
Chapter 266 Pertahanan Tingkat pertama kebobolan.
Setelah berhentinya serangan ras mayat hidup, pasukan surgawi sedikit lega walaupun masih menjaga kewaspadaan tinggi, sebab mayat hidup masih terlihat diperbatasan hutan belantara zona luar.
Malam hari ini hanya diterangi cahaya bulan dan bintang, desiran angin menambah perasaan mencekam, nafas seakan melambat dan mata
"Kenapa perasaanku tidak nyaman malam ini..." seorang prajurit A yang sedang berpatroli di atas dinding merasakan rasa yang tidak nyaman, dia berbicara dengan rekannya, mereka berdua melihat kearah hutan belantara dan melihat mayat hidup masih diam seperti patung.
"Mungkin perasaanmu saja setelah seharian kita membantai banyak mayat hidup." prajurit B mencoba menenangkan temannya yang gelisah, kembali kedua prajurit itu berjalan saat kelompok lain akan mendekati mereka berdua.
"Mungkin kamu benar, tapi malam ini benar-benar mengerikan dengan adanya mayat hidup yang seakan-akan menunggu kita lengah..." prajurit A kembali merasa gelisah yang tidak menentu, prajurit A berbicara sambil berjalan bersama rekannya.
Terdengar suara burung hantu dan juga suara lolongan serigala di dalam hutan, seketika semua prajurit menjadi semakin waspada saat melihat gerakan aneh didalam hutan dan didalam tanah, tanah didepan dinding sedikit bergetar tetapi kembali normal lagi.
Semua prajurit diatas dinding menatap kearah hutan yang hampir tertutupi mayat-mayat dari ras mayat hidup, bau anyir dan bau amis sangat pekat.
"Tetapi waspada dan jangan takut, kita berjuang bersama." seorang komandan memberikan semangat kepada pasukannya agar menenangkan diri pikiran dan hatinya.
Tiba-tiba mayat hidup yang terdiam mematung mulai bergerak, kepalanya yang menunduk sejak sore kini berlahan mulai terangkat dan menatap kearah dinding pertahanan tingkat pertama.
Mata mereka menjadi merah darah dan juga ada darah mengalir disudut matanya, secara berlahan mereka mulai bergerak maju bersamaan, pasukan surgawi segera menyiapkan panahnya.
"Pasukanku, bersiap...!" suara komandan Han Geng dan komandan ketiga sisi pertahanan istana surgawi secara bersamaan mengema dan mulai membidik sasarannya.
Tetapi yang anehnya, mayat itu berhenti didepan mayat yang mati, lalu para mayat hidup berjongkok dan langsung memakan mayat-mayat yang sudah mati.
"Menjijik-kan..." salah satu prajurit merasa mual melihat mayat hidup itu memakan sesama jenisnya.
Para mayat hidup dengan rakus dan bringas memakan jenisnya, mereka memotong dengan giginya, mematahkan lengan maupun jari mayat hidup yang sudah mati, mereka mengunyahnya seakan-akan itu sangat lezat.
Merasa tidak puas, para mayat hidup itu mencabik-cabik tubuh mayat yang sudah mati, gerakan mereka semakin cepat dan terus mendekati dinding pertahanan.
"Tembak..."
"Xiu... Xiu..." suara desiran anak panah segera terdengar saat para komandan memberikan perintahnya.
Bang... Bang...
Ratusan ribu anak panah langsung menghujani para mayat hidup yang mendekati dinding pertahanan, ledakan demi ledakan kembali terdengar lagi, setiap mayat hidup akan kehilangan kepalanya dan tubuhnya seketika ambruk, setelah mayat hidup yang baru mati itu, segera dimakan mayat hidup yang masih bergerak.
Malam hari semakin mencekam dengan melihat ras mayat hidup yang menjadi kanibal, mereka memakan jenisnya sendiri, mereka tidak perduli dengan serangan anak panah dari pasukan surgawi.
Xiu... Xiu...
Bang... Bang...
"Aneh, kenapa mereka memakan jenisnya sendiri?" Zhuting melihat kearah medan perang, dia berbicara dengan pemimpinnya, Yu Guan.
"Pasukan mayat hidup ingin meningkatkan kekuatannya dengan memakan jenis mereka yang sudah mati." sebelum Yu Guan menjawab, Lu Bai yang terlebih dahulu menjawab.
"Pantas saja mereka begitu rakus saat memakannya."
