Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 229 Makna ganda.


__ADS_3

Chapter 229 Makna ganda dari kata bijak, kekalahan yang memalukan.


Semua orang merasa heran dengan sikap Lingzi Mei yang tampak tidak ketakutan atau kuatir jika dirinya yang sedang terkurung dalam segel kotak.


"Hahaha... Belum..! Lihat ini..." sekali lagi Yuan Yao membuat gerakan dengan kedua tangannya, secara berlahan sangkar itu mulai menyusut, tetapi dengan gerakan kedua tangan Yuan Yao yang semakin cepat, sangkar itu juga ikut semakin cepat menyusutnya.


Lingzi Mei tetap tersenyum, lalu tangan kanannya mulai bergerak dan tangan kiri tetap berada dipunggungnya, telapak tangan kanannya segera dia balikkan dan dia arahkan ke depan, disaat sangkar itu mulai menyentuh telapak tangan kanan Lingzi Mei, tiba-tiba energi segel itu mulai mengalir dan memasuki telapak tangannya.


"Mustahil... Bagaimana bisa dia menyerapnya...?" Yuan Yao terkejut dengan tindakan Lingzi Mei yang mampu menghisap energi Qi yang mampu membuat segel dengan teknik pasifnya.


"Hehehe... Ini hanya mainan anak-anak." kata Lingzi yang terkekeh melihat reaksi Yuan Yao yang terkejut.


"K-kamu... Memang iblis..." tuduh Yuan Yao kepada Lingzi Mei, dia sudah tidak bisa berkata-kata dengan benar.


"Hahaha... Apa buktinya aku iblis, mana ada iblis cantik seperti aku... Kamu pandai memfitnah orang, selain pandai memfitnah apa yang bisa kamu lakukan ?" Lingzi Mei tertawa saat dituduh sebagai iblis dan bertanya pada Yuan Yao, tetapi Yuan Yao hanya diam saja, dia kebingungan harus menjawab apa.


"K-kamu... Lihat caramu menghindari serangan ku, kamu sangat aneh, bahkan aku seperti terkena ilusi." kata Yuan Yao dengan terbatah-batah.


"Hahaha... Jika aku tidak bisa kamu lukai apa aku harus dibilang iblis ? Seorang ahli formasi juga pandai membuat ilusi array apa juga harus dibilang iblis ? Banyak teknik yang menggunakan ilusi, apa orang yang memakai teknik ilusi juga bisa dibilang iblis ? Kamu sungguh lucu Yuan Yao, kamu sungguh tidak masuk akal... Hahaha?" Lingzi Mei tertawa terbahak-bahak melihat kebodohan Yuan Yao.


"Whahaha..."


Semua orang juga ikut ketawa apa yang dikatakan Yuan Yao yang perkataannya sangat konyol, para pemimpin istana surgawi hanya bisa menepuk keningnya.


"Ras iblis ada yang jahat juga ada yang baik, demikian dengan ras lainnya tidak jauh berbeda, semuanya sama. Yin dan Yang, api dan air, ada gelap ada pula terang, semuanya saling melengkapi, semua mahkluk hidup terlahir untuk saling melengkapi, agar dunia lebih berwarna.


Jika kamu merasa baik berkacalah, katakan pada dirimu sendiri apa aku sudah baik...! Jika kamu berbuat buruk coba berkacalah, apa perbuatan ku melukai diri sendiri...!"


"Saat kamu berkaca kamu akan tahu sisi buruknya dan juga sisi kebaikannya, iblis ada di hati kita semua, orang menyebutnya iblis hati, maka dihati kamulah iblis itu berada.


Jika kamu membicarakan orang itu buruk maka itu keburukanmu sendiri yang kamu bicarakan, jika kamu membicarakan orang lain maka itulah cerminan darimu sendiri." tiba-tiba Excel atau Kaisar Agung berbicara dengan suara lembut dan penuh kedamaian kepada semua orang, suaranya mampu di dengarkan seluruh penjuru dibenua biru, semua orang seketika terdiam dan merenungkan perkataan kaisar Agung.


"Panjang umur, Kaisar Agung"


Entah siap yang memulai mengucapkan kata baik yang menginginkan Kaisar Agung hidup bahagia dan panjang umur, serentak semua orang mengikutinya dengan bangkit dari tempat duduknya dan menundukkan kepalanya.


"Panjang umur, Kekaisaran Agung.


"Lanjutkan"


"Baik suami" balas Lingzi Mei dengan suara lembut penuh kasih sayang, dia bangga menjadi isteri seorang yang mampu mendamaikan seluruh alam.


