
Chapter 193 Bayi Ular Piton Awan Super 7 warna dan 322 bayi menerobos.
Di salah satu taman terindah dibenua dewa menjadi tempat beristirahat yang nyaman, taman itu dinamakan taman pelangi dimana banyak berbagai bunga tumbuh subur dan bermacam buah-buahan berbagai penjuru alam semesta berada di taman pelangi.
Excel, Yuna, Yuke dan seluruh keluarganya sedang bersantai selama satu hari ini menikmati kebersamaan, Excel memberlakukan 1 hari untuk libur bersama seperti masa hidupnya dibumi waktu itu.
Taman pelangi kini menjadi salah satu obyek wisata yang bisa dinikmati secara umum dan dibagi menjadi 2 bagian, sebelah barat tepat dibelakang pemukiman keluarga besar Excel dijadikan tempat khusus yang hanya bisa dimasuki keluarga besar saja, dan sebelah utara dibuka untuk umum.
Taman pelangi telah terpasang dua formasi array, formasi pengumpul energi spiritual untuk menyuburkan tanah, tanaman bunga dan pohon buah, dan formasi kedua untuk mempercepat pertumbuhan buah agar segera matang.
Seperti biasa Excel bersantai disalah pohon yang rimbun dan tinggi salah satu pohon buah yang langka bahkan dibumi sudah dikatakan punah, pohon buah juwet sangat manis dan asam, buahnya seukuran jari jempol berwarna merah tua, buah juwet berkhasiat untuk mempelancar sirkulasi meridian dalam tubuh yang tersumbat.
Paha Yuna menjadi bantal kepala Excel dan Yuke seperti biasa selalu memberikan pelayanan pijat profesional bersama Li Ling dan Juan Qinxuan, sedari tadi Juan Qinxuan selalu cemberut dan tidak sedikit mencubit paha suaminya yang selalu terlihat bermalas-malasan.
"Aduh... Apa salah paha saya Xuan-er." kata Excel yang berpura-pura kesakitan, Yuna dan kedua isterinya hanya tersenyum saja dan sengaja tidak ikut campur dengan masalah Juan Qinxuan dan suaminya.
"Pahamu tidak salah, tapi cubitan ini bisa berubah posisi dengan tidak sengaja..."
"Aduh... Jun Yu kenapa kamu melempari ayah dengan biji juwet memangnya ayah burung..." Excel kesal disaat menikmati hari bermalas-malasan selalu saja diganggu isteri dan anaknya, Excel sengaja tidak menjawab perkataan Juan Qinxuan dengan segera.
"Apa ayah tidak punya burung ?" jawab Jun Yu dengan polos yang sedang duduk di ranting pohon juwet dan sambil makan buahnya, setelah daging buah habis bijinya selalu dilemparkan dengan sembarangan dan korbannya termasuk Excel.
Excel tidak tahu harus menjawab apa, mulutnya hanya terbuka dan menutup lagi seperti ikan kehabisan nafas, ekspresi Excel membuat isterinya ingin ketawa tetapi berusaha menahannya.
"Aduh... Tongkatku..."
"Maaf, tidak sengaja" jawab Juan Qinxuan yang sengaja meremas telurnya hingga terasa nyeri di perut.
"Whahaha"
Yuna dan isteri-isterinya ketawa terbahak-bahak melihat nasib menyedihkan suaminya yang selalu menjadi korban kekesalan isteri dan anak-anaknya.
"Tuan, makan siang sudah siap" seorang wanita muda usia 17 tahun berbicara kepada Yuna, wanita itu tidak lain adalah Anita yang kini menjadi murid Yuna tetapi yang melatih adalah Yuke.
"Aduh..." Yuna langsung berdiri tanpa menggeser kepala Excel yang masih bertumpu pada pahanya sehingga terbentur tanah, diikuti Yuke, Li Ling dan Juan Qinxuan sebelum berdiri mencubit lagi paha suaminya.
