Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 157 Teguran Ratu alam semesta.


__ADS_3

Chapter 157 Teguran Ratu alam semesta.


Semenjak kejadian yang mendebarkan dihari pertama turnament beladiri alam atas dan alam puncak sibuk membicarakan sosok pria muda tampan yang membuat kehebohan, banyak kekuatan dialam puncak memperingatkan juniornya untuk tidak memprovokasi pasukan wanita dan juga keluarga besar pria tampan itu.


Excel dan pasukan wanitanya menjadi topik hangat, selain tampan dengan memilik banyak isteri yang kecantikannya mampu menjadi rebutan banyak kekuatan, bahkan tim phoniex junior juga menjadi perbincangan para pemimpin terkenal dialam puncak dan ingin menjadikan mereka calon menantu maupun murid pengadilan.


Sayang sekali dengan peringatan yang mengancam dari Excel membuat para penguasa alam puncak mengurungkan niatnya, jadi mereka membuat rencana baru dengan mengirimkan banyak wanita muda dari usia 14 tahun hingga yang sudah berusia jutaan tahun yang masih dianggap layak menjadi pendamping Excel.


Didalam dunia jiwa Excel selalu memperhatikan kejadian apapun dialam semesta termasuk menyelidiki black hole yang didalamnya tersembunyi daratan yang begitu luas, ukurannya hampir sama dengan alam semesta aurora.


"Ckckck... Begitu hebatnya ciptaanmu Ratu ku" Excel berdecak kagum dengan indahnya kehidupan didalam black hole, dengan rasa penasaran Excel terus memindai segala penjuru daratan black hole dan akhirnya mata bintangnya terfokus pada daratan luas yang dikelilingi danau dan pepohonan yang sangat langka.


"Shuwan, kenapa dia ada disana?" gumam Excel yang kaget melihat sosok wanita yang pernah memanfaatkan dia sewaktu menjadi dewa perang, Excel hanya mengeleng-gelengkan kepala karena tidak mengerti dengan tindakan Ratu alam semesta, tidak ingin terbawa arus emosi akan mempengaruhinya Excel menatap sebuah pulau yang melayang diatas danau.


"Seng Qiao dan Seng Huaran...?" Excel juga kaget saat melihat isteri pertamanya berada dipulau itu, tanpa sadar perhatian Excel ditemukan oleh Ratu alam semesta.


"Booommm"


"Suami, kenapa kamu menyelidiki black hole? Hentikan itu membuat kekacauan alam semesta" Ratu alam semesta langsung menegur suaminya yang lancang dengan nada lembutnya.


"Aah, maaf Ratuku, aku hanya penasaran saja, dan apa mereka bertiga kamu yang bawa selama ini?" kata Excel yang meminta maaf dan bertanya prihal 3 wanita itu yang berada didalam black hole, segera Excel menarik kesadarannya dan alam semesta yang berfluktuasi kembali tenang, Excel memang tidak tahu jika perbuatan mempengaruhi alam semesta tetapnya pintu masuk didalam black hole.


Black hole tersebut menyedot banyak bintang-bintang dan mengakibatkan ledakan dahsyat yang hebat, untung saja Ratu alam semesta segera memberikan peringatan Excel yang ceroboh.


Dengan rasa malu dan bersalah, Excel terdiam dan berpikir kerusakan yang dia buat walaupun tidak berdampak banyak disekitar black hole.


Ratu alam semesta tidak menjawab pertanyaan Excel yang sepele, dan setelah menunggu tidak ada jawaban Excel tidak bertanya lagi.


Excel kembali melihat alam semesta disekitar black hole dan tidak ada dampak yang mengerikan setelah suara ledakan yang dihasilkan benturan antar bintang dan black hole, setelah memastikan semua aman kembali Excel menyelidiki satu benua dimana tempat yang paling misterius berada.


"Hah, dimensi lain... Daya elektromagnetik sangat besar, pantas saja membuat alat navigasi menjadi kacau" gumam Excel yang melihat misteri dibenua tersebut, lagi-lagi suara lembut dan menegur tindakan Excel yang ingin memuaskan rasa penasarannya.


"Suami, hentikan tindakanmu... Atau aku akan tarik semua fasilitas yang aku beri"


"Deg" seketika jantung Excel terhenti dan tidak lama Excel mendesah pelan disaat Ratu alam semesta memberikan peringatan kepadanya, dan kali ini nadanya lebih tegas dan ancaman yang menakutkan, setelah menarik lagi kesadarannya Excel menjawab dengan rasa penyesalan lagi.


