
Chapter 224 Tingkat dewa absolute Vs Tingkat Dewa matahari (2).
Keanggunan Jun Poppy semakin mengagumkan saat sayap Dao Qi muncul dipunggungnya, semua orang terpesona dengan sayap indah itu, termasuk Yu Guan yang kaget karena dia tahu teknik itu, tidak hanya dia saja bahkan ketiga leluhur suci juga kaget.
Keempat orang itu tahu teknik apa yang dimiliki Jun Poppy, teknik Dao Qi terbang atau sayap Dao Qi adalah teknik pasif yang lama sudah menghilang sejak jaman kuno, istana surgawi juga memiliki teknik itu tetapi teknik yang tidak lengkap sehingga tidak bisa digunakan.
"Itu teknik sayap Dao Qi..."
"Iya aku tahu... Pasti pemberian dari wanita itu, tidak ada orang lain yang tahu selain dia."
"Sayang sekali teknik milik kita tidak lengkap, jika kita bisa memilikinya, sudah pasti kecepatan akan bertambah 5 kali lipat." Yu Guan merasa iri melihat sayap milik Jun Poppy yang berwarna merah karena dilapisi war clock sebagai perlindungan.
"Apa kalian tidak merasakan familiar dengan kedua wanita bertopeng itu, yang duduk disebelah kanan dan kiri dari Kaisar Agung ?" tanya Lu Bai yang merasa mengenal dengan sosok wanita bertopeng yang duduk disebelah kanan dan kiri Excel, dari awal Lu Bai selalu memperhatikan tribun khusus keluarga Kekaisaran Agung benua biru, walau banyak wanita memakai topeng, Lu Bai masih ingat dengan aura yang dimiliki ratu alam semesta aurora.
"Mungkin kamu hanya terlalu memikirkan wanita itu, tetapi ada 25 wanita yang tidak bisa lepas dari persepsi ku, yaitu 25 dewi-dewi." jawab Yang Wei dan melirik tempat duduk dimana 25 dewi-dewi berada belakang Excel dan kedua Ratunya.
"Biarkan saja, mungkin kita juga akan kehilangan orang lagi, Ahui Nan dan Lu Lingqi. Apa yang harus kita lakukan dengan kedua wanita dari ras malaikat putih dan hitam itu ?" tanya Yuan Shao kepada kedua saudarinya.
"Biarkan aku saja yang berbicara saat mereka akan tampil." kata Lu Bai yang sudah punya rencana sendiri.
"Serangan tombak pembunuh dewa"
Disaat mereka berempat sedang berbicara dengan menggunakan transmisi suara, Zhou Tai mengeluarkan serangan jarak jauh yang menjadi andalannya.
Wuuuuussshh
Zlaaapp
Booomm
Jun Poppy tiba-tiba menghilang disaat serangan Zhou Tai akan mengenai, "sialan, kemana dia?" Zhou Tai mengumpat kesal karena serangan cepat dan kuat tidak mengenai sasarannya, dia mencari disekelilingnya...
"Apa kamu mencariku... Aku disini...!!" suara Jun Poppy terdengar dibenak Zhou Tai, segera Zhou Tai mengikuti arah suara itu yang berada di atasnya, terlihat dua jari tangan kanan Jun Poppy mengarah kepadanya, lalu kedua jari itu digerakkan kebelakang dan membuat gerakan seperti menebas dengan pedang, Zhou merasa aneh dengan tindakan musuhnya, jika menyerang seharusnya ada energi Qi yang bisa dilihat saat dikeluarkan, tetapi gerakan Jun Poppy tidak menimbulkan fluktuasi energi apapun.
Booomm
"Aaaaahhh..."
Bruuukkk
Punggung Zhou Tai seakan-akan dihantam oleh seseorang dari belakang hingga di terpental kedepan saat dirinya menatap curiga Jun Poppy yang membuat gerakan aneh.
Semua orang juga melihat semua kejadian yang dialami Zhou Tai yang terkena serangan menyelinap, ketiga leluhur suci berpikir keras dengan serangan dari Jun Poppy.
"Apa itu teknik ruang dan waktu? Tapi kenapa tidak menunjukkan fluktuasi energi Qi saat digunakan..." tanya Yuan Shao kepada kedua saudarinya.
