
Chapter 213 Menghancurkan Sekte Racun hitam (2).
Patriack itu terkejut dengan perkataan dari Zhou Mei yang mengaku jika kakaknya telah mereka culik, semua orang dari Sekte Racun Hitam mengenali identitas pasukan wanita ini yang namanya sudah terkenal.
"Hahaha... Aku tahu kalian kuat, tetapi apa kami bisa dengan mudah dikalahkan tanpa bertarung... Ya, aku akui kami kalah dalam hal kekuatan, tetapi kami memiliki racun yang mampu membuat seorang dewa absolute menyesali telah berurusan dengan kami, apalagi istana langit surgawi juga selalu mendukung akan tindakan kami... Hahaha." kata Patriack Sekte dengan ketawa, semua anggotanya juga ikut ketawa.
"Istana langit surgawi... Hehehe. Jika kami mau mereka sudah hancur sejak lama. Jangan kalian banggakan istana langit surgawi lapis tujuh itu, itu sangat menjijikkan, sok suci tetapi berbuatnya tidak lebih baik dari binatang liar." jawab Zhou Mei yang jijik dengan sikap Patriack Sekte racun hitam yang mengagungkan istana langit surgawi, seketika aura kekuatan Zhou Mei keluar dari tubuhnya, kekuatan dewa absolute level 80 langsung menekan semua orang dari Sekte Racun hitam.
Bang
Bang
Bang
Seketika semua orang dari Sekte itu berjatuhan dengan keras menghantam tanah didalam goa, mereka semua tidak mampu bangkit, mereka semua terbaring ditanah tanpa daya, Patriack Sekte yang paling kuat saja tidak mampu menggerakkan tubuhnya sedikit pun.
"Kalian semua geledah dan rampas semua harta mereka, lalu bakar tempat ini." perintah Zhou Mei kepada pasukan wanita, segera pasukan wanita bergerak dan merampas cincin penyimpanan, pasukan wanita juga menjelajahi seluruh bangunan dan mengambil apapun yang berguna, bahkan hal sepele saja mereka ambil tanpa menyisahkan apapun.
Patriack Sekte dan seluruh anggotanya yang berjumlah 1 juta lebih hanya bisa diam tanpa bisa menggeser tubuhnya, mereka sangat marah dan ingin membunuh semua pasukan wanita ini, tetapi bagaimana mereka melakukannya jika menggerakkan tubuh saja tidak mampu lagi.
Jun Liqin dan Jun Poppy hanya diam saja tanpa ikut merampas semua sumberdaya dari Sekte Racun Hitam, untuk Jun Liqin sekali-kali membuat sebagian anggota sekte menjadi patung tanpa bisa mereka ketahui, bahkan rekan yang berada disebelah hanya bisa diam dan ketakutan.
"Grooorrrr..."
Suara raungan binatang buas seketika terdengar disaat pasukan wanita mulai membakar banyak bangunan, "Booom" ledakan hebat yang mengetarkan goa, terlihat tanah diatas sedikit demi sedikit akan runtuh hanya karena suara raungan binatang itu.
"Hahaha... Kalian tidak akan bisa keluar hidup-hidup, jika kita mati kalian juga mati... Hahaha." Patriack Sekte berusaha sekuat tenaga untuk berbicara dengan ketawa mendahului, Zhou Mei melihat binatang buas peringkat 10 itu.
Bentuknya seperti babi hutan dengan moncong yang memiliki 4 taring, bentuk telinga seperti telinga kelelawar, keempat kakinya memiliki bentuk cakar elang, leher dan punggungnya ditutupi bulu yang sangat lebat dengan warna coklat tua, tubuhnya berwarna keabu-abuan.
"Hah... Hanya binatang Lili saja sudah kalian banggakan, mungkin binatang jelek itu yang membuat goa ini." kata Poppy ibu dari Jun Poppy yang mengetahui jenis binatang itu.