"Hah... Maafkan aku. Aku berjanji tidak akan ikut campur dialam semesta yang anda ciptakan, aku hanya akan menyelesaikan tugas yang Ratu alam semesta berikan, dan sekali lagi hamba minta maaf, Yang Mulia"


Excel juga menjawab dengan ******* dan berkata dengan lebih tegas kepada Ratu alam semesta aurora, dari nada yang diucapkan Excel memiliki arti yang dalam dan itu membuat Ratu alam semesta menjadi gelisah dan kuatir.


"Booommm"


Alam semesta menjadi kacau kembali disaat interaksi Ratu alam semesta dan Excel yang mengeluarkan gejolak emosi, benturan antar bintang kembali terjadi.


Untung saja Ratu alam semesta dengan cepat menyetabilkan emosinya yang bisa menghapus alam semesta hanya dengan hembusan nafasnya saja.


Semua mahkluk hidup dibuat kebingungan dan sedikit kuatir juga, mereka menatap ke angkasa yang dipenuhi dengan cahaya benturan.


"Dhuuuuum"


Terdengar suara dentuman kecil dari benua manapun disaat antar bintang bertabrakan, riak-riak energi kecil seperti kembang api cukup jelas terlihat.


Pemandangan itu sangat indah dimalam hari dan menjadi tontonan semua mahkluk hidup dialam semesta, walau diawal mereka bingung dan kuatir lambat laun menjadi kekaguman tentang fenomena alam ini.

__ADS_1


"Sungguh fenomena alam yang indah, aku kira akan menjadi bencana besar...hahaha"


"Jika aku berada disana mungkin akan menjadi abu walau aku memiliki kekuatan dewa absolute, alam semesta penuh dengan misteri yang sulit dipahami"


Dua orang pria tua sedang mengobrol dengan menyaksikan fenomena alam ini, demikian juga dengan keberadaan istana surgawi yang terkejut dengan kejadian ini, segera mereka menyelidiki kejadian itu disekitar zona merah yaitu black hole.


Tetapi disaat mendekati dari jarak jutaan kilometer membuat mereka mengurungkan niatnya, karena riak-riak energi masih belum hilang dan mampu menghempaskan apapun disekitarnya, demikian dengan black hole pusaran berputar semakin cepat.


Setelah Ratu alam semesta menenangkan diri, gejolak alam semesta juga berhenti dan kembali tenang seperti tidak terjadi apa-apa.


"Hah, kejadian dari kemarin membuatku frustasi saja, apa yang sedang terjadi? Apa kalian tahu penyebab kejadian akhir-akhir ini"


"Maaf pemimpin, kami sudah menyelidikinya dan tidak menemukan apapun yang aneh, mungkin ini siklus pertumbuhan alam semesta yang akan naik tingkat" jawab seorang ketua kepada pemimpin istana surgawi, pemimpin itu sedikit mendesah terlihat dia sedikit bingung kejadian siang hari dan malam hari.


"Mungkin kamu benar, tetap terus selidiki dan cari keberadaan 25 dewi-dewi itu yang tiba-tiba menghilang"


"Sudah pemimpin, saya mengirim beberapa wali untuk menyelidikinya dan juga banyak dewa dan dewi menuju alam puncak untuk mengkorek informasi"


Obrolan kedua orang tua itu terus berlanjut, tetapi setiap kejadian yang telah terjadi masih menjadi kabut misteri yang belum bisa dipecahkan, setelah tidak dapat menemukan jawaban kedua orang itu memutuskan untuk menunggu hasil penyelidikan dari para walinya.


Didalam dunia jiwa Excel mencoba memisahkan jiwanya dengan sistem dan itu sangat mengejutkan Yuke, Yuke langsung keluar dari tubuh Excel yang melihat tindakannya yang ceroboh.


"Suami hentikan, kamu jangan marah... Ratu menegur juga demi kebaikan alam semesta dan juga demi kebaikanmu" kata Yuke yang tidak ingin Excel melakukan kesalahannya lagi dan berusaha menghentikan tindakan Excel.


Segera Excel membuka mata dan menghembuskan nafasnya, lalu menatap wajah Yuke yang cantik didepannya, setelah Excel tenang dia berdiri dan menatap kearah langit.


Saat menatap langit didunia jiwanya, Excel tersenyum dan tidak segera menjawab perkataan Yuke, dengan pikirannya Excel ingin memperbaiki kerusakan yang dia buat, tetapi saat melihat alam semesta yang telah dipulihkan oleh Ratu alam semesta "hmm" Excel hanya mendesah lagi dan berbalik melihat wajah Yuke yang terlihat gelisah dan kuatir akan tindakan Excel.


"Apa yang terjadi jika aku memisahkan jiwaku dengan sistem?" tanya Excel yang mengejutkan Yuke.


