
Chapter 230 Kemenangan benua biru.
Patriack Xiao Yan juga bingung dengan kejadian ini, dia ingin meminta penjelasan dari Lingzi Mei, segera Excel berdiri dari tempat duduknya.
"Seperti yang sudah aku katakan tadi...! 'jika kamu membicarakan orang lain maka itulah cerminan darimu sendiri' demikian juga dengan kalian melihat seseorang itu baik atau buruk, sebelum orang berbicara dia pasti akan melihat dulu baru bisa berbicara.
Apa yang kalian lihat selama ini adalah cermin, sebenarnya kalian sadar tetapi tidak menyadarinya, aku sudah memberikan arahan agar kalian menggunakan hati saat melakukan sesuatu, tetapi kalian masih saja gagal memahaminya, makna yang aku ucapkan adalah makna ganda dan itu seperti cermin.
Apa sekarang kalian sudah memahaminya ?"
Semua orang langsung menundukkan kepalanya setelah Kaisar Agung memberikan penjelasan kepada semua orang, semua orang sangat malu karena mereka benar-benar gagal memahami makna bijak dari seorang Kaisar Agung.
Ketiga leluhur suci dan semua orang istana surgawi juga ikut malu dengan menundukkan kepalanya, baru kali ini mereka menyadari pentingnya hati untuk melakukan tindakan, hari ini mereka terpukul cukup keras dengan kata bijak dari seorang anak muda yang menjadi sosok penguasa benua biru.
"Cermin dan hati..." Yu Guan berkata dan bangkit dari kursinya, lalu dia melihat Kaisar Agung yang masih berdiri didepan pagar pembatas tribun khusus keluarga Kekaisaran.
"Kaisar agung, terima kasih atas bimbingannya, Anda sangat benar, tindakan kita adalah cermin, tanpa anda menjelaskannya mungkin aku selama ini akan terus gagal memahami perkataan bijak Anda." kata Yu Guan yang tidak merasa malu dengan membungkuk dihadapan semua orang hanya untuk menunjukkan rasa hormatnya kepada seorang pria yang lebih muda.
"Ini hanya perkataan umum. Ya, hati kita itu seperti cermin, jika kita tidak hati-hati menggunakan hati kita maka kita akan terus tersesat, karena itu gunakan hati disaat bertindak, tidak perlu terburu-buru dalam memutuskan tindakan agar hatimu benar-benar bersih dan murni. Pemimpin Yu Guan, aku sangat menghargai anda, anda tampil disaat orang malu mengakui perbuatannya, aku yakin kamu sebentar lagi akan mendapatkan hati setenang air..." jawab Excel kepada Yu Guan dan semua orang, lalu Excel mengangkat tangan kanannya dan memberikan rahmatnya kepada Yu Guan.
Dari telapak tengah tangan Excel, keluar cahaya putih dan melesat dengan kecepatan yang sangat cepat, cahaya itu langsung memasuki dahi Yu Guan tanpa bisa dihindari, bahkan ketiga leluhur suci tidak sempat bereaksi untuk menolong Yu Guan agar tidak terkena cahaya itu, tetapi...
Booomm
Ledakan teredam keluar dari tubuh Yu Guan, lalu cahaya keluar dari dahi Yu Guan dan menyelimutinya, tubuh Yu Guan gemetaran dengan intens, semua orang tercengang melihat berubah Yu Guan....
"Hati setenang air"
Ketiga leluhur suci sekali lagi tercengang Yu Guan bisa memahami tingkat hati yang sangat-sangat sulit untuk dipahami dan didapatkan, leluhur suci seketika melihat kearah Excel karena cahaya itu pemicu Yu Guan berhasil meningkatkan kekuatan hati.
"Itu bukan karena aku, dia yang sudah benar-benar memahaminya sendiri, aku hanya bisa sedikit memberikan dorongan saja.
Jika kalian menginginkan seperti Yu Guan, maka selidiki dulu hatimu, pisahkan antara gelap dan terang, jangan membenci yang gelap, jangan pula menyukai yang terang, semua adalah satu kesatuan.
Suatu saat kamu akan memahaminya." kata Excel kepada ketiga leluhur suci, seketika mereka kembali menundukkan kepalanya dan memikirkan perkataan kaisar Agung.