"Bisa jadi, kita hanya melihat ruang kehampaan sedikit robek dibelakang Zhou Tai.... Kita juga tidak bisa mengetahui jika waktu berhenti walau hanya sepersekian detik, aneh...!" jawab Lu Bai dengan berpikir keras.
"Mungkin saja itu teknik ruang... Aah... Sungguh membingungkan" Yuan Shao sedikit frustasi melihat banyak trik yang digunakkan Jun Poppy.
"Leluhur, aku pernah mempelajari sebuah artikel dari benua yang disebut bumi, dibumi telah mempelajari suatu kekuatan yang ditimbulkan dengan pikiran, tetapi praktisi disana tidak sampai menggunakan untuk menyerang hanya berlatih untuk menggerakkan benda dengan jarak tertentu sekitar jangkauan tidak lebih dari 5 meter, sudah banyak praktek dilakukan dengan sebuah benda mati, misalkan sebuah sendok makan yang mampu bengkok sendiri hanya dengan pikiran, mereka menyebutnya telekenesis dengan mengolah pikirannya." kata Yu Guan kepada ketiga leluhurnya.
"Lalu, apa kamu tidak mempelajari kekuatan pikiran itu ? Jika dikembangkan itu sangat luar biasa, kita semua tahu jika penduduk bumi itu lemah secara fisik tetapi kelebihan mereka di otaknya yang sangat cerdas.
Karena itu kita memilih bakat-bakat disana untuk menyatu dengan sistem, sayang sekali selain cerdas mereka juga terlalu mudah bergantung dengan sistem hingga tidak ada yang bisa mengolah kekuatan pikiran atau mengembangkan apa yang sudah mereka dapatkan saat masih hidup dibumi." Yang Wei berkata kepada mereka bertiga dengan transmisi suara agar tidak diketahui oleh semua orang, kecuali Excel yang masih bisa mengetahui obrolan mereka berempat.
"Jika mereka mampu mengembangkan apa yang mereka pelajari dibumi, mungkin kita akan mendapatkan pengetahuan baru yang bisa kita kembangkan lagi menjadi sebuah teknik maupun perlengkapan perang kita...." Lu Bai juga ikut berbicara sebelum Yu Guan menjawab pertanyaan Yang Wei.
__ADS_1
"Sudah menjadi hal umum jika penduduk di sana seperti itu... Hahaha." entah kenapa Yang Wei ketawa setelah berbicara kepada mereka bertiga.
"Leluhur, saya sudah mempelajarinya tetapi hanya mampu menggerakkan benda seberat 500 kilogram dan juga bisa digunakan untuk menyerang, aku menggabungkan kekuatan mental, spiritual dan energi kehidupan(Qi), tetapi tidak digunakan untuk serangan menyelinap seperti yang dilakukan oleh Jun Poppy.
Setiap serangan yang aku buat masih mengeluarkan fluktuasi energi Qi" kata Yu Guan kepada mereka bertiga, mereka bertiga mendengarkan dan juga mulai berpikir bagaimana caranya mengolah pikirannya agar bisa digunakan untuk menyerang lawan tanpa fluktuasi energi seperti yang Jun Poppy perbuatan.
"Sialan...kamu menyerang dengan licik...!" bentak Zhou Tai kepada Jun Poppy, yang masih mengacungkan kedua jari telunjuk dan tengah kepada dirinya.
"Itu bukan kelicikan, tetapi berpikiran cerdas." jawab Jun Poppy yang sekali lagi menggerakkan kedua jarinya seperti pertama kali dengan menebas udara sebanyak 3 kali, Zhou Tai yang mengetahuinya segera membuka perisai diri dengan energi Qi.
Booommm
Booommm
Booommm
3 kali ledakan dari berbagai arah dari kanan, kiri dan belakang, serangan Jun Poppy membentur perisai diri yang melindungi Zhou Tai, sayang sekali kali ini Zhou Tai baik-baik saja.
"Hah, ternyata tidak bisa melukai dengan serius, apalagi lawan sudah mengetahuinya." desah Jun Poppy yang berbicara sendiri didalam hatinya, kini dia mengetahui seberapa besar kemampuan-nya menggunakan teknik memanipulasi ruang dengan pikiran tanpa menimbulkan fluktuasi energi.
"Hahaha... Ternyata lemah, yang tadi saja tidak membuat aku terluka." kata Zhou Tai, dia tertawa melihat teknik musuhnya benar-benar lemah.
