya didalam jiwa.
"Baguslah, kalau begitu..." kata Excel yang senang bisa bertemu lagi dengan putri-putrinya yang lucu dan juga isterinya yang lain.
"Ooohh" erangan ******* disaat Excel yang bahagia menghajar lembah tempat bibit-bibit hebat terlahir membuat Yuna tidak bisa menahan erangan yang membuat pria bernafsu, setelah Yuna lemas Excel menggeser tubuhnya dengan lembut dan menempatkan didasar lantai yang telah disiapkan karpet merah, setelah itu Excel menarik Li Ling yang sedari tadi diam dengan memeluk lengan suaminya.
"Aaahh" Li Ling kaget dengan tindakan suaminya yang memangkunya dengan tiba-tiba, dan tongkatnya yang masih berdiri gagah langsung menerobos goanya tanpa ampun.
Setelah ketiga wanita itu terbaring lelah dan lemas, Excel bangkit dan berdiri lalu memulihkan kondisi stamina Li Ling karena memiliki fisik paling lemah diantara kedua wanita itu.
"Suami, sebelum aku memulihkan kondisi awal aku harus menghapus memori mereka yang tidak perlu diingat, agar tidak membuat kekacauan didalam hidupnya." kata Yuna dengan memakai pakaiannya yang dibantu Yuke.
"Tidak masalah, asal keadaan kembali dimana kita beristirahat didunia jiwa dan melanjutkan rencana kita, aku ingin pasukan wanita dikenal banyak orang disemua alam semesta, dan titik awalnya saat mereka mengikuti turnament beladiri."
"Tidak masalah, itu terlalu mudah, suami" jawab Yuna yang tampak tidak akan kesulitan merubah waktu dan juga menghilangkan ingatan mahkluk hidup penghuni alam semesta aurora.
"Apa kamu perlu bantuanku, sayang"
"Tidak perlu, kamu sendiri sebenarnya juga mampu, tetapi kamu pasti tidak ingin ikut campur karena kamu beranggapan jika alam ini ciptaanku, kamu adalah suamiku dan juga pemilik alam semesta ini jadi lakukan apapun yang membuat kamu puas, asal tidak mempengaruhi keseimbangan alam ini."
"Hehehe... Memang aku bisa, tetapi aku hanya akan menuruti kemauanmu saja, isteriku. Ayo kita kembali kedunia luar..."
Bhuuuzzzhh
4 orang muncul tiba-tiba didalam istana aurora yang masih sepi, biarpun tidak ada orang berada didalamnya istana itu selalu aman dengan peralatan modern sebagai pelindung.
"Baiklah, aku akan memulainya sekarang" kata Yuna setelah berada didalam istana, kemudian Yuna menutup kedua matanya dan secara berlahan dia melayang diudara, lalu kedua tangan Yuna ditekuk didepan dadanya dan membuat gerakan yang aneh dan cepat.
Setelah membuat gerakan aneh yang dilihat oleh 3 orang, tubuh Yuna bersinar terang yang bisa menyilaukan mata, cahaya itu sedikit demi sedikit membesar.
"Bhuuuzzzhh" cahaya itu dengan cepat menyebar keseluruhan alam semesta aurora dan menyelimutinya, kemudian Yuna Ratu alam semesta membuat gerakan aneh lagi setelah cahayanya menutupi alam semesta, suara gemuruh diseluruh penjuru alam semesta aurora sangat jelas terdengar, bahkan istana surgawi yang mengaku sebagai penguasa alam semesta dibuat kaget karena mereka juga diselimuti cahaya dan juga mendengarkan suara gemuruh.
"Ada apa ini...apa yang terjadi"
"Cahaya ini... Jangan-jangan pencipta alam semesta ini sedang mengamuk"
Tidak hanya penghuni istana surgawi yang terkejut dan waspada dengan perubahan yang terjadi dialam semesta aurora, disetiap benua dimana ada mahkluk hidup berada semuanya kaget dan ketakutan.