Apa yang dimaksud Excel adalah kita jangan mencampur adukan antara Hitam dan putih yang akhirnya menjadi abu-abu, jika menjadi abu-abu maka kita akan kesulitan menggunakan hati nurani, hati yang kotor akan menjadi iblis dihati dan kita tidak tahu lagi apa itu baik dan apa itu buruk, pisahkan gelap bukan berarti membuang keburukan dan hanya menyimpan terang sebagai kebaikan saja...!
"Terima kasih, Kaisar Agung." Yu Guan yang sudah pulih setelah mengalami pencerahan dan mampu memiliki hati setenang air, dia tidak menyangkah bisa mendapatkan sebuah berkah saat berada di benua biru.
"Hahaha.. Tidak perlu berterima kasih, itu karena kamu yang sudah mengalami banyak pengalaman hidup, sebagai seorang pemimpin kamu sudah mengatur dengan baik, walau masih banyak keraguan di hatimu saat itu.
Aku harap dimasa depan kamu bisa memanfaatkan hati setenang air dalam memutuskan segala tindakan sebagai pemimpin istana tujuh surgawi." balas Excel kepada Yu Guan, sekali lagi ketiga leluhur suci tubuh mereka menjadi gemetar karena Excel mengetahui nama asli istana surgawi.
Selain istana tujuh surgawi, di tingkat yang lebih tinggi ada istana sembilan surgawi dan seterusnya, ini ibarat sebuah struktur organisasi disebuah pemerintahan, setiap tingkat memiliki tugas masing-masing dan saling terhubung.
Ketiga leluhur suci sudah tidak bisa berkata-kata lagi, mereka merasa jika Kaisar Agung mampu melihat segalanya dan itu sangat menguatirkan bagi mereka bertiga.
Sedari tadi Lingzhi Mei tidak beranjak dari tempat duduknya dan selalu menatap wajah suaminya yang tampan, dia semakin bangga menjadi satu dengan Excel, jika pada waktu itu tanpa hadirnya Excel dia mungkin akan melewatkan sesuatu yang besar.
"Suami, kamu luar biasa." batin Lingzi Mei sangat bahagia bisa menjadi salah satu pasangan dao-nya, Excel kembali duduk di kursinya dan menunggu acara berikutnya.
"Para hadirin sekalian, kita sudah menyaksikan bakat-bakat hebat dari istana surgawi dan benua biru saling bertarung dengan segala kemampuan, setiap bertarung pasti ada yang menang dan yang kalah.
__ADS_1
Turnament persahabatan kali ini dimenangkan oleh benua biru, diwakili dengan peserta yang bertahan terakhir adalah, Lingzi Mei."
Suara penonton langsung bergemuruh kencang dengan sorak-sorai dan tepukan tangan, semua berdiri memberikan apresiasi kepada pemenang terakhir dan mengelu-elukan nama Lingzi Mei.
"Lingzi Mei, Lingzi Mei..."
Yu Guan segera menuju arena utama dan memberikan hadiah yang berada didalam cincin dimensi, Lingzi Mei menerimanya dengan senang hati, lalu Yu Guan mengucapkan sepatah kata untuk semua orang yang hadir saat ini.
"Terima kasih atas keramahtamahan seluruh penduduk benua biru dan juga untuk seluruh keluarga Kekaisaran Agung yang telah memberikan pelayanan yang terbaik.
Saya mewakili seluruh anggota istana surgawi mengucapkan banyak terima kasih, jika kita berusia panjang kita akan bertemu lagi.
Saya harap turnament persahabatan ini bisa kita lakukan lagi dan akan menjadi suatu agenda rutin antara benua biru dan istana surgawi.
Saya memohon undur diri beserta seluruh keluarga besar istana surgawi, jika ada perilaku kita yang tidak berkenan dihati harap dimaafkan. Semoga kita semua sukses selalu."
Setelah Yu Guan berbicara dia meninggalkan arena dengan di iringi oleh Xiao Yan, dan para raja benua peri menuju lapangan parkir kapal angkasa, Excel dan seluruh keluarganya hanya berdiri dan bertepuk tangan disaat seluruh orang dari istana surgawi meninggalkan colloseum.
Seng Huaran dan Seng Qiao kembali mengawal mereka semua keluar dari benua biru, Xiao Yan dan para raja benua peri juga ikut naik dikapal angkasa istana surgawi dan saling berbicara dengan Yu Guan, sedangkan ketiga leluhur suci sudah memasuki ruang pribadinya dengan rasa kesal dan amarah.