Binatang Lili mampu membuat sarang didalam tanah dengan cakarnya yang tajam yang mampu merobek logam baja, binatang Lili memiliki kekuatan dewa absolute level 25, tubuhnya sebesar kuda jantan.
Mendengarkan perkataan Poppy, Patriack Sekte Racun hitam hanya bisa menelan salivanya, dia tidak menyangkah jika binatang buas yang langka ini masih dikenali oleh pasukan wanita yang tidak takut sama sekali.
Binatang peringkat 10 itu pemberian dari istana langit surgawi jutaan tahun yang lalu, karena berkat kontribusinya telah menjadi mata-mata mereka di alam puncak selama ini, binatang pemberian itu dirawat dengan baik dan dijadikan sebagai binatang penjaga Sekte.
"Kalian semuanya berkumpul, biar aku yang bermain dengan binatang babi itu." kata Xiao Chun yang ingin menguji batas kekuatan yang kemarin baru menerobos.
Segera semua pasukan wanita berkumpul dan berdiri di posisinya yang semula dibelakang Zhou Mei, yang tanpa mereka sadari Patriack Sekte racun hitam mengeluarkan racun mayat yang pernah dulu pernah digunakan dibenua venus oleh bawahannya, sedikit demi sedikit racun mayat itu mulai menyebar terbawa angin di dalam goa.
Zhou Mei yang tahu perubahan angin yang bercampur dengan racun langsung menatap Patriack Sekte racun hitam yang masih terbaring ditanah.
"Jangan lakukan tindakan bodoh, kamu kira kami tidak mengetahui tentang racun mayat ini...!" kata Zhou Mei dengan marah, dia memberikan tekanan yang lebih besar kepada Patriack Sekte.
"Booommm"
Seketika tekanan besar yang terfokus terhadap tubuh Patriack Sekte yang langsung meledak tanpa rasa sakit, seluruh anggota sekte racun mengigil ketakutan melihat begitu mudahnya pemimpin mereka mati hanya karena tekanan aura.
Xiao Chun hanya menoleh sedikit kebelakang dan melihat pemimpin sekte sudah menjadi genangan darah, "Grooorrrr..." binatang peringkat 10 itu sangat marah mengetahui tuannya telah mati, segera binatang Lili itu berlari dengan kencang dan sasarannya adalah musuh paling dekat dengannya.
"Swosh..."
Xiao Chun yang menjadi target segera bergerak dengan kecepatan tinggi dan sudah berada disamping binatang Lili, "Baangg..." dengan tendangan kaki kanan Xiao Chun binatang buas itu langsung terpental, "Bang... Bang... Bang..." tubuh Lili yang terpental menabrak banyak bangunan didalam goa, bangunan itu langsung runtuh.
__ADS_1
"Grooorrrr..."
Segera binatang Lili itu bangkit dan kembali menyerang Xiao Chun yang melayang diudara dengan jarak antara tanah dan kakinya hanya 2 meter.
Disaat moncongnya berjarak 2 meter, Xiao Chun menggeser tubuhnya ke kanan dan "Baangg..." sekali lagi binatang Lili itu ditendang dengan sangat keras hingga terpental sejauh 50 meter, "bang... Bang..." tubuh binatang Lili itu menabrak bangunan yang berada di sampingnya.
"Huff... Terlalu lemah" ejek Xiao Chun setelah menendang dua kali binatang itu, binatang Lili terhuyung-huyung saat ingin berdiri, terlihat dia sudah kelelahan dan kesakitan hanya dengan dua kali tendangan.
Wuuuuussshh
Tap... Bhuuuzzzhh
Xiao Chun melesat kearah bintang Lili dan menepuk kepalanya, seketika cahaya putih tercetak dikepalanya dan terlihat sebuah tanda di dahinya.
