Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 187 Ujian Ilusi (2), Kemenangan Juan Qinxuan.


__ADS_3

Chapter 187 Ujian Ilusi Dao Piramida (2). Kemenangan Juan Qinxuan dilantai 6.


Semua orang hanya mendesah, setingkat dewa absolute saja tidak mungkin bisa melewati formasi ilusi tingkat Alfa tahap awal, Excel yang memperhatikan hanya mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Walau formasi ilusi ini setingkat Alfa tahap awal, aku sudah mengukur batasan usia setiap peserta, semakin banyak masa hidupnya tingkat kesulitannya juga berbeda-beda, jadi itu semua kembali kepada individu masing-masing untuk memahami dan memecahkan ujian ilusi ini." kata Excel yang akhirnya membuat semua orang mengerti.


Seandainya formasi ilusi tidak diatur sesuai usia peserta ujian sudah pasti akan kesulitan naik kelantai berikutnya, dan sama saja itu omong kosong untuk mengikuti ujian Dao Piramida.


"Ayah, kalau begitu giliran kita yang mengikuti ujian ini" kata Jun Mei yang tidak sabar ingin merasakan apa namanya ujian ilusi kehidupan.


"Baiklah, kalian harus memiliki kemauan dan tekad untuk bertahan dalam menghadapi semua masalah. Semoga sukses." jawab Excel yang memberikan sedikit informasi, Excel tidak ingin memberikan kunci sukses melewati ujian ilusi kehidupan walaupun kepada anak-anaknya sendiri.


"Baik, ayah. Aku pasti bisa."


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Segera Putri-putrinya turun kebawah dan berada didepan pintu masuk menuju anak tangga yang berjumlah 999, penjaga yang tahu jika anak-anak dari penguasa alam semesta aurora segera memberi hormat kepada mereka.


"Nona muda, semoga berhasil"


"Paman, tidak perlu sopan kepada kami yang lebih muda. Kami langsung naik." kata Jun Mei dan membungkuk kepada orang yang lebih tua sebagai rasa hormat yang seharusnya. Sikap Jun Mei diikuti adik-adiknya.


140 gadis kecil segera berjalan melewati anak tangga dengan berjalan beriringan secara bersamaan, setiap anak tangganya mampu dilewati lebih dari 200 orang lebih.


"Putri-putri kita tidak mau kalah dengan yang lebih dewasa, apalagi setelah Juan Qinxuan berhasil memahami hati setenang air." kata Xiao Chun kepada suaminya, Xiao Chun bangga menjadi bagian keluarga Excel, dia teringat saat pertama kali bertemu dengan Excel dihutan waktu itu.


Jun Chun adalah putri hasil cinta Xiao Chun dan Excel, putri kesayangannya yang sangat berbakat, seandainya dia tidak bertemu Excel mungkin sudah menikah secara paksa dengan orang lain.


"Setiap orang akan selalu termotivasi akan keberhasilan orang lain." jawab Excel dengan melihat wajah cantik isterinya Xiao Chun, kedua pandangan saling bertemu membuat Xiao Chun menjadi bahagia dan ingin melompat dipeluk suaminya jika tidak ada orang lain disekitarnya.


Sudah hal umum jika ada orang lain berprestasi akan membuat orang terpicu untuk mengikuti jejaknya, tetapi setiap usahanya akan menerima hasil yang berbeda-beda.


Anak-anak Excel dengan cepat berjalan menaiki tangga dan tidak terlihat mengalami ilusi apapun saat melangkah, bahkan tekanan gravitasi setiap anak tangga juga tidak berpengaruh terhadap mereka.


"Hore kita berhasil"


"Ayo kita langsung saja masuk pintu Dao Piramida."


"Aku masuk yang disana saja."