"Ada gerakan aneh dibawah tanah...!" kata Yu Guan kepada semua pemimpin yang berkumpul di puncak istana surgawi, setelah Zhuting berbicara.
Kemudian, mata dewa semua pemimpin melihat kedalam tanah dan terlihat banyak gerakan yang disebabkan oleh banyaknya semut merah.
Semut itu seukuran bayi manusia, panjangnya 60 cm dan warnanya memang merah seperti nyala api, capitnya sangat tajam saat mengali tanah tepat dibawah timbunan mayat mati yang menggunung.
"Perintahkan untuk membakar mayat-mayat itu agar semut merah tidak mengambilnya." Yang Wei segera memerintahkan kepada Yu Guan, Yang Wei tahu niat semut merah menarik mayat yang mati itu kebawah.
"Pasukan bakar mayat yang menggunung itu...!" teriakan Sun Hongli kepada seluruh pasukan surgawi, suaranya sangat jelas terdengar diseluruh wilayah istana surgawi.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Pasukan berelemen api maupun senjata tipe api segera membakar mayat-mayat itu, kobaran api segera dapat dilihat dengan jelas, area medan perang kini menjadi medan api.
__ADS_1
Tetapi semut-semut itu tetapi saja tidak takut dengan api saat mereka berhasil membuat gorong-gorong, semut merah tetap terus menarik para mayat yang sudah mati dan terbakar.
"Ledakan semua mayat itu, jangan sampai para semut merah memakannya." sekali lagi suara Sun Hongli mengema memerintahkan pasukan surgawi.
Boom... Boom... Boom
Ledakan demi ledakan mengema, armada kapal angkasa dan pelontar ikut meledak-kan mayat-mayat yang menggunung itu. Disaat armada kapal angkasa keluar dari formasi perlindungan api, terlihat di kejauhan tepatnya dari hutan belantara zona luar banyak manusia kelelawar terbang dengan kecepatan tinggi.
"Sialan, mereka sengaja memancing armada udara kita keluar dari formasi." teriakan kemarahan Yang Wei saat melihat manusia kelelawar bersembunyi dibalik banyaknya ras mayat hidup yang masih memakan mayat yang sudah mati.
"Pasukan udara mundur..." Sun Hongli segera memerintahkan pasukan udara untuk kembali berlindung didalam formasi api pelindung...
Booommm
Pasukan armada udara sudah terlambat dan pertempuran segera terjadi diatas dek kapal, kapal angkasa segera bergerak mundur walau diatas dek kapal sedang terjadi pertarungan.
Claaanng
Booommm
Pasukan manusia kelelawar menyerang dan mengepung 4 penjuru istana surgawi, ternyata selama ini manusia kelelawar bersembunyi dibalik bayang-bayang ras mayat hidup, dan disaat pasukan armada udara keluar dari formasi api pelindung, segera mereka keluar dari bayang-bayang dan menyerang kapal angkasa.
"Beri perlindungan pada kapal angkasa, serang manusia kelelawar itu." sekali lagi suara Sun Hongli terdengar memberikan perintah kepada pasukan surgawi.
"Xiu... Xiu..." suara anak panah melesat dan memburu targetnya sesuai perintah, sayang sekali anak panah tidak mengenai sasarannya.
"Serang..."
Wuuuuussshh
Para komandan tidak tinggal diam, mereka segera terbang menuju kapal angkasa untuk membunuh para manusia kelelawar, manusia kelelawar sengaja menargetkan kapal angkasa dengan tujuan bisa memasuki kedalam formasi.
Booommm
Ledakan mengema dimalam hari, suara teriakan dan suara senjata saling beradu, pasukan surgawi melawan para manusia kelelawar yang jumlahnya sangat banyak. Penduduk istana surgawi mulai kuatir manakala kapal angkasa yang akan memasuki formasi masih ditunggangi oleh manusia kelelawar.
"Evakuasi rakyat jelata dari tingkat pertama hingga tingkat ketiga menuju area yang sudah disediakan." Lu Bai segera memerintahkan Zhuting sebagai pemimpin divisi pekerjaan umum.
"Para pekerjaan umum, segera evakuasi semua penduduk dari barat, timur, selatan dan Utara menuju tenda pengungsian." Zhuting memerintah anak buahnya segera bertindak sesuai instruksinya.
Tidak banyak bertanya, segera semua pekerja dari divisi pekerjaan umum mulai bergerak sesuai pelatihan yang telah mereka latih, ribuan kapal angkasa khusus transportasi terbang dan bergerak menuju tempat para penduduk.