"Kamu jangan kuatir, disaat aku menyelesaikan misi rahasia ini aku akan menemuhi Ratu alam semesta, dan mengembalikan apa yang telah dia berikan, kamu pasti tahu dari awal aku tidak selalu bergantung dengan sistem"


Perkataan Excel sekali lagi mengejutkan Yuke, terlihat air mata mengalir dipipi Yuke, disaat Excel maju dan ingin memeluk Yuke, Yuke buru-buru mundur karena ingin menghindari pelukan Excel.


"Hmmm... Hanya waktu yang abadi, sekali lagi bunga mekar di pagi hari dan layu disore hari" dengan itu Excel berbalik dan berniat pergi keluar dari dunia jiwanya, disaat akan pergi Yuke buru-buru kembali kedalam tubuh Excel tetapi dia kaget karena tidak bisa memasuki tubuh Excel dengan bebas lagi.


"Tuan, tunggu"


Yuke segera menghentikan Excel dengan memegang erat tangan kanannya, lalu Excel berbalik dan menatap Yuke dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"Kamu jangan kuatir, aku hanya ingin sendirian saja" kata Excel yang suaranya sangat menenangkan hati, dan Yuke semakin memegang tangan Excel dengan erat.


"Iya, tetapi aku tetap ikut dan aku berjanji tidak akan ikut campur dalam urusan kamu kecuali kamu sendiri yang memintanya" jawab Yuke tetap bersikukuh ingin terus mengikuti Excel, selama ini Yuke dan Excel tidak pernah terpisahkan dan selalu bersama-sama melewati waktu, dari Excel usia 15 tahun hingga sekarang Yuke selalu membimbing dan melindungi tuannya yang kini telah menjadi pasangannya.


"Hmm...baiklah, sekarang kamu kembali"


Buru-buru Yuke kembali kedalam tubuh Excel dan diam tanpa banyak bertanya, sekali lagi Excel duduk bersila dan membuat segel aneh dikedua tangannya, setelah membuat segel dengan kedua telapak tangannya dan berhenti tepat dibawah pusarnya, lalu kedua telapak itu saling bertumpuk.


Lalu Excel memblokir segala akses dari luar agar tidak menganggu inderanya, dan berlanjut berkultivasi, yang tidak Yuke ketahui ternyata Excel berusaha memisahkan jiwanya dengan sistem.


Semenjak Excel dan Sang pencipta telah menyatu banyak perubahan yang tidak diketahui oleh Ratu alam semesta dan juga Yuke, sebenarnya Excel telah membuat program sendiri didalam jiwanya ketika tubuh Excel menyatu dengan Sang pencipta.


Karena itu didunia jiwanya telah berubah dengan drastis dan tidak dapat diintervensi pihak luar seperti Ratu alam semesta aurora dan juga Yuke tanpa seijin Excel.

__ADS_1


Excel terus menyerap energi Qi primordial dengan gila-gilaan, energi yang diserap itu membentuk pusaran yang besar yang hampir terbentuk seperti badai tornado, tindakannya membuat semua orang didunia jiwa kaget dan buru-buru menghentikan aktivitasnya dan menuju sumber perubahan yang membuat energi Qi primordial berkumpul pada satu titik.


Disaat melihat jika itu adalah akibat tindakan Excel membuat semua orang menjadi lega, walau terkejut dengan situasi Excel yang dikelilingi energi Qi primordial yang memasuki tubuhnya dengan rakus.


"Pantas saja suami kita bisa dengan cepat naik ketingkat yang lebih tinggi!!"


"Hehehe... Aku akan tanya nanti tentang teknik budidaya apa yang dia gunakan"


"Kak Kumala, menurutmu teknik budidaya apa yang digunakan suami kita?"


"Mungkin akar budidaya milik ras naga, teknik itu bisa menyerap 5 kali lebih cepat dari energi alam semesta, tetapi..." Dewi Kumala tidak melanjutkan perkataannya dan melihat kearah Excel yang masih duduk bersila dengan tenang tanpa menghiraukan semua orang yang sedang mengelilinginya.


"Ibu, apa yang ayah lakukan hingga semua energi Qi primordial ini dengan suka rela memasuki tubuh ayah" Jun Mei bertanya kepada dewi Sri yang sudah dipanggil ibu, dengan mengelus rambut Jun Mei Dewi Sri yang memiliki karakter lembut dan kalem hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Karena Dewi Sri tidak bisa menjawab, Jun Mei melihat kearah Dewi Kumala dan juga hanya menggelengkan kepalanya, karena apa yang dipikirkannya jauh berbeda dengan apa yang dia tahu.


Karena semua orang tidak ingin menganggu suaminya berkultivasi, mereka semua kembali beraktivitas dan semua orang masih memikirkan teknik apa yang digunakan suaminya.


Ratu alam semesta yang koneksinya dengan suami tiba-tiba terputus menjadi heran lagi dengan tindakan Excel yang sangat aneh akhir-akhir ini.


"Yuke, apa yang dilakukan suamiku?"


"Maaf, Yang Mulia. Seperti Tuan hanya berkultivasi didalam dunia jiwanya, Tuan tadi juga berkata hanya ingin sendirian" jawab Yuke kepada Ratu alam semesta.


"Kenapa emosinya menjadi tidak stabil...apa yang sedang terjadi dengan suamiku?"


"Maaf, Yang Mulia. Semenjak dia menyatu dengan Sang pencipta Tuan Excel sangat jauh berbeda, hamba sekarang sudah tidak bisa membaca pikirannya lagi dan juga Tuan sudah jarang menggunakan fasilitas dari sistem walaupun sistem telah meningkat versinya." Yuke berkata dengan jujur disaat Ratunya sedang berpikir dengan perubahan yang terjadi pada Excel.


"Baiklah, kamu terus jaga dia dan laporkan perkembangan apapun yang terjadi pada suamiku" perintah Ratu alam semesta kepada ciptaannya.


"Baik, Yang Mulia"


Setelah hubungan komunikasi antar Ratu alam semesta dan Yuke terhenti, Yuna Sang Ratu alam semesta mencoba menghubungi suaminya, setelah berusaha berulang kali akhirnya Excel memberikan responnya.


"Ada yang bisa saya bantu, Yang Mulia?" jawab Excel dengan suara yang lebih berwibawa dan memberikan hormat kepada Ratu alam semesta, Yuna sedikit terkejut mendengar nada suara Excel yang telah berubah, diwaktu lalu Excel tidak pernah berkata 'Yang Mulia'.


"Apa kamu tahu akibat kamu menyelidiki alam semesta ini?" tanya Ratu alam semesta yang tidak menghiraukan nada suara Excel yang memberikan hormat kepadanya.


"Iya aku tahu, Yang Mulia. Seperti kataku tadi aku meminta maaf dan tidak akan ikut campur dengan misteri di alam semesta ini lagi, aku tahu kesalahan yang telah aku perbuat, karena itu aku sudah putuskan untuk mengembalikan semua yang telah Ratu alam semesta berikan kepadaku sebagai bentuk hukuman yang harus aku terima." kata Excel yang masih dengan nada tegas dan tidak terlihat akan kecewa dengan keputusannya.


Ratu alam semesta sangat terkejut dengan sikap dan kemauannya yang melebihi ekspektasinya, dia tidak berharap segala perjuangannya dikembalikan lagi kepadanya.


"Apa kamu mengerti apa yang kamu ucapkan?"


"Saya mengerti segala konsekuensi yang akan saya alami, Yang Mulia"


"Apa kamu tahu jika kamu mengembalikan semuanya kamu juga akan kehilangan isteri, anak, keluarga besar dan segala apapun yang kamu miliki?" tanya Ratu alam semesta dengan nada yang lebih tegas dan mengingat kembali akan keputusannya yang ceroboh.


"Hmm" dengan menghembuskan nafas dalam dan mengengam erat tangannya hingga kuku-kukunya menembus kulit ditelapak tangan, dengan resolusi tinggi Excel menguatkan hati, pikiran dan jiwanya agar tidak terpengaruh dengan 7 emosi yang selalu saja mengacaukannya.


"Keputusan ku sudah bulat, Yang Mulia. Silakan ambil kembali apa yang Ratu alam semesta miliki, karena aku hanya menumpang dialam semesta yang Engkau miliki"


"Karena keteguhanmu dan juga ketabahanmu menjalani kehidupan ini, aku hanya akan menarik sistem Pencipta. Kamu jangan kuatir dengan keluarga besarmu, mereka akan aku bawa kedalam black hole dan aku juga akan melindungi dan merawat mereka hingga siap kembali bersamamu...."

__ADS_1


Ratu alam semesta tahu jika Excel kehilangan keluarga besarnya akan membuat kehancuran alam semestanya, menghindari hal itu terjadi Ratu alam semesta hanya menarik sistemnya dan menjamin kesejahteraan keluarga besarnya.


Alam semesta tiba-tiba bergejolak lagi dengan sangat intens, setelah berberapa detik alam semesta kembali normal, tiba-tiba Excel kehilangan koneksi dengan sistem dan Yuke didalam jiwanya.


__ADS_2