
*Rubah 9 Ekor*
"Status"
Nama :
Excel Felix
Umur :
16 tahun.
Ras :
High Human
Profesi :
- Formasi Array Tingkat Dewa tahap puncak.
- Alchemist Tingkat Dewa tahap puncak.
Kultivasi :
-Dewa Absolute (segel) - Dewa biru tahap awal (Fake) - Half God Puncak
Roh Beladiri :
- Dewa Binatang (Segel)
- Naga Putih
- Phoniex
Akar Roh :
- Dewa Element
- 7 Element evolusion.
- Ruang dan waktu.
- Yin dan Yang
Budidaya :
- Pelahap Energi Qi/Mana semesta.
- Pemikat Pesona semesta
- Dual Cultivation Mahadewa
Teknik Beladiri Pasif :
- Healing
- Teleport
- Waktu dan Ruang
- Segel Mahadewa
Teknik Beladiri Aktif :
- Dewa Absolute
- Tinju Dewa Naga
- Pedang Mahadewa
Tubuh Fisik :
- Suci
Kekuatan jiwa :
- Max
Tubuh khusus :
- Tubuh Dewa Absolut (on/off)
- Tubuh Semesta (on/off)
- Tubuh Dewa Kegelapan (on/off)
- Tubuh Dewa Naga Putih (on/off)
- Tubuh Dewa Phoniex (on/off)
- Tubuh Dewa Petir (on/off)
Inventori :
- Pedang Pembunuh Dewa(1)
- Pedang surgawi(1)
- Pedang Biasa bintang 3(1)
- Bom tingkat Langit
- Pil Restorasi(450)
- Pil penyembuhan 120% (670)
- Pil kultivasi tingkat Kaisar (180)
- Pil Kultivasi tingkat Suci (375)
- Kotak Emas(1)
- Lotere(3)
- inti binatang(3.576.560) dll.
__ADS_1
Charm :
- Max
Point Exp :
- Unlimited (Segel) - 2 % - 60.000.000
Point Tukar :
- Unlimited (Segel) - 10.101.000.000
Point pemahaman :
- Unlimited (Segel) - 3.800.990.000
Kekayaan :
- Emas 132.257.000
- Perak 250.789.000
- Platinum 903.893
- Batu Roh 70.750
- Batu Mistik 1000
Shop :
Lotere:
Map :
Isteri : 28
Sistem version : 10.00
"Sistem, buka kotak hadiahku" pinta Excel pada sistem.
[Kotak Emas dibuka, Tuan mendapatkan
- Skill Beladiri Pasif Mata Bintang
- Point Tukar 1.000.000.000
- Point Pemahaman 500.000
- Telur misterius.]
"Ha-ha-ha, aku kaya, sistem kamu yang terbaik. Tapi skill apa itu dan juga telur misterius, sistem" tanya Excel kepada sistemnya.
[Skill Mata Bintang salah satu skill yang di miliki Dewa Absolute miliar tahun lalu. Skill itu terbagi menjadi 3 fungsi :
Mata Bintang cosmos(Cosmos Eye) - mampu melihat sejauh 1 miliar km.
Mata Jiwa(Eye Soul - mampu melihat kedalaman jiwa mahluk dan membaca pikiran.
[Telur misterius adalah telur jenis binatang legendaris, binatang legendaris telah lama menghilang, di semua alam binatang legendaris akan banyak diperebutkan]
"Iisssh, skill yang luar biasa hahaha...sistem pasangkan skill itu tanpa raaa sakit dan juga bagaimana caranya menetaskan telur misterius ini" Excel sangat gembira mendapat skill itu, skill yang dibutuhkan Excel saat ini dan juga telur itu buat Excel penasaran.
[Baik, Tuan. Point pemahaman akan dipotong 500.000.000+1.000.000 Y/N]
[Tuan tinggal memberi energi Qi, maka telur itu akan menetas]
"Yes"
[Ding! Proses memasang akan dimulai...10%...30%...50%...80%...100% pemasangan sukses]
Seketika dahi Excel bercahaya terang, diantara alisnya tiba-tiba terlihat seperti garis berbentuk pipih, saat garis pipih itu terbuka terlihat seperti mata yang berkedip, saat terbuka Excel mampu melihat seluruh benua Venus dengan lebih jelas.
