
Chapter 258 Sebuah Kebenaran, Tubuh baru He Hua.
Semua orang tercengang saat mendengar Leluhur Ras Asyura memanggil Guru Agung dengan sebutan ayah, lagi-lagi semua orang mengikuti Leluhurnya yang bersujud tanpa harus menunggu perintah.
"Kalian semua, berdiri!"
Excel memerintahkan semua orang dari Ras Asyura untuk berdiri. Tubuh Excel kini telah kembali normal dan wajahnya kali ini benar-benar semakin tampan.
Jasmine dan Lavender yang melihat Guru Agung yang sangat tampan sudah mengeluarkan darah dari lubang hidungnya dan terlihat semakin mencintai Guru Agung.
"Aku tahu apa yang kalian pikirkan...!" kata Excel kepada mereka semua dan berjalan mendekati Leluhur Ras Asyura yang masih menangis dengan tubuhnya yang gemetaran.
"Putraku, tidak aku sangka kamu masih hidup setelah ratusan juta tahun dan kamu juga telah menjaga keturunan Ras Asyura dengan baik. Dan juga, kamu masih mengenali auraku...!" kata Excel kepada Xiang Ri Kui, buru-buru Leluhur Ras Asyura memeluk Excel seperti anak kecil yang telah lama berpisah dengan ayahnya dengan menangis tersedu-sedu.
Excel membiarkan putranya memeluknya dan membelai rambut putih Xiang Ri Kui.
"Ayah..."
Suara serak dan bahagia hanya mampu mengucapkan satu kata dari mulut Leluhur Ras Asyura.
"Tenangkan hatimu, putraku!" kata Excel kepada Xiang Ri Kui.
Xiang Ri Kui mengangguk-kan kepala dan melepaskan pelukannya, dia mundur beberapa langkah dan tetap melihat wajah ayahnya.
"Aku akan ceritakan siapa aku sebenarnya. Aku adalah reinkarnasi dari Kaisar Api Asyura!"
"Benar dia adalah Kaisar Api Asyura sekaligus ayahku dan juga Leluhur kalian, wajahnya memang telah berubah tetapi aura Kaisar Api Asyura masih tetap berada didalam jiwanya dan tidak bisa berubah maupun tergantikan." kata Xiang Ri Kui kepada keturunannya karena mereka masih kebingungan dan juga linglung saat Guru Agung mengenalkan sosok dirinya kepada Ras Asyura.
"Apa yang dikatakan Leluhur kalian ini..."
Bhuuuzzzhh
~ Garis darah Sa...
~ Garis darah Yi...
~ Garis darah Ras Human tingkat su..., 100 persen.
~ Garis darah....
~ Garis darah....
~ Garis darah Ras ev....
~ Garis darah Ras Naga tingkat puncak, 100 persen.
~ Garis darah Ras Asyura tingkat puncak, 100 persen.
~ Garis darah Ras Thunderbird tingkat puncak, 100 persen.
~ Garis darah Ras Phoniex tingkat puncak, 100 persen.
~ Garis darah Ras....
Sebelum Excel bercerita. Batu prasasti ujian mengeluarkan semua informasi yang dimiliki oleh Guru Agung, semua orang mengalihkan pandangannya dari Guru Agung dan membaca informasi itu walau tidak jelas.
Bruuukkk
Bruuukkk
Sontak semua orang terduduk di tanah dan sekali lagi terkejut dan terkejut melihat informasi garis darah pada tingkat yang belum pernah terjadi selama ini.
Informasi garis darah yang dimiliki oleh Guru Agung terus bermunculan tanpa henti, semua orang yang membacanya seakan-akan tidak mempercayai-nya.
~ Atribut angin 100 persen.
~ Atribut air 100 persen.
~ Atribut api 100 persen.
~ Atribut tanah 100 persen.
~ Atribut kayu 100 persen.
~ Atribut logam 100 persen.
~ Atribut cahaya 100 persen.
~ Atribut kegelapan 100 persen.
~ Atribut .....
__ADS_1
~ Atribut evolusi es 100 persen.
~ Atribut evolusi api jiwa ... persen.
~ Atribut evolusi....
~ Fisik Absolute tingkat Super 100 persen.
~ Tubuh khusus Naga 1... element.
~ Tubuh khusus Naga Azure.
~ Tubuh khusus Naga...
~ Tubuh khusus Kekosongan.
~ Tubuh khusus Kegelapan.
~ Tubuh khusus....
~ Kekuatan jiwa 100 persen.
~ Kekuatan....