"Maafkan saya, Yang Mulia."


Excel hanya tersenyum dan hanya menggangukan kepala saja, entah kenapa Yuan Yao menjadi menaruh rasa hormat kepada Excel setelah dia mengingatkan semua orang tentang arti hidup saling melengkapi, cara Yuan Yao meminta maaf layaknya seorang jendral yang telah melakukan kesalahannya, dengan menundukan kepalanya dan tangan kanan mengepal didada kiri.


"Pulihkan dulu stamina kalian berdua, lalu lanjutkan turnamen-nya." perintah Excel kepada Yuan Yao dan Lingzi Mei.


"Terima kasih, Yang Mulia." segera Yuan Yao duduk bersila dan mengkonsumsi pil pemulih energi, sedang Lingzi Mei tidak melakukan hal yang sama, dia hanya menatap wajah tampan suaminya.


"Suamiku, kamu hebat, hanya dengan kata-katamu seorang Yuan Yao menjadi tunduk." kata Yuna yang merasa bahagia memiliki suami yang sangat bijaksana, tidak memihak siapa yang salah maupun yang benar.


"Iya, ayah memang hebat..."


"Bukan ayah, tetapi kekasih kita" kata Jun Mei meralat perkataan dari Jun Yu


Setelah menunggu beberapa menit Yuan Yao telah selesai memulihkan kondisinya di puncak, dia berdiri dan tidak tampak seperti sebelumnya yang penuh wajah mesum dan bernafsu, wajahnya kini layak seorang komandan yang penuh wibawa saat bertempur.

__ADS_1


"Kita selesaikan pertarungan kita segera" kata Yuan Yao pada Lingzi Mei yang sudah sedari tadi siap untuk pertempuran terakhir.


"Baiklah aku tidak lagi menyembunyikan kekuatan ku yang sebenarnya..."


Booommm


Seketika ledakan basis kultivasi meletup dari tubuh Lingzi Mei, aura kekuatan dewa absolute level 100 bisa jelas terlihat, semua orang langsung tercengang mengetahui jika selama ini Lingzi Mei memiliki kekuatan yang mengerikan, terlihat fondasinya yang sangat kokoh, auranya sangat tebal, bisa dipastikan Lingzhi Mei akan menerobos tingkat Sang Void.


"Astaga... Dewa absolute tahap puncak"


Leluhur suci langsung berdiri dari tempat duduknya, tidak hanya dia tetapi seluruh orang dari istana surgawi, mereka semua terkejut dengan apa yang mereka lihat.


"Hah... Super jenius yang lainnya lagi..!"


"16 tahun... 16 tahun tingkat dewa absolute level puncak." Lu Bai bergumam sendiri seperti seorang yang linglung, setelah Yu Guan mendesah mengagumi semua junior di benua biru.


"Apa kamu masih ingin melanjutkan pertempuran kita ?" tanya Lingzi Mei kepada Yuan Yao yang juga linglung melihat kekuatan yang sebenarnya dari Lingzi Mei, segera dia memulihkan dari keterkejutannya.


"Sebagai seorang komandan, aku tidak akan menyerah sebelum bertanding." balas Yuan Yao yang tidak akan menyerah sebelum dia benar-benar kalah bertarung.


"Bagus, Ini baru namanya sikap seorang pimpinan. Baik kita mulai."


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Booommm


Mereka berdua langsung menyerang setelah Lingzi Mei memuji sikap Yuan Yao yang patut di hormati, ledakan benturan kedua kepalan mereka berdua menciptakan gelombang riak-riak energi.


Bhuuuzzzhh


"Hati-hati...!" peringatan Lingzi Mei terhadap Yuan Yao.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Ratusan Lingzi Mei langsung menyerang bersamaan, "Bang... Bang...!" tubuh Yuan Yao dipukuli dan ditendang oleh Lingzi Mei secara bertubi-tubi, "aahhhh..." Yuan Yao merasa kesakitan saat seluruh tubuhnya dihajar oleh Lingzi Mei tanpa ampun.


"Keluarkan senjatamu, tanpa senjata kemampuanmu yang asli tidak akan keluar." kata ratusan Lingzi Mei dengan bergerak mundur secara bersamaan dan memberikan kesempatan untuk Yuan Yao untuk menggunakan senjatanya.


"Hah...hah... Baiklah jika itu maumu... Pedang penguasa keluarlah..." Yuan Yao terengah-engah dan menahan rasa sakit disekujur tubuhnya saat menjawab, lalu dia memerintahkan senjatanya untuk keluar.


"Swooosshh"


Pedang besar segera keluar dari kehampaan, tetapi itu bukan keluar dari kehampaan melainkan gerbang dunia jiwa, pedang merah dengan panjang 2 meter dan lebarnya 30 cm, ganggangnya diukir seperti sisik naga diujung ganggang diukir dengan kepala naga ganda, senjata itu adalah ciptaannya sendiri karena Yuan Yao adalah seorang ahli smelting tingkat ilahi, pedang itu adalah jenis pedang jiwa yang diberi nama pedang penguasa.


"Bersiaplah.... Pedang pemecah ombak"


Wuuuuussshh


Setelah mengucapkan tekniknya pedang bersinar terang, sinar itu juga berwarna merah seperti warna pedangnya, ratusan Lingzi hanya tersenyum tanpa tindakan apapun untuk menghadapi pedang milik Yuan Yao, segera Yuan Yao mengayunkan pedangnya kekanan dan kekiri dengan cepat, saat diayunkan, energi pedang jiwa segera keluar membentuk bulan sabit, bentuk setengah lingkaran melesat menyerang Lingzi Mei yang memiliki tubuh ratusan.


Boom... Boom


Boom... Boom

__ADS_1


Tubuh Lingzi Mei satu persatu meledak dan menjadi asap dan Yuan Yao terus-menerus mengayunkan pedangnya berkali-kali, demikian juga dengan tubuh ratusan Lingzi Mei yang satu persatu semakin berkurang.


"Ayo serang terus hingga kamu kelelahan" puluhan suara Lingzi Mei yang tersisi menantang Yuan Yao, Yuan Yao sendiri semakin cepat menebas tubuh Lingzi Mei yang masih tersisa.


Mulut semua penonton hanya bisa menganga saat melihat tubuh Lingzi Mei menjadi banyak, serangan dari Yuan Yao yang terus-menerus meledakan tubuh itu tidak membuat tubuh Lingzi Mei mati, tetapi asap muncul lagi dan membentuk tubuh baru Lingzi Mei.


"Kekasihku, mana tubuh saudari Lingzi Mei yang asli ?" tanya Jun Liqin yang juga kebingungan menentukan tubuh asli dari Lingzi Mei.


"Hehehe... Dia sedang minum teh sedari tadi di pinggir arena" Excel terkekeh saat ditanya putrinya.


"Mana ? Aku tidak melihatnya...!" tanya Jun Poppy yang mencari tubuh asli Lingzi Mei.


"Semua tubuh itu hanya cermin saja, gunakan indera penglihatan dengan mata hati untuk mencarinya, tenangkan pikiran dengan melacak aura yang ada di arena." kata Excel kepada kedua putrinya, bukan hanya kedua putrinya saja tetapi semua isterinya dan semua keluarganya.


Segera mereka menutup mata dan mencari jejak aura Lingzi Mei. Ini mirip dengan melepaskan kesadaran, tetapi kesadaran yang dilepas masih bisa dirasakan oleh orang yang tingkatannya lebih tinggi, berbeda indera pengelihatan, praktisi harus menenangkan pikiran dan hati, hanya terfokus pada target yang diinginkan, jika meninggalkan aura maka mata hati bisa mengikuti jejak aura itu.


Banyak aura di arena utama, satu persatu semua keluarga Excel mencarinya, tidak butuh waktu lama mereka bisa merasakan keberadaan Lingzi Mei yang memang sedang duduk di kursi dengan santai, di tangan kanannya memegang cangkir yang berisi teh hangat.


"Puh...hahaha"


Semua keluarga Excel ketawa disaat bisa melihat Lingzi Mei dengan mata tertutup, memang Lingzhi Mei sedang duduk di kursi dan minum teh hangat, tetapi disisi lain dia juga sedang memeriksa cincin dimensi hasil rampokan dari seluruh anggota istana surgawi, karena itu semua keluarga Excel ketawa dan tidak bisa menahan mulutnya.


Jadi pelaku utama menghilangnya cincin dimensi seluruh orang dari istana surgawi adalah Lingzi Mei, seperti orang yang tidak berdosa, Lingzi Mei sangat sibuk dan bahagia mendapatkan hasil jarahan yang sangat banyak, Lingzi Mei yang merasakan dirinya sedang dilihat orang banyak, segera menyadarinya dan mengahlikan perhatiannya di tribun khusus keluarga Kekaisaran.