Segera putri-putri Excel masuk pintu Dao Piramida yang berbeda-beda dan menghilang saat melewati pintu itu, terlihat mereka sudah berada disetiap ruang, setelah memeriksa konfigurasi ruang gadis-gadis kecil itu duduk bersila, setelah menarik nafas dalam-dalam mereka memejamkan mata seperti yang dilakukan semua peserta.


Para peserta yang dengan mudah diungguli anak penguasa hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mendesah, memang masih banyak orang yang belum siap masuki pintu dao piramida dan menunggu menenangkan hati dan pikirannya, tetapi melihat anak-anak kecil yang tidak ragu membuat banyak peserta malu dan segera berjalan memasuki pintu ujian.


Peserta yang tidak bisa melewati 999 anak tangga hanya menyesali saja karena masih belum memiliki tekad kuat dan kemauan sekuat baja, tetapi mereka juga senang walau tidak bisa menjadi bagian pasukan karena mereka masih mendapatkan hadiah.


"Hah, memalukan kalah dari anak kecil"


"Hahaha, karena kamu masih sering bergantung pada orang lain, karena itu kamu harus sering mengandalkan diri sendiri tanpa bantuan orang lain. Didalam dunia kultivasi kesuksesan orang terletak pada diri sendiri."


"Baik, guru. Aku akan mengingat pesan ini" kata murid yang diberi arahan oleh gurunya, dia selama ini selalu mengandalkan kekuatan orang tuanya hingga dia selalu bergantung kepada mereka selama ini.

__ADS_1


"Bagus, bagus, jika kamu sudah memahami ujian ini. Ujian ini bagus untuk mengukur seberapa besar tekadmu dalam mengapai mimpimu."


Tidak hanya murid dan guru itu yang saling berbicara tetapi banyak diantara mereka yang gagal tidak mampu melewati 999 anak tangga.


Putri-putri Excel juga menerima hal yang sama seperti yang dialami oleh Juan Qinxuan didalam dunia ilusi kehidupan, kehilangan semua keluarga yang disayangi dan dikejar oleh para pembunuh keluarganya.


Melihat wajah anak-anak yang sedih dan penuh dengan ketakutan membuat ibu-ibu tidak tega melihatnya, apalagi Kakek,nenek dan juga paman-paman mereka, air mata tanpa disadari mengalir karena perasaan dihati mereka sama dengan yang dialami anak-anak Excel.


Berkat koneksi segel keluarga besar Excel semua keluarganya juga merasakan rasa sakit dihati, kesedihan, ketakutan dan kemarahan.


"Hah" Excel hanya bisa mendesah yang juga ikut merasakan kesedihan putri-putri kesayangan, demikian juga dengan Yuna, Yuke dan seluruh keluarga besarnya juga merasakan kesedihan ini.


"Tenang. Setiap kehidupan akan mengalami hal seperti ini, semua hanya sementara dan tidak ada yang abadi, kesenangan juga akan berakhir demikian juga kesedihan akan segera berganti." kata Excel dengan suara penguasa jiwa agar memenangkan semua hati dan pikiran keluarga besarnya.


Gho Guang akhirnya gagal melewati lantai kedua disaat dia dikeluarkan dari kubus ujian ilusi dao piramida dikarenakan dia melewati batas waktu.


Itu berarti Gho Guang terlalu terlena dengan kenikmatan disaat berada dilantai 2, Gho Guang juga menerima hal yang sama didunia ilusi, tetapi setelah menjadi jenius didunia ilusi dia telah melupakan tujuannya untuk menuju puncak hingga akhirnya dia meninggal diusia tua tanpa mau bergerak menuju ketinggian yang lebih tinggi.


Sedangkan Juan Qinxuan tidak ingin berhenti didalam akademi setelah menjadi jenius terbaik, dia keluar dari akademi dan bertarung habis-habisan dengan klan Ming dimana Ming Ho masih hidup disaat dilantai 3.