"Booommm...." batu prasasti setelah mengeluarkan informasi dari Guru Agung menjadi meledak, "Boom....." kolam ujian juga ikut meledak.
Sebelum meledak batu informasi menjadi kacau dan ber-gemetaran, banyaknya informasi itu membuat batu prasasti tidak mampu menampilkan-nya secara benar dan selalu dibuat terlihat jelas dan tidak jelas saat dibaca.
Semua orang sudah tidak sanggup berbicara dan seluruh tubuh mereka gemetaran tidak karuan, Leluhur Ras Asyura, ketiga leluhur suci, Raja Asyura, kedua murid Excel, Jasmine, Lavender dan semua orang sudah terduduk lemas di tanah.
Semua wanita yang berada di dunia juga membuka matanya saat mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini membuat mereka selalu bertanya-tanya.
Walaupun mereka sedang berkultivasi, kesadaran mereka terkadang mengawasi orang yang mereka kasihi, kali ini mereka membuka mata karena melihat informasi yang di tampilkan batu prasasti.
Semua wanita Excel tahu jika orang yang mereka cintai adalah orang yang penuh misteri dan sangat kuat, tetapi Excel jarang menceritakan secara detail siapa dirinya yang sebenarnya.
Yuna sebagai pencipta sistem shock dan tubuhnya juga gemetaran, dia tidak menyangka suaminya memiliki rahasia yang sangat tersembunyi dan masih penuh misteri.
"Kekasihku, kamu sangat luar biasa dan penuh misteri!" gumam Yuna dengan menggeleng-geleng-kan kepala dan kembali memejamkan matanya.
Excel hanya menggeleng-geleng-kan kepalanya, dia tidak menyangka Artefak Kuno ini hampir saja memberikan semua informasi dirinya yang sebenarnya.
Lalu Excel membaca ingatan dari Leluhur Ras Asyura dan ternyata Artefak itu bukan buatannya, dia hanya menyempurnakan Artefak itu karena sedikit telah mengalami kerusakan.
"Biarkan semua kehidupan mengetahui jati dirimu yang sebenarnya sedikit demi sedikit!" Excel mendengarkan suara familiar didalam hatinya, "Bapa...!"
"Putraku, belum saatnya kamu mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini kami tutupi, tunggu waktunya tiba!"
"Bunda!" sekali lagi suara familiar terdengar didalam hati Excel.
"Hah... Baik!" Excel mendesah dan terdiam dengan menutup matanya, dia sangat merindukan suara familiar itu.
Lalu Excel menatap ke langit untuk beberapa saat, dia tersenyum dan kembali menyetabilkan jiwanya.
"Aku sudah tidak perlu menceritakan semuanya kepada kalian siapa sebenarnya aku, tetapi kalian semua harap menyimpan rahasia ku ini. Jika kalian menyebarkan identitas ku ini, aku tidak akan berani menjamin keselamatan kalian!" Excel berbicara kepada semua orang yang masih shock saat membaca informasi dari batu prasasti ujian.
"Yang Wei, Lu Bai dan Yuan Shao. Kalian memiliki 2 pilihan, menjadi pengikut-ku atau menjadi musuh! Aku tahu kalian menunggu Nine Heaven Palace datang ke Alam Semesta Aurora!"
Suara Excel menyadarkan semua orang dan mendengarkan perintah, dan peringatan darinya. Ketiga Leluhur Suci yang disebut namanya terkejut, mereka tidak pernah membayangkan sosok murid biasa dan menjadi Guru Agung adalah orang yang sangat-sangat mengerikan dan mengetahui semua hal di Alam Semesta Aurora.
"Ampun, Guru Agung! Kami mengakui kesalahan kami!" ketiga Leluhur Suci langsung berlutut dan membenturkan kepalanya karena ketakutan.
"Apa pilihanmu? Aku tidak akan membunuh kalian sebelum utusan Nine Heaven Palace tiba, setelah itu aku akan membunuh kalian jika kalian memilih tetap berpihak kepada Nine Heaven Palace!" Excel berkata kepada ketiga Leluhur Suci dan ketiga orang itu semakin ketakutan dan terus menerus membenturkan kepalanya di tanah.
"Guru Agung, aku memilih mengikuti-mu dan aku juga telah bersumpah waktu itu."
"Aku juga akan selalu mengikuti-mu Guru Agung seperti sumpah-ku yang telah aku ucapkan!"
"Kebenaran ini yang ingin kami katakan pada Guru Agung, tetapi kami ketakutan. Mohon ampuni kami, seperti sumpah kami waktu itu, kami akan selalu menjadi pengikut-mu!" Lu Bai berbicara sedikit lebih banyak dan memilih mengikuti Guru Agung seperti dua saudaranya.