"Huuf, aku hanya menguji saja. Baiklah, kita selesaikan dengan segera."
Wuuuuussshh
Jun Poppy lagi-lagi langsung menyerang dengan kecepatan penuhnya, zhao Tai kaget dengan kecepatan musuhnya, segera dia menggunakan langkah bayangan yang mampu membuat aftermage atau bayangan Zhou Tai yang palsu, bayangkan itu ada 10 sosok Zhou Tai yang terlihat seperti transparan.
"Huuf... Trik ini lagi..." Jun Poppy mendengus kesal dengan permainan anak-anak baginya, segera Jun Poppy mengetahui posisi Zhou Tai dengan cepat sebelum lawannya bisa bereaksi.
Zlaaapp
Booommm
"Sialan, cepat sekali..."
Gerakan Jun Poppy semakin cepat setelah menggunakan sayap Dao Qi.
Booomm
Baaanngg
Zhou Tai semakin sulit menangkis serangan Jun Poppy yang berubah-ubah, apalagi Jun Poppy menghilang dan muncul lagi dengan pukulan dan tendangan, sikutnya juga tidak ketinggalan yang selalu menyerang pinggang Zhou Tai.
Baaanngg
"Huuf... Membosankan" kata Jun Poppy segera mundur 17 meter setelah tendangannya ditahan oleh tombak Zhou Tai, persepsi seorang dewa absolute tidak bisa diremehkan, apalagi lawannya masih berada jauh tingkat kekuatannya walau memiliki war clock mampu meningkatkan kecepatan serangan, pukulan, tendangan dan pertahanan.
"Tinju rubah membakar langit" Jun Poppy berkata didalam hatinya, akhirnya dia mengeluarkan teknik ras rubah tingkat mahadewa tahap puncak, kedua tangannya mengepal, energi Qi dewa segera berkumpul di kedua tangannya.
"Teknik tingkat mahadewa puncak" seketika anggota istana surgawi berdiri dari tempat duduknya, termasuk ketiga leluhur suci dan Yu Guan juga berdiri, semua orang dari istana surgawi tercengang dengan apa yang mereka lihat saat ini, energi Qi dewa dan alam semesta segera ter-aglomerasi dikepalan kedua tangan Jun Poppy, itu adalah salah satu ciri-ciri teknik tingkat mahadewa puncak yang mampu menarik kekuatan alam semesta sebagai kekuatan pribadi.
(Author : aglomerasi adalah pengumpulan partikel atau zat pada suatu titik atau pusat.)
Ketiga leluhur suci tidak pernah menurunkan teknik setingkat mahadewa kepada anggota istana surgawi karena itu sangat berharga, mereka saja masih belum memahami dan hanya mampu mempelajari tahap awal saja.
"Whooooss..."
__ADS_1
Suara gemuruh energi alam semesta seperti suara badai angin mengelilingi Jun Poppy dan pusatnya berada di dua kepalan tangannya, semua orang sudah sangat ketakutan dengan perubahan alam disekitarnya.
Langit tiba-tiba menjadi gelap dan awan membentuk pusaran badai seperti Kesengsaraan surgawi, Zhou Tai juga tahu apa yang akan dilakukan oleh lawannya, dia sudah sangat ketakutan melihat kekuatan Jun Poppy yang sebenarnya, dia juga tahu tingkat teknik yang digunakan untuk melawannya.
Sedangkan Zhou Tai sendiri hanya memiliki teknik tingkat surga tahap atas yang memiliki kekuatan tempur sebesar 175.000 gongjin, teknik tingkat surga tahap puncak memiliki kekuatan tempur sebesar 1 juta gongjin, sudah jelas Zhou Tai ketakutan setengah mati.
(Gongjin \= kilogram)
Tubuh Zhou Tai sudah gemetaran karena takut akan serangan dari Jun Poppy, tekanan teknik beladiri tingkat mahadewa tidak perlu diragukan lagi kekuatannya, semua orang yang tahu sudah pasti akan kabur, jika tidak akan mati dengan sia-sia.
Tubuh Zhou Tai sangat tertekan, dia sudah tidak mampu lagi menyerang Jun Poppy, walaupun dia menyerang itu tidak ada gunanya dengan war clock yang selalu melindungi tubuh Jun Poppy.
