Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 250 Dewa Surya menjadi mata-mata.


__ADS_3

Chapter 250 Dewa Surya sebagai mata-mata.


Kemunculan Dewa surya mengejutkan banyak pemimpin istana surgawi yang mengenal sosok dewa surya dari alam puncak, awalnya dewa surya ditarik menuju alam keabadian demi tujuan menjadi komandan tingkat pertama beserta ketiga adik dan kakak dewi samudera.


Dewa surya dan ketiga saudara dewi samudera juga memboyong keluarganya menuju alam keabadian setelah mendapatkan persetujuan dari Yu Guan.


Saat mereka datang di alam keabadian, kedua keluarga itu di tempatkan diwilayah tingkat pertama yang masih kosong dan membuat tempat tinggalnya yang dibantu istana surgawi.


Selama waktu 100 tahun lebih dewa surya beserta ketiga saudara dewi samudera sering mengambil misi yang menuju ke hutan belantara dan selama waktu itu mereka telah bersengkongkol dengan banyak kekuatan dihutan belantara termasuk bandit tengkorak hitam, tujuan mereka sangat sederhana yaitu membentuk kekuatan untuk mengalahkan istana surgawi.


Keluarga besar dewa surya beserta ketiga saudara dewi samudera tidak mengetahui jika selama ini mereka berempat telah menjadi mata-mata banyak kekuatan di hutan belantara.


Yu Guan hanya mengeleng-gelengkan kepalanya karena dia adalah orang yang menyetujui dewa surya dan ketiga saudara dewi samudera untuk tinggal di alam keabadian. Yu Guan gagal mengawasi keempat orang ini.


"Pantas saja mereka berempat selalu mengambil misi menuju hutan belantara, ternyata ini tujuan mereka." Zhuting sebagai pemimpin balai pekerjaan umum juga ikut berkomentar.


"Aku sebagai divisi penegak hukum saja masih kecolongan, aku harus menyelidiki semua keluarga yang mereka bawa, sebagian wanita muda dari keluarga mereka menjadi pelayan guru agung dan ini sangat membahayakan jika guru agung tertipu oleh para wanita itu."


Bhuuuzzzhh


"Jangan kuatir, keluarga mereka tidak ada hubungannya dengan keempat orang itu" tiba-tiba Excel muncul disebelah Sun Hongli saat dia baru selesai berbicara pada Yu Guan.


"Guru agung"


Yu Guan, Sun Hongli dan Zhuting segera menyapa Excel saat dia muncul dan ikut berbicara, seketika ketiga leluhur suci yang mendengar suara ketiga murid Excel membalikan tubuh mereka dan membungkuk memberikan penghormatan.


"Guru agung"


"Hore... Salam, guru agung"


Segera suasana menjadi gembira dengan hadirnya guru agung yang kini menjadi pujaan dan panutan banyak orang di istana surgawi.


"Lanjutkan, aku hanya ingin menangkap keempat orang itu saja. Ini juga ajang bagus untuk menguji kekuatan kalian." Excel tersenyum dan berkata kepada semua orang dan niatnya datang untuk menangkap keempat orang itu, Excel harus membawa mereka karena masih berhubungan dengan kedua istrinya masih berkultivasi didunia jiwa.


Segera ketiga leluhur suci menghadapi kembali raja kelelawar, raja kelelawar yang melihat guru agung langsung merasa ketakutan dan instingnya mengatakan untuk mundur jika tidak dia akan menerima kematiannya.


"Apa sekarang kamu percaya dengan guru agung yang kamu katakan sebagai boneka kami, beliau ada disini dan tanyakan sendiri apa guru agung boneka kami? Dan juga kedua barang yang kamu inginkan, beliau yang bawa." Yuan Shao menjadi semakin percaya diri dengan kehadiran guru agung di belakangnya.


Raja kelelawar berlahan mengepakkan sayapnya dan terlihat akan melarikan diri karena ketakutan, dia sudah tidak memperdulikan perkataan Yuan Shao, keempat orang yang bersembunyi dibalik bayang-bayangnya juga merasa ketakutan terhadap guru agung, keempat orang itu tahu siapa guru agung ini yang sebenarnya.


"Ayo kita bertarung dan jangan berniat kabur setelah banyak memfitnah kami." Yuan Shao menantang raja kelelawar.


"Bajingan, kenapa kalian tidak memberitahukan jika guru agung lebih mengerikan dari ketiga orang tua itu" kata raja kelelawar kepada dewa surya dan ketiga temannya melalui telepati saat berbicara.


"Maaf, raja. Dia adalah dewa perang dan juga penguasa benua biru, aku juga tidak tahu jika dia memiliki kekuatan yang lebih kuat dari ketiga orang tua itu, aku baru tahu jika guru agung adalah dia juga. Aku juga tidak bisa melihat kekuatannya, jadi aku kira dia masih berada dibawah ketiga orang tua itu." jawab dewa surya yang kebingungan harus berkata apa.


"Bodoh, seharusnya kamu lebih jeli dalam menyelidiki kekuatan istana surgawi, kematian Cao Litian dan Mu Bao tidak berarti melemahkan kekuatan istana surgawi. Sekarang, karena kebodohan kalian kita bisa-bisa binasa." raja kelelawar sangat marah saat berbicara dengan dewa surya.


"Maaf, raja. Aku memiliki saran agar membuat perjanjian dengan guru agung agar tidak ikut campur dalam pertarungan anda dengan Yuan Shao." dewa surya hanya bisa memberikan idenya ini.


"Hah... Baiklah, hanya ini satu-satunya jalan agar kita tidak musnah gara-gara kebodohan kalian berempat." raja kelelawar mendesah kesal dan mengikuti rencana dewa surya.


"Baiklah, aku akan bertarung denganmu, tetapi aku mempunyai kondisi, aku ingin guru agung tidak ikut campur dalam pertarungan kita berdua, bagaimana?" kata Raja kelelawar kepada Yuan Shao, Yuan Shao yang mendengar keinginan raja kelelawar berpikir sejenak dan menganalisa dibalik keinginan dia, lalu Yuan Shao memutar kepalanya untuk mendapatkan persetujuan dari guru agung, Excel hanya menganggukkan kepala saja.


"Pertama, serahkan dulu keempat orang itu yang diinginkan guru agung.


Kedua, jika aku menang berjanjilah tidak pernah lagi mengusik istana surgawi selama hidupmu.


Ketiga, kalian harus memberikan kompensasi kepada pasukan surgawi yang telah kalian bunuh maupun kalian lukai, jika kalian tidak bisa memenuhi ketiga syarat ini...! Jangan harap kalian bisa kembali kehutan belantara lagi." jawab Yuan Shao yang mengejutkan ketiga raja itu termasuk dewa surya dan ketiga temannya.


"Raja, tolong jangan serahkan kami, jika kami mati anda juga tahu apa yang terjadi dengan anda nanti." dewa surya sangat ketakutan dengan syarat yang diajukan Yuan Shao, mereka berempat memang telah terikat kontrak jiwa hidup dan mati dengan raja kelelawar, jika mereka mati raja kelelawar juga akan ikut mati.

__ADS_1


"Diam, aku tahu bodoh." bentak raja kelelawar kepada rengekan dewa surya.


"Untuk kedua dan ketiga aku masih bisa penuhi, tetapi untuk permintaan guru agung, maaf, aku tidak bisa." jawab raja kelelawar kepada Yuan Shao.


"Mau tidak mau, kamu tidak bisa menolak, lihat posisi kamu dimana...! Kamu pikir hanya kami bertiga tidak bisa membantai kalian." ucapan Yuan Shao membuat raja kelelawar baru tersadar, dia tidak mengira jika leluhur suci telah menerobos ke level yang lebih tinggi dalam waktu 5 bulan, jika melawan 1 orang dia masih sanggup, jika harus melawan 3 orang sudah pasti akan meninggalkan nama.


"Hahaha.... Hebat, hebat. Kalahkan aku dulu baru kamu bisa mendapatkan ketiga keinginanmu..." tawa raja kelelawar membuat semua orang dari istana surgawi merasa heran dan perkataan-nya penuh percaya diri berbeda dari yang sebelumnya, Excel hanya tersenyum karena sudah mengetahui apa yang akan terjadi.


"Oh... Bagus, jika itu keinginanmu...!"


Zlaaapp


Zlaaapp


Bang... Bang


Kedua orang itu menghilang dan saat muncul lagi langsung berbenturan fisik, gelombang kejut hasil benturan itu sangat mengerikan hingga banyak orang yang sudah menjauhi, hanya dipihak surgawi yang tidak bergerak karena masih ada guru agung yang berdiri paling terdepan.


Dhuuuuum


Kecepatan tingkat sang void sangat luar biasa, mereka berdua terlihat seperti sebuah sinar yang saling bertabrakan, suara dentuman sangat memekikkan telinga hingga banyak orang yang menutupi telinganya dengan energi Qi.


Pertarungan sekelas ini belum pernah terjadi di istana surgawi atau tepatnya di alam keabadian, Excel hanya menggangukan kepalanya dengan kedua tangannya berada dibelakang panggungnya, Excel puas dengan pemahaman dari Yuan Shao mengenai kekuatan sang void.


Semua mata melihat keatas tanpa berkedip, bola mata bergerak mengikuti gerakan kedua orang yang sedang bertarung dilangit, petarung ini membuat jantung setiap orang melambat karena merupakan pertunjukan yang sangat menarik.


Dhuuuuum


Booom... Booom


"Benar-benar luar biasa petarungan sekelas sang void..."


Para komandan istana surgawi sangat bersemangat melihat leluhur mereka bertarung, mereka tidak pernah melihat pertarungan sekelas ini selama hidupnya, karena itu mereka tidak mengedipkan matanya agar tidak kehilangan momen yang sangat berharga.


Walaupun raja kelelawar kalah 1 level dengan Yuan Shao, dia masih mampu mengimbanginya, Excel yang melihatnya hanya tersenyum dan tampak tidak kuatir sama sekali.


Dhuuuuum


"Hahaha... Pondasimu masih belum stabil, aku perkirakan kamu baru saja menerobos." kata Raja kelelawar setelah mereka beradu pukulan dan mundur.


"Hehehe... Benar, tetapi aku sudah memahami level keenam. Bersiaplah...!" Yuan Shao terkekeh dan membalas ucapan raja kelelawar.


"Hahaha... Apa kamu bisa mengimbangi kecepatan ku..." raja kelelawar tertawa mendengar perkataan Yuan Shao, dengan kelebihan memiliki sayap, raja kelelawar memang unggul dalam kecepatan.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Kembali kedua orang itu saling menyerang setelah bertukar kata, pertarungan pertama hanya untuk menguji seberapa kuat lawannya.


Dhuuuuum


Dentuman terus-menerus mengema di alam keabadian, gelombang kejut memporak-porandakan hutan zona luar, sebagian anak buah serigala merah dan badak api sudah berlari memasuki zona dalam, walau kedua binatang buas itu tidak memliki kecerdasan, insting mereka masih bekerja dengan baik untuk memanfaatkan pertarungan kedua orang itu untuk melarikan diri.


Wang Lang, raja badak dan anak buah dari raja kelelawar tidak ikut melarikan diri, mereka hanya menjauhi medan pertempuran dan masih melihat dengan penuh semangat, dan bagi pasukan kelelawar jelas akan selalu menunggu rajanya untuk mengalahkan musuhnya.


Baaaanngg...


Benturan fisik sekali lagi mengema dan kali ini lebih keras dan terlihat kedua orang itu mundur dan menjaga jarak, nafas Yuan Shao terlihat terengah-engah karena stamina-nya terus terkuras untuk mengimbangi kecepatan lawannya.


"Hahaha.... Sudah aku katakan jika kecepatan kita jauh berbeda walau kamu memiliki level yang lebih tinggi." raja kelelawar ketawa melihat Yuan Shao kelelahan.

__ADS_1


"Hehehe... Aku tahu, tetapi bukan berarti aku benar-benar kelelahan..." jawab Yuan Shao yang mengakui jika dia kalah dalam kecepatan, dia mengepalkan kedua tangannya dan menarik kekuatan alam semesta, terlihat dia mengeluarkan teknik tingkat mahadewa.


Booom


Segera lonjakan energi keluar dari tubuh Yuan Shao dan kekuatan meningkat, tubuhnya menyala dengan sinar berwarna biru, sinar berwarna biru adalah efek dia mengeluarkan kekuatan garis darah ras manusia tahap menengah.


"Wow... Layak menjadi salah satu kekuatan istana surgawi, teknik tingkat mahadewa dan garis darah yang sangat lezat... Hahaha." kata Raja kelelawar kepada Yuan Shao, lalu dia ketawa gembira dengan menjilati bibirnya yang ingin meminum darah musuhnya.


Excel melihat kekuatan raja kelelawar juga meningkat ketika keempat orang itu memberikan kekuatannya, "Tanpa keempat orang itu, kamu sedari tadi sudah kalah dalam kekuatan." kata Excel kepada raja kelelawar.


Raja kelelawar kaget mendengar ucapan guru agung, dia tidak menyangkah jika guru agung mengetahui rahasianya mengikat kontrak jiwa dengan keempat orang yang selalu bersembunyi dalam bayangannya.


"Oh, begitu... 1 lawan 5... Hahaha. Pantas saja kamu bisa mengimbangi aku, walau keempat orang itu masih setingkat dewa absolute, mereka masih bisa memberikan sedikit kekuatan." Yuan Shao akhirnya mengerti dengan rasa percaya diri dari raja kelelawar.


"Hahaha... Ini juga bagian dari kemampuan ku." raja kelelawar ketawa dan membalas perkataan Yuan Shao dengan cara bangga.


"Tidak tahu malu..."


"Benar-benar licik..."


Umpatan terlontar dari seluruh pasukan surgawi yang mengetahui kecurangan dari musuh yang menjijikkan itu, semua orang benar-benar geram dengan cara raja kelelawar yang menggunakan kekuatan orang lain.


"Ulur waktu hingga 5 menit, disaat itu dia akan kehilangan dukungan dari keempat orang itu, dia bisa menggunakan kekuatan mereka setelah cooldown 30 menit, serang pada sayapnya karena itu titik kelemahannya." kata Excel kepada Yuan Shao melalui telepatinya, Yuan Shao yang mendapatkan solusi menyeringai lebar, dia sangat senang mendapatkan arahan dari gurunya.


"Terima kasih, guru agung."


"Benar itu memang bagian dari kemampuanmu, tetapi bukan berarti aku takut. Raja kelelawar terima ini.... Pukulan Surga menghancurkan iblis...!" setelah Yuan Shao mengucapkan terima kasih kepada guru agung, dia membenarkan perkataan raja kelelawar, setelah itu Yuan Shao mengeluarkan teknik tingkat mahadewa.


"Hahaha... Kamu pikir aku tidak memiliki teknik tingkat mahadewa. Tinju angin kematian..."


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Booommm


Raja kelelawar tidak mau kalah dia juga mengeluarkan tekniknya, dua energi hebat segera melesat dan menuju targetnya, ledakan energi Qi kedua teknik itu sangat mengerikan hingga menghancurkan bagian utara hutan belantara zona luar, pepohonan hancur menjadi serbuk kayu.


Kedua orang itu langsung mundur setelah terkena gelombang kejut akibat kekuatan mereka berdua, Yuan Shao mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya, demikian juga dengan raja kelelawar, mereka berdua tidak menyangkah kekuatannya sendiri mampu memberi efek hantaman didada yang ditimbulkan oleh ledakan itu.


"Segel penjara iblis..." Yuan Shao langsung menggerakkan kedua tangannya dan membuat gerakan aneh, teknik yang dia ucapkan adalah teknik pasif, segera terlihat dari atas sebuah kotak besar berwarna kebiruan dan melesat kebawah tepat diatas raja kelelawar.


"Sialan.... Darah penghancur langit." raja kelelawar kaget saat merasakan bahaya dari atas kepalanya, dia segera mengeluarkan teknik yang lain dan memukul kotak yang dibuat untuk memenjarakan dirinya, sebuah kepalan tangan yang berwarna darah segera melesat keatas...


Wuuuuussshh


Booommm


Kotak yang turun itu segera bergetar dan hanya melambat sedikit dan kembali turun dengan kecepatan tinggi, raja kelelawar tercengang karena tekniknya tidak memberikan efek yang sesuai dia inginkan.


"Sialan...."


Wuuuuussshh


Raja kelelawar segera menghindari kotak itu dengan terbang menjauhinya, tetapi yang anehnya kotak itu seakan-akan telah mengunci dirinya, kemanapun dia menghindar selalu saja tetap berada diatasnya.


Yuan Shao tidak menyia-nyiakan kepanikan raja kelelawar, segera dia mengeluarkan senjata pedangnya tingkat dewa, Yuan Shao langsung menghilang dan muncul dibelakang raja kelelawar.


"Craazzhh..."


"Aaaaahhh...."

__ADS_1


__ADS_2