Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 188 Panik.


__ADS_3

Chapter 188 Akhir ujian Dao Piramida.


Sang penguasa alam panik.


Di lantai 6 menjadi fokus semua orang yang sedang melihat gadis kecil duduk bersila, wajah imut telah tertutupi keringat yang mengalir mengikuti lekuk wajah, terlihat gadis kecil itu menahan rasa sakit yang dia alami didunia ilusi.


Ya, gadis kecil itu adalah Jun Mei peserta yang masih bertahan dilantai 6, semua adik-adiknya telah dikeluarkan secara otomatis dari dao piramida, didalam dunia ilusi Jun Mei menghadapi dilema antara kabur atau bertarung bersama dengan pria yang dia cintai.


Usianya di dalam dunia ilusi sudah 1 juta tahun lebih, biarpun begitu wajahnya masih terlihat usia 20 tahunan, saat ini dia sedang dikepung banyak dewa absolute, didepannya terlihat seorang pria sedang melindunginya.


"Anak muda, lebih baik kamu pergi, kami masih berbelas kasihan tidak segera membunuhmu... Hahaha." salah satu dewa absolute berbicara pada pria yang membelakangi Jun Mei.


"Bao-gege, lebih baik kamu pergi dan balaskan dendam aku pada mereka nanti." kata Jun Mei dengan suara lirih kepada pria itu.


"Hahaha, aku Chu Bao dewa perang tidak pernah mundur dari situasi apapun, kalian maju bersama atau bergiliran." kata Chu Bao yang tidak takut kepada musuhnya dan menantang para dewa absolute yang mengepung dia dan Jun Mei, Chu Bao tidak mengindahkan perkataan Jun Mei.


"Hahaha, bodoh, lihat lukamu apa masih bisa melawan kami berenam."


"Mei-er, kamu segera pergi, aku akan menahan mereka semua, cepat pergi, cepat pergi." kata Chu Bao dengan nada keras kepada Jun Mei, air mata segera keluar membasahi pipi Jun Mei, Jun Mei tidak menyangkah baru bertemu dengan orang yang dicintainya tetapi akan pergi lagi mempertaruhkan nyawanya demi dia.


"Tidak, kali ini aku kita bertarung bersama, aku lebih baik mati bersamamu dengan bahagia daripada lari dengan iblis dihati." jawab Jun Mei yang tidak ingin lagi jauh dari Chu Bao. Dengan menutup mata Chu Bao berusaha menenangkan hatinya...


"Jun Mei, ini hanya awal perjalanan panjang kamu, selama masih ada pepohonan kamu tidak akan kekurangan apapun, lanjutkan hidupmu dengan bahagia dan lupakan aku..."


Wuuuuussshh


"Tidaaaakk..."


Chu Bao langsung mendorong Jun Mei menjauhi medan pertempuran dia dan musuhnya, agar Jun Mei bisa melarikan diri.


"Swooosshh"


"Booommm" Chu Bao langsung menebas musuhnya disaat Jun Mei sudah berada jauh dari mereka, 6 melawan 1 orang membuat pertarungan sangat sengit.


"Aaaaahhh" Jun Mei berteriak marah dan tidak segera melarikan diri, apalagi melihat tubuh Chu Bao penuh dengan luka menganga akibat tebasan senjata musuhnya.


Wuuuuussshh


"Booommm" ledakan bom atom menghancurkan medan pertempuran Chu Bao dengan 6 dewa absolute setelah Jun Mei tiba-tiba berada ditengah-tengah mereka dan meledakan dirinya.


Excel, Yuna dan Yuke melihat semua kejadian didunia ilusi yang dialami putrinya Jun Mei.


"Hah, sayang sekali kesempatan naik lantai dia sia-siakan." desah Excel melihat Jun Mei tidak kabur setelah diberikan kesempatan Chu Bao.


"Memang berat melewati ujian lantai 6 ini, wanita memang lemah dihati, tetapi sekali kuat wanita lebih mengerikan daripada pria." Yuke menimpali percakapan Excel.