Sebelumnya Excel hanya samar-samar jika melihat dengan mata biasa, kini dia bisa melihat dengan jelas bahkan bisa melihat luar angkasa.
Dengan menekan emosi bahagia Excel memegang telur itu, dengan memberinya energi Qi telur itu langsung menyerapnya tanpa henti, hingga setelah 3 jam telur itupun mulai menetas.
Kreek
Kreeek
Kreeeek
Terlihat retakan pada telur itu, retakan demi retakan semakin melebar, setelah menunggu sedikit lebih lama, terlihat kepala binatang mulai keluar dari cangkang telur, kepala yang mirip dengan kucing namun jika dilihat lebih jelas lagi itu seperti rubah, binatang itu memiliki ekor 9 dan berwarna putih.
"Sistem, binatang apa ini terlihat lucu...hehehe"
[Tuan, Anda sungguh beruntung. Binatang didepan anda adalah bintang legendaris dan bisa dikatakan Binatang setengah ilahi, binatang itu adalah jenis rubah betina ekor sembilan.
Jika tuan memberi inti binatang sebagai makanannya maka binatang itu akan cepat berevolusi menjadi manusia, dan kekuatannya sekarang pada tingkat Tyrant]
"Ha-ha-ha hebat, ini hebat whahaha... Aduuuh...sakit tahuu !!!" Excel yang awalnya ketawa tiba-tiba merasakan kesakitan saat rubah itu mengigit tangannya, padahal fisik Sucinya tidak mampu digores senjata tingkat surga, tapi gigi rubah itu mampu menembus kulitnya hingga berdarah.
[Tuan, jangan kuatir, rubah itu hanya menandai Anda sebagai miliknya dan rubah itu akan selalu setia]
Ketika rubah itu tadi keluar dari cangkang, matanya langsung tertuju pada manusia didepannya, memindai seluruh tubuh excel dari atas hingga bawah, merasa manusia itu yang ketampanannya melebihi rasnya dan ras Phoniex, tanpa berpikir panjang langsung menandainya sebagai hak miliknya.
Kiiik
Suara yang lucu terdengar seperti bayi dari mulut rubah itu, setelah memberi tanda pada tangan Excel, rubah itu langsung menjilati tangan yang terluka itu, seketika tangan itupun pulih seperti sediakala.
"Ha-ha-ha kamu sangat lucu rubah kecilku. Baiklah, sekarang kamu aku beri nama, tapi siapa ya...!" dengan mengelus kepala rubah Excel berpikir, seakan tahu jika akan diberi nama, rubah itu melompat di bahu Excel dan melilitkan ekornya di leher Excel.
"Oke, mulai sekarang namamu Poppy. Dan little pop aku akan selalu menjagamu !" dengan bangga Excel menepuk dadanya, rubah yang tahu nama itu indah langsung menjilati wajah tampan Excel.
Entah kenapa saat menjilat Excel, rubah itu seakan menyerap energi murni yang menambah kekuatannya.
"Hahaha, sudah cukup pop'er, itu geli..."
Kemudian Excel memberikan inti binatang buas, agar Poppy berhenti menjilatinya, melihat inti binatang buas rubah itu langsung berhenti menjilati dan turun dari bahu Excel.
Dengan rakus Poppy memakan inti itu tanpa ada sisa, namun melihat wajah memelas rubah, Excel memberi lagi 100 inti binatang, dan anehnya 90 inti menghilang dan yang tersisa dia makan.
__ADS_1
Sudah 3 hari Excel di kapal angkasanya, selain bermain dengan rubah Excel juga berlatih, rubah juga terlihat sedikit lebih besar setelah memakan inti binatang.
Merasa sudah bosan berada didalam kapal, Excel teringat jika dia berjanji akan menemui kedua gadis dari Bunga Mentari.
Sambil melihat ke bawah Excel menyimpan kapalnya dan turun menuju Paviliun Bunga Mentari, dalam sekejap Excel sudah berada didepan pintu masuk Bunga Mentari.
Kemudian Excel melangkah memasuki paviliun itu dan melihat kesana kemari mengecek kondisi pajangan yang ada di lemari kaca di belakang pelayan toko.
"T-tuan Muda, apa ada yang bisa saya bantu ?" tanya pelayan toko dengan wajah memerah, dia melihat wajah tampan excel dan juga ada rasa takut di hatinya. Karena pelayan itu teringat dengan jelas wajah Excel saat kejadian 3 hari yang lalu.
Merasa pelayan yang menatap Excel terus, Poppy yang dari tadi duduk dibahu dan melingkarkan ekornya di leher Excel yang mirip syal, poppy mengerang tanda tidak suka jika miliknya diminati wanita lain.
Greeeeerrr
Semua pengunjung langsung menoleh melihat Excel yang berhadapan dengan pelayan saat di tanya si pelayan. Seketika gedung bunga mentari lantai 1 menjadi ricuh dan bising ketika mengetahui kehadiran Excel.
{Kalian melihat kekasihku kok begitu udik, ciiihh... kampungan. Excel adalah milik Ratu Rubah ini dan kalian harus tunduk pada suamiku} dengan membusungkan dada rubah merasa bangga jika suaminya populer, dengan mengibas-ibaskan ekornya dengan niat mengusir mereka.
Kini Excel menjadi seorang pahlawan dan idola banyak orang, bahkan banyak gambar wajahnya memenuhi kamar para gadis-gadis hampir di seluruh Dinding ruang kamarnya.
Banyak orang yang meminta tanda tangan, berjabat tangan dan juga ingin mengobrol, para pelayan dan penjaga sampai kewalahan menghentikan antusias para penggemar Excel.
"Pahlawan muda aku penggemarmu"
"Tampan tolong beri aku tanda tanganmu" seorang wanita tiba-tiba menyodorkan kain agar Excel memberinya tanda tangan
"Eeeh dasar otak cabul, kenapa kamu memberi celana dalammu"
"Hooii kamu tak tahu malu" teriak pengemar Excel melihat tindakan tidak sopan seorang wanita.
Meski begitu Excel tetap ramah menanggapi semua orang yang hadir, dengan senyum khasnya Excel memberi tanda tangannya di baju para gadis, bahkan ada yang meminta tanda tangan di pakaian dalamnya tanpa malu-malu.
Bahkan mereka dari luar berbondong-bondong memasuki paviliun bunga mentari hanya ingin melihat apa yang terjadi, ketika melihat wajah familiar yang jadi idola, langsung berebut memasuki Paviliun Bunga Mentari.
Para penjaga pintu menjadi kewalahan menahan pergerakan penggemar Excel, sehingga mereka terpaksa mengalah dan memberi mereka jalan.
{Wanita tidak tahu malu...bilang aja kalian ingin sentuhan dari suamiku} Poppy sangat jengkel melihat suaminya menjadi rebutan semua orang.
Seketika semua orang saling mendorong dan meneriakkan nama Excel, langsung saja membuat suasana menjadi kacau, Excel sendiripun sempat kewalahan menghadapi mereka semua.
Paviliun Bunga Mentari di setiap harinya selalu ramai pengunjung, di gedung Bunga Mentari terdiri dari 6 lantai.
Lantai 1 dan 2 hanya untuk transaksi jual beli, lantai 3 dan 4 untuk acara lelang, dan lantai 5 untuk kantor dan ruang tamu, dan lantai 6 sebagai tempat tinggal pribadi, tamu, pelayan dan juga penjaga.
Dengan suasana yang kacau di lantai 1 membuat heran penghuni lantai 5. kelima wanita dan empat pria tua yang berada di lantai 5 yang sedang mengobrol dan menunggu kehadiran Excel sesuai janjinya, menjadi heran dengan keributan di lantai dasar.
Kelima wanita itu adalah Xue Long, Xue Rong, Ling Xuan, Li Que dan istri Paman Xue Tong. Keempat pria adalah Ling Ba, paman dari Ling Xuan dan yang lainnya adalah wali penjaga Paviliun Bunga Mentari.
"Apa yang terjadi, kenapa mereka membuat keributan seperti ini ?" ucap Xue Long saat mendengar suara keributan di lantai 1.
"Entahlah, aku juga tidak tahu" balas Xue Rong pada adiknya.
"Mari kita lihat apa yang terjadi dibawah" kata Ling Xuan pada mereka semua. Serempak mereka berdiri dan berjalan menuju lantai 1.
Setelah di lantai 2 mereka semua tertegun melihat sosok berbaju hitam yang sangat familiar yang sedang di kepung banyak orang terutama wanita muda.
Terlihat pria itu memiliki binatang cantik di bahunya yang menambah ketampanannya, Itu juga yang membuat keempat gadis memerah di wajahnya, ada rasa cemburu, iri dan marah, karena merasa tertinggal infomasi jika Excel sudah datang di Paviliun ini.
"Hentikan semuanya" suara merdu dari dilantai 2 terdengar di telinga semua orang yang berada dilantai 1, itu adalah suara dari Ling Xuan yang berjalan bersama Li Que disebelah kirinya, di kanan ada Xue Rong dan disebelah kanannya Xue Long.
Usia Ling Xuan 19 tahun, Putri bungsu dari Ratu kekaisaran Ling, dengan baju orange, dada ukuran C-cup, rambut di sangul berbentuk pita, wajah cantik elegan, kulit seputih giok, bibir mengoda, di dahinya terdapat bentuk bunga mawar, dengan tinggi 180 cm, mata bulat pupil berwarna hitam, alis sedikit melengkung menambah keindahan, hidung mancung.
Sedangkan di sebelahnya Li Que, usianya 18 tahun, rambut panjang tergerai bebas melewati pantat montoknya, tubuh proporsional, dada ukuran C-cup dengan baju putih yang hampir memperlihatkan lekuk tubuhnya, wajahnya hampir mirip dengan Ling Xuan, namun Li Que terlihat selalu mengoda mata yang melihatnya, sedangkan Ling Xuan terlihat anggun dan kharismatik.
Seketika semua orang langsung menoleh ke arah lantai 2 dan terdiam, karena mereka tahu siapa yang bersuara itu. Putri Ling Xuan dan Li Que cukup terkenal di benua Venus karena bakat dan kecantikannya.
Dari daftar 10 kecantikan di benua venus
Xiao Mei Xing
Bai Chu
Ling Xuan
Li Que
Zhou Mei
Xue Rong
Xue Long
Ji Yan
Tang Ran Moon
Hu Ru Ming
Bisa di katakan jika wanita di benua Venus banyak yang cantik dan menarik, bahkan ada julukan surganya bidadari di benua Venus.
"M-maafkan nona muda, kita mau melaporkan tapi terhalang, maafkan keterlambatan kami" ucap pelayan yang sedikit takut di omelin Xue Long, berlari menyambut mereka yang turun dari lantai atas.
"Tidak masalah, kamu bisa kembali berkerja"
"Selamat datang Tuan muda Excel, maafkan kami tidak datang menyambut kedatangan anda dan maafkan atas ketidaknyamanan yang Tuan muda alami" ucap Xue Rong pada Excel dengan wajah bersalah.
{Ciiiih...gadis penggoda lainnya, mau bersaing dengan Ratu Rubah ini, ciihh gak level}
"Tidak apa-apa, santai saja Rong'er" balas Excel pada Xue Rong, yang seketika wajah memerah di pipinya, ada rasa malu dan senang dengan panggilan dari Excel. Itu juga membuat ketiga gadis menatap Xue Rong.
Xue Rong yang tahu arti tatapan mata mereka langsung mengajak Excel ke ruang tamu, daripada ribut disini dengan saingannya dan membuatnya malu.
"Tuan muda, mari kita berbicara bisnis di atas agar lebih nyaman" kata Xue Rong dan di anggukan Excel tanda setuju.
Suasana kembali ricuh saat Xue Rong mengundang Excel, para penggemar Excel tidak terima karena merasa idolanya di monopoli oleh Paviliun Bunga Mentari.
Excel yang tahu penggemarnya akan marah, segera bertindak karena tidak ingin Xue Rong dan yang lain mendapat masalah, karena itu Excel berkata kepada mereka.
"Terima kasih kepada kalian semua yang sudah menyambut saya, kalian bisa tunggu saya di area tengah desa Chang, karena saya akan berbicara pada semua yang ada di desa Chang pada sore hari, setelah saya menyelesaikan urusan bisnis di Paviliun Bunga Mentari" kata Excel pada semua orang yang berada di lantai 1 dengan senyum hangat.
__ADS_1