"Grooorrrr"
Binatang Lili itu seketika segar kembali setelah Xiao Chun menjinakkan-nya, raungan gembira memiliki Tuan yang baru dan lebih kuat, anggota sekte racun hitam seketika terkejut lagi dan lagi, melihat penjaga sekte dengan mudah ditaklukkan bahkan secara mutlak menyerahkan diri tanpa memberontak.
Biasanya akan ada anak-anak yang akan bersorak-sorai ketika ibu atau saudaranya berhasil mengalahkan lawannya, tetapi anak-anak itu sudah menjadi dewasa dan tidak lagi terkagum-kagum seperti dulu.
"Aku tidak akan membunuh kalian, tetapi aku akan menghilangkan ingatan semua hal yang berhubungan dengan sekte racun dan mengenai keahlian kalian tentang racun." kata Zhou Mei yang masih berbelas kasihan kepada anggota sekte racun hitam.
"Ayo, kita segera hilangkan ingatan mereka dan memberikan ingatan hal baru dan yang baik." perintah Zhou Mei kepada semua saudari-saudarinya termasuk anak-anaknya, jika dilihat sekarang bukan lagi putri-putri yang dulunya lucu tetapi adik dan kakak jika baru mengenal mereka.
Anggota sekte merasa senang mereka tidak dibunuh seperti pemimpinnya yang mati tanpa perlawanan, tidak butuh waktu lama semua pasukan wanita telah selesai menghilangkan ingatan mereka, kini mereka telah hidup baru dan ingatan baru, tidak lupa Zhao Mei memberikan mereka uang untuk bertahan hidup.
Setelah semua selesai, pasukan kembali keluar dari goa tempat persembunyian sekte racun hitam, mulai detik ini sekte hitam telah menghilang dari benua biru.
"Hah, tidak menarik lagi, aku sudah tidak sabar bertarung dengan istana langit surgawi itu." kata Jun Yu yang tidak bertarung didalam goa, semenjak 100 tahun ini pasukan phoniex sudah banyak bertarung dengan bandit maupun binatang buas yang mengganggu rakyat jelata, nama pasukan wanita selalu dikenal banyak orang dengan kecantikan ilahi tetapi mematikan bagi musuh-musuhnya yang meremehkan.
Banyak patung-patung dipahat dengan indah sesuai wajah dan ciri-ciri setiap pasukan wanita, bahkan di desa-desa kecil membuat kuil untuk memuja dermawannya.
Booommm
"Ayo, kita menuju tempat dimana akan dijadikan tempat turnament beladiri... Tunggu...!" kata Yuna mengajak mereka menuju tempat yang cocok untuk mendirikan tempat turnament, tetapi Yuna tiba-tiba menundanya karena merasakan ada aura niat membunuh.
"Ada apa kak Yuna?"
"Ada musuh... Disana...!! Ini akan menjadi hiburan buat kalian, dia adalah leluhur sekte racun hitam total mereka ada 3 orang tua." jawab Yuna kepada semua orang yang membuat putri-putri Excel menjadi gembira termasuk semua pasukan wanita.
"Kalian keluar, jangan bersembunyi" kata Yuke yang juga tahu tempat persembunyian ketiga leluhur itu.
"Sialan kita ketahuan, cepat beri kabar prihal kejadian ini kepada Yu Guan." perintah salah satu leluhur kepada saudara termudanya, tetapi disaat dia mengambil alat komunikasi yang diberi oleh istana langit surgawi mereka tiba-tiba dikurung oleh sebuah formasi array penghalang.
"Tidak baik, cepat hancurkan formasi ini..." perintah leluhur yang paling tua itu kepada dua saudaranya.
Booommm
Booommm
Ketiga orang itu langsung menyerang formasi penghalang itu, jika tidak dihancurkan mereka tidak bisa menghubungi Yu Guan, sayang sekali formasi yang dibuat Yuke setingkat Sang Alfa tidak bisa mereka hancurkan, bahkan formasi itu tidak bergetar sama sekali.