"Belenggu cinta memang tiada akhir, tetapi setelah memahami apa arti cinta sejati belenggu itu akan sirna dengan sendirinya, Jun Mei selangkah lagi akan memahami Dao heart Buddhis setelah memahami hati setenang air. Hah, sayang sekali, sayang sekali." balas Excel dengan mengeleng-gelengkan kepalanya dan mendesah, Excel tidak kecewa dengan pencapaian Jun Mei, dia mendesah karena tahu rasanya kehilangan dan sulitnya melepaskan belenggu hati yang bisa menimbulkan iblis hati.


Setelah itu Jun Mei dikeluarkan dari dao piramida secara otomatis, segera ibunya dan seluruh keluarganya menghampiri Jun Mei, Zhou Mei langsung memeluk anaknya yang masih linglung dan duduk ditanah.


"Anakku, kamu sangat hebat, ibu bangga padamu"


"Kami juga bangga, cucuku."


"Ayah juga bangga padamu, putriku" Excel juga memeluk Jun Mei dengan kasih sayang.


"Chu Bao, kamu ayahku... Ayah...huwaa" Jun Mei langsung menangis keras mengetahui jika Chu Bao adalah ayahnya yang telah mati demi dia.


Rasa sakit dihati disaat salah satu keluarga tercinta merasakan kepedihan, tangisan Jun Mei membuat keadaan menjadi hening.


"Baiklah, kita kembali"


Wuuuuussshh


Excel, Yuna, Yuke, anak-anaknya dan semua keluarganya tiba-tiba menghilang dari depan pintu anak tangga 999 yang disaksikan banyak orang, melihat peserta yang sudah tidak ada lagi yang berhasil bertahan lagi di dao piramida panitia segera bergerak...


Patriack Xiao segera mengatur peserta yang telah lulus bertahan disetiap lantai dao piramida, Patriack Xiao juga dibantu banyak kekuatan untuk menetapkan posisi setiap peserta yang bertahan dilantai 1 maupun dilantai atas.


Setiap lantai akan memilik posisi berbeda-beda, dilantai 1 akan menjadi pasukan pendukung yang tugasnya menjadi tim penyembuh maupun sebagai pengganti prajurit.


Walaupun hanya bisa bertahan dilantai 1, setiap peserta juga akan dilatih secara baik dan bina secara maksimal agar mampu bertarung dengan baik.


Di setiap lantai menentukan posisi mereka dalam bagian pasukan, lantai...




Pemula.


Sebagai pemula, peserta juga akan menerima pelatihan menjadi seorang dokter yang mumpuni.




Prajurit.


Sebagai prajurit, peserta juga dilatih berbagai teknik dan senjata yang berbeda-beda.


__ADS_1



Jendral.


Peserta yang bertahan dilantai 3, peserta mampu menjadi seorang pemimpin pasukannya dan juga akan menerima perawatan yang baik dan juga dibina oleh para guru profesional setingkat kaisar dewa.




Raja.


Peserta yang bertahan dilantai 4 juga akan di bina secara baik sebagai pemimpin suatu wilayah yang siap ditempatkan dimana saja.




Kaisar.




Leluhur.




Ilahi.




Dewa.




Sampai lantai 8 peserta juga akan semakin mendapatkan perawatan yang baik dan akan dilatih oleh para dewa absolute dan juga akan mendapatkan ajaran dari Excel secara pribadi.


Sayang sekali, tidak ada peserta yang melangkah dilantai 8, para peserta hanya mampu bertahan dilantai 6 termasuk putri-putri Excel, ujian ilusi kehidupan memang tidak mudah dijalani, pada dasarnya kehidupan semua mahkluk itu sama, hanya saja jalannya ceritanya yang berbeda-beda, karena itu peserta hanya mampu bertahan dilantai 6.


Total semua peserta dari lantai 1 hingga lantai 6 hanya berjumlah 800 juta peserta, biarpun begitu masih banyak peserta yang gagal masih ingin mengulangi ujian lagi.


"Suami, ini laporan dari hasil peserta yang telah ditempatkan pada posisi sesuai keberhasilan mereka." Yuke memberikan laporan di peralatan canggih. Excel kini sudah kembali kedalam dunia jiwa beserta semua keluarganya.


