Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 281 Tekad Wanita.


__ADS_3

Chapter 281Tekad Wanita.


Bu Wanmei makan dengan lahap, tanpa peduli dengan kedua wanita didepannya yang melihat dengan menahan amarah dan penghinaan yang tidak pernah mereka alami seumur hidupnya.


"Puas...?" kata Lu Xinxin dengan nada kesal melihat Bu Wanmei bersendawa setelah kenyang memakan makanan dari dia dan kakaknya.


"Hehehe... Lumayan makanan ini. Baiklah aku akan kembali lagi. Selamat tinggal." kata Bu Wanmei yang terkekeh melihat ekspresi kedua wanita di depannya, dia berdiri dan menuju tempat tinggalnya.


"Hei... Tunggu, enak saja kamu habis makan meninggalkan kita disini..." cegah Lu Xinxin yang segera berdiri dan menghalangi jalan Bu Wanmei.


"Apa...! Ini kan perampokan, aku sudah merampok kalian dan sekarang si perampok mau pulang..." jawab Bu Wanmei yang merasa tidak berdosa saat berkata.


"Kamu harus bertanggung jawab setelah menodai kita..." kata Lu Xinxin yang tiba-tiba wajahnya berubah dari cemberut menjadi tersenyum genit dan kedua mata berkedip-kedip.


"Uweek... Wajahmu menyeramkan..." Bu Wanmei hampir muntah melihat wajah Lu Xinxin yang berusaha menjadi menarik dan mengodanya.


"Kampret... Cantik-cantik dibilang menyeramkan, minta wajahmu di obrak-abrik... Hah." seketika Lu Xinxin menjadi marah lagi dengan kedua tangannya bersilang di pinggang.


"Ya, ini baru cantik, kamu cantik jika marah... Hahaha." goda Bu Wanmei pada Lu Xinxin. Mendengarkan pujian dari Bu Wanmei membuat Lu Xinxin bahagia dengan memalingkan wajahnya, dia tersipu malu, tetapi berusaha menjaga raut wajah yang dipenuhi amarah.


"Iya, kamu sudah menindih kita berdua, jika kamu tidak bertanggung jawab, maka kami akan adukan kepada Raja Demi Human dan semua orang." Lu Xianglun akhirnya ikut berbicara, dia mendekati Bu Wanmei dan memegang erat lengannya, dia tidak mau ditinggal begitu saja.


"Haa... Siap yang menodai kalian, bukannya kalian juga bergantian menindih tubuhku..." Bu Wanmei terkejut dengan ucapan mereka berdua yang memintanya untuk bertanggung jawab, dia berpura-pura sedikit ketakutan dengan ancaman mereka.


Lu Xinxin segera memegang lengan kanan Bu Wanmei, dia juga tidak akan melepaskan orang yang telah membuatnya jatuh hati, walau dia sendiri berpura-pura marah untuk menjaga harga diri sebagai putri seorang raja.


"Tidak perduli, kami seorang wanita yang lemah telah dinodai kamu, jika tidak, maka kamu akan diburu para pengemar kami...." kata Lu Xinxin yang kembali menunjuk kan wajah ceria dan tersenyum genit, Bu Wanmei melihat kedua wajah wanita kelinci ini menjadi merinding dan hanya bisa diam saja.


"Hah... Takdir memaksaku menjadi tampan..." desah Bu Wanmei yang merasa beban jika menjadi tampan.


"Uweek... Kenapa aku tiba-tiba mual, ini pasti gara-gara ditindih tadi..." balas Lu Xinxin yang berpura-pura muntah dengan mengelus perutnya.


"Kamu tidak punya malu, urat malumu benar-benar putus, ya.... Mana mungkin gara-gara aku menindih kamu bikin mual...."


"Muka kamulah, muka tembok... Aku adalah kecantikan pertama dibenua ini, tidak mungkin menurunkan nilaiku hingga turun dratis... "


Ketiga orang itu tidak henti-hentinya beradu mulut sambil berjalan menuju goa tempat tinggal Bu Wanmei.


Di tempat lain, tepatnya di wilayah selatan ras iblis yang menuju kearah pegunungan maha dewi, berkumpul banyak raksasa iblis yang akan memburu manusia rubah, jumlah mereka cukup banyak sekitar 3.000 iblis raksasa.


3.000 iblis raksasa itu menjadi 2 kelompok, kelompok pertama akan membuat jalan bagi pasukan penjajah, dan tim yang lain memburu manusia rubah.


Awalnya Raja Iblis ingin mengali goa yang telah tertimbun, goa itu sengaja Ratu Iblis yang menghancurkannya sesuai instruksi Raja Iblis, tetapi niatnya dia urungkan. Setelah berdiskusi, akhirnya memutuskan untuk membuat jalan baru bagi pasukan kerajaan arcadia.


"Kalian segera bergerak. Ingat, tangkap hidup-hidup manusia rubah itu." kata seorang Jendral Iblis memberikan perintah kepada iblis raksasa itu.


"Baik, boss. Kita tahu."


Segera mereka berjalan, setiap langkahnya mampu menempuh jarak 5 meter dengan santai, dua iblis itu berpisah dan bergerak sesuai yang sudah direncanakan.


Ditempat kerajaan Demi Human, terjadi keributan, karena kedua putri Raja Demi Human kembali menghilang, banyak orang mencari keberadaan kedua putri raja itu.


"Hahmm... Mereka berdua pasti menuju pegunungan maha dewi...! Jenderal Lu Zhi, kirim pengawal mereka saja untuk mencari mereka berdua, jika ketemu, cukup awasi dari kejauhan." kata Raja Demi Human.


"Hahaha, Lu Xinxin, selalu saja tidak berubah, apa yang dia inginkan pasti harus didapatkan. Lu Xianglun sebagai kakak, pada akhirnya juga terpengaruhi sifat adiknya yang keras kepala. Baiklah, aku akan kirim pengawal mereka." Lu Zhi tertawa melihat kedua keponakan selalu saja mencari sensasi, dia berbicara perihal sifat keponakan yang selalu mau menang sendiri dan susah diatur. Lalu, Lu Zhi berkata lagi, kali ini dengan wajah serius....


"Mata-mata kita memberikan laporan terbaru. Penjajah itu dan kerajaan Ras Iblis telah berkolaborasi dengan tujuan untuk mendapatkan batu semesta. Sebagai imbalannya, Raja Iblis akan dijadikan satu-satunya penguasa benua ini. Menurut perkiraan aku, Raja Iblis tidak punya pilihan lain, selain menjadi bawahan mereka.

__ADS_1


Mata-mata juga melaporkan berita terkait Bu Wanmei, dimana Bu Wanmei melawan 500 ribu prajurit seorang diri, hingga membuat kerusakan parah di perkemahan mereka, yang berada di bekas wilayah Ras Iblis." Lu Zhi memberi tahukan semua berita terbaru kepada Raja Demi Human.


"Seandainya aku berada diposisi mereka, sudah pasti akan melakukan hal yang sama demi kelangsungan hidup ras kita. Tetapi, Raja Iblis pasti tidak memberi tahukan jalan termudah menuju ke wilayah kita, jika sampai dia memberikan tahukan jalan menuju Lembah Suci, berarti memang dia berniat menguasai benua ini dengan meminjam tangan pihak lain." kata Raja Demi Human setelah berspekulasi tentang jalan pikiran Raja Iblis Merah.


"Yang Mulia, lebih baik kita tetapi berjaga-jaga jika mereka berniat melewati lembah suci, selain itu kita hentikan dulu para pekerja yang mencari Batu Semesta." Lu Zhi memberikan usulan buah dari pemikiran nya.


"Lakukan seperti perkataanmu. Ratu Siluman Musang pasti juga telah memperoleh informasi ini. Dua hari lagi kita akan melihat situasi terdekat wilayah penjajah itu bersama Ratu Siluman."


Kedua orang itu terus berbicara, mereka mengatur strategi untuk melawan penjajah dan Ras Iblis, mereka berdua tahu jika sudah kalah dalam kekuatan dan jumlah pasukan, biarpun begitu, mereka berdua tidak akan tunduk pada penjajah benua ini.


"Apa itu goa tempat tinggal manusia rubah yang bernama Bu Wanmei?" tanya Ratu Siluman Musang kepada Cang Lien.


"Iya, adik. Itu tempatnya sesuai ingatan aku." jawab Cang Lien kepada Ratu Siluman Musang.


"Baiklah, kita kesana dan jangan membuat Bu Wanmei curiga maupun ketakutan, aku kuatir dia akan menghilang lagi."


Setelah berbicara, Ratu Siluman, Cang Lien beserta 10 pengawalnya bergerak menuju goa tempat tinggal Bu Wanmei, mereka berjalan biasa hanya sedikit lebih cepat.


"Ini sama saja sebuah penginapan mewah... Kamu benar-benar menikmati hidup berada disini." kata Lu Xinxin setelah masuk didalam goa, dia berkeliling memeriksa goa itu.


Goa itu tidak seperti goa saat melihat ke dalamnya, didalam goa banyak fasilitas mewah dan layak seperti penginapan berkelas tinggi.


"Hmm... Ternyata disini juga banyak makanan, gitu kamu bilang akan mati kelaparan... Dasar perampok amatiran." keluh Lu Xianglun yang juga memeriksa semua yang ada didalam goa.


"Hei... Ini namanya sedia hujan sebelum payung. Aku tidak mau susah mencari apapun saat digoa, jadi setiap kali aku keluar selalu membeli banyak keperluan yang dibutuhkan." jawab Bu Wanmei dengan bangga dan keluar kesombongannya.


"Sedia payung sebelum hujan, kalau berbicara jangan dibolak-balik... Huff" jawab Lu Xinxin kepada Bu Wanmei dan mendengus kesal.


"Wow... Ternyata kalian berdua sudah mendahului aku..." Ratu Siluman Musang terkejut melihat kedua putri Raja Demi Human saat memasuk kedalam goa, dia tidak menyangkah dirinya terlambat menemukan orang yang dia sukai.


"Ratu Siluman Musang...!" kedua putri Raja Demi Human berseru kaget dengan kehadiran Ratu Siluman Musang dengan membawa 11 orang termasuk Cang Lien.


"Huff, dia adalah suami kita, kita sudah melakukan hubungan intim dengan saling menindih." dengus Lu Xinxin yang tidak ingin kehilangan orang yang dia cintai. Bu Wanmei hanya mengaruk kepalanya, dia heran, kapan dia berhubungan intim dengan mereka berdua...!


"Hahaha, tidak perduli. Sekali dia milik ku tetap akan menjadi milik ku." Cang Juan tertawa mendengar omongan Lu Xinxin, dia tahu jika Lu Xinxin hanya membual saja, karena fisik wanita yang masih gadis dan tidak, bisa terlihat.


"Aku bukan milik siapa-siapa. Sejak kapan aku milikmu?" Bu Wanmei segera menyela pembicaraan mereka.


"Hahaha... Pria tampan, ikut saja dengan ku, aku jamin kamu bahagia." Cang Juan tertawa dengan tubuh yang mengoda, dia sudah cantik ditambah lagi tubuh yang sangat seksi, Cang Juan menjawab sambil berjalan mendekati Bu Wanmei.


"Apa aku terlihat tidak bahagia?" tanya Bu Wanmei dengan menatap kedua mata Ratu Siluman Musang.


Seketika tubuh Ratu Siluman Musang bergetar, seolah-olah pikiran, hati dan jiwanya dibawa kedalam kehampaan, dan semua ingatannya tidak bisa tersembunyi dari tatapan Bu Wanmei.


"Sayang sekali, cantik-cantik tapi sudah tidak gadis lagi...! Apa kamu lesbian dengan bibimu, termasuk 10 pengawalmu itu... Hahaha. Memalukan, apa tidak ada pria lagi sehingga kamu perbuat begitu...! Bodoh boleh, sakit jangan...!" Bu Wanmei sekali lagi berbicara dan merasa jijik melihat perilaku Ratu Siluman Musang, yang selalu berhubungan intim dengan Cang Lien dan 10 pengawal wanita yang berada dibelakang Cang Lien.


Tubuh 12 wanita itu gemetaran saat rahasia mereka diketahui oleh Manusia Rubah, tidak ada yang tahu perihal kehidupan pribadi mereka selama ini.


"K-kamu... Bajingan, jangan sok suci kamu..." Ratu Siluman Musang sangat marah, saat berbicara, dia sedikit terbatah-batah dengan tubuh gemetar.


"Siapa bilang aku sok suci, aku normal. Aku juga menyukai wanita, isteriku saja jutaan dari berbagai ras.


Bahkan semua isteri ku lebih cantik dan seksi dari pada kamu, menurutku kamu hanya berada pada peringkat ratusan ribu." jawab Bu Wanmei dengan berjalan mendekati Ratu Siluman Musang, sengaja Bu Wanmei menghina Cang Juan agar tidak berbangga diri akan kecantikannya.


"Bajingan, aku akan membunuhmu...!" Ratu Siluman Musang sangat marah dengan hinaan ini, dia tidak pernah terhina seperti ini, dimana saja dia selalu dipuja dan dihormati semua orang.


Wuuuuussshh

__ADS_1


Tap


"Lemah, tapi tidak berusaha untuk menjadi seorang wanita yang baik dan kuat...!" Bu Wanmei menangkap kepalan tangan Cang Juan dengan mudah, padahal Cang Juan sudah menyerang dengan sekuat tenaga karena amarah.


"K-kamu... Siapa kamu sebenarnya...!" tanya Cang Juan yang ketakutan, dia merasa melihat sosok yang mengerikan didepannya.


"Tidak perlu tahu siapa aku. Sekarang kalian pergi dari sini, Iblis raksasa sedang menuju kesini." jawab Bu Wanmei dengan mengangkat kedua bahunya.


"Lepaskan tangan Ratu kami, cepat..." bentak salah satu pengawal wanita kepada Bu Wanmei.


"Hahaha... Sana pergi dan urus dulu Iblis raksasa itu..." Bu Wanmei ketawa melihat reaksi semua siluman ini dan mengusir 12 wanita itu, setelah Bu Wanmei melepaskan tangan Cang Juan.


"Sialan, awas kamu, aku akan buat perhitungan..." ancam Ratu Siluman Musang dengan meninggalkan goa dengan marah dan benci.


"Tidak perlu mengancam, lebih baik urus itu iblis dan para penjajah, jika tidak, semua rasmu akan dimusnahkan mereka." jawab Bu Wanmei dengan santai dan menuju ranjangnya, lalu dia memejamkan matanya seolah-olah tidur dan tidak perduli dengan kehadiran banyak wanita di dalam goa.


Lu Xinxin dan Lu Xianglun saling bertukar pandang, mereka bingung dengan situasi saat ini, kedua wanita itu menatap wajah tampan Bu Wanmei yang tertidur.


"Apa yang harus kita lakukan, kak?" Lu Xinxin bingung dengan keadaan saat ini, dia belum pernah mengalami hal seperti ini.


"Aku juga tidak tahu...!" jawab Lu Xianglun dengan mengelengkan kepalanya, suasana didalam goa bertambah canggung dengan situasi ketiga orang itu.


"Benar, ada Iblis yang menuju kesini...!" kata Cang Lien saat melihat banyak Iblis raksasa sedang mendaki kearah goa tempat tinggal Bu Wanmei, sedangkan Ratu Siluman Musang terlihat diam dengan menundukan kepalanya.


"Apa aku salah melampiaskan hasrat kepada sesama jenis...! Apa kamu tahu jika aku tidak mempercayai pria selama ini sehingga aku berbuat begitu...! Bu Wanmei, hanya kamu satu-satunya pria yang aku cintai selama ini..." batin Ratu Siluman Musang yang berbicara pada dirinya sendiri.


"Buktikan jika kamu mencintai aku. Seperti yang aku katakan, wanitaku mencapai jutaan orang, dengan berbagai macam kehidupan masa lalu yang suram, semua wanitaku akan mempertaruhkan nyawanya demi aku. Sebaliknya, aku juga akan selalu melindungi mereka, memberlakukan secara adil dan merata." jawab Bu Wanmei dibenak Ratu Siluman Musang.


Cang tersentak kaget saat mendengar suara Bu Wanmei yang bisa membaca suara hatinya, dia melihat sekelilingnya dan tidak menemukan Bu Wanmei.


"K-kamu... Bagaimana bisa kamu membaca suara hatiku..." tanya Ratu Siluman Musang didalam hatinya kepada Bu Wanmei, sambil dia selalu memeriksa sekelilingnya.


"Ratu...! Ada apa dengan Ratu...!" tanya Cang Lien yang melihat Ratunya seperti orang linglung setelah keluar dari tempat tinggal Bu Wanmei.


"Haaa... Tidak apa-apa, aku baik-baik saja..." Cang Juan kembali sadar setelah dirinya melamun, reaksi Ratu Siluman Musang membuat 11 wanita itu semakin membuat mereka kuatir.


"Ratu, jangan pikirkan perkataan pria tidak punya hati itu, dia tidak tahu apa yang dia ucapkan...!" kata Cang Lien yang ingin menghibur Ratunya.


"Lemah, tapi tidak berusaha untuk menjadi seorang wanita yang baik dan kuat...!" kata-kata Bu Wanmei terngiang-ngiang di telinga Cang Juan.


"Ayo, kita buktikan kepada dia jika kita kuat, dan melakukan semua ini karena kita tidak mempercai semua pria yang busuk itu...!" ucap Ratu Siluman Musang dengan tekad menjadi yang terbaik sebagai wanita yang mandiri.


"Benar, kita akan buktikan, jika wanita itu tidak lemah..." Cang Lien juga tidak terima dibilang lemah oleh Bu Wanmei, dia juga bertekad menjadi kuat dan mampu menghadapi masalah apapun.


"Ratu, benar... Ayo kita buktikan..."


12 wanita itu menjadi bersemangat dan akan membuat Bu Wanmei menelan ludahnya sendiri telah meremehkan wanita, wajah tampan Bu Wanmei seperti selalu mengawasi mereka dengan senyum mengejek.


"Kalian urus para semut itu..." perintah Ratu Siluman Musang yang melihat 1.500 Iblis raksasa, yang sedang mendaki dengan mudah salju yang tebal.


"Baik, Ratu....!"


Wuuuuussshh


10 pengawal dengan segera melesat kebawah, mereka melampiaskan kemarahan setelah dihina oleh Bu Wanmei, dan sasarannya adalah Iblis itu.


Boom... Boom...

__ADS_1


Ledakan segera terdengar, dimana 10 pengawal wanita yang marah dengan brutal membunuh Iblis raksasa dengan mudah, kekuatan Iblis raksasa berada pada tingkat dewa absolute level 23, dan bagaimana mungkin mereka mampu melawan Sang Void level 1.


__ADS_2