Booommm
Salah satu kapal angkasa meledak disaat telah berhasil masuk didalam formasi api pelindung, kesempatan itu dimanfaatkan oleh manusia kelelawar untuk menghancurkan formasi dari dalam.
Bang....
Sisi barat menjadi yang pertama kebobolan, manusia kelelawar ternyata juga telah dibekali oleh leluhur kelelawar dengan membawa senjata khusus yang mampu menghancurkan formasi.
Booommm
Pasukan malaikat yang mengetahui itu tidak tinggal diam mereka langsung menyerang manusia kelelawar, jutaan manusia kelelawar juga tinggal diam mereka terus mengacaukan konsentrasi pada satu titik, dimana formasi api pelindung sudah mulai terbuka.
"Perintahkan, komandan tingkat 4 dan tingkat 5 bergerak dan membantu wilayah barat." Lu Bai segera memberikan perintah.
"Komandan Lam, Ten, Ye dan komandan Zan dukung pasukan malaikat disisi barat, segera tambal formasi yang kebobolan itu." perintah Yu Guan kepada keempat komandan dari tingkat 4 dan tingkat 5.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Keempat komandan itu segera terbang dengan membawa banyak pasukan surgawi, tanpa banyak bicara keempat komandan itu beserta pasukannya langsung menyerang manusia kelelawar.
"Mati... Booommm"
Komandan Lam melepaskan serangannya setelah berteriak marah kepada manusia kelelawar, disusul dengan ketiga komandan yang ikut membantai manusia kelelawar.
__ADS_1
Dengan sibuknya pasukan surgawi dari segala 4 penjuru, situasi itu dimanfaatkan oleh pasukan semut merah, mereka juga membawa alat yang mampu membobol formasi dari dalam tanah.
"Bang...." formasi disisi utara bergetar dan sedikit demi sedikit formasi didalam tanah mulai terkikis.
"Gawat, formasi utara kebobolan dari bawah..." Yu Guan yang selalu waspada mengetahui sisi utara istana surgawi juga kebobolan.
"Komandan Xu Huang, segera dukung pasukan disisi utara, semut merah berhasil membobol dari dalam tanah." Sun Hongli segera memerintahkan komandan Xu Huang.
"Hahaha.... Siap. Ayo pasukan kita bergerak...!"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Booommm
Xu Huang sangat gembira akhirnya dia bisa ikut bertempur, dengan membawa 100 ribu pasukannya mereka melesat menuju utara pertahanan istana surgawi.
Pasukan surgawi tingkat pertama, kedua dan ketiga, sibuk dengan membantai ras mayat hidup, pasukan malaikat dan armada kapal angkasa sibuk dengan serangan manusia kelelawar.
Dan akhirnya dukungan juga ikut sibuk menghancurkan pasukan semut merah yang jumlahnya melebihi ras mayat hidup. Malam ini istana surgawi benar-benar sibuk dan menegangkan.
Sepanjang malam pasukan surgawi tidak henti-hentinya berperang dengan tiga ras. Ledakan energi, teriakan kesakitan dan suara senjata saling beradu mewarnai kekacauan malam ini.
Semut merah yang jumlahnya mengerikan terus-menerus menyerang dan membuat banyak jalan bagi kawanan-nya, Xu Huang terlihat kuwalahan dengan banyaknya semut merah yang mulai keluar dari dalam tanah. 100 ribu pasukan masih belum mampu membendung serbuan pasukan semut merah.
"Zhang Liao dukung sisi utara, Yuan Yao dukung sisi barat." perintah Yang Wei kepada kedua komandannya dari tingkat ketujuh.
"Hahaha... Siap. Pasukan maju." Zhang Liao tertawa gembira dan segera terbang dengan 10 juta pasukan istana surgawi.
"Akhirnya aku bisa berolahraga. 10 juta pasukan menjadi 4 bagian. Maju." tidak ketinggalan Yuan Yao juga maju bersama 10 juta pasukan yang sudah menjadi 4 bagian.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
20 juta prajurit terbang dan membuat aksi mereka mengundang decak kagum. Jika masih ada Cao Litian sudah pasti akan semakin semarak dengan 10 juta pasukannya.
Rata-rata pasukan surgawi yang berperan memiliki kekuatan yang mumpuni, di benteng pertahanan tingkat pertama terendah pada tingkat dewa sejati hingga hingga dewa hitam, dipimpin dengan komandan yang memiliki kekuatan tingkat half void level 10 hingga level 15 dan pemimpinnya Yong Kai pada level 25 tingkat half void.
Semakin tinggi tingkat struktur istana surgawi semakin tinggi kekuatan pasukannya beserta komandan dan pemimpinnya. Semenjak teknik kultivasi yang diberikan oleh guru agung, kekuatan mereka berkembang dengan pesat.
Saat ini kekuatan istana surgawi yang memiliki tingkat sang void baru hanya 6 orang saja, dibandingkan dengan kekuatan ras suzaku saja sudah pasti kalah. Untung saja ada guru agung, jika tidak, sudah pasti istana surgawi yang selama ini merasa hebat dialam semesta hanya tinggal namanya saja saat ras suzaku dan ras ashura berniat menyerang istana surgawi.
Hari akan menjelang pagi tetapi pertempuran masih belum berhenti, waktu masih menyisakan 3 jam lagi saat matahari akan membuka mata, terlihat pasukan ras mayat semakin berdatangan, pasukan semut merah tidak ada habis-habisnya, manusia kelelawar yang licik terus berusaha melebarkan lubang yang sudah terbuka.
"Leluhur biarkan aku dan Zhuting ikut bergerak, aku kuatir dengan jumlah mereka yang mengerikan, pertahanan tingkat pertama akan benar-benar kebobolan." Sun Hongli terlihat kuatir saat melihat pasukan surgawi dan semua komandan kuwalahan dengan jumlah musuhnya, Sun Hongli meminta ijin kepada ketiga leluhur suci.
"Tunggu dulu, jika benar-benar tingkat pertama kebobolan, kalian berdua segera bertindak....!" jawab Lu Bai kepada Sun Hongli, lalu dia memeriksa kekuatan Sun Hongli, Zhuting dan Yu Guan, Lu Bai kaget karena tidak mengetahui basis kultivasi ketiga orang ini.
"Kalian bertiga...! Apa kalian menggunakan artefak penyembunyian kekuatan? Apa itu artefak pemberian dari guru agung? Apa kalian sudah menerima segel keluarga besar dari guru agung?" banyak pertanyaan Lu Bai kepada ketiga bawahannya saat dia tidak mampu melihat kekuatan mereka.
Sun Hongli menjadi salah tingkah dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu dia melihat Yu Guan dan Zhuting yang hanya menghela nafasnya.
"Katakan saja, tidak apa-apa, setelah serangan mereka aku juga akan memberikan segel keluarga kepada mereka bertiga." tiba-tiba suara Excel terdengar dibenak ketiga muridnya, ketiga muridnya menjadi lega.
"Maaf leluhur suci, kami sebenarnya sudah lama menjadi murid guru agung semenjak kita pertama kali meminta bimbingan pada waktu itu..." segera Yu Guan berbicara kepada ketiga leluhur suci dan menceritakan dari awal.
"Hah... Kalian benar-benar beruntung, jika aku tidak memiliki sifat egois, tamak, sombong pada waktu itu..." Lu Bai mendesah dan merasa iri kepada ketiga bawahannya, saat dia berbicara, Lu Bai tidak melanjutkan ucapannya.
"Hahaha... Jangan kuatir leluhur, guru agung juga akan memberikan segel keluarganya, tetapi seperti yang aku kata tempo hari, setelah kita menerima segel keluarga besarnya, kita tidak bisa berpaling atau berkhianat, jika ada niat sedikit saja, tubuh kita akan meledak." Zhuting tertawa dan memberikan harapan dari leluhur suci, tetapi Zhuting juga mengingatkan prihal konsekuensinya setelah mendapatkan segel keluarga besar guru agung.
"Hahaha... Tentu tidak masalah, aku juga tidak mau selama ini menjadi boneka dari nine heaven palace." Yang Wei langsung tertawa bahagia.
Booommm
Tiba-tiba pertahanan tingkat pertama sisi utara benar-benar jebol dan seperti air, semut merah semakin membeludak memasuki lubang yang berhasil dibuka lebar, keenam orang itu tersenyum dan sudah tidak sabar untuk bergerak.
__ADS_1
"Biarkan aku dulu yang menyerang, aku belum menguji kekuatanku saat ini" Lu Bai yang tadinya gembira, menjadi serius dan sudah tidak sabar untuk menguji kekuatannya yang baru.
"Hahaha... Baiklah." Yang Wei tertawa dan mengijinkan saudaranya.