Lantai 5 berjumlah total yang bertahan 150 juta wanita dari usia 17 tahun hingga 1 juta tahun, usia 1 juta tahun masih tergolong muda didunia kultivator.


Dilantai 6 berjumlah 75 juta wanita dari usia 20 tahun yang paling muda, sisanya menempati posisi pemula hingga Raja, prajurit berjumlah 300 juta wanita dan pria, pemula berjumlah 250 juta orang, dan Raja 25 juta orang.


Mereka akan dilatih selama 1.000 tahun untuk menghadapi invasi yang akan datang, benua dewa akan menjadi pusat basis militer dan khusus benua lubang hitam akan menjadi tempat terakhir jika terjadi hal yang tidak terduga.


"Hehehe, mungkin karena pesonamu memotivasi wanita untuk tampil lebih baik, suami" jawab Yuke dengan duduk manja dipaha kanan Excel dan Yuna dipaha kiri.


"Baiklah itu tidak perlu dipikirkan...


Yuke, kamu belum menerima segelku, apa kamu sudah siap untuk naik tingkat ? Dan Ratu ku aku juga akan meningkat level hingga level 50 tingkat Alfa.


Aku ingin kalian berdua dengan cepat naik tingkat, setelah ini aku akan memberikan kalian sistem Pencipta kepada kalian agar lebih mudah naik ke tingkat yang lebih tinggi." kata Excel yang membuat Yuna dan Yuke kegirangan dan langsung mencium Excel, untung saja Excel berada dikamar pribadinya dan hanya mengawasi alam jagat raya.


Semua urusan sudah ditangani isterinya dan beserta keluarganya, Excel tidak akan ikut campur lagi dalam hal alam semesta aurora, kini sudah saatnya mereka berdiri sendiri.


Waktu berjalan dengan cepat didunia jiwa, hari yang dinantikan Excel akhirnya tiba, Qiaofeng, Qin Zhu, Qin Yang, Poppy, Hualing, Lanfen akan melahirkan anak yang bagi Excel dan total 321 isterinya akan secara bergantian melahirkan keturunan yang hebat.


Excel hanya mengeleng-gelengkan kepalanya karena dia tahu jika semua anaknya perempuan, memang tidak mudah mendapatkan garis keturunan laki-laki pada garis darah tingkat super human, garis keturunan tingkat puncak saja sulit mendapatkan keturunan jenis kelamin laki-laki apalagi garis darah tingkat super human!!.


Jika masih memiliki tubuh fana akan mudah mengatur jenis keturunan yang diinginkan, tetapi setelah melepaskan tubuh fana dan meningkatkan garis darah kesulitannya untuk mendapatkan jenis keturunan laki-laki akan semakin sulit, Excel telah menguji segala metode teknik agar bisa mendapatkan keturunan jenis laki-laki.


"Suami, mungkin setelah aku bisa menyamai tingkat kekuatan Sang Maha Pencipta kita bisa mendapatkan keturunan jenis laki-laki." kata Yuna dengan transmisi suara.


"Mungkin saja, aku juga berpikir sama sepertimu, karena itu aku tidak tergesa-gesa untuk meningkatkan kekuatan yang lebih tinggi lagi. Tetapi aku punya rencana..." jawab Excel yang ingin mencoba metode lama sewaktu masih menjadi manusia biasa.


"Apa kamu ingin membuat bayi tabung ? Itu tidak akan berhasil, aku sudah uji coba pada rakyatku berkali-kali dengan berbagai ras, keberhasilan itu bisa dicapai saat kekuatan seseorang tidak tinggi..." kata Yuna yang telah bereksperimen berkali-kali.


"Iya, aku tahu. Kita pikir lain kali. Ayo kita lihat mereka yang akan melahirkan."


Suasana gembira didalam dunia jiwa disaat banyak isteri Excel telah melahirkan dengan selamat, yang menjadi perhatian ekstra selama proses kelahiran terjadi pada Poppy, Qin Yang, Qin Zhu dan Qiaofeng yang memiliki garis darah yang unik dan gabung dengan garis darah super human.