"Baik, aku mempercayai kalian. Kalian semua jangan bocoran informasi diriku."
"Aku bersumpah tidak akan membocorkan identitas anda Yang Mulia." Xiang Ri Kui bersumpah tanpa bertele-tele saat ayahnya atau Kaisar Api Asyura memberikan perintah dan peringatan kepada Ras Asyura, sumpah Leluhur Ras Asyura diikuti semua orang dan bersujud kepada Excel.
Jasmine dan Lavender juga ikut bersumpah, tetapi mereka berdua juga sedih karena orang yang dia cintai adalah Kakek buyutnya.
Excel yang mengetahui isi hati mereka berdua tersenyum dan mendekati Jasmine dan Lavender.
"Jiwaku memang dulunya adalah kaisar Api Asyura, tetapi aku juga bukan dia lagi. Aku sekarang adalah hidup di kehidupan yang baru, seperti yang kalian lihat aku adalah manusia biasa yang hanya sedikit memiliki kelebihan." kata Excel kepada Jasmine dan Lavender dengan membelai rambut mereka berdua.
Jasmine dan Lavender langsung memeluk Excel dengan erat dan menangis bahagia, beban di hatinya telah terangkat dan mereka berdua kembali ceria.
__ADS_1
"Kalian bisa panggil aku Excel atau Guru Agung, atau terserah kalian mau panggil apa.
Aku juga Kaisar Agung dari Benua Biru dan juga memiliki nama lain yang dikenal oleh semua orang, yaitu Dewa Perang, tidak ada lagi Dewa Perang selain aku.
Ratu Alam Semesta Aurora yang menciptakan Alam Semesta ini juga adalah istriku, dan juga Ratuku.
Aku harap kalian tidak lagi bertanya-tanya siapa aku yang sebenarnya."
Semua orang sudah tidak mampu berkata-kata lagi saat Excel mengenalkan sedikit jati dirinya di Alam Semesta Aurora ini. Mereka hanya menundukkan kepalanya dan kembali menatap Excel dengan penuh hormat.
Setelah itu semua orang berkumpul di Istana Raja Asyura dan merayakan kegembiraan ini, Jasmine dan Lavender sudah tidak mau jauh dari Guru Agung dan selalu memeluk lengan kanan dan kirinya tanpa mau lagi melepaskan-nya.
Banyak tatapan mata para wanita yang cemburu dan iri saat Jasmine dan Lavender begitu dekat dengan pria paling tampan dan juga sosok yang melegenda.
"Guru Agung, kami Ras Asyura telah memutuskan untuk mengikuti kemanapun anda melangkah, bahkan jika harus melewati kesengsaraan!" kata Xiang Ri Kui kepada Excel, kini dirinya tidak lagi memanggil ayah setelah mengetahui siapa sosok Guru Agung yang sebenarnya.
"Aku tahu kesetiaan kalian dan aku bersyukur jika kalian Ras Asyura mau mengikuti aku." jawab Excel kepada Xiang Ri Kui dan semua orang.
"Yu Guan, Sun Hongli kalian jelaskan prihal semua rencana-ku kepada mereka."
"Baik. Guru Agung"
Excel berdiri dari tempat singgasananya yang seharusnya tempat duduk Raja Asyura, Excel sengaja pergi meninggalkan mereka semua dengan tujuan agar semua orang bisa santai saat Yu Guan berbicara.
Excel keluar dari istana bersama Jasmine dan Lavender, para wanita muda juga mengikuti Guru Agung menuju Villa Putri Raja.
Setelah Excel pergi, Yu Guan berbicara kepada ketiga Leluhur Suci dan semua orang dari Ras Asyura, awalnya mereka terkejut dengan apa yang dikatakan Yu Guan, ketiga Leluhur Suci juga meminta maaf dengan keegoisan mereka.
Setelah semuanya tenang, Yu Guan dan Sun Hongli menjelaskan rencana Guru Agung untuk menghadapi kedatangan penjajah dari alam semesta lain.
Dengan adanya Guru Agung sebagai pemimpin Alam Semesta Aurora, orang-orang menjadi tenang dan membuat segala rencananya secara detail.
Hari ini seharusnya adalah waktu untuk merayakan kebenaran siapa Guru Agung yang sebenarnya, tetapi secara mendadak menjadi acara rapat penting.
"Mungkin, jaman ini adalah jaman kebangkitan semua Ras karena penguasa sejati dan sebenarnya telah muncul." kata Xiang Ri Kui kepada semua orang yang berada di istana.