Kedua kepalan tangan Jun Poppy semakin bersinar terang berwarna merah api, kekuatannya semakin mengerikan walau masih belum dilepaskan, kekuatan Jun Poppy kini setara dengan kekuatan dewa absolute level 20, dengan akumulasi semua kekuatan tempur yang dimiliki Jun Poppy yang berada ditingkat dewa matahari, sarung tangan, kekuatan fisik dan tekniknya.
"Aku menyerah, aku menyerah..." Zhou Tai berkata menyerah sebanyak dua kali, dia sudah tidak mampu menahan tekanan dari kekuatan Jun Poppy yang sebenarnya.
"Junior Jun Poppy, menang"
Xiao Yan segera mengumumkan kemenangan Jun Poppy untuk kelima kalinya melawan pihak penantang dari istana surgawi, Jun Poppy segera menarik kembali tekniknya yang sudah siap dia lepaskan.
Awan hitam juga segera menghilang dan langit kembali cerah seperti sediakala, segera semua penonton yang tadi ketakutan kembali pulih.
"Huuff, menyia-nyiakan energi ku saja" gumam Jun Poppy yang mendesah kesal, staminanya sudah terbuang percuma, teknik tingkat mahadewa sangat membebani tubuh Jun Poppy yang berada ditingkat dewa matahari.
"Horeeee..."
"Hahaha.... Sudah aku duga Jun Poppy menang... Aku kaya, aku kaya..."
"Sial, jika tahu kekuatan yang sebenarnya aku pasti mempertaruhkan segalanya untuk Jun Poppy."
Excel dan semua keluarganya juga bersorak-sorai dan berdiri dari tempat duduknya, Jun Liqin semakin kesal disaat ayahnya berdiri hanya untuk bertepuk tangan dan memberikan apresiasi kepada Jun Poppy.
Colloseum kembali ramai dengan suara orang yang memuji prestasi Jun Poppy yang mampu mengalahkan tingkat dewa absolute level 1, gemuruh suara kegembiraan sangat jelas terdengar hingga diluar colloseum.
Pihak istana surgawi sudah duduk dengan lemas melihat kenyataan mereka sudah kalah 5 kali, mereka tidak menyangkah jika Jun Poppy menyembunyikan kekuatannya begitu dalam.
"Hah, semua diluar perkiraan...!" desah Yu Guan dengan duduk bersandar, dia tidak menyangkah keadaan selalu berubah dengan tiba-tiba semenjak dia memasuki benua biru.
"Kita turunkan saja kekuatan utama kita dari dewa absolute level 30 atau lebih, kita jangan sampai kalah lagi kali ini." kata Yang Wei dengan menahan amarahnya, jiwanya masih terluka dan tidak ingin membuat masalah dibenua biru, dia sudah ketakutan dengan pasukan penjaga yang muncul sewaktu Ahui Nan dan Lu Lingqi menerjang ingin memasuki tribun keluarga Kekaisaran Agung, apalagi dengan sosok pria muda yang menjadi penguasa dibenua ini.
"Yong kai maju dulu, kita lihat seberapa kuat peserta benua biru." jawab Yu Guan yang memberikan saran.
"Lebih baik, Ahui Nan saja yang tampil dulu, kita harus mengejar kekalahan 5 point." Lu Bai ingin membuat kesepakatan dengan penguasa benua biru ini.
"Baiklah, aku setuju"
"Terserah, yang penting kita menang"
Akhirnya semua pemimpin istana surgawi termasuk ketiga leluhur suci menyetujui saran dari Lu Bai, mereka sudah tidak ingin menelan kekalahan lagi karena itu para pimpinan istana surgawi mengirim Ahui Nan untuk menjadi penantang berikutnya.
"Ahui Nan kamu maju kali ini. Ingat kamu harus menang dan jangan permalukan pihak kita."
"Baik pemimpin" jawab Ahui Nan kepada Yu Guan, dia sudah menantikan kesempatan ini untuk menunjukkan pelatihan dia selama ini kepada Excel.
Segera Ahui Nan menuju arena utama yang masih ada Jun Poppy untuk menunggu lawan berikutnya, Jun Poppy yang melihat Ahui Nan segera memerintahkan sistemnya untuk menganalisa kekuatan lawannya.
"Ya kali ini aku harus mundur, kesenjangan kekuatan kita jauh berbeda" batin Jun Poppy setelah mengetahui hasil kekuatan mereka berdua.
__ADS_1