
Chapter 83 Jalan Surgawi dan Buah Roh
Malam semakin terang saat cahaya dari jalan penghubung menuju kota Phoniex mulai terang dari efek batu Formasi, kemudian menyusul batu formasi yang lain yang bercahaya dan diikuti batu formasi yang lain hingga sampai didepan gerbang pintu ke dua kota Phoniex.
"Mengagumkan"
"Indah sekali"
"Waoow, Paman aku ingin seperti itu" Qiaofeng juga terpesona dengan indahnya cahaya dari batu Formasi.
Cahaya dengan tiga warna biru putih dan hijau menjadikan seperti lampu LED di pohon Cemara, tidak hanya anak-anak saja yang terpesona semua orang juga kagum akan indahnya lampu tiga warna.
Sekali lagi Excel mengerakan tangannya, dengan merentakkan kedua tangannya kesamping, kemudian Excel dengan cepat menyatukan kedua tangan hingga telapak tangan kanan dan kiri saling menyentuh seperti tepukan tangan.
Plaak
Bhuuuzzzhh
Seketika setelah suara tepukan tangan menyatu, dan terlihat batu Formasi yang ditanam dipinggir jalan Surgawi berjarak 1000 meter saling menyambung dari jalan benua tengah hingga pintu kota Phoniex seperti garis-garis trotoar dengan warna merah.
Sesudah semuanya menyambung Excel kembali menghentakkan kakinya ketanah sebanyak dua kali.
Tap tap
Nguuuunngg
Berdengung
Suara hentakan kaki yang disusul suara dengungan membuat garis penghubung yang berwarna merah tadi terangkat, hingga terlihat seperti lorong yang besar dengan ketinggian 100 meter, lorong itu terlihat transparan bisa melihat lingkungan laut yang berada disebelah kanan dan kiri dengan tiga warna yang menambah indahnya jalan Surgawi.
"Dengan ini Jalan Surgawi sudah bisa digunakan, dan siapapun yang melewatinya tidak perlu lagi takut dengan binatang laut yang akan memangsa, Formasi ini mampu menahan serangan dari tingkat Kaisar dewa tahap Dewa Semesta" kata Excel yang mengema hingga bisa didengar hingga kota Phoniex yang menjelaskan Formasi tingkat kaisar dewa yang dia buat.
Deg deg deg
"I-ini pemandangan yang indah"
"Pemimpin kota luar biasa"
"Ayah, lihat bagus sekali yang dibuat idolaku"
"Yaaa, dewa"
"Ting-tingkat Dewa Kaisar" Ling Ba tergagap mendengarkan Excel saat Formasi tingkat Dewa yang dengan mudah dibuat hingga membuat Ling Ba shock dan jatuh terduduk menatap lorong jalan Surgawi.
Bruuk
"Su-suami..."
"Kamu monster apa"
"Suami, ja-jangan buat kami selalu terkejut lagi, tolong"
Mereka yang mengerti tentang Formasi segera shock karena pemimpin mereka mampu membuat formasi tingkat Dewa seperti bermain saja, bahkan semua istri masih tidak percaya apa yang baru saja dikatakan suami mereka.
"Paman, apa benar ini sangat kuat?" tanya Qiaofeng yang masih belum percaya apa yang dikatakan gurunya.
"Hehehe, kalian bisa mencoba untuk menghancurkan-nya bersama-sama dari dalam lorong jalan Surgawi" kata Excel pada Qiaofeng dan semua orang, dengan segera gadis kecil yang tak lain adalah Qiaofeng langsung menghantam dengan kekuatan penuh tingkat kaisar, yang lagi-lagi membuat semua orang shock dibuat guru dan muridnya.
Booommm
Booommm
Booommm
"Hahaha, Paman ini sangat kuat tinjuku bahkan tidak membuatnya bergerak" kata Qiaofeng dengan ketawa senang.
Booommm
Booommm
Booommm
"Ya Dewa, guru dan murid sama-sama mengerikan"
"Ckckck, kita yang sudah hidup ratusan tahun terlihat seperti katak dalam sumur"
"Aku sudah tidak sanggup selalu shock saat ada pemimpin kota apalagi muridnya yang energik juga membuat aku menahan nafas"
"Ayo kita ikut menguji formasinya"
"Kakak, Zhou Mei ayo kita uji dengan kekuatan penuh... Hehehe"
Segera semua orang berlari menuju jalan Surgawi dan menghantam dengan kekuatan penuh mereka, bahkan dengan kekuatan terkuat mereka Formasi itu tidak bergetar sama sekali.
Booommm
Booommm
Booommm
Baaaanngg
Baaaanngg
Baaanngg
Setelah menghantam Formasi jalan Surgawi pada akhirnya semua orang menjadi kelelahan tapi tidak membuat mereka lemas justru mereka menjadi senang dengan ketawa, bahkan wisatawan dan tamu kota juga ikut dengan kemeriahan ini.
Kemudian mereka semua melanjutkan lagi aktifitas yang sempat tertunda yakni pesta pembukaan jalan Surgawi, segera mereka salin bekerja sama memasak gurita raksasa yang bisa membuat perut semua orang kekenyangan.
Excel hanya duduk di sofa yang empuk dengan ditemani banyak orang, ada yang duduk beralaskan tikar agar lebih bebas, lalu Excel membeli minuman bersoda dari sistemnya.
__ADS_1
"Yuke, karena ini pesta pembukaan jalan Surgawi kamu juga harus ikut makan dan minum dan ambil juga point tukar 1 juta buat kamu, oke. Lalu apa ada camilan buat Qin Yang dan Qin Zhu?"
[Hehehe, terima kasih sayang. Ada Tuan, buah roh adalah makan mereka berdua walau mereka tidak perlu makan, buah roh akan mempercepat mereka membentuk tubuh, Tuan]
"Hahaha, Yuke kamu memang yang terbaik, cepat belikan buat mereka 20 buah dan juga kamu berikan mereka setiap hari, oke"
[Baik, Tuan. Dengan senang hati akan aku lakukan] jawab Yuke yang terlihat senang Excel membeli item yang satu ini, Excel yang curiga segera bertanya.
"Memangnya berapa harga buah roh?"
[Perbuahnya 10 juta point tukar, Tuan]
Deg
Seketika detak jantung Excel berhenti sesaat yang mengetahui mahalnya buah roh yang dia beli, untung saja point tukarnya tidak terbatas.
"Haaheem, baiklah berikan pada mereka, sayang" dengan mendesah Excel tetap membelikan untuk kedua istrinya didunia roh
"Qin Yang dan Qin Zhu ini buat kalian, dan mulai sekarang dan seterusnya kalian akan aku kirim buah roh"
"Apaaa" Qin Zhu terkejut saat Excel memberikan buah roh yang langka.
"Hahaha, terima kasih mesum kamu adalah pasangan yang terbaik" berbeda dengan Qin Yang yang dengan bahagia langsung menyerap kesepuluh buah roh.
"Yuke, tolong jelaskan tentang buah roh" pinta Excel yang tidak tahu apa-apa tentang buah roh.
[Buah roh adalah buah yang mampu memperkuat akar roh dan mempercepat pertumbuhan makhluk dari Ras Roh seperti bangsa Roh Ashura dan Ras malaikat, ras iblis dan Ras inti kehidupan. Didunia MahaDewa buah roh sudah tidak ada lagi sebagai penggantinya adalah tanaman roh itu memperkuat akar roh]
"Yuke, Ratu Semesta memang luar biasa hebatnya. Terima kasih Yuna" kembali Excel mengingat Yuna isteri pertamanya didunia ini.
"Yuke, setelah aku menyelesaikan pembangunan Kaisar kamu ingatkan untuk membuka pesan dari Yuna, oke"
[Baik, Tuan]
"Ini bagikan kepada semua orang" kata Excel kepada isterinya dan mengeluarkan ribuan minuman kaleng dan ditaruh ditanah.
"Baik suami" segera mereka membagikan minuman kaleng kepada semua orang termasuk anak-anak karena minuman ini cocok untuk segala usia.
"Jangan bergerak, itu minuman kesukaanku"
Qiaofeng yang tahu Pamannya mengeluarkan minuman kaleng segera mengambil banyak minuman kesukaannya dan membagikan kepada kelompoknya.
"Hahaha, suamiku lihat istri kecilmu" goda Tang Ran Moon pada suaminya, tanpa kehadiran Excel dan Qiaofeng semua kurang berselera saat beraktivitas, kini Excel dan Qiaofeng menjadi tertawaan banyak orang.
Biarpun menjadi pemimpin muda Excel selalu bergaul dengan rakyat biasa bahkan tidak sungkan untuk bercanda dengan mereka dan berkumpul dengan kelompoknya, sembari menunggu daging gurita Excel dan yang lainnya minum-minum dan makan camilan yang Excel belikan dari sistemnya.
"Menantu, dari mana kamu dapatkan minuman dan camilan ini?" tanya ayah Xue yang duduk di sofa dengan Excel ditempat terbuka.
Mereka tidak perlu takut dengan sergapan binatang buas yang selalu aktif pada malam hari, karena Excel telah membuat perisai pelindung untuk mereka semua, sengaja Excel tidak kembali kekota Phoniex karena keesokan harinya akan melanjutkan pembangunan menuju pusat benua tengah.
Gleek gleek
"Aku memberikan hari ini secara gratis, sebagai bentuk promosi, ayah." jawab Excel dengan santai dan meminum minuman bersoda.
"Aku memang ingin memproduksi secara besar-besaran dan didistribusikan di seluruh benua, rencanaku perkaleng aku jual 5 koin Perunggu dan camilan ini aku jual 4 koin Perunggu, ini juga untuk pemasukan Kekaisaran ku, ayah"
"Nak, harga segitu cukup mampu dijangkau kalangan bawah, jika itu ide orang lain mungkin akan dijual cukup mahal apa kamu tidak kuatir akan di tiru?"
"Aku tidak kuatir ayah, tanpa ijin lisensi yang aku buat mereka tidak akan berani menjiplak resep minuman dan makanan ini, walaupun mereka menjiplaknya, resepnya juga tidak akan bisa bocor karena setiap pengusaha baru akan aku beri segel keluarga keempat" jawab Excel dengan santai tanpa takut jika merek dagangannya akan ditiru pihak lain.
"Hahaha, cerdas kamu. Oke, ini akan aku catat dalam agenda pengembangan Kekaisaran"
"Hehehe, tidak masalah ayah, karena ayah akan menangani pebisnis dan semua transaksi jual beli di Kekaisaran kita nanti"
"Haaah, kamu memanfaatkan orang tua dan menambah pekerjaan" desah ayah Xue yang tahu niat menantunya.
"Hahaha, ayah siap lagi yang bisa aku andalkan jika bukan ayah"
"Huuufff, suami kamu memanfaatkan ayahku lagi" protes Xue Rong yang juga tahu niat suaminya.
"Hahaha, sayang apa kamu mau aku hukum 10 kali seperti Shu Peijing" jawab Excel dengan ancaman yang membuat semua wanitanya ketakutan tapi juga senang.
"T-tidak, aku belum mendapatkan jadwal" balas Xue Rong yang beralasan padahal dia tahu tidak ada yang bisa mengatur suaminya jika sedang kumat nafsunya.
"Hahaha, payah" ejek Excel disebelah ayah mertuanya.
"Nak, aku terlalu tua mendengar obrolan kalian...hahaha"
"Suami makanan sudah siap" Wei Yu datang menghentikan obrolan ringan Excel dan ayah mertuanya.
"Hahaha, ayo kita makan bersama" ajak Excel yang sudah lapar sekali.
Malam hari yang penuh kebahagiaan setelah seharian berkerja dan menghalau serangan binatang laut, kini saatnya mereka berpesta bersama-sama.
Semua pasukan juga ikut makan bahkan penjaga kota Excel perintahkan untuk ikut berpesta dan tidak kuatir akan dimasuki musuh.
Karena area deteksi selalu aktif apalagi meriam dalam keadaan siaga, dengan gerbang masuk menggunakan token tidak akan mudah orang lain bisa masuk kekota Phoniex apalagi ada perisai pelindung kota dan juga Formasi pendeteksi masalah.
Qiaofeng yang ceria tidak pernah capek bermain dengan pasukan yang seumuran dengannya, bahkan selalu bercerita saat membantai binatang monster dibenua binatang, tiap ceritanya selalu membuat kagum dan pujian dari anak buahnya, orang tuanya hanya bisa mendesah dan geleng-geleng kepala yang tidak sanggup mengikutinya lagi.
Malam semakin larut dan sudah banyak warga yang tertidur lelap karena terlalu kekenyangan, anak-anak juga sudah masuk kedalam tenda mereka masing dan tertidur pulas, hanya sedikit orang yang masih terjaga dan masih minum-minum.
Excel mengambil kecapi dan memainkannya disaat suasana hening hanya ada obrolan ringan dan tawa sebagian orang yang masih terjaga.
Triiing
Triiing
Suara merdu keluar dari kecapi penghantar tidur tiap hati, melody indah membuat malam semakin dingin, lantunan suara yang menenangkan.
"Malam semakin larut aku sendiri, tiada bintang yang menerangi..." suara Excel indah mengema dengan lembut terdengar disetiap telinga.
__ADS_1
Trinng
Tiingg
"Angin semilir menggerakan hati, hati yang luka menjadi hilang..." terdengar lagi suara Excel yang indah, semula semua istrinya yang akan memejamkan mata menjadi melebar lagi saat suara indah membangkitkan mereka.
Jreeng
Trinng
"Dulu aku hilang, tapi angin malam mengantarku..."
Jreeng
Treeng
"Dan bertemu dengan separuh hatiku"
Jreeng
Triing
"Separuh nafasku terbang bersama dirimu..."
Triiing
Jreeng
"Saat aku terlepas kamu mengengam tanganku, kasih aku selalu ada untukmu"
Triiing
Jreeng
Sebuah syair tentang kekasih yang telah lama berpisah dipertemukan lagi dengan angin sebagai penerang jalannya, semua orang ikut terhanyut dalam syair yang Excel nyanyikan dengan melody indah dan suara merdu membuat mereka yang memiliki pasangan saling berpelukan.
"Suami dari mana kamu belajar kecapi dan syair seindah itu, lihat aku jadi menangis" kata Ling Xuan yang langsung duduk disebelah suaminya dan bersandar dibahunya.
"Hehehe, syair itu aku tidak pernah belajar, aku hanya memadukan malam yang hening ini saja, dan kecapi ini aku sudah lama bisa saat masih kecil" kata Excel yang memang tidak berbohong.
"Itu indah, sayang." kata Zhou Mei yang tadinya sudah tertidur dan terbangun saat mendengar suara kecapi dan suara suaminya, Zhou Shilin menyusul duduk disebelah kanan suaminya dan juga ikut bersandar di bahunya.
"Paman, berisik aku sudah tidur tadinya" teriakan Qiaofeng yang membuat orang yang belum tidur menjadi ketawa.
"Whahaha"
"Feng'er, lagi-lagi kamu merusak momen indahku" karena jengkel Excel mengeluarkan sound sistem besar dengan ampere 16.
Dhum
Dhum
Dhum
Suara bass seketika berdetak di malam yang larut membuat semua orang menjadi penasaran, musik Dj-an dan disko dipandu menjadi irama yang mengasikan, seketika membuat orang menggoyangkan lehernya dan badan mulai mengikuti irama disko.
"Hahaha, suami sungguh asik suaranya, aku tidak bisa menghentikan badan dan irama ini"
"Hahaha, ayo kita bergoyang" kata Excel yang sudah berdiri dan bergoyang dengan isteri-isterinya.
Dhum
Dhum
Dhum
Bahkan suaranya terdengar hingga kekota Phoniex, prajurit penjaga menjadi bersemangat lagi dan tidak mengantuk, irama asik untuk bergoyang menjadi malam meriah lagi.
"Suami gaya apa itu, hahaha"
"Gaya hentak-hentak bumi" kata Excel dengan asal bicara.
"Hahaha, mana ada gaya hentak-hentak bumi"
"Hahaha"
"Paman, kenapa badanku tidak bisa berhenti bergoyang" protes Qiaofeng yang juga ikut menari dan diikuti anak buahnya
"Leader ini sangat asik hahaha"
"Aduh, menantuku membuat kekacauan lagi... Hahaha"
"Hahaha, pemimpin kota selalu bikin sensasi baru" kata Kakek Jiang yang juga ikut bergoyang walau sudah tua, apalagi Excel membuat formasi cahaya yang berkelap-kelip seperti lampu disko.
"Ayo, goyangkan badanmu, goyangkan lehermu" kata Excel yang mengema memandu mereka bergoyang terus.
Dham
Dham
Dhum
Dhum
Akhirnya pesta hingga hampir pagi dan Excel mematikan musik disko-nya, dan semua orang duduk dan tertawa gembira, dan karena kelelahan langsung tidur ditanah yang beralas rumput.
Pinggir pantai benua tengah menjadi tempat orang tertidur lelap tanpa kuatir akan masalah yang akan datang, Excel juga tertidur ditanah beralaskan permadani indah dan lembut yang sudah Excel siapkan untuk semua wanitanya, Excel juga membuat penghalang agar orang lain tidak melihat tubuh semua istrinya, jika tertidur selalu seperti bayi dan tidak peduli dengan baju yang tersingkap dan memperlihatkan tubuh indahnya.
"Selama tidur isteriku semuanya" kata Excel yang langsung memejamkan mata setelah dia memastikan semuanya aman, Excel dipeluk Xue Rong, Xue Long, Niu Qinglin, Wei Na dan Bai Chu yang tanpa mereka sadari tongkat Excel sudah menerobos goa silumannya Bai Chu
"oohh" ******* Bai Chu yang kaget saat tongkat suaminya langsung masuk tanpa hambatan karena goa semua wanitanya menjadi basah saat dekat dengan Excel. Bai Chu yang tidak tahan langsung ******* walau baru diterjang naga sakti suaminya.
__ADS_1
Setelah Bai Chu lemas giliran Niu Qinglin yang sudah tertidur lelap dan tiba-tiba Excel langsung menerobos goa miliknya, hingga membuat Niu Qinglin tersentak dengan hentakan tongkat suaminya.