Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 153 Panik.


__ADS_3

Chapter 153 Kepanikan Para Dewa.


Gelombang riak seperti air yang tenang dijatuhi batu, saat kekuatan besar dari telapak tangan itu menghantam tanah wilayah surga kematian.


Kata 'sampah' dari pria itu mampu menghancurkan telapak tangan raksasa yang diselimuti api dengan mudah sebelum telapak tangan itu menghancurkan sekitarnya.


Dalam pikiran semua orang yang penuh kekacauan batin hanya ada penyesalan dari rasa putus asa mereka, mereka tahu efek berantai dari kekuatan besar setingkat dewa absolute akan meratakan benua dewa saat menghantam tanah.


Mereka semua menutup mata dan mengingat semua kenangan mereka sewaktu dulu, tiba-tiba mereka merasakan energi yang sangat menenangkan menyelimuti setiap orang di benua dewa, energinya membuat rasa takut, kengerian dan putus asa seakan-akan sirna dengan cepat, semua orang merasakan dirinya dipeluk seorang pelindung yang selalu menjaga mereka.


Satu demi satu semua orang membuka matanya, dan terkejut masih berada ditempat yang sama setelah ledakan maha dahsyat itu yang masih berdengung ditelinganya.


Mereka satu persatu memeriksa sekitarnya dan semua orang juga mengalami hal yang sama, kaget karena masih hidup setelah ledakan besar itu, kemudian mereka mencubit lengannya dan menampar pipinya sendiri.


"A-aku masih hidup" syok mengetahui jika mereka masih bisa bernafas seperti sediakala.


"Cahaya apa ini yang membungkus tubuh kita..." satu persatu semua orang semakin heran dengan energi yang menyelimutinya dan memberikan rasa yang belum pernah mereka rasakan selama hidupnya.


Lalu satu persatu bangkit dan kembali duduk dengan benar padahal sesaat yang lalu mereka berlutut dan siap untuk menerima kematiannya, kembali mereka melihat batu prasasti, dan lagi-lagi mereka tercengang menyaksikan kejadian yang megah diwilayah dimana tim phoniex menerima ajal.


Sosok pria yang sangat tampan berpakaian hitam, dipunggungnya mengeluarkan sayap transparan berwarna-warni seperti warna pelangi, cahaya yang keluar dari tubuh pria itu melindungi benua dewa, kedua tangannya berada dibelakang panggung dan kepalanya menatap tajam kearah langit, dari kedua bola matanya mengeluarkan api surgawi dengan warna kebiruan yang bercampur warna putih, rambutnya yang panjang berkibar layaknya bendera diombang-ambingkan angin, rambutnya memiliki tiga warna hitam, putih dan merah, ketiga warna itu sangat indah dan selain itu rambutnya juga bercahaya.


Setiap kepakan sayapnya menghembuskan angin yang sangat lembut dan membuat tiap orang ingin memeluk dan terbang bersamanya.


Dibelakang pria itu banyak wanita cantik sedang berlutut dan menatap punggung pria itu, tatapannya penuh dengan kegembiraan dan kebahagiaan sesaat rasa sesak dihati itu telah sirna, air mata dari setiap wanita itu mengalir dan berkumpul di dagunya, air menetes membasahi tanah yang tandus.


Tiba-tiba pria itu membalikkan badannya dan melihat semua wanitanya masih berlutut ditanah, tatapan pria itu penuh dengan kelembutan dan kasih sayang.


"Kalian masih belum sepenuhnya mempercayai aku, aku adalah awal dan aku adalah yang terakhir, tetapi disaat keputusasaan melanda hatimu kamu melupakan aku, isteriku percayalah padaku." suara merdu yang penuh keagungan mengema dibenua dewa, suaranya mampu mengetarkan setiap jiwa mahkluk hidup, pepohonan yang layu menjadi penuh kehidupan, pohon yang tumbang mulai bergerak dan secara berlahan berdiri dengan kuat, tanaman dan tumbuhan yang telah menjadi abu kini diselimuti cahaya kehidupan, secara berlahan hidup lagi.


Tanah yang telah membentuk jurang besar secara berlahan mulai pulih kembali dan merapat seperti sediakala, binatang yang mati juga secara berlahan membentuk tubuhnya kembali yang sesaat lalu mati oleh serangan telapak tangan dari langit.


Setiap cahaya yang menyelimuti benua dewa mampu memberikan kehidupan yang baru setelah menerima kematiannya akibat serangan itu.