"Hore... Makan"
"Aku juga lapar"
Anak-anak Excel yang sedari tadi sedang memanjat dan memakan buah juwet segera turun dan menuju tempat makan yang telah disiapkan ibu-ibunya, Excel ditinggal dalam keadaan menyedihkan.
"Aiyoo, derita ini tiada akhir"
"Celeng"
Serempak semua wanita dan anak-anak menjawab Excel yang sedang menggerutu karena selalu ditindas isteri dan anak-anaknya.
Mereka semua makan bersama dengan keluarga besar Excel, Excel selalu memutari meja dan memakan apapun yang tersedia, tidak sekali Excel selalu mengoda isteri dan anaknya tetapi keusilan membuahkan karma baik, yaitu pukulan massal.
Sambil makan dengan berdiri dan terus memutari meja, Excel juga berbicara, kali ini dia tidak ingin bercanda tetapi berbicara secara serius kepada semua orang yang juga sedang makan.
__ADS_1
"Besok aku akan menggabungkan alam puncak hingga alam bawah, karena istana surgawi sedang bertindak untuk melawan kita demi keegoisan 3 orang tua itu, dengan menyatunya benua ini aku bisa membuat formasi array besar dengan mudah." kata Excel yang membuat semua orang menghentikan makannya, Excel ingin membuat formasi penghalang agar tidak mudah dimasuki oleh anggota istana surgawi.
"Suami, apa tujuan mereka melawan kita?." tanya Dewi Kumala yang ingin tahu, tidak pernah istana surgawi melancarkan serangan dengan sembarangan bahkan ini baru pertama kalinya mereka turun secara terang-terangan membuat kekacauan.
"3 orang tua itu ingin segera menerobos ketingkat sang void dengan mengorbankan nyawa banyak orang. Korbannya adalah orang-orang yang dia rekrut dari segala penjuru alam semesta aurora yang akan digunakan sebagai umpan meriam untuk melawan kita." jawab Excel dengan santai setelah berbicara dia masih melanjutkan makan, Excel tampak tidak kuatir dengan rencana istana surgawi, melihat Excel yang dengan santainya makan semua orang juga tidak kuatir dan melanjutkan makannya.
25 dewi-dewi sudah menduga hal ini karena itu mereka tidak terkejut dengan tindakan istana surgawi yang selalu bertindak sesuka hatinya.
"Mereka juga akan menyebarkan kebohongan untuk memfitnah Ratu alam semesta, tujuannya mereka adalah sumberdaya dari kalangan atas seperti kerajaan atau Kekaisaran dan juga para bangsawan, dengan berdalih memerangi kejahatan yang dilakukan Ratu alam semesta, dengan begitu istana surgawi akan memperoleh bantuan sumberdaya dan juga dengan mudah merekrut anggota baru tanpa harus susah payah."
"Efeknya domino, kalangan menengah dan bawah akan menjadi korban kalangan atas..." kata Excel kepada semua orang, tetapi sebelum mereka marah Excel berlanjut berkata... "Kalian jangan kuatir ini hanya permainan anak-anak."
Setelah itu Excel tidak berbicara lagi dan berlanjut dengan mengoda isteri dan anak-anaknya tanpa kenal lelah walaupun sering menerima pemukulan.
Poppy, Qin Yang, Qin Zhu, Qiaofeng dan Bi Liqin dan 318 wanita menjadi pusat perhatian dan perawatan ekstra karena bayi mereka menjadi rebutan yang ingin mengendongnya, khusus Bi Liqin Excel selalu menemaninya dan berbicara pada anaknya yang masih didalam perut.
"Gadisku yang cantik kenapa tidak keluar, apa tidak ingin bertemu ayah dan kakak-kakakmu...!!"
"Aduh, suami seperti aku mau melahirkan..." kata BI Liqin yang perutnya mulai berkonsentrasi.
"Apa....hahaha"
Segera semua orang menjadi sibuk karena Bi Liqin akhirnya akan melahirkan setelah Excel berbicara pada anaknya yang masih didalam perut Bi Liqin.