Dunia bawah dimana bumi berada juga ikut merasakan perubahan alam semesta ini, segera banyak para alih dan ilmuwan juga kebingungan, segala macam peralatan canggih tiba-tiba lock down, tidak hanya dunia bawah, alam bawah, alam menengah, alam atas, alam puncak, alam Abadi dan alam kekosongan semua gemetaran ketakutan melihat dan merasakan perubahan ini.
Dhuuuuum
Dhuuuuum
Dhuuuuum
__ADS_1
Suara dentuman sebanyak 3 kali bisa didengar diseluruh mahkluk hidup dialam semesta aurora, titik pusat suara dentuman itu berada ditengah-tengah bimasakti yaitu black hole yang mengeluarkan cahaya, energi cahaya itu dengan cepat menyebar, entah berapa besar kecepatan cahaya bergerak, bahkan hitungan digit berpangkat tidak mampu menghitungnya, kecepatan cahaya yang bergerak itu diluar pengetahuan setiap mahkluk hidup.
Setelah cahaya itu mengenai seluruh kehidupan di alam semesta secara berlahan semua elemen melambat dengan kecepatan yang mencengangkan.
Dhuuuuuuumm
Sekali lagi suara dentuman terdengar lagi dan kali ini lebih keras dan cahaya lagi-lagi keluar dari dalam lubang hitam, kecepatan juga semakin cepat lagi dari sebelumnya.
Melihat wajah pucat Yuna segera Excel ikut campur dan melayang mendekati Yuna, disaat dibelakangnya kedua tangan Excel menyentuh kedua bahu Yuna, lalu Excel memberikan energi yang lebih besar lagi kedalam tubuh isterinya.
Excel juga menutup matanya dan melihat seluruh alam semesta aurora, sekali lagi Excel memberikan energi kepada Yuna karena energi Yuna dengan cepat mulai kehabisan.
"Aku adalah awal dan yang akhir, waktu adalah milikku, segala makhluk hidup akan tunduk kepadaku. Akulah pemilik alam jagat raya ini, dengan kata-kataku...
"Break"
Dhuuuuuuumm
Ledakan mahadahsyat mengetarkan segala penjuru alam semesta, tidak hanya alam semesta aurora yang merasakan perubahan yang terjadi, tetapi antar semesta yang lain juga merasakannya, setelah Excel berkata 'berhenti' dalam sekejap semua juga berhenti, tidak perduli dimanapun adanya kehidupan berada akan berhenti, waktu berhenti, nafas berhenti semuanya berhenti.
"Lakukan"
Kembali suara Excel terdengar dibenak Yuna, dan hanya dianggukan kepalanya saja, lalu Yuna membuat gerakan aneh didepan dadanya.
"Aku adalah ratu alam semesta aurora, dengan kata-kataku, kembali"
"Aku adalah Sang pencipta alam jagat raya, dengarkan perintahku dengan kata-kataku, semua kembali"
Dua ucapan saling bergantian, Yuna sebagai ratu alam semesta aurora memberikan perintah kepada alam semesta miliknya, dan disusul Excel juga memberikan perintahnya diseluruh alam jagat raya dan juga memerintahkan semuanya untuk kembali.
Dhuuuuum
Dhuuuuuuum
Kemudian disusul suara dentuman yang lebih hebat dari sebelumnya dan menyelimuti seluruh alam jagat raya yang luasnya tidak bisa diukur.
Li Ling dan Yuke yang melihat dua sosok yang begitu agung sudah pingsan sedari tadi, tidak hanya Yuke dan Li Ling tetapi seluruh mahkluk hidup yang mampu bergerak maupun bernafas semua pingsan setelah kata-kata 'break' terlontar dari mulut Yuna dan Excel.
Setelah Excel dan Yuna membuat segel secara keseluruhan dia berkata, "Aku akan memulihkan alam semestamu dari segala kerusakan, dan juga menarik kembali seluruh clonemu itu, tetapi aku tidak akan memulihkan energi primordial karena alam semestamu masih belum mampu melindungi dirinya sendiri."
"Terima kasih, suamiku. Aku serahkan apa yang baik bagi kehidupan dialam semesta aurora ini" jawab Yuna yang sangat bahagia melihat suaminya akhirnya ikut campur dalam menangani kekacauan dialam semestanya, jika dia sendiri akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan juga akan banyak menghabiskan banyak energi.
"Baik"
Setelah membalas jawaban isterinya, Excel menutup mata dan kembali melihat alam semesta aurora yang masih hening setelah memutar waktu, dimana waktu itu semua keluarganya berada didunia jiwanya dan peserta turnamen antar master sedang beristirahat dimalam harinya.
Kemudian Excel membentuk segel yang juga sangat aneh, berawal pelan setelah itu semakin cepat dan cepat lagi, kedua tangannya yang berada didepan perutnya tepatnya didepan dantiannya yang merupakan sumber kehidupan dan kekuatan berada.
Riak-riak energi dari kecil keluar dari tubuh Excel, setelah energi kecil keluar, riak-riak energi yang semakin besar juga keluar dari tubuh Excel, riak-riak energi itu seperti gelombang air yang menyebar diseluruh penjuru alam semesta aurora dengan kecepatan yang mencengangkan akal pikiran manusia.
"Dengan ini aku nyatakan, pulih dan bangun. Hiduplah dalam keharmonisan dialam semesta ini, biarkan hukum alam jagat raya yang bergerak, tidak ada yang kecil tidak ada yang besar, Yin dan Yang menyatu menjadi murni."
Dhuuuuuuumm
__ADS_1
Kembali Excel mengucapkan mandatnya bagi seluruh alam semesta aurora, dan seketika memulihkan keadaannya yang telah rusak, suara dentuman lembut dirasakan seluruh mahkluk hidup dialam semesta aurora ini.
Dibumi dimana tempat Excel dulu berada kini keadaannya semakin baik, dulu pelindung array yang disebut atmosfer banyak memiliki lubang dan secara berlahan lubang-lubang menutup rapat, gas angkasanya yang merembes memasuki dibumi akhirnya berhenti, gas angkasa ini membuat bumi mengalami pemanasan dan terjadinya global warning. Setelah Excel memulihkan kondisi bumi, bumi sekarang menjadi hangat dan tidak merasakan panasnya gas angkasa lagi, secara berlahan tumbuhan semakin hijau dan gas oksigen meresap disetiap pori-pori dan memulihkan vitalitas yang lemah.
Dibenua venus juga mengalami perubahan yang signifikan, tidak berbeda dengan bumi, energi Qi nya sangat padat, perubahan dratis juga dialami benua Peri yang hampir punah secara berlahan kembali seperti awal sebelum benua peri diekstrak oleh dewa surya, energi Qi dewa secara berlahan mulai pulih, tanah tandus mulai tumbuh kehidupan, tanah yang kering menjadi basah.
Dibenua dewa, alam puncak dan semua galaksi juga mengalami hal yang sama, secara perlahan mulai pulih.
"Mulai saat ini Aku Sang Pencipta dan juga Ratu alam semesta aurora tidak lagi ikut campur dengan kehidupan segala makhluk hidup dialam semesta ini, kami berdua hanya akan menjadi pengawas kalian dan selalu menjaga keseimbangan ini. Dengan ini bangun dan bergeraklah dalam keharmonisan Yin dan Yang menjadi murni"
Bhuuuzzzhh
Setelah Excel mengucapkan kata-kata seperti sebuah mandat yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun, dia membuka matanya, kedua bola matanya seperti memiliki kehidupan sendiri jika dilihat secara seksama akan terlihat banyak sekali alam semesta berada didalamnya.
"Ayo kembali, sudah saatnya kita menikmati kehidupan ini dan mengawasi anak-anak kita tumbuh besar" kata Excel yang sudah turun dan berjajar dengan Yuna, Yuna langsung memeluk erat suaminya dengan meneteskan air matanya. Apa yang dimaksud anak-anak adalah semua alam semesta dialam jagat raya ini, dan sebagai orang tua hanya akan mengawasi mereka untuk tumbuh kembang dengan baik.
"Kini kemanapun kamu pergi aku akan selalu di sisimu, suamiku. Aku sangat mengasihimu"
"Aku juga sangat mengasihimu, sayang."
Bhuuuzzzhh
Segera Excel menghilang dengan membawa Yuna, Yuke dan Li Ling bersamanya.
Semua orang kembali siuman setelah pingsan entah berapa lama, semua mahkluk hidup terbangun di pagi hari, padahal sebelum mereka pingsan mereka masih beraktivitas, dan setelah siuman semua mahkluk hidup berada ditempat tidurnya masing-masing.
Keluarga besar Excel juga telah kembali didunia jiwanya dan juga sedang tertidur, mereka ditanamkan ingatan jika Yuna, Yuke dan Li Ling bagian keluarga yang sudah bersama-sama dengan mereka sejak lama, Seng Qiao, Seng Huaran dan Shuwan juga berada didunia jiwanya.
Kini keadaan kembali normal seperti sediakala, semuanya seperti tidak pernah terjadi apapun, Excel, Yuna, Yuke dan Li Ling juga berada di satu kamar dan berbaring diranjang besar.
"Sungguh hari yang penuh dengan warna, aku ingin tahu apa yang akan dilakukan anak-anak kita dialam semesta ini...hehehe" kata Excel yang menantikan kisah-kisah yang akan membuat warna dikehidupan ini.
"Aku juga menantikannya sayang, sudah lama aku tidak sebebas ini setelah miliar tahun, semoga kali ini penuh kejutan, apa mereka ingin menjadi baik atau tidak itu tergantung mereka, yang terpenting bagi kita, kita sudah melakukan apa yang harus dilakukan" balas Yuna dengan terbaring didada suaminya, sebelah kanan ada Yuke dan kiri ada Li Ling yang masih tertidur nyenyak.
"Aku sudah tidak sabar bagaiman istana surgawi menangani invansi alam lain" Excel tersenyum dan membayangkan apa yang terjadi dengan istana surgawi dan tindakan apa yang akan dilakukan mereka untuk melawan invasi itu.
"Kamu nakal, ingin membuat mereka putus asa...hehehe" Yuna juga ketawa kecil mengetahui rencana suaminya mendidik anak-anaknya ini.
"Mereka tidak akan belajar dari rasa putus asa, dengan berkerjasama mereka akan memahami jika hidup itu saling terikat, jangan merasa sudah hebat mereka bertindak semena-mena."
"Benar, suami. Ayo kita lihat anak-anak kita" segera Yuna bangun dan berpakaian, Excel juga bangun dengan menggeser tubuhnya agar tidak membangunkan Yuke dan Li Ling.
Setelah mereka keluar dari kamar matahari mulai terlihat ekornya, energi Qi primordial begitu sangat padat, mereka berdua berjalan dengan bergandengan tangan.
"Sayang, aku membuat sistem khusus untuk putri-putri kita dan juga saudari-saudarimu, bagiamana menurutmu?" kata Excel kepada Yuna sambil berjalan di taman bunga yang indah.
"Apa tidak kuatir cacat lagi seperti milikku dulu, suami"
"Tentu tidak, sistem yang aku buat adalah sistem Pencipta, sistem ini tidak memiliki emosi ini akan membimbing mereka untuk lebih giat bekerja keras dengan hadiah sebagai pemicu semangat.
Jika ada orang yang ingin memanipulasi, maka sistem Pencipta secara otomatis akan menghilang dan sebelum menghilang sistem ini akan melahap orang tersebut yang ingin memanipulasi sistem, dan untuk inangnya dia akan tetap aman tetapi dia tidak akan memiliki sistem lagi, dia juga tidak kehilangan apapun dari hasil kerja kerasnya.
Tetapi sebelum aku menanam kedalam jiwa aku akan sedikit menambah berbagai fitur yang sederhana dan juga lengkap, anggap saja ini seperti asistenku veno."
__ADS_1
"Apapun yang baik bagi isteri dan putri-putrimu aku selalu mendukung, suami" jawab Yuna dengan lembut, mereka berdua seperti pasangan yang baru menikah dan Yuna benar-benar bahagia.