Lalu saat berada dilantai 4 dia juga berkelana mencari pembunuh keluarganya dan akhirnya juga bertarung hingga hampir mati mengenaskan, untung saja disaat detik-detik mendebarkan dimana senjata pelaku utama ingin memenggal kepalanya, dia mengeluarkan kartu terakhir yang dia miliki tanpa bisa diketahui pelaku utama pembunuh itu.


Berlanjut dilantai 5, Juan Qinxuan selain berkultivasi dan berlatih dengan rajin dia juga berkelana mencari keberadaan reinkarnasi dari Chu Bao karena itu dia terlihat berhenti lama dilantai 5.


Disaat dilantai 5, Juan Qinxuan berkenalan dengan seorang wanita yang akhirnya menjadi saudaranya, mereka berdua mendirikan sebuah akademi yang hanya merekrut anak yatim piatu dan wanita, dengan kekuatan Juan Qinxuan tingkat dewa bintang level 25 dia dengan mudah menjadi penguasa alam atas bersama saudari angkatnya.


Sayang sekali, Juan Qinxuan dikhianati orang yang dia percayai yang tidak lain saudari angkatnya, temannya telah berkerja sama dengan dewa absolute dialam puncak yang sangat mencintai Juan Qinxuan, tujuan mereka ingin membuat Juan Qinxuan menjadi budak *** bagi dewa absolute itu, sedangkan temannya ingin menjadi penguasa akademi dan penguasa alam atas.


Dengan bersembunyi di surga kematian dengan menggunakan formasi penghalang pengelihatan membuat Juan Qinxuan akhir lolos dari kejaran dewa absolute level 1.


Setelah lolos dari kejaran dewa absolute, Juan Qinxuan lagi-lagi naik dilantai 6, dan didalam ingatan dia telah berhasil membunuh temannya dan melangkah menuju alam puncak untuk membalas dendam terhadap dewa absolute itu.


Di alam puncak Juan Qinxuan bergabung dengan sebuah sekte besar dengan tujuan ingin segera naik ketingkat dewa absolute, dengan usia 5.000 tahun yang terbilang masih muda dengan kekuatan pada tingkat MahaDewa level 1 membuat Juan Qinxuan dengan mudah diterima dan menjadi salah satu guru favorit di Sekte tersebut.


Setelah usia Juan Qinxuan 1 juta tahun akhirnya dia telah naik menjadi dewa absolute sejati dan bertemu lagi dengan Chu Bao yang terkenal dengan prestasinya membunuh jutaan orang dialam atas.


Yuna dan Yuke hanya tersenyum saja dengan melihat wajah tampan suaminya yang terlihat salah tingkah saat ditatap.


"Dewa perang, lagi-lagi kamu membuat ilusi cerita kehidupan masa lalumu...hahaha" Yuna berkata dengan transmisi suara yang bisa diketahui mereka bertiga.


"A-anu, saat itu aku kebingungan harus membuat formasi ilusi seperti apa, jadi aku hanya meletakkan beberapa ingatanku berbagai kehidupan dimasa lalu ku untuk bisa terhubung dengan formasi ilusi." jawab Excel dengan mengaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa kamu juga memasang ingatan semua kisah sedih yang dialami isterimu dan ketika kamu hidup dibumi dulu didalam formasi ilusi ini ?" tanya Yuke yang ingin tahu kebenarannya dan hanya dianggukan tanpa berbicara.


Excel memang memberikan ilusi dari ingatannya dan juga masa lalu setiap isterinya yang menyedihkan, hanya mengubah karakter isterinya menjadi karakter peserta disaat memasuki dao piramida.


Tetapi jika isterinya memasuki dao piramida maka mereka tidak akan mengulangi apa yang pernah mereka dialami dulu, kisahnya akan berbeda-beda saat menjalani ujian ilusi ini.