"Jika kalian ingin mengabarkan berita terkait dengan benua biru kepada istana langit surgawi, jangan pernah berharap." kata Dewi Sri kepada 3 orang itu yang terjebak didalam formasi array.
Ketiga orang itu melihat mereka telah dikepung 140 kapal angkasa yang memuat banyak wanita, wajah ketiga leluhur itu terlihat sangat membenci semua wanita itu yang berada dikapal angkasa.
__ADS_1
"Lepaskan kami, jika tidak kalian akan menjadi musuh istana surgawi" ancam leluhur itu kepada semua wanita yang berada diatas kapal angkasa.
"Hehehe... Bodoh. Lagi-lagi mengandalkan pendukung dibelakang kalian... Kita akan melakukan challenge, setiap kalian akan memilih salah satu dari 140 wanita ini, jika kalian menang kalian bisa hidup jika kalah kalian akan mati." kata Dewi Sri kepada ketiga orang itu, kemudian 140 wanita maju di depan dek kapal angkasa.
Ketiga leluhur menjadi senang mendapatkan kesempatan untuk mempertahankan hidup, ketiga orang itu memeriksa 100 wanita yang berada didepan setiap 140 kapal, mereka bertiga terkejut tidak bisa melihat basis kultivasi-nya, tetapi melihat dari struktur tulangnya usia mereka tidak lebih dari 150 tahun.
Dari pengalaman yang sudah menumpuk banyak dikehidupannya ketiga leluhur itu yakin dan percaya diri jika 140 wanita itu paling kuat hanya tingkat jendral dewa setelah penyelidikan dari usia tulangnya.
"Kakak, biar aku dulu." kata leluhur yang paling muda diantara mereka bertiga.
"Baik, kamu harus hati-hati, kekuatan mereka tidak bisa dilihat, hanya ada 2 alasan kekuatan mereka tidak bisa dilihat, pertama mereka lebih kuat dari kita, kedua mereka memiliki artefak yang mampu menyembunyikan kekuatan mereka semua." jawab leluhur yang paling tua kepada adiknya yang paling bungsu.
"Hahaha, tenang saja kakak, mereka pasti menggunakan alat yang mampu menyembunyikan kekuatan mereka, aku yakin kekuatan mereka hanya pada tingkat jendral dewa." balas leluhur ketiga dengan nada meremehkan 140 wanita itu, dia ingin bertarung dulu dengan menunjuk salah satu wanita yang berada diatas kapal, "Aku pilih dia yang berambut panjang warna putih."
Pilihannya adalah Niu Qinglin yang terlihat polos dan tampak paling lemah diantara 139 wanita, semua pasukan hanya mengeleng-gelengkan kepalanya, mereka tahu Niu Qinglin selalu berusaha low profil dan tidak ingin menonjolkan diri kepada siapapun.
Banyak orang yang mengikuti pasukan wanita segera kegirangan melihat pertarungan hebat yang akan terjadi di hutan mulberry, bagi mereka petarungan hebat antar dewa absolute jarang-jarang terjadi, petarungan itu akan memberikan mereka banyak manfaatnya.
Segera Dewi Sri menghilangkan formasi penghalang yang mengurung ketiga leluhur itu, seketika semua pasukan wanita bergerak mundur dan memberikan ruang untuk kedua orang yang akan bertarung.
Lalu Niu Qinglin melompat dari atas kapal, dia melayang dengan anggun saat turun kebawah, demikian juga Leluhur termuda itu juga bergerak ditengah-tengah medan pertempuran mereka.
"Hahaha... Gadis muda, jangan salahkan aku yang akan melukaimu bahkan mungkin bisa membunuhmu. Ingat, jangan menelan lagi ucapan kalian." kata leluhur termuda dari sekte racun hitam kepada Niu Qinglin, jarak mereka hanya terpaut 20 meter.