Xiang Ri Kui berbicara setelah rapat mendadak telah selesai.
"Bukan mungkin, tapi sudah pasti jaman ini adalah jaman keemasan Alam Semesta Aurora... Tidak, tetapi juga alam lainnya," Raja Asyura juga ikut berbicara, dia sangat bahagia bisa melihat sosok melegenda yang telah hidup kembali setelah reinkarnasi menjadi sosok Guru Agung.
"Aku ingin tahu reaksi apa yang terjadi jika raja-raja lainnya mengetahui siapa sosok Guru Agung yang sebenarnya, terutama Raja Suzaku... Hahaha." lanjut Raja Asyura yang mengingat temannya itu.
"Ayah, Kakek" Tiba-tiba Jasmine dan Lavender datang disaat semua orang sedang mengobrol.
"Loh, kemana Guru Agung?" tanya Raja Asyura kepada kedua putrinya.
"Sedang berada di villa kita, ayah. Aku hanya disuruh memberikan ini...," Jasmine memberikan cincin dimensi kepada ayahnya, "Suami kita.... Dhem... Dhem... Maksudku Guru Agung hanya berkata untuk membagi setiap orang 1 botol giok." lanjut Jasmine yang keceplosan berbicara dan berdehem untuk mengalihkan pendengaran semua orang.
"Hahaha... Apa kamu memang sudah menjadi pasangan Dao Guru Agung...?" goda kakeknya yang tidak teralihkan pendengarannya, Jasmine langsung menundukkan kepalanya dengan wajah seperti buah apel.
Sedangkan Raja Asyura mengambil 1 botol pil didalam cincin dimensi yang diberikan Jasmine, dia menuangkan botol giok di telapak tangannya, keluar 1 pil yang aromanya sangat harum dan menyegarkan tubuh.
"I-ini... Ini pil tingkat Mahadewa!" Lu Bai yang melihat langsung shock saat melihat pil yang berada telapak Raja Asyura.
"As-astaga... Benar-benar pil tingkat Mahadewa..." Raja Asyura yang membawa pil di telapak tangannya seketika shock dan gemetaran, pasalnya pil tingkat Mahadewa hanya mereka ketahui di catatan sejarah dan tidak ada metode untuk membuatnya.
"Hehehe... Kata Guru Agung itu Pil penambah usia hingga 1 juta tahun" lavender terkekeh melihat reaksi semua orang yang berada di istana Raja Asyura.
"Apa!!"
Di Villa Putri Raja, Excel sedang duduk bersila dan memejamkan matanya. Dia memasuki dunia dantian-nya yang seluas alam jagat raya.
Dantian adalah tempat kekuatan setiap kultivator, semakin luas dantian-nya semakin banyak dan besar energinya.
Excel ingin berkomunikasi dengan He Hua karena tadi sempat berbicara. Excel melihat He Hua yang berwujud Roh sedang berjalan mondar-mandir.
"Istriku!"
"Suami!"
He Hua langsung memeluk Excel saat Excel muncul dan menyapanya dalam wujud tubuh astral atau tubuh spiritual, mereka berdua berpelukan cukup lama dan tanpa mengucapkan sepatah katapun.
"He Hua, aku bisa menghidupkan dirimu lagi dan kita bisa berkumpul lagi dan membalas bajingan itu...!" Excel berkata kepada He Hua yang masih memeluknya dengan erat.
"Apa... B-be-benarkah apa yang kamu katakan!" He Hua terkejut dengan ucapan dari suaminya hingga terbata-bata saat berbicara.
"Benar."
"Hiks... Suami, aku mau, aku mau..." He Hua menjadi menangis bahagia dan buru-buru mengiyakan tawaran suaminya yang paling dia cintai. Tapi sebelum Excel berbicara, He Hua kembali berkata, "tapi, aku sekarang hanya energi Roh dan tidak akan lama lagi aku akan menghilang, jiwaku juga sudah lama mati, apa bisa aku hidup lagi?" He Hua masih belum yakin jika dirinya bisa dihidupkan lagi, Excel tersenyum saat He Hua menatapnya dengan mata mengalirkan air mata.
"Aku bukan lagi orang bodoh saat masih menjadi Kaisar Api Asyura, apapun yang aku kehendaki pasti terwujud.
__ADS_1
Bahkan jika roh-mu telah tiada, jiwamu telah mati dan tubuhmu telah hancur menjadi debu, jika aku menghendaki kamu hidup, maka hiduplah kembali!" kata Excel kepada He Hua dan mengangkat kedua tangannya.
(Revisi√)