Yu Guan dan Patriack Xiao membahas beberapa agenda yang akan menjalin ikatan persahabatan istana surgawi dengan benua biru dengan menjadwalkan turnament yang akan diadakan 10 tahun sekali bagi junior maupun murid akademi.
Setelah berbicara dan bertukar cinderamata, akhirnya mereka telah sampai perbatasan formasi pelindung benua biru, dengan melihat kepergian kapal angkasa istana surgawi, Excel yang sedari tadi juga mengawasi hanya menghela nafas panjang.
"Hah... Setiap kedamaian akan di dahului dengan penderita... Klik"
Kata Excel setelah melihat mereka pergi, lalu dia menjentikkan jarinya dengan tujuan menghapus ingatan semua orang istana surgawi termasuk ketiga leluhur suci dan Yu Guan agar tidak ingat dengan wajahnya, mereka hanya ingat jika Kaisar Agung masih muda tetapi tidak mengetahui ciri-cirinya.
Tiba-tiba seluruh keluarga Kekaisaran yang berada di tribun khusus menghilang dari hadapan penonton yang masih menunggu Kaisar Agung meninggalkan colloseum.
"Panjang umur, Kaisar Agung"
"Bahagia dan makmur bagi keluarga Kekaisaran Agung dan benua biru."
Serempak semua orang memberikan rasa hormat dan pemujaan kepada Excel dan seluruh keluarganya yang selalu menjaga kedamaian benua biru, dengan cara menundukkan kepalanya dan sedikit membungkuk setelah Excel dan seluruh keluarganya pergi.
"Hahaha... Aku kaya... Hahaha"
"Turnament kali ini sangat mendebarkan dan menakjubkan..."
Kembali orang-orang bersuka cita, ada yang tertawa bahagia, ada yang sedih karena kalah taruhan dan sebagainya.
Excel dan seluruh wanitanya telah kembali kedalam dunia jiwa, mereka semua kembali merasakan hati yang damai dan bahagia, tetapi Excel terlihat diam saja dengan tiduran dibawah pohon tempat favoritnya. Merasakan keanehan suaminya, Yuna bertanya...
"Suamiku, ada apa? Kamu terlihat murung setelah meninggalkan colloseum...!"
Semua wanita Excel seketika menatap kekasihnya yang hanya menutup mata, mereka ingin tahu apa yang sedang terjadi setelah Yuna bertanya.
"Hah..." Excel mendesah pelan sebelum berbicara, "Nine heaven palace telah berkerjasama dengan alam semesta arcadia, kali ini akan ada setingkat True Alfa level 50 yang menjadi pemimpinnya, perkiraan ku mereka akan tiba di alam semesta lebih cepat dari perkiraan yang pernah aku katakan.
Mereka akan datang dalam waktu 2 tahun lagi dan langsung menuju istana surgawi, dengan setingkat True Alfa mereka bisa dengan mudah melintasi antar alam semesta." kata Excel seketika membuat semua wanitanya menjadi ketakutan dan gemetaran.
Yuna juga gemetaran setelah mendengarkan kebenaran dari perubahan perasaan suaminya, walau dia masih lebih kuat tetap saja masih merasakan ketegangan dan rasa panik.
__ADS_1
Yuna sekarang berada pada tingkat True Alfa level 99 dengan bantuan Excel yang terus-menerus, demikian juga dengan Yuke sebagai Ratu kedua sudah berada pada tingkat True Alfa level 57.
"Tenang, kalian jangan kuatir aku masih bisa menanganinya...." kata Yuna yang sudah pulih dari keterkejutannya dan berkata kepada seluruh saudarinya dan juga putri-putrinya, kembali Yuna melanjutkan perkataannya...
"Kita masih ada suami yang mampu melawan mereka, tetapi sebagai gantinya Yuke yang akan menghadapi orang tersebut, saudari kita lebih kuat 2 level dari utusan nine heaven palace..."
Semua wanita lagi-lagi tercengang mengetahui jika Yuke sudah berada setingkat itu, mereka pikir kekuatan Yuke berada di tingkat Sang Void tahap puncak, semua mata langsung mengarah melihat suaminya yang masih tidur dengan mata terpejam, dikanan kirinya ada Lu Lingqi dan Ahui Nan.
"Kenapa kalian mencurigai diri ini..." kata Excel yang sengaja tidak membuka mata saat bertanya.