Booomm
Seketika leluhur ketiga mengeluarkan aura kekuatannya tingkat dewa absolute level 25, gelombang riak energi segera mengalir ibarat gelombang air laut.
Niu Qinglin dan semua orang tampak tidak terpengaruh dengan aura kekuatan dari leluhur termuda itu, hanya orang-orang yang mengikuti pasukan wanita yang tubuh mereka tertekan, untung saja Dewi Kumala segera membuat formasi penghalang untuk melindungi setiap kultivator yang ingin melihat pertarungan antar 2 dewa absolute.
"Bersiap, mulai"
Dewi Sri sebagai wasit segera memberikan perintah untuk memulai petarungan mereka berdua, Niu Qinglin hanya diam saja tanpa mengeluarkan basis kultivasi miliknya.
"Jika kamu tidak bergerak maka aku yang akan bergerak, ingat tangan, kaki dan senjata tidak memiliki mata..." kata leluhur termuda itu kepada Niu Qinglin dengan memberikan peringatan, lalu dia mengepalkan tangannya dengan kekuatan penuh, leluhur itu ingin segera dengan cepat mengakhiri petarungan ini.
Wuuuuussshh
"Bang..."
Benturan seketika terdengar, antara kepalan tangan leluhur ketiga itu dengan Niu Qinglin yang juga menahan kepalan dengan kepalan tangannya, gelombang kejut seketika menghancurkan area dimana mereka berdua beradu kekuatan.
Leluhur ketiga langsung kaget dengan tubuhnya mundur sejauh 30 meter, tangan kanannya langsung gemetaran dan terlihat darah mengalir.
"Sialan, dia kuat sekali, apa kekuatannya diatas ku...?" batin leluhur ketiga saat merasakan kekuatan fisik dari Niu Qinglin, tangannya terasa kebas setelah benturan, rasa sakit menjalar hingga ke bahunya. Kedua leluhur yang menonton juga terkejut dengan kekuatan Niu Qinglin, mereka kaget saat mengetahui fisik wanita itu sangat kuat sekali.
"Sekarang giliranku..." kata Niu Qinglin yang akhirnya berbicara, leluhur ketiga langsung menjadi waspada dan mengeluarkan bubuk racun dengan cara menyebarkan diudara dan mengelilinginya, tujuan menyebarkan racun itu agar musuhnya tidak mampu melukainya secara diam-diam.
"Hati-hati, itu racun Tetradotoxin, saudari" kata Qiaofeng yang hafal dengan jenis racun itu, Qiaofeng sangat marah saat mengenal jenis racun Tetradotoxin yang pernah mengenainya yang akhirnya membuat kerajaan air milik diserang oleh Dewa Surya yang bekerja sama dengan keluarganya.
Tetradotoxin, racun Tetradotoxin berasal dari ikan fugu, bubuk racun itu mampu mematikan sistem syaraf diantara otak dan jaringan tubuh, racun ikan fugu mampu memblokir sodium dan meridian korbannya.
"Jadi kalian juga terlibat saat dewa surya menyerang kerajaan air ?" tanya Qiaofeng kepada leluhur ketiga itu dengan sangat marah.
"Hahaha, aku hanya diperintahkan oleh istana surgawi jangan salahkan aku." leluhur ketiga ketawa dan menjawab Qiaofeng tanpa ada rasa penyesalan.
__ADS_1
Niu Qinglin dan semua pasukan wanita menjadi marah termasuk Jun Qiaofeng sebagai putrinya juga ikut marah, seketika niat membunuh semua wanita keluar dan membuat ketakutan semua penonton dan juga ketiga leluhur itu.
"Apa tujuan istana surgawi?" tanya Qiaofeng kepada leluhur ketiga, dia ingin tahu alasan ikut campur istana surgawi hingga memerintahkan leluhur sekte racun hitam memberikan racun itu kepada jendral dewa surya yang meledakan dirinya saat bertarung dengan Dewi samudera.