Setelah Bi Liqin melahirkan dengan normal dengan bayi perempuan yang sangat cantik dan sehat, pesta sederhana diadakan lagi dipulau dewa perang, kekuatan besar yang sudah tidak ingin kembali lagi ke asalnya berkumpul di pulau dewa perang untuk merayakan kelahiran bayi yang malas keluar dari perut ibunya.
"Ratuku, bayi kita ini istimewa, ini jenis ular piton awan 7 warna, ini mirip catatan yang pernah aku baca dulu." kata Excel kepada Yuna, semua juga ikut mendengarkan perkataan Excel.
"Maksudmu Medusa yang telah berevolusi itu... Ya, memang benar tetapi dengan garis darah milikmu kini itu disebut ular piton awan super 7 warna, mirip dengan Ratu Medusa tapi jelas jauh berbeda, lihat glabella-nya berbentuk Lotus 7 warna dengan dudukan keemasan, jika fisiknya berubah disaat marah kekuatannya meningkat hingga 3 tingkat itu sangat mengerikan.
Selain Excel dan Yuke semua orang termasuk Bi Liqin tercengang setelah mendengar penjelasan Ratu Yuna.
"Ada lain kelebihannya, tatapan sangat berbahaya, jika Jun Liqin ini mau, setiap kali matanya melihat sesuatu yang tidak disukai maka apapun bisa menjadi patung, air liurnya mengandung bisa yang mampu membunuh setingkat dewa absolute dalam waktu 10 jam, coba bayangkan jika gigitan mengenai tingkat dibawah dewa absolute !!!" lanjut Ratu Yuna yang membuat semua orang mendesis ngeri, hanya Excel dan Yuke yang tidak terkejut sama sekali.
"Penguasa, putri-putrimu sangat mengerikan" batin semua orang menatap bayi Bi Liqin yang sedang digendong Excel, bahkan jari telunjuk Excel berada dimulut bayinya tanpa takut terkena racunnya.
Jun Liqin memiliki mata 7 warna yang cerah dan tatapannya tidak pernah beralih melihat ayahnya yang tampan, semua orang seakan-akan tidak ada selain Jun Liqin dan Excel saja.
Kulitnya halus seperti batu giok, masih bayi saja kecantikannya sudah setara dengan Yuke, bahkan isteri-isteri Excel yang melihat kecantikan Jun Liqin menjadi gemas dan ingin mengendongnya, tetapi Jun Liqin tidak mau disentuh orang lain selain ibu dan ayahnya, panjang badan Jun Liqin 70 cm sudah dipastikan disaat dewasa nanti dia akan menjadi sosok wanita yang tinggi dan cantik, kecantikannya setara dengan Jun Poppy yang kini usianya baru 1 bulan, rambut Jun Liqin sangat lebat lurus dan lembut, panjangnya hampir menutupi lehernya.
Banyak orang tidak tahu jika darah super Excel diserap oleh Jun Liqin, Excel tahu tetapi sengaja dibiarkan demi putrinya, secara berlahan kekuatan Jun Liqin meningkatkan, "Boom" energi terobosan seketika mengejutkan semua orang.
"Astaga, bagaimana caranya bayimu menerobos, penguasa?"
"Hahaha, adikku hebat"
Semua orang kagum apalagi putri-putri Excel kegirangan dan bersorak-sorai melihat adiknya yang cantik dan hebat, bayi-bayi lainnya menjadi iri dan terlihat matanya mulai lembab, Excel yang mengetahui perasaan bayi-bayinya segera merespon.
"Hahaha, apa kalian juga seperti adikmu Jun Liqin, oke akan ayah berikan..." kata Excel kepada 321 bayinya, bayi-bayinya menjadi senang dengan mata berbinar-binar dan mata yang tadinya lembab menjadi cerah.
Segera Excel menarik jari telunjuknya dari mulut Jun Liqin, Jun Liqin tidak menolak karena dia sudah kenyang, lalu jari telunjuk yang masih mengeluarkan darah bening keemasan, segera Excel membagi tetesan darahnya menjadi 321 tetes, secara berlahan tetesan darah itu bergerak menuju bayi-bayinya.