"Suami, kami juga ingin setingkat seperti saudari Yuke, kita tahu tingkat terakhir Yuke waktu itu masih berada di level 5, tetapi sekarang sudah mencapai True Alfa level 52, pasti kamu yang membantu membuka potensi dirinya, iya kan?"
"Iya, pasti ayah telah membantu ibu kita, selain sang void kultivator harus melawati ranah Half Alfa sebelum mencapai realm true alfa, setiap tingkat harus melewati 100 level, jika bukan ayah yang membantunya siapa lagi coba...!"
Semua wanita Excel langsung protes karena tidak adil dalam bersikap, Excel hanya garuk-garuk kepalanya dan tidak tahu harus berkata apa untuk memulainya, sebagai seorang yang pintar bicara Excel tidak kekurangan akal.
"Hah... Kalian ini, bukannya aku tidak bersikap adil kepada kalian, tetapi jika kalian aku paksakan menerobos hingga tingkat True Alfa tubuh kalian akan meledakan karena tidak mampu mengimbangi kekuatan besar yang terkandung didalamnya.
Coba tanyakan pada sistem kalian, syarat apa yang harus dilakukan sebelum menerobos setiap tingkat yang lebih tinggi...!"
"Katanya hanya menerima esensi dari air surgamu, suami."
"Iya, hanya itu saja tidak ada persyaratan yang lain... Ayah, aku sudah siap..."
"Uhuk... Uhuk"
Excel langsung bangun dan terbatuk-batuk saat mendengarkan perkataan isteri dan putri-putrinya, dia kini salah lagi tidak memeriksa lebih jeli saat memberikan sistem ciptaannya kepada semua wanitanya.
"Aiyoo... Baiklah, hitung semua wanita yang ingin naik tingkat hingga true alfa... Oppss"
Sekali lagi Excel keceplosan berbicara dan menepuk keningnya.
"Hahaha...."
Semua wanita langsung tertawa bahagia melihat Excel sudah menjadi sapi perah bagi semua wanita, hanya Ahui Nan dan Lu Lingqi yang masih kebingungan dan terkejut dengan tingkat semua saudari-saudarinya yang sangat mengerikan, apalagi masih ada tingkat yang lebih tinggi dan mudah digapai hanya dengan bantuan orang yang mereka cintai.
"Suami, total semua isterimu termasuk putri-putrimu ada 4 juta lebih wanita, tetapi aku hanya memilik 1.000 isterimu yang harus naik true alfa termasuk putri-putrimu yang akan berkultivasi ganda."
Setelah menerima laporan Yuke, Excel langsung kembali tidur dan lemas, coba bayangkan 4 juta wanita lebih yang harus selalu berkultivasi ganda, berapa lama waktu yang dibutuhkan...! Untung saja Yuke dengan bijak hanya memilih 1.000 wanita yang diutamakan untuk naik tingkat true alfa dikarenakan akan menjadi pemimpin semua isteri Excel.
"Whahaha"
"Makanya jangan menjadi playboy cap teri, sikat sana sikat sini..." ejek Qinglin dengan menutup mulutnya menahan tawa.
"Yang pertama adalah Juan Qinxuan, Anita, Lu Lingqi dan Ahui Nan, dimulai keesokan harinya, selanjutnya Jun Mei, Jun Long dan seterusnya... Suami ini jadwalnya, kamu tidak bisa lalai sebagai pria, itu adalah tangung jawabmu...hahaha." Yuke memberikan jadwal kepada suaminya dan tertawa melihat wajah Excel yang sudah merinding.
"Baiklah, demi hadiah kemenangan benua biru aku akan turuti kemauan kalian..." Excel sudah tidak tahu harus berkata apa-apa lagi dan pasrah menerima tongkatnya akan berkerja extra keras dan brutal.
"Whahaha..."
Yuna, Yuke, Lingzi Mei, Qinglin dan 28 wanita setingkat Sang Void meninggalkan Excel yang sedang kuwalahan dengan putri-putrinya yang seperti binatang buas pada masa kawin, mereka tertawa mengetahui penderitaan Excel sang playboy cap teri, sikat sana sikat sini.
Setelah kemenangan benua biru terhadap istana surgawi, euforia kemenangan diseluruh penjuru benua biru tidak ada henti-hentinya selama 2 hari ini, setiap sudut penjuru selalu membicarakan setiap kehebatan wanita yang bertarung dengan ganas.
__ADS_1