Tim phoniex yang ditegur sosok pria itu semakin menangis sejadi-jadinya dan tidak berani menatap wajah sosok pria itu, teguran meremukan hati mereka.


Memang, sesaat lalu mereka melupakan sosok itu yang sanggup menyelamatkan mereka, mereka hanya ingat akan kasih sayang yang diberikan sosok itu, sosok itu adalah suami mereka, yaitu Excel Felix orang yang paling mereka cintai.


Tiba-tiba tubuh Excel bergetar dan ribuan clone jiwanya keluar dan mendekati tim phoniex lalu memeluk mereka yang masih berlutut dan tidak sanggup berdiri.


"Jangan kuatir, aku selalu ada di sisimu, sayangku"


Sekali lagi suaranya membuat semua wanita itu hanya bisa berkata "suami" mereka semakin menangis dan kepalanya bersandar didada Excel.


Tidak hanya isterinya yang dipeluk tetapi wanita yang bergabung juga dipeluk seperti kekasihnya, semua wanita juga membalas pelukan Excel.


Di pulau dewa perang ribuan clone jiwa yang muncul tiba-tiba juga memeluk putri-putrinya, dan semua isterinya yang berada dipulau dewa perang, tidak hanya wanita dan putrinya semua keluarga besarnya juga dipeluk penuh kelembutan, entah itu ayah mertua, ibunya, Kakek dan setiap pria yang tadinya sudah putus asa.


Kejadian ribuan clone jiwa Excel tidak hanya hadir untuk keluarga besarnya saja, tetapi cahaya yang melindungi benua dewa juga merasakan pelukan Excel, pria yang biasanya jarang menangis menjadi menangis seakan-akan rasa haus dijiwai telah terlupakan.


Excel kembali memutar tubuhnya dan menatap penuh amarah kepada orang yang ingin membunuh isterinya, sayap transparan berwarna pelangi sedikit demi sedikit mengepak dengan cepat.


Dhuuuuum


Suara dentuman kekuatan hentakan kaki melesat kelangit yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya, seperti meteor raksasa turun dari langit Excel terbang dan menuju sosok yang ingin membunuh isterinya.

__ADS_1


Excel melesat dengan kecepatan yang tidak bisa dinalar dengan hitungan, setiap benturan angin mengeluarkan asap putih, kecepatan mampu membelah udara dan kehampaan seakan-akan terlipat.


Sosok yang berada dikejauhan atau tepatnya diruang angkasa sangat tercengang melihat kecepatan yang menuju kearahnya, dia tidak berharap akan bertemu seorang yang bisa menjadi lawannya, sebelumnya dia juga kaget dengan kekuatan pria itu yang mampu menghancurkan telapak tangannya hanya dengan gelombang suara saja.


"Sial, dia kemari dengan sangat cepat, pasukan bersiap bertarung habis-habisan" perintah pria itu kepada pasukannya yang juga berada diluar angkasa, dia tidak menyangkah dibenua dewa memiliki kekuatan yang setara dengan dewa absolute, tidak, tetapi melebihi kekuatan pemimpinnya.


Semua mata dibenua dewa melihat Excel yang melesat dengan kecepatan tinggi menuju luar angkasa, banyak orang kebingungan dengan kejadian ini, semua mata tidak mengedipkan matanya saat melihat Excel yang terbang.


"Suami"


"Ayah"


"Menantu"


"Pemimpin"


Satu demi satu ucapan keluar dari keluar besar Excel yang masih dipeluk dengan rasa nyaman yang menenangkan, lalu keluarga besar Excel juga melihat ribuan clone jiwa Excel melesat kelangit dan menyusul tubuh aslinya yang lebih dulu terbang menuju luar angkasa.


Ada rasa enggan dihati keluarga besar Excel saat dia melepaskan pelukannya dan terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi, dilihat dari benua dewa cahaya itu seperti kunang-kunang disiang hari dan mampu mengalahkan sinar matahari yang menyinari disaat ini.


Disaat ribuan cahaya itu mendekati Excel langsung menyatu satu persatu dengan tubuh aslinya, setelah jiwa clonenya menyatu kecepatan Excel juga semakin cepat, "dhuumm" dentuman sekali terdengar ditelinga semua orang dibenua dewa yang menyaksikan keagungan itu.


Tidak ada satupun kata terucap disetiap orang yang melihat kejadian yang akan membuat sejarah baru bagi benua dewa.


Pria yang ingin menghancurkan tim phoniex kaget setengah mati melihat kecepatan itu, dan segera memberikan perintahnya kepada pasukannya.


"Kerahkan seluruh kekuatan kalian dan arahkan kekuatan Qi kalian kepada pria itu"


"Baik, komandan"


Bhuuuzzzhh


Bhuuuzzzhh


Kekuatan besar sekali lagi turun dari langit dan menyerang Excel yang meluncur dari bawah mereka, "sampah"...


"Boooommmm"


Kekuatan yang turun itu membentuk naga saling melilit satu sama lainnya dengan cepat berbenturan dengan kekuatan suara dari Excel, ledakan maha dahsyat sekali lagi memekik telinga hingga telinga semua orang dibenua dewa berdengung.


Gelombang kekuatan suara dan energi dari kekuatan pasukan itu menciptakan riak tsunami di angkasa, walau disaat ini disiang hari cahaya api merah putih akibat ledakan itu sangat jelas bisa dilihat dengan mata telanjang.


Semua orang menutup telinganya dengan energi Qi dan orang biasa hanya bisa menutup telinganya dengan kedua telapak tangannya, telinga orang biasa segera mengalir darah segar akibat benturan itu, tetapi kembali pulih karena cahaya agung segera menyembuhkan, cahaya itu tidak ditarik kembali oleh Excel dengan tujuan untuk melindungi semua orang, dia tahu efek pertarungan antar dewa absolute akan merusak alam.


"Dhuumm" tiba-tiba Excel sudah berada didepan pria yang ingin membunuh isterinya dengan jarak 5 meter, pria itu sangat kaget dan melangkahkan kaki untuk mundur, instingnya mengatakan jika pria muda yang sangat tampan ini sangat berbahaya dan tekanan yang keluar dari pria itu membuat pasukannya segera berlutut dikehampaan.


"Kamu mencari kematian"


Zlaaapp


Setelah ucapan Excel keluar, dia tiba-tiba menghilang dan tangan kanannya mencekik leher pria itu, pria itu tercengang saat merasakan lehernya sudah dicengkeram oleh pria ini.


Ingin berkata namun tidak mampu karena cengkraman itu sangat kuat hanya ada suara "ah, uh" yang keluar dari tenggorokan pria itu.


Rasa sakit semakin menjadi saat jari-jari Excel menembus kulit pria itu, Excel segera memindai jiwa dan pikiran pria yang ingin membunuh isterinya.

__ADS_1


"Jadi kamu adalah anjing dari dewa Surya. Bodoh, berani ingin membunuh isteriku tapi tidak berani berhadapan langsung denganku secara langsung"


Kemudian secara berlahan Excel mengangkat tangan kirinya dan menunjuk kearah alam puncak dan tepatnya dimana kerajaan dewa surya berada, jari telunjuknya mengeluarkan cahaya merah dan secara berlahan membesar, Excel tidak perduli lagi dengan musnahnya alam puncak.


Energi dari ujung jari Excel segera dirasakan diseluruh alam semesta aurora, dan membuat para dewa absolute waspada, dan segera mata mereka menatap kearah luar angkasa.


"Sial, kekuatan ini melebihi tingkat dewa absolute level 50. Siap yang membuatnya marah dan ingin menghancurkan alam puncak. Aku harus kesana dan menghentikannya"


Segera satu persatu dewa absolute yang tadinya sedang berkultivasi terganggu dengan energi penghancur yang ingin memusnakan alam puncak, mereka melesat kelangit dengan kecepatan tinggi dan menuju ke sumber kekuatan besar itu, dewa surya juga ikut menuju kearah sumber kekuatan penghancur itu.


Excel sengaja memberikan shock terapy dialam puncak yang selalu semena-mena kepada kekuatan kecil, Excel ingin mereka merasakan keputusasaan yang dialami semua keluarga besarnya.


Bang


Banb


Bang


Segera Excel dikelilingi oleh banyak para dewa absolute yang sudah datang dengan energi mereka yang keluar dari tubuh mereka sebagai tanda kedatangannya.


Excel langsung memindai seluruh tubuh mereka yang baru datang, dan membuat jiwa dewa absolute bergetar dengan hebat, mereka kaget saat kesadaran Excel menabrak jiwa mereka.


"Sialan, baru saja datang sudah diobrak-abrik jiwaku oleh pria ini" gerutu setiap dewa absolute dihati mereka, mereka tercengang melihat Excel yang kekuatannya melebihi mereka, dewa surya juga kaget melihat Excel dan juga marah melihat jendralnya dicekik dan kedua tangan jendralnya berusaha melepaskan cengkraman itu, wajah jendralnya sudah menjadi biru dan pasukan juga berlutut dengan darah mengalir diseluruh lubang ditubuh mereka, dia tidak berharap menemukan musuh yang begitu kuat apalagi pria dihadapannya masih sangat muda.


Di istana Surgawi juga melihat kejadian dibenua dewa dan juga melihat Excel dikepung banyak dewa absolute, mereka yang berada di istana Surgawi syok karena dibenua dewa memiliki kekuatan yang mengerikan.


"Bagaimana bisa kekuatannya melebihi kita, aku kira dia berada di level 50, hanya wali dan juga pemimpin kita yang bisa melawannya, segera kabari pemimpin dan juga para wali kita, aku kuatir alam puncak dan alam atas musnah akibat pertempuran mereka. Dan juga perintahkan para dewi-dewi menghentikan kemarahan pria itu"


"Baik, ketua" segera bawahannya menghilang setelah diberi perintah.


"Aneh, seharusnya kita tahu jika ada dewa absolute dilevel lebih 20, kenapa kita tidak bisa mendeteksinya, dan lagi disaat berada dilevel 25 seharusnya dia sudah naik kealam ini..."


"Entahlah, aku juga tidak tahu, lebih baik kita tanyakan langsung kepada pemimpin dan wali surgawi setelah mereka datang"


Kumala, Mary, Nancy, Emma, Fu Ying, Kandita, Ursula, Li Yinhe, Carol, Li Yan, Gou Jianmei, Melinda, Abigail, Susan, Gong Li, Kristalin, Dewi Sri, Yang Zi, Nicke, Solina, Christine, Ana Patricia, Jesisca, Lareina dan Zhang Shuang. 25 wanita yang sedang berada dibenua dewa segera mendapatkan perintah baru dari pusat komando alam semesta yang disebut istana surgawi.


25 wanita itu juga mengetahui kejadian yang dialami tim phoniex dan juga serangan dari jendral yang memiliki kekuatan dewa absolute ingin menghancurkan tim phoniex, mereka sebenarnya ingin ikut campur tetapi demi misi rahasia untuk mencari pelakunya pembunuh sistem mereka tidak segera bergerak, mereka berbaur dengan semua orang di 5 Kekaisaran dengan menyamar sebagai sosok pria paruh baya, mereka juga diselimuti cahaya yang keluar dari tubuh Excel yang membuat ketenangan mereka terusik.


Setiap perasaannya yang buruk sebelum berangkat menuju alam atas kembali menghantui 25 wanita itu, mereka merasakan gemetaran disaat cahaya itu seperti menelusuri jiwa mereka walaupun cahaya itu memberikan rasa aman dan nyaman, mereka takut penyamarannya terbongkar dan itu sangat tidak mereka inginkan.


"Apa penyamaran kita diketahui pria tampan itu" tanya Ursula kepada semua rekan-rekannya dengan telepati, perasaan buruk yang sudah lama tidak dia rasakan kini kembali lagi dia rasakan.


"Semoga saja tidak, jika dia tahu sudah pasti dia akan muncul dihadapan kita"


"Hei, jangan lupa dia tidak sempat berurusan dengan kita, dia berurusan dulu dengan pembunuh isterinya"


"Bisa jadi pria tampan itu sudah mengetahuinya disaat cahaya darinya menyelimuti kita, aku kira kekuatannya berada pada level 50 keatas"


Semua dewi-dewi berbicara mengunakan telepatinya dan masih menatap kelangit dimana Excel dikepung banyak dewa absolute, tiba-tiba mereka mendapatkan pesan disebuah artefak khusus alat komunikasi milik mereka.


"Dewi-dewi, hentikan pria misterius itu jangan sampai dia merusak alam puncak dan alam atas, lakukan sebisa mungkin agar kemarahan reda. Ingat gunakan segala cara agar pria itu tidak membunuh para dewa absolute level 20 kebawah." suatu kerugian besar jika banyak dewa absolute mati dengan sia-sia setelah pertempuran mereka.


Istana Surgawi tidak ingin hasil kerja keras para pemimpin istana Surgawi menjadi sia-sia, mereka butuh dewa absolute dialam puncak dan alam Abadi sebagai sumber mereka mencapai kekuatan dengan cepat tanpa harus berkultivasi selama jutaan tahun bahkan ratusan juta tahun.


"Apa sekarang kita bergerak"

__ADS_1


"Tunggu sebentar, kita lihat reaksi pria tampan itu, jika dia ingin membunuh para dewa absolute pasti sudah dilakukan sejak tadi."


__ADS_2