Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 162 Tanaman roh es phoniex.


__ADS_3

Chapter 162 Tanaman Roh Es Phoniex.


Setelah pertarungan yang intens dari barang lelang pertama hingga keenam, kembali barang lelang ketujuh membuat antisipasi setiap orang yang hadir.


Bu Wanmei juga ikut tertarik dengan kotak kayu gaharu yang sama dengan barang lelang yang pertama, Na Yu hanya tersenyum saja melihat antusias orang yang selalu membuatnya tertawa bahagia, meskipun begitu Na Yu tidak mengoda Bu Wanmei seperti sebelumnya saat diluar.


"Ditahap akhir menengah, barang lelang terakhir adalah..." kata Li Ling tetapi dia berhenti karena sedang membuka kotak itu, suara "krak" terdengar ditelinga semua orang.


"Bhuuuzzzhh" udara dingin segera menyebar ditempat lelang saat kotak itu dibuka, setelah dibuka untuk beberapa saat agar semua orang melihatnya dengan jelas, kemudian


"Klik" suara kota kayu gaharu ditutup kembali.


"Apa itu rumput es phoniex?"


"Iya itu benar, dari ciri-cirinya sudah sangat jelas"


"Aku harus mendapatkan itu"


Segera para peserta ribut terutama para alchemist yang mengetahui jenis tanaman itu, sebagai alchemist rumput es phoniex adalah bahan utama pembuatan pil jiwa yang mampu meningkatkan basis kultivasi hingga 2 tahap, karena itu para alchemist yang berada ditempat lelang penuh antusias.


"Para tamu yang terhormat, seperti yang sudah kalian lihat, ini memang benar rumput es phoniex yang sangat langkah, didalam kotak ini terdapat 6 rumput es phoniex, harga awal 2.300 batu mistik setiap peningkatan harga minimal 100 batu mistik."


"2.400"


"2.500"


Para peserta segera saling menaikan tawarannya satu demi satu terutama mereka yang berprofesi sebagai alchemist, Bu Wanmei juga terlihat senang mengetahui isi didalam kotak itu.


"Apa kamu juga menginginkannya?"


"Iya, tapi tidak terlalu!" jawab Bu Wanmei yang seakan-akan berminat tetapi juga tidak terlalu penting baginya, jawaban itu tidak memuaskan rasa penasaran Na Yu.


"Apa kamu juga seorang alchemist?"


"Hanya hobi saja disaat aku tidak ada kerjaan"


"Hobi...tidak ada kerjaan... Jangan katakan pekerjaan utamamu hanya menghitung langkah kaki...hahaha" Na Yu kembali mengoda Bu Wanmei dengan tawa yang riang.


"Tentu, menghitung kaki juga bagian dari pekerjaan yang berat" jawab Bu Wanmei dengan polos.


"Hahaha...mana ada berjalan itu dihitung sebagai pekerjaan yang berat...hahaha" kata Na Yu dengan ketawa terbahak-bahak, Bu Wanmei kembali cemberut saat diejek, peserta yang sedang tegang menaikan tawarannya menjadi terganggu dengan suara tawa dari kamar A yang seolah-olah menertawakan mereka saling beradu kekayaan.


"Tuan dikamar A tolong jaga sikap anda" tegur seorang alchemist yang tidak senang dengan tawa menghina, Na Yu segera menahan tawanya dengan tangan menutup mulutnya, dan kembali peserta saling bersaing.


"Apa kalian tahu identitas orang yang menepati kamar A?


"Maaf Yang Mulia, saya akan bertanya dulu kepada pemimpin Paviliun matahari"


"4.200"


"Hahaha, Patriack Cheng, kamu bukan seorang alchemist kenapa ikut menawarnya"


"Huuff, biarpun aku bukan seorang alchemist tapi masih bisa mengundang seorang alchemist, Patriack Xiao"


"Hahaha, iya, ya terserah kamu. 5.000 batu mistik"


Persaingan juga tidak hanya untuk para alchemist tetapi kekuatan yang lain ingin memilik rumput es phoniex, hanya dengan memakannya langsung rumput es phoniex bisa meningkatkan basis kultivasi walau tidak seefektif setelah diramu oleh seorang alchemist, karena itu banyak kekuatan yang lain ingin memilikinya.


"15.000"


"Sial, apa dia gila menaikan langsung"


"Anak muda jangan terlalu impulsif...hahaha. 17.000 batu mistik"

__ADS_1


Setiap peserta mencaci maki Bu Wanmei yang ikut menawar dengan tawaran yang lebih tinggi, dari 5.000 langsung dinaikan 10.000 batu mistik, tetapi berbeda dengan para alchemist yang memiliki kekayaan hasil dari penjualan pil.


"18.000"


Penawaran semakin gila-gilaan dinaikan hanya demi rumput es phoniex, siapapun akan memperjuangkan apapun asal basis kultivasinya bisa segera dengan cepat meningkat.


Bagi Bu Wanmei rumput es phoniex tidak hanya untuk meningkatkan basis saja, dia bertujuan untuk meningkatkan apinya hingga ketingkat yang lebih tinggi.


"Hei, Bu, apa itu berguna bagimu dengan tingkat kultivasi Sang Void?" tanya Na Yu yang heran Bu Wanmei ikut menawarnya, dia tidak tahu tujuan Bu Wanmei ingin memiliki rumput es phoniex, memang benar tingkat kultivasi dari Bu Wanmei pada tingkat Sang Void level 4, tingkat lebih tinggi dari dewa absolute.


"Memang tidak berguna, tetapi rumput es phoniex banyak kegunaannya selain meningkatkan kekuatan dibawah Sang Void, itu bisa diramu menjadi Pil penambah usia hingga 10.000, selain itu rumput es phoniex juga bisa meningkatkan akar elemen jenis Es."


Perkataan Bu Wanmei mengejutkan Na Yu yang mendengarkan penjelasan dengan seksama, Na Yu semakin penasaran dengan identitas dari Bu Wanmei yang sangat tertutup rapi.


"Memangnya kamu pernah mencobanya? Jika itu bisa menambah usia hingga 10.000 dan mampu meningkatkan akar elemen kenapa aku tidak mengetahuinya!!" tanya Na Yu dengan minat ingin tahu yang tinggi, bagi setingkat Sang Void pengetahuan baru bagi mereka sangat penting selain meningkatkan basis kultivasinya.


Jika setingkat dewa absolute saja membutuhkan waktu jutaan tahun untuk naik 1 level, terus berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk meningkatkan kekuatan Sang Void 1 level ? Karena itu Na Yu tidak terlalu terfokus mengejar kekuatan, karena semakin dikejar akan semakin sulit untuk menerobos.


"Mungkin kamu tidak tahu, tetapi belum tentu untuk orang lain, memang tidak mudah untuk membuat rumput es phoniex menjadi Pil yang lain selain untuk membuat ramuan penambah kekuatan, dibutuhkan percobaan yang tidak terhitung jumlahnya, jika gagal kerugiannya juga luar biasa mahal.


Karena itu banyak alchemist hanya menjiplak hasil karya alchemist yang lain dan enggan untuk menciptakan resep baru yang lebih baik. Kamu tahu jika seorang alchemist yang hanya bisanya menjiplak saja itu menjadikan mereka gagal meningkatkan tingkat profesi mereka, karena takut akan kerugian yang sangat besar." penjelasan dari Bu Wanmei memang masuk diakal dan mudah dipahami Na Yu, minat Na Yu terhadap Bu Wanmei semakin besar dan ingin mencari tahu lebih banyak tentang identitas pria yang selalu membuatnya tertawa.


"Aku paham, aku memiliki banyak tanaman rumput es phoniex, apa kamu mau?" perkataan Na Yu membuat Bu Wanmei menggerakan lehernya kekanan dan menatap mata Na Yu, Na Yu yang dilihat menjadi senang jarang-jarang Bu Wanmei menatapnya penuh perhatian, biasanya Bu Wanmei berbicara tanpa melihat wajahnya.


"Tidak ada yang namanya makan siang gratis... Apa yang kamu inginkan dariku, aku adalah orang miskin dan yatim piatu, tidak ada hal yang berharga dari diriku" jawab Bu Wanmei dengan nada mencela diri sendiri, dia tidak mau bergantung dengan orang lain apalagi dimanfaatkan, setelah berbicara dengan Na Yu, Bu Wanmei kembali memperhatikan panggung lelang dimana Li Ling berada.


Bagi Na Yu perkataan Bu Wanmei seakan-akan menyayat hatinya, seolah-olah dia mampu membaca pikirannya walau hanya dengan menatap matanya.


Na Yu tidak langsung menjawab, dia berpikir dengan menundukan kepalanya, lelang terus berlanjut dengan tawaran harga yang makin naik menjadi 23.000 batu mistik, Li Ling sangat bahagia mendapatkan hasil diluar perkiraannya.


"30.000"


Kembali suara Bu Wanmei mengema dan membuat suasana semakin memanas dan tegang di tempat lelang, para alchemist langsung menatap benci penghuni dikamar A yang selalu menawarkan dengan harga yang berlebihan dari harga yang sebenarnya.


"Tidak bijak menjadi musuh alchemist, kamu terlalu melebihi-lebihkan dirimu" pemimpin akademi alchemist pill dewa angkat bicara dan berbicara dengan mengancam, apa yang dikatakannya adalah benar, seorang alchemist mampu mengundang kekuatan besar untuk menghancurkan orang yang dia benci tanpa harus ikut turun tangan, cukup alchemist itu memberikan pill sebagai alat pembayaran yang diinginkan orang yang diundangnya.


"50.000 batu mistik"


"Bajingan ini, oke. Hati-hati setelah menjadi musuh alchemist" ancam pemimpin akademi alchemist pill dewa yang merupakan kekuatan utama dari Kekaisaran Zhongbu diwilayah tengah, Patriack Xiao saja tidak berani ikut campur, dia hanya diam saja dengan mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Kakak yang cantik, apa diperbolehkan mengancam disaat peserta lain ikut menawar?" tanya Bu Wanmei kepada Li Ling, dia berniat terus memprovokasi setiap orang yang ingin bersaing dengannya.


"Hahaha, aku tidak mengancam, hanya saja memperingatkan dirimu, anak muda" kata pemimpin akademi pill dewa dengan ketawa.


"Jika kamu miskin lebih baik diam dan minum susu" ejek Bu Wanmei yang dengan sengaja membuat marah semua orang ditempat lelang, segera atmosfer dirumah lelang menjadi semakin tegang.


"Bang" aura kekuatan keluar dari setiap kekuatan besar, termasuk tamu dari alam puncak yang memiliki kekuatan dewa absolute, tekanan aura kekuatan difokuskan terhadap Bu Wanmei.


Li Ling yang berada ditengah menjadi sangat ketakutan hingga tidak mampu berbicara karena tekanan dari setiap orang, Bu Wanmei yang mengetahui ketakutan Li Ling tiba-tiba menghilang dari kamarnya dan langsung muncul didepan Li Ling dan petugas wanita yang berada disebelah.


"Klik" sebelum benturan keras kekuatan basis kultivasi Bu Wanmei dan semua orang, Na Yu segera menjentikkan jarinya dan melindungi gedung lelang agar tidak hancur berkeping-keping.


"Booommm" segera benturan kekuatan semua orang menggoncang gedung lelang dan Bu Wanmei yang menjadi sasaran semua kekuatan hanya diam dengan melindungi 2 wanita dibelakannya.


"T-tolong semuanya tenang" pemimpin paviliun segera turun tangan dengan menenangkan semua kekuatan, ucapan pemimpin paviliun tidak dihiraukan oleh banyak kekuatan, tetapi mereka sedang terkejut melihat seorang pria berbaju putih dengan memakai topeng emas dan rambut pendek dengan kedua sisi kanan dan kiri tipis masih baik-baik saja, padahal jika seluruh kekuatan ditempat lelang difokuskan pada satu titik sudah seharusnya target itu menjadi bubur darah, tetapi kenyataannya pria bertopeng itu baik-baik saja.


Melihat punggung Bu Wanmei, kedua wanita yang dilindungi merasakan jantungnya berdetak kencang, aroma wangi yang keluar membuat mereka berdua menjadi gelisah, dengan segera mereka berdua menenangkan pikiran disaat suara pemimpin paviliun terdengar.


Segera semua kekuatan menarik aura kekuatannya, biarpun begitu tekanan kuat masih bisa dirasakan, Bu Wanmei hanya diam dengan punggung tegak dan kedua tangannya dibelakang panggung, kedua bola matanya terlihat biasa saja saat melihat semua kekuatan dilantai 2 dan 3 tanpa rasa takut sedikitpun


"Nona cantik, lanjutkan" kata Bu Wanmei kepada Li Ling tanpa membalikan tubuhnya.


"B-baik Tuan muda." dengan sedikit tergagap Li Ling menjawab.

__ADS_1


"Mohon maaf dengan ketidaknyamanan ini, tolong diperhatikan aturan di tempat lelang ini. Siapapun yang bisa menawarkan harga tertinggi akan menjadi pemilik barang yang dilelang.


Baiklah saya akan melanjutkan lagi, 50.000 batu mistik, apa ada penawaran lagi..." suara Li Ling yang lembut mampu menenangkan pikiran setiap peserta lelang dan kembali mengingatkan mereka, lalu Li Ling memulai lelangnya lagi, tetapi semua orang hanya diam, dipikiran mereka hanya ingin merampok dan membunuh pria bertopeng emas itu setelah lelang usai.


Hingga hitungan ketiga peserta yang ikut lelang dilantai 3 tidak ada yang mau menawar lagi dan rumput es phoniex dimenangkan oleh Bu Wanmei, segera Bu Wanmei menyerahkan cincin kelas rendah yang berisi 100.000 batu mistik, tanpa menunggu lelang usai.


"Ambil itu sebagai jaminan, nanti setelah usai lelang baru aku lunasi jika kurang" kata Bu Wanmei kepada Li Ling, dan setelah itu Bu Wanmei menghilang dari pandangan semua orang tanpa tahu dimana keberadaannya.


"Pemenang rumput Es phoniex adalah Tuan muda dari kamar A, selamat"


Bu Wanmei telah kembali disisi Na Yu yang hanya tersenyum saja melihat tindakan protektif kepada wanita, Na Yu melihat wajah Bu Wanmei tanpa berkedip.


"Menatap wajah lawan jenis melebihi 1 menit akan membuatnya jatuh cinta" kata Bu Wanmei yang membuat Na Yu ingin ketawa tetapi dia menahannya, walau Bu Wanmei tidak melihat wajahnya langsung dengan persepsinya bisa mengetahuinya.


"Ini sudah 2 menit kenapa aku belum merasakan yang namanya jatuh cinta?" tanya Na Yu dengan menahan tawanya.


"Khusus kamu mungkin tidak bisa jatuh cinta, tetapi jatuh kedalam selokan itu mungkin"


"Opps... Hahaha" Na Yu tidak bisa menahan tawanya lagi, dengan tidur miring disofa memegang perutnya Na Yu tertawa terbahak-bahak, untung saja Na Yu membuat formasi kedap suara hingga suara tawanya tidak sampai didengar semua orang.


Disisi lain semua kekuatan yang berada dilantai 2 maupun lantai 3 sedang berbisik-bisik, mereka merencanakan untuk merebut semua harta yang dimiliki Bu Wanmei.


"Ketua, apa tindakan kita tepat merebut harta dia, dia saja baik-baik saja setelah menerima serang spritual dan juga mampu menahan serangan aura kekuatan dari setiap orang yang membencinya?"


"Bodoh, apa kamu percaya ada orang yang mampu menahan aura kekuatan sekelas dewa absolute yang menjadi targetnya, apalagi banyak dewa absolute yang hadir mengeluarkan kekuatannya"


"Aahh, kamu benar ketua, dia pasti memiliki artefak pelindung aura kekuatan lawan yang menekannya, tapi...bagaimana cara kita merebutkan hartanya jika pihak lain juga menginginkannya?"


"Hehehe, kita akan menjadi nelayan..."


"Hahaha, ketua anda memang penuh skema" kata bawahannya yang mengerti maksud dari pemimpinnya, maksud menjadi nelayan adalah memanfaatkan pertikaian musuh untuk mengambil keuntungan dari pertikaian itu.


Tidak hanya orang dua itu saja yang berada dilantai 2 merencanakan untuk merebut harta Bu Wanmei, tetapi pemimpin akademi alchemist pill dewa juga sudah memerintahkan banyak anak buahnya berjaga diluar paviliun matahari, setelah keluar dari ibukota Kekaisaran Zhongbu mereka akan menyergap Bu Wanmei.


"Anak muda itu tidak akan hidup untuk hari ini, cepat perintahkan para pembunuh kita bersiap-siap menyergap pria muda itu dan lakukan dengan cepat dan bersih" perintah Patriack Cheng kepada orang yang bersembunyi dibalik bayang-bayangnya"


"Baik, bos"


Wuuuuussshh


Angin diruangannya berhembus ringan dan bayangan itu menghilang, Patriack Cheng dengan senyum jahatnya menatap kamar A dimana Bu Wanmei.


"Patriack Cheng, apa kita tidak menunggu saja pihak lain yang ingin merebutnya..."


"Coba pikirkan, jika dewa absolute yang merebutnya terlebih dahulu bagaimana kita bisa memiliki hartanya...kamu itu..."


"Hehehe, anda benar Patriack" kata ketua dengan ketawa karena malu menyadari kurang cerdas dalam hal kelicikan Patriack Cheng, Patriack Cheng yang dibenarkan kelicikannya merasa bangga, jika dia tidak licik sudah dipastikan bisnis penjualan budak tidak akan bisa dia lanjutkan.


Dikamar B dimana diam 2 dewa absolute juga berbicara mengunakan telepatinya, mereka berdua berasal dari alam puncak dan datang kealam atas demi sebuah lukisan tingkat Mahadewa walau bukan lukisan yang asli.


"Anak muda itu tidak sederhana, mampu menahan aura kekuatan 6 dewa absolute masih baik-baik saja, bahkan wajahnya tidak terlihat tertekan"


"Kamu benar saudaraku, apa anak muda itu juga setingkat seperti kita?"


"Hah, aku tidak bisa melihat basis kekuatannya, tetapi dilihat dari struktur tulangnya anak muda itu tidak kurang dari usia 30 tahunan, tidak mungkin dia sudah mencapai tingkat dewa absolute diusia itu, kamu tahu sendiri kita saja membutuhkan jutaan tahun untuk bisa setingkat ini..." dengan mendesah orang yang dipanggil saudara itu berkata dengan penuh tanda tanya, dia juga terkejut melihat pria muda bertopeng emas mampu menahan aura kekuatan 6 dewa absolute yang hadir ditempat lelang, jarang-jarang 6 dewa absolute datang dialam atas secara bersamaan jika bukan demi sebuah meja yang tertembus lukisan dari orang misterius yang bernama Bu Wanmei.


"Cukup menarik anak muda ini, tetapi lebih menarik dia yang membuat lukisan itu, aku penasaran dengan sosok misterius yang katanya juga masih muda...." tiba-tiba dia tidak melanjutkan perkataannya dan memiliki perasaan jika pria muda bertopeng itu adalah pelukis tingkat Mahadewa


"Itu dia" seketika dua orang dewa absolute serentak berbicara bersamaan karena pemikirannya yang sama, mereka berdua saling bertatap muka dan tersenyum.


"Kita harus bisa melindungi dia dari pihak lain, bakat seperti ini tidak mudah kita temukan dalam jutaan tahun, aku penasaran siapa gurunya, dan dia juga begitu gigihnya untuk memiliki rumput es phoniex walau diancam banyak kekuatan, jangan-jangan dia juga seorang alchemist..."


"Hahahaha, bisa jadi bisa jadi..." kedua orang itu ketawa bahagia mengetahui jika pria muda itu memiliki multi talenta yang sudah tidak ada selama jutaan tahun ini, mereka berdua adalah dewa absolute dari istana surgawi dan tidak ada yang tahu jika mereka berasal dari sana, mereka sudah dipastikan akan merekrut pria muda itu yang sangat berbakat, penilaian dan persepsi tingkat dewa absolute level lebih dari 25 tidak bisa diragukan lagi.

__ADS_1


Awalnya dewa absolute menuju alam atas hanya ingin memiliki mahakarya lukisan itu dan tidak berharap mendapatkan permata didalam kubangan lumpur, bagi mereka alam atas dianggap sebuah alam yang tidak berharga, jika bukan perintah dari pimpinannya mereka berdua enggan datang dialam puncak, pemimpin hanya memerintahkan untuk membeli lukisan itu dan juga menyelidiki pelukisnya, jika memang benar lukisan itu setingkat mahadewa mereka akan mengundangnya untuk membuat banyak lukisan.


"Dan sekarang akhir dari tahap yang dinantikan kita semua, ditahap atas kami akan melelang 3 jenis barang utama...plok plok" Li Ling segera melanjutkan acara lelang tahap atas yang sudah dinantikan semua kekuatan besar, dengan tepukkan tangannya, muncul seorang wanita muda membawa sebuah nampan yang tertutupi kain putih.


__ADS_2