Lingzi Mei hanya tersenyum dan melambaikan tangannya, dan benar-benar murni tidak berdosa, selain cantik juga seorang penjarah cincin dimensi.


Keluarga Excel sudah tidak kuat menahan tawa lagi melihat kekonyolan Lingzi Mei, disaat Yuan Yao sibuk menghancurkan tubuh cermin Lingzi Mei dia malah sibuk menghitung hasil jarahan, siapa yang tidak akan ketawa.


Jadi selama ini, semua orang telah ditipu Lingzi Mei, Lingzi Mei yang asli sejak awal duduk manis di kursi dipinggir arena, dan hanya mengandalkan cermin untuk mempermainkan semua orang, hanya Excel, Yuna dan Yuke yang tidak terpengaruh, jika Excel tidak memblokir pengaruh cermin ilusi, keluarga besarnya juga akan memasuki dunia ilusi yang Lingzi Mei buat.


Seperti yang Yuna katakan, setingkat Sang Void saja masih terpengaruh apalagi tingkat dibawahnya, selama ini orang tidak menyadari walau mereka sadar secara nyata, seperti melihat cermin yang ada hanya dirinya.


Excel juga sudah berbicara, tetapi tetap saja semua orang gagal memahaminya, mereka pikir itu adalah murni bimbingan dan arahan agar semua orang hidup berdampingan, padahal Excel memberikan petunjuk agar semua orang sadar dari kenyataan, banyak dikehidupan ini yang secara sadar berbuat sesuatu tetapi tidak menyadari perbuatannya itu baik atau buruk.


Bahkan, banyak keluarga besar Excel yang gagal memahami makna ganda dari perkataan bijak yang Excel sampaikan, jika bukan Excel memberikan petunjuk mereka juga tetapi terbawa arus ilusi dari semua penonton. Namanya juga cermin semuanya akan memantul ke segala arah sebelum cermin yang asli hancur.


Yuna dan Yuke hanya geleng-geleng kepala melihat banyak penonton yang seperti melihat pertunjukan Yuan Yao menghancurkan tubuh cermin Lingzi Mei yang tidak ada habis-habisnya.


Yuan Yao sudah kehabisan energi dan terengah-engah, dia sudah tidak mampu lagi mengayunkan pedangnya, tubuh cermin Lingzi Mei tetap tersenyum dan tidak terluka sama sekali.


"Bagaimana...! Apa kamu sudah lelah, jika sudah lelah, kini giliran ku untuk bergerak, tetapi jika aku bergerak kami akan merasakan rasa sakit yang teramat sakit. Aku sarankan kamu menyerah daripada kamu terluka...!" kata Lingzi Mei dengan wajah yang sama dan tidak berubah.


Yuan Yao mengerutkan keningnya, apa yang dikatakan Lingzi Mei memang benar, apapun yang dilakukan dia itu percuma saja, apalagi basis kultivasi dia jauh berbeda.


"Haaa... Baiklah aku menyerah, perbedaan kita jauh berbeda. Senior Xiao Yan, aku mengaku kalah." kata Yuan Yao yang sudah tidak mampu melawan Lingzi Mei, dia pikir tubuh cermin itu adalah clone Lingzi Mei.


"Baik, komandan Yao. Lingzi Mei, menang" Xiao Yan langsung mengumumkan kemenangan Lingzi Mei, Yuan Yao langsung terduduk diubin arena dengan kedua lutut menjadi sandaran tangannya dan kepala menunduk sedih, lemah dan kekalahan yang memalukan.


Pyaaaarr


Tiba-tiba suara cermin pecah di arena utama, semua orang melihat ratusan tubuh Lingzi Mei menghilang seketika saat suara pecahan kaca terdengar.


"Hehehe... Akhirnya aku menang." Lingzi Mei terkekeh dengan posisi yang masih duduk dengan memegang cangkir teh hangat ditangan kirinya, dia sudah menyimpan hasil jarahan dari istana surgawi sebelum dia menghapus cermin ilusi.


Semua mata penonton mengarah dimana suara Lingzi Mei itu berada, lagi-lagi semua penonton tercengang dan shock melihat Lingzi Mei yang dengan santainya duduk di kursi sambil meminum secangkir teh hangat.


"Bagaimana mungkin dia bisa disana dengan santai seperti orang yang sedang melihat pertunjukan saja...!!"

__ADS_1


"Apa selama ini kita telah dibodohi oleh dia ?"


Segera semua argumen terlontar dari semua mulut orang yang berada di colloseum, mereka ingin penjelasan semua kejadian selama ini yang membuat mereka kebingungan.


__ADS_2