Akhirnya Juan Qinxuan hanya bisa bertahan dilantai 6 dan dikeluarkan secara otomatis, dia dikeluarkan karena tidak berusaha kabur saat Chu Bao menolong dia untuk membunuh dewa absolute yang pernah mengejarnya dialam atas, Juan Qinxuan juga mati didunia ilusi bersama dengan Chu Bao dengan berpelukan dengan bahagia walau dia mati.


"Yuke, tenangkan dia" pinta Excel kepada Yuke untuk menenangkan pikiran dan hati Juan Qinxuan yang telah dikirim keluar dari ujian dao piramida.


"Baik, suami"

__ADS_1


Juan Qinxuan terlihat linglung dengan duduk ditanah diluar pintu masuk anak tangga dan sudah dihampiri Yuke dengan memeluknya.


"Kamu berhasil menjadi pemenang dengan Gho Guang, kamu bisa meminta apapun kepada penguasa alam semesta aurora ini" kata Yuke kepada Juan Qinxuan, Juan Qinxuan seketika menjadi bersemangat dan menghapus air matanya.


"Apa aku berhasil, kak"


"Iya, kamu berhasil dengan baik, dan kamu bisa masuk dalam keluarga besar kami menjadi bagian pasukan wanita, kamu akan kami latih secara khusus." jawab Yuke dengan suara yang mampu menenangkan Juan Qinxuan.


Lalu Juan Qinxuan berdiri dan melihat keatas dimana Excel berada, wajahnya tidak sama dengan Chu Bao tetapi matanya sama dan tidak berbeda dengan Chu Bao, hatinya segera bergetar dan langsung melesat menuju Excel dengan ceroboh, untung saja Excel melambaikan tangannya agar penjaga tidak menghentikan tindakan Juan Qinxuan.


"Kamu Chu Bao, kamu Chu Bao" kata Juan Qinxuan dengan memeluk Excel dengan erat dan menangis bahagia.


"Selamat kamu telah berhasil, prestasi ini sangat menggembirakan dihari pertama dibukanya ujian dao piramida, lalu apa yang kamu inginkan setelah menang dari Gho Guang ?" balas Excel dengan mengelus rambut panjang dan wangi Juan Qinxuan,


Gho Guang masih terlihat sedih setelah mengetahui kekalahannya yang hanya bisa sampai dilantai 2, dia juga sudah ditenangkan oleh keluarganya agar merelakan kekalahannya terhadap Juan Qinxuan, tetapi perkataan Juan Qinxuan yang memanggil Excel dengan nama Chu Bao segera membuat banyak orang menjadi teringat dengan nama dewa perang yang juga bernama Chu Bao.


"Penguasa, maafkan kelancangan putri kami" kata seorang pria tua yang ikut mendekati Excel.


"Tidak apa-apa, Patriack Juan. Putrimu sangat luar biasa biasa memahami hati setenang air, prestasi dimasa depan tidak terbatas, tetapi dia juga harus memahami tingkat berikutnya." jawab Excel membuat Patriack Juan menjadi bangga dengan pujian dari seorang penguasa alam semesta aurora.


"Aku tahu apa yang kamu inginkan, Xuan-er. Aku yang berbicara apa kamu sendiri yang mengucapkan permintaanmu?" kata Excel yang tidak menunggu Patriack Juan yang akan berkata, Juan Qinxuan semakin bergetar tubuhnya dan hanya menunjuk dada Excel kali, dia malu ingin berkata apa yang menjadi keinginannya.


"Hahaha, baiklah aku yang akan mengucapkan keinginanmu, tetapi apa kamu sudah yakin dengan keinginanmu, Xuan-er?" tanya Excel sekali lagi pada Juan Qinxuan dan hanya dianggukan kepalanya.


"Apa kamu mau menjadi isteriku?" tubuh Juan Qinxuan semakin bergetar hebat disaat dilamar didepan semua kekuatan, dia malu tetapi juga bahagia, dia hanya bisa mengangguk kepalanya sekali lagi.