__ADS_1
Bayi-bayi mungil itu segera membuka mulutnya disaat darah super Excel mendekati bibir mereka, "slurp" dengan cepat bayi itu menyesap darah super ayahnya dan mengalir menuju dantiannya, secara berlahan darah itu menyebar mengaliri meridian mereka dengan cepat.
Boom
Boom
Boom
Ledakan terobosan dari setiap tubuh 321 bayi Excel, yang membuat banyak orang terpesona dan kagum, putri-putri Excel menari-nari menikmati hembusan energi yang lembut dari adik-adiknya.
"Hahaha, semua anak-anak ku sungguh luar biasa" Excel tertawa bahagia melihat keturunannya yang luar biasa, selama hidupnya dia tidak pernah membayangkan akan memiliki keluarga besar, isteri yang cantik dan memiliki banyak anak super.
Kini total bayi Excel menjadi 322 dan total anaknya menjadi 462, suatu berkat yang menggembirakan, semua orang tahu jika semakin kuat kekuatannya akan semakin sulit untuk mendapatkan keturunan, tetapi itu tidak berlaku bagi Excel, Excel sengaja tidak memberitahukan kepada mereka jika dia mampu membuat semua isterinya hamil dengan mudah.
"Menantuku, apa kamu tidak ingin memberikan aku setetes darah seperti cucu-cucu ini ?" kaisar Dongbu tiba-tiba meminta sesuatu yang tidak dia ketahui, semua keluarga Excel yang tahu hanya tersenyum saja.
"Bisa, tetapi tubuh ayah akan meledak... Hahaha. Setetes darahku mampu membuat benua ini menjadi debu... Apa ayah masih mau...?" jawab Excel yang membuat kaisar Dongbu ketakutan dan menelan salivanya.
"Anak-anak ku mampu menerimanya karena sudah memiliki garis darah ku, jadi itu tidak menjadi masalah bagi mereka." lanjut Excel sebelum banyak orang semakin bertanya-tanya.
Jun Liqin setelah mengalami terobosan instan langsung tertidur lelap dengan bibir tersenyum, Excel mencium putrinya dan memberikan kepada ibunya, Bi Liqin.
Lalu Excel juga mencium semua bayinya yang juga terlihat kelelahan setelah terobosan yang instan. Excel tahu apa menjadi pikiran para pemimpin yang ingin juga memiliki kekuatan.
"Dalam 1 bulan lagi kalian persiapkan diri kalian untuk menerima segel keluarga besar kita, segera perkuat pondasi kalian agar tidak terjadi kendala saat menerima segel ketiga." kata Excel langsung membuat banyak kekuatan gembira.
"Besok kalian kabari semua keluarga kalian yang berada dialam puncak, menengah dan bawah, karena 2 hari lagi aku akan menggabungkan 4 alam menjadi 1.
Ratuku dan Yuke tugas kalian evakuasi semua orang dari kalangan menengah hingga bawah dari seluruh alam semesta, aku sudah menandai jiwa mereka jadi kalian hanya tinggal memindahkan mereka saja." Excel langsung mengatur rencananya untuk mempersulit ruang lingkup istana surgawi yang ingin memanen mereka dengan dalih memerangi kejahatan.
Setelah merencanakan semuanya, mereka kembali bersantai dan menikmati jamuan yang sudah disediakan, Excel memanggil dua isteri yang masih memiliki masalah internal.
"Isteriku Qinglin, bagaimana dengan ayahmu ?" tanya Excel kepada Qinglin, setelah perseteruan itu dewa surya tidak terlihat sama sekali, Excel tahu kemana dewa surya tetapi dia tidak ingin mengungkapkan tujuan ayah Qinglin.
"Ayah telah memutuskan hubungan denganku dan ibuku juga telah diusir, sekarang ibuku masih tergoncang hatinya" jawab Qinglin yang ingin menangis, kemudian Yuna langsung memeluknya.
"Lalu kemana sekarang ibu?"
"Dia sedang mengurung dirinya di kamarku, suami." jawab Qinglin yang sedikit tenang setