Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 199 Melawan Iblis lagi (2).


__ADS_3

Chapter 199 Melawan Iblis lagi. (2), kekuatan sebenarnya Jun Mei.


"Bang... Bang... Bang" pasukan iblis yang lolos dari serangan anak panah, segera mendekati barisan pertama pasukan wanita, dan suara benturan tubuh dan perisai segera terdengar.


"Jleeebb... Jleeebb"


"Aakkhhh..."


Suara tombak langsung mengenai tubuh pasukan iblis yang gagal menerobos perisai pasukan wanita, mata tombak tanpa ragu menusuk perut dan dada pasukan iblis, suara teriakan mengema di didepan gerbang A pertahanan tingkat 4.


"Bodoh, pakai senjatamu bukan tanganmu..." teriakan marah pemimpin iblis kepada pasukannya, segera pasukan iblis menggunakan senjata untuk menerobos barisan pertama pertahanan pasukan wanita.


"Traangg... Claaanng" suara senjata saling beradu dimana pasukan iblis mencoba merusak perisai pasukan wanita, tetapi barisan kedua selalu menyerang pasukan iblis dengan cepat dan tepat.


"Buat perisai tanah untuk memperkuat perisainya." perintah Jun Mei kepada pasukannya yang memiliki kelas sebagai penyihir, "bhuuzh" dengan energi Mana para pasukan wanita yang memiliki kelas penyihir melapisi perisai dengan elemen tanah dan kini pertahanan pasukan wanita semakin solid.


Jun Mei dan adik-adiknya yang berada ditengah dengan para penyihir memperhatikan pasukan iblis yang terus menerus berusaha menghancurkan barisan pertama pasukannya.


Dengan kedua tangannya dibelakang panggung Jun Mei seperti layaknya seorang pengatur strategi handal yang diikuti adik-adiknya.


Aksi mereka yang selalu ditampilkan dibatu prasasti membuat kagum banyak orang, Excel, Yuna dan Yuke juga selalu melihat penampilan semua anak-anaknya yang sedang berlatih dengan tersenyum.


"Gabungan kekuatan antara dunia sihir dan dunia kultivator sangat luar biasa." kata Yuna kepada suaminya dan ratu kedua, yaitu Yuke.


Didunia sihir dibagi menjadi beberapa tingkat atau level dari yang terendah hingga tertinggi,



Disciple (level 1>100) E


Practitioner (level 100>500) D


Master (level 500>1.000) C


Grandmaster (level 1.000>2.500) B-


Spirit (level 2.500>5.000) B


King (level 5.000>10.000) A-


Kaisar (level 10.000>25.000) A


Ancestor (level 25.000>50.000) S-


Penguasa (level 50.000>100.000) S


Half (level 100.000>250.000) SS-


Saint (level 250.000>500.000) SS


God (level 500.000>....) SSS



"Suami, darimana kamu memiliki ide seperti ini ?" tanya Yuke yang ingin tahu dari mana ide suaminya dapatkan.


"Hehehe, di alam semesta lain hal seperti ini sudah umum, bahkan dialam lain 1 orang mampu menggabungkan 3 sumber kekuatan, tetapi itu langka." jawab Excel yang sedikit terkekeh mendengarkan pertanyaan isterinya.


"Suami, apa kamu juga yang membuka portal dimensi di alam keabadian itu...?" tanya Yuna yang awalnya kaget karena munculnya musuh yang pernah diusir sewaktu Excel melintasi kekosongan dari alam menengah menuju alam atas.


"Oh itu, itu juga bagian dari pelatihan untuk mereka... Hehehe" Excel terkekeh disaat menjawab pertanyaan Yuna, sengaja dia tidak ingin memberitahukan segala rencananya, karena ingin memberikan kejutan bagi seluruh kehidupan dialam semesta aurora ini.


Mereka bertiga terus mengobrol dengan terus melihat aksi anak-anaknya didalam portal dimensi.


"Kak, kapan kita menyerang, aku bosan menunggu terus" kata Jun Shilin yang ingin segera bertarung.


"Setelah mereka kelelahan kita akan menyerang balik dengan cepat. Bersiap." jawab Jun Mei kepada adiknya dan memberikan perintah untuk serangan balik, Jun Mei melihat pasukan iblis yang kini jumlahnya berkurang dari 20 ribu prajurit iblis menjadi 12 ribuan prajurit iblis.


"Gunakan bola api untuk membakar mereka secara bersamaan, lalu baris pertama dan kedua segera menyerbu kedepan." Jun Mei memberikan urutan serangan balik kepada seluruh pasukannya, adik-adiknya langsung tersenyum dan bersiap mengumpulkan api telapak tangannya.


"Serang"

__ADS_1


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


"Booommm... Booommm"


Aakkkhh


Segera pasukan barisan tengah melemparkan bola api dan mengenai pasukan iblis yang terlihat kelelahan, disaat mereka sibuk untuk memadamkan api, "Serbuuuu" pasukan wanita barisan pertama langsung menyerang diikuti barisan kedua.


Serangan mereka sangat brutal, pedang menebas iblis hingga terbelah dan tombak menusuk leher dan perut dengan ganas, cepat dan tepat.


Teriakan kesakitan pasukan iblis membuat pemimpin iblis semakin muram dan marah, "40 ribu prajurit serang" tidak ingin menerima kekalahan diawal, pemimpin iblis tingkat dewa giok segera memerintahkan pasukannya untuk menyerang. Kini sisa pasukan iblis didalam gerbang A hanya tinggal 40 ribu pasukan yang bersiap untuk menjaga benteng pertahanan tingkat 4.


"Waktunya bergerak, serang" dari sisi kanan ternyata Jun Peijing sudah menunggu dari tadi, mengetahui kesempatan yang ditunggu-tunggu datang, dia bersama 10 ribu pasukannya langsung menyerbu disisi kanan dari pertempuran Jun Mei dan pasukan iblis.


"Hahaha, waktunya pembantaian." Jun Yu tidak tinggal diam, disisi kiri dia bergerak dengan 10 ribu pasukan yang selama ini telah bersembunyi didalam formasi penghalang yang tidak mampu dilihat pasukan iblis.


"Sialan, kita dijebak, kalian semua manusia licik... Bagi 2 kelompok" pemimpin iblis bertambah marah karena merasa dia telah ditipu, dia segera memerintahkan pasukan yang baru dikirim menjadi 2 pasukan.


Booommm


"Bumi melahap surga" teriakan Jun Yu mengeluarkan teknik elemen tanahnya, dan segera tanah terbelah dan melahap banyak pasukan iblis yang telah dibagi menjadi dua.


Booommm


Pertempuran sengit selalu dipantau pasukan wanita yang dipimpin Qin Yang diatas kapal angkasa bersama isteri-isteri Excel dan pasukan wanita, kapal angkasa itu juga dilindungi formasi penghalang sehingga pemimpin iblis benteng pertahanan keempat tidak melihatnya, jika mereka tahu sudah pasti akan mundur menuju benteng pertahanan kelima.


Merasa pasukan kedua yang kirim banyak yang tewas, pemimpin iblis segera bergerak maju dengan pasukan yang tersisa berjumlah 40 ribu pasukan.


"Kalian semua akan mati"


Wuuuuussshh


"Lawanmu adalah aku, iblis jelek" teriak Jun Mei yang langsung terbang menghadapi pemimpin iblis, Jun Mei tidak takut walau pemimpin iblis memiliki basis kultivasi lebih tinggi 1 tingkat, yaitu tingkat dewa giok tahap 7 dan Jun Mei tingkat dewa kristal tahap 8.


Wuuuuussshh


"Booommm" melesat kedepan dengan beradu kepalan tangan mereka berdua saling menguji kekuatan fisik.


"Bang..." fisik mereka berdua saling beradu dari kepalan tangan dan kaki, Jun Mei terlihat unggul selain di fisiknya dia juga dilindungi perlengkapan perang yang menutupi badannya hingga terlihat seperti robot, perlengkapan perangnya sangat lentur dan bisa mengikuti gerakan cepat Jun Mei walau perlengkapan perang itu terbuat dari logam.


"Bang"


Zlaaapp


"Bang..." ledakan demi ledakan benturan fisik mereka berdua semakin membuat pertempuran semakin seru dan mendebarkan, walaupun pemimpin iblis memilik 8 lengan tidak membuat Jun Mei kuwalahan karena gerakannya yang lincah dan gesit.


"Terima ini, pukulan naga hitam..." teriakan Jun Mei yang mengerahkan teknik pukulan naga, dengan segera pemimpin iblis membuat perisai dengan 8 lengannya dimana telapak tangannya yang saling tumpang tindih.


"Booommm..." ledakan hebat saat teknik pukulan Naga Hitam mengenai telapak tangan pemimpin iblis, pemimpin iblis mundur beberapa lusin langkah dan terhuyung-huyung.


"Sialan, kamu benar-benar bocah cilik yang menjengkelkan."


"Hahaha... Kenapa? Sakit ya, iblis" Jun Mei ketawa melihat pemimpin iblis yang hampir jatuh dan mengutuk dia.


"Huuf, kepalan iblis penghancur..." setelah mendengarkan ejekan gadis cilik itu pemimpin iblis segera menyerang lagi dengan mengeluarkan jurus andalannya, 8 pasang lengannya mengepal dan memukul udara mengarah menuju musuhnya, kepalan energi Qi iblis membentuk tengkorak menjadi satu.


"Huuff, pukulan Naga pembelah ombak." Jun Mei tidak ragu lagi mengerahkan skill keduanya dan melesat kedepan dengan kepalan tangannya.


Wuuuuussshh


"Booommm" sekali lagi ledakan hebat saat dua pukulan berenergi saling beradu, "pukulan kedua...pukulan ketiga..." Jun Mei terus mengerahkan pukulan dengan energi Qi yang berubah menjadi naga api, dengan kedua tangan yang terkepal Jun Mei terus-menerus menyerang pemimpin iblis tanpa henti.


Booommm


Booommm


Booommm


"Sial... Sial... Aakkkhh" pemimpin iblis berteriak kesakitan manakala dua lengannya hancur menjadi daging cincang akibat pukulan Naga pembelah ombak milik Jun Mei, pemimpin iblis kuwalahan menerima serangan yang bertubi-tubi hingga dia harus mengorbankan kedua lengannya, jika tidak kepalanya akan terkena serangan dari Jun Mei.

__ADS_1


"Ha ha" Jun Mei terengah-engah setelah mengeluarkan banyak energi Qi tanpa henti, dan mengusap keringat diwajah dengan menatap pemimpin iblis yang telah terluka.


"Bajingan aku akan membunuhmu dan mencabik-cabik tubuhmu." pemimpin iblis semakin marah, tiba-tiba lengannya yang hancur mulai meregenerasi lagi dengan kecepatan yang bisa dilihat dengan mata telanjang, dalam sekejap dua lengannya yang hancur kini telah pulih dan utuh seperti semula.


"Hahaha..." pemimpin iblis tertawa bahagia setelah kedua lengannya telah pulih, "sriiinngg" 8 pasang lengannya mengeluarkan senjata palu yang berwarna hitam dan tampak ganas setiap ayunan palu itu.


"Kakak Mei, kakak Qiao... Saatnya kita bertempur bersama..." kata Jun Mei dengan suara hatinya memanggil roh beladiri-nya, yaitu roh Ashura bernama Mei dan roh malaikat itu Jun Mei beri nama Qiao.


Segera dibelakang Jun Mei muncul 2 cincin berwarna hitam yang menunjukan kekuatan dari roh beladirinya, segera 2 wanita muncul disamping, roh ashura seluruh tubuhnya dikelilingi api hitam dan roh malaikat seluruh tubuhnya dikelilingi cahaya putih.


Kedua roh beladiri itu melihat disekitarnya dan mencari sesuatu, saat kedua mata roh beladiri melihat iblis itu mereka berdua merasa jijik dan meremehkan pemimpin iblis.


"Adik, dimana ayahmu? Kenapa dia tidak ada disini..." tanya roh ashura kepada tuannya yang telah anggap adik sendiri.


"Iya, kemana ayahmu, aku merindukannya...?" roh malaikat juga ikut bertanya tentang keberadaan ayah Jun Mei.


Excel langsung batuk-batuk saat melihat kedua roh beladiri anaknya malah menanyakan dirinya dan berkata, "Iissh, roh itu... Kenapa tidak langsung menyerang malah mencari diri ini yang tampan..."


"Minta pemukulan" Ratu Yuna dan Ratu Yuke yang berada disebelahnya langsung memberikan ancaman.


"Kakak, kenapa malah mencari ayahku, kalah dulu mereka nanti aku akan menemui ayah untuk kalian, oke" jawab Jun Mei kepada kedua roh beladirinya.


"Kak Mei, kami lawan bersama iblis jelek itu dan setelah itu kita habisi semut-semut ini" kata Qiao roh malaikat kepada roh ashura.


"Hah, kenapa kamu serahkan yang lemah itu kepadaku...hah...sudahlah kita selesai ini dengan cepat dan bisa segera ketemu dengan suami idola." jawab roh ashura yang kesal melihat lawan yang lemah.


Segera kedua roh beladiri itu bergabung dengan Jun Mei, seketika tubuh Jun Mei bersinar, lalu berubah, yang mengejutkan tubuh Jun Mei menjadi sosok wanita dewasa yang sangat cantik, dibawah kakinya terbentuk lingkaran Yin dan Yang berwarna putih dan hitam.


Pemimpin iblis menjadi terpesona melihat anak kecil berubah menjadi wanita dewasa yang membuat birahi, air liur segera menetes dari mulut pemimpin iblis yang melihat tubuh Jun Mei yang berisi dan menggairahkan.


"Hahaha... Kamu cantik sekali... Lebih baik kamu menjadi isteriku, aku jamin kamu akan puas...hahaha." kata pemimpin iblis yang sudah tidak bisa menahan birahinya.


"Bodoh" suara Jun Mei terdengar memiliki 3 suara saat berbicara dan mengutuk pemimpin iblis.


"Booommm" tiba-tiba aura kekuatan Jun Mei meningkat drastis dari tingkat dewa kristal langsung naik ketingkat dewa bumi tahap 8, meningkat 2 tingkat membuat pemimpin iblis langsung menutup mulutnya dan sedikit berjalan mundur karena tekanan aura kekuatan Jun Mei.


Zlaaapp


Tiba-tiba Jun Mei menghilang dari hadapan pemimpin iblis, "Baaanngg" Jun Mei muncul dibelakang iblis itu dan langsung menendang kepalanya hingga terpental jauh.


"Lemah..." kata Jun Mei yang mengejek pemimpin iblis dengan menyelipkan rambutnya yang menutupi matanya.


"Aaaahh... Sialan... Wanita brengsek... Rasakan ini, palu Dewa iblis..." sebelum pemimpin iblis mengeluarkan energi Qi iblis, "Zlaaapp" Jun Mei menghilang lagi dan kembali muncul dibelakang lawannya, "Booomm... Craakk... Aaakk" punggungnya yang dipukul Jun Mei langsung retak dan kembali terpental jauh.


Zlaaapp


"Bang"


Pukulan demi pukulan mengenai tubuh pemimpin iblis tanpa bisa dia bisa menyerang balik, kecepatan Jun Mei kali ini semakin cepat apalagi sayap dao Qi-nya telah diaktifkan.


"Aaaahh..."


Teriakan rasa sakit pemimpin iblis membuat pasukannya mengalami penurunan moral dan semangat, disaat mereka lengah pasukan wanita yang mengepung pasukan iblis dengan mudah membunuhnya.


"Saatnya mengakhiri ini... Yin dan Yang menghancurkan surga" dengan membuat segel dengan kedua tangan, Jun Mei menggabungkan kedua kekuatan roh beladirinya, sebuah lingkaran Yin dan Yang terbentuk dibawah kaki pemimpin iblis yang tubuhnya tidak lagi bisa meregenerasi lagi dengan cepat karena lukanya terlalu banyak dan dalam.


"Boomm... Booommm" ledakan sangat keras saat pemimpin iblis telah terperangkap lingkaran Yin dan Yang, tubuh pemimpin iblis dibombardir dengan banyak kepalan api hitam dan api putih.


Tanpa suara kesakitan tubuhnya hancur berkeping-keping hingga hanya menyisakan cairan darah hitam yang kental dan membasahi tanah.


Tidak berhenti setelah membunuh pemimpin iblis, Jun Mei langsung membantu pasukan wanita, "Pemimpin kalian telah mati...hahaha."


Booommm


Sekali lagi dengan ganas Jun Mei membantai pasukan iblis yang sudah kocar-kacir karena mengetahui bos mereka telah tewas mengenaskan.


Teriakan pasukan iblis tidak menyurutkan semangat pasukan wanita untuk berhenti membunuh pasukan iblis, tidak butuh waktu lama sekitar 30 menit akhirnya pasukan iblis berjumlah 100 ribu mati dan mengeluarkan kristal inti kehidupan.


"Horee... Kita menang" sorak-sorai kegembiraan pasukan wanita dan anak-anak Excel yang telah sukses menaklukkan benteng pertahanan lapis 4, lalu dengan perintah Jun Mei pasukan wanita mengumpulkan inti kehidupan dan membaginya secara merata.


"Hahaha"

__ADS_1


Pasukan wanita yang dipimpin Jun Mei tertawa bersama-sama setelah menduduki benteng pertahanan keempat gerbang A.


Aksi pasukan wanita menjadi aksi heroik yang direkam di batu prasasti, banyak orang yang juga melihat pertempuran sengit itu, berbagai pujian terlontar dari berbagai kekuatan dibenua biru.


__ADS_2