"Hahaha, bagus. Patriack Juan bagaimana denganmu, jangan takut jika Patriack tidak mau menghendaki keinginan Juan Qinxuan, dia bisa meminta yang lain." tanya Excel kepada ayah Juan Qinxuan dan segera Juan Qinxuan menolehkan kepalanya kearah ayahnya dengan mata melotot tajam agar menyetujui keinginannya.


"Hahaha, tidak masalah, tidak masalah. Jika ini pilihan terbaik putriku aku akan selalu mendukungnya." jawab Patriack Juan yang terlihat gembira dengan tertawa keras.


"Xuan-er, kamu harus meminta ijin juga dengan semua isteriku dan anak-anakku, keputusan terakhir ada pada mereka." kata Excel kepada Juan Qinxuan dan segera Excel melepaskan pelukannya.


Lalu Juan Qinxuan menghampiri Yuna sebagai Ratu alam semesta yang dekat dengan Excel, Juan Qinxuan melihat Yuna penuh harap agar keinginannya dipenuhi, jantung Juan Qinxuan dan ayahnya semakin berdetak kencang, dan berdoa semoga Ratu alam semesta aurora ini mengabulkan keinginannya.


"Kamu harus berbagai kasih dengan banyak saudarimu, tidak ada keegoisan, iri, cemburu dan merasa rendah diri, kita diberlakukan adil oleh suami kita, apa kamu mengerti, sayang." kata Yuna dengan lembut mengusap pipi Juan Qinxuan.


"Aku mengerti, Ratu" jawab Juan Qinxuan dengan tegas, beban dihatinya seakan hilang setelah menerima persetujuan dari Ratu alam semesta aurora, ingin memeluk Yuna tetapi Juan Qinxuan takut,


"Bagus, sini peluk aku."


"Baiklah, jika kalian sudah memberikan persetujuan..." kata Excel yang juga melihat semua istrinya tidak menolak kehadiran Juan Qinxuan dan kini mereka saling berbicara prihal kesuksesannya Juan Qinxuan memahami hati setenang air dilantai 2.


Lalu Excel melambaikan tangan kanannya dan membuat segel yang aneh, 5 ujung jari Excel bercahaya dan terlihat energi aneh mulai berkumpul ditelapak tangannya, dengan kecepatan yang sulit diikuti mata dewa absolute Excel menciptakan Cincin dimensi tingkat mitos.


"Terima ini sebagai hadiah dari saya, ayah Juan." kata Excel yang tanpa menunggu Patriack Juan menjawab, Excel telah mengirimkan cincin dimensi tingkat mitos yang tiba-tiba sudah berada digenggaman Patriack Juan.


"I-ini, ti-tingkat mitos" Patriack Juan tergagap saat menerima cincin dimensi tingkat mitos yang mampu menyimpan tanaman hidup dan binatang buas yang masih hidup, selain itu tingkat mitos memiliki ukuran luas 10.000 meter persegi didalamnya.


"Ayah mertua, maaf itu tidak banyak." kata Excel yang sekali lagi mengejutkan Patriack Juan yang sudah memeriksa isi didalam cincin dimensi, didalamnya banyak pil tingkat legenda dengan jumlah ribuan, senjata berbagai jenis dengan tingkat surga, berbagai teknik tingkat surga dan juga banyak sekali batu mistik yang nilainya tidak bisa dihitung lagi.


Patriack Juan langsung pingsan karena kaget dengan isi didalam cincin dimensi, untung saja tubuhnya segera ditopang oleh Paman Gaibian dan mengalirkan energi agar segera sadar kembali.


"Ayah, kenapa dengan ayah?" tanya Juan Qinxuan yang buru-buru menghampiri ayahnya, lalu memeriksa kedalam cincin dimensi yang sedang dipegang ayahnya, Juan Qinxuan juga kaget dan hampir pingsan, untung saja Yuke segera memegang bahunya agar kuat menerima kejutan ini.

__ADS_1


__ADS_2