Excel terlihat panik dengan berjalan mondar-mandir karena dari 321 isterinya hanya 4 isterinya yang masih belum melahirkan, Yuna, Yuke dan dibantu semua isterinya mencoba yang terbaik untuk membantu persalinan ini.


Excel yang mondar-mandir didepan pintu persalinan diikuti oleh putri-putrinya yang ikut panik, aksi Excel dan Putri-putrinya membuat banyak keluarganya tersenyum.


"Ayah, kapan ibu melahirkan adikku, kok lama sekali ?" tanya Jun Yu yang kini usianya sudah 7 tahun, wajahnya semakin cantik, tinggi badan mencapai 160 cm, kakaknya Zhou Mei kini usianya 8 tahun dengan tinggi 168 cm.


"Ayah tidak tahu, karena ayah belum pernah melahirkan" jawab Excel dengan polos dan masih panik, perkataan telah membuat orang ketawa.


"Whahaha"

__ADS_1


"Hahaha, memangnya ayah bisa melahirkan" Putri-putrinya juga ketawa melihat ayahnya yang tidak sadar ucapannya menjadi lucu.


Uweee


"Itu dia..."


"Ayah jangan masuk dulu" Putri-putrinya Excel segera menahan ayahnya agar tidak memasuki ruang persalinan disaat suara tangisan bayi terdengar kencang.


"Hahaha"


Aksi Excel yang semakin panik menjadi bahan tertawaan keluarganya yang juga hadir menantikan momen yang bahagia, mereka tidak ada yang panik hanya Excel saja yang panik padahal sebagai orang terkuat dialam semesta seharusnya tidak panik menghadapi hal seperti ini.


"Ayah tidak boleh masuk, ayah kan bisa melihatnya dari sini...huuff" kata anaknya yang mengingatkan ayahnya yang masih panik, gara-gara ayahnya panik putri-putrinya juga ikut panik.


"Ah, iya, ya kamu benar..."


Jawaban Excel yang terlihat bodoh jika melewati proses persalinan semua isterinya, bagi Excel lebih baik menghadapi musuh kuat daripada menghadapi hal seperti ini.


Uweee


"Hahaha, adikku lahir lagi."


"Aku akan latih adikku menjadi orang kuat...hahaha"


Uweee


Uweee


"Suami, kamu bisa masuk" suara panggilan dari ruang persalinan terdengar keras memanggil Excel, tetapi Excel yang masih panik tidak menghiraukan panggilan Yuke.


"Ayo kita lihat adik-adik kita"


"Hei, jangan masuk dulu, kita masih belum boleh masuk," Excel semakin panik disaat anak-anaknya akan masuk diruang persalinan dan Excel berusaha menghalangi anak-anaknya.


"Hahaha, ayah kita sudah disuruh masuk"


"Apa benar...!! Ratuku apa aku boleh masuk..."


"Masuk saja sudah selesai"


Braaaakk


Wuuuuussshh


Excel langsung menendang pintu dan melesat dengan cepat menuju kearah bayi yang baru lahir, dibelakang segera menyusul seluruh keluarganya dan anak-anaknya.


"Whahaha, Poppy anak kita sungguh lucu..."


"Bodoh, suami kamu mengagetkanku anakku"


Excel ketawa gembira melihat 4 bayi jenis kelamin perempuan sedang tertidur diranjang khusus bayi, wajah keempat bayi itu sangat cantik dan kulitnya halus, mereka memiliki karakteristik tersendiri, anak Poppy masih terlihat telinga rubah dan juga terlihat 9 ekor, anak Qiaofeng juga cantik tubuhnya seperti diselimuti air kebiruan, anak dari Qin Yang dan Qin Zhu juga cantik tubuh bayi mereka berdua mengeluarkan cahaya putih yang lembut dan indah.


"Wow, hebat. Masih bayi sudah memiliki kekuatan tingkat dewa putih"


"Wah, garis darah mereka sangat murni sekali"


"Hahaha, tentu hebat anak-anak ku, siapa dulu ayahnya..." kata Excel yang bangga dengan anak-anaknya yang super jenius, Excel tidak sadar akan perjuangan isterinya yang susah payah melahirkan anaknya.


"Minta pemukulan..."


Hari ini Excel sangat bahagia bersama dengan keluarga besarnya, Excel segera mengadakan acara besar menyambut kelahiran Putri-putrinya yang berjumlah 321 bayi, kini total anaknya 461.


Acara besar diadakan dipulau dewa perang yang dihadiri banyak kekuatan besar, semua orang melihat 321 sangat terkejut dengan basis kultivasi mereka yang mengerikan.


Yang paling rendah berada di tingkat Tyrant dan tertinggi ditingkatkan Dewa putih yaitu anaknya Poppy, Qin Yang, Qin Zhu dan Qiaofeng.


"Menantu ku, kamu harus segera memberikan aku cucu, lihat bayi-bayi itu aku menjadi iri" kata kaisar Dongbu yang ingin segera menimang cucu.


"Hahaha, tentu. Mereka juga cucu-cucu kalian"


Wuuuuussshh


"Aduh"


Tiba-tiba Excel kesakitan dilehernya disaat anak Poppy yang sedang digendong melompat dan mengigit leher ayahnya, kecepatannya sangat cepat bahkan Poppy juga kaget melihat anaknya tiba-tiba terbang menuju ayahnya tanpa dia bisa bereaksi.


"Hehehe, suami, kamu sudah ditandai oleh putrimu sendiri...hahaha" kata Poppy yang tahu ritual yang dilakukan anaknya dia ketawa bangga. Semua orang juga tercengang dengan reaksi cepat dari anak Poppy. Excel langsung memeluk bayinya yang sudah mengigit lehernya.


"Masih kecil berani mengigit ayahmu, lihat ayah kesakitan" kata Excel dengan menggelitik tubuh anak Poppy, Jun Poppy nama yang diberikan kepada buah hati antara Poppy dan Excel.


Jun Poppy hanya tersenyum dan menjulurkan lidahnya lalu ketawa saat dia kegelian, aksi Jun Poppy dan Excel membuat semua shock, mana ada bayi belum genap 1 bulan sudah bisa terbang layaknya kultivator handal dan berpengalaman


"Ras ilahi benar-benar luar biasa"


"Hahaha, putriku ini adalah rubah cahaya bulan 9 ekor jenis super langkah yang sudah tidak ada dialam semesta aurora, perpaduan dari garis darah manusia dan rubah menciptakan banyak keunikan. Qin Yang, Qin Zhu dan Qiaofeng kemari." kata Excel menjelaskan prihal keunikan anak-anaknya dan memanggil ketiga istrinya.


"Kedua anak ku ini adalah ras inti kehidupan, dengan perpaduan darahku mereka menjadi unik, darah ras inti kehidupan telah berevolusi menjadi cahaya ilahi lebih tinggi dari ras malaikat.


Istriku Qiaofeng juga demikian bayinya telah berevolusi menjadi tubuh bawaan Yin dua unsur yang disebut Dewi pertempuran." Excel memperkenalkan bayi-bayinya yang memiliki keunikan masing-masing, penjelasan Excel semakin mencengangkan banyak orang apalagi Yuna dan Yuke juga menjadi terkejut.


"Suami, apa itu 2 unsur Dewi pertempuran ?" tanya Yuna yang ingin tahu, dialam semesta aurora tidak pernah ada jenis seperti ini.

__ADS_1


"Hehehe, dialam jagat raya yang luas ini setiap kehidupan selalu berevolusi, Jun Qiaofeng memiliki 2 unsur tubuh bawaan, yaitu tubuh bawaan jiwa dan juga tubuh bawaan manusia super..."


(Author : maaf sobat, mungkin beberapa bab agak membosankan karena Excel masih membangun pondasi pasukannya sebelum perang besar nanti, saya ingin membuat cerita yang terus bertempur tetapi semuanya juga butuh waktu untuk persiapan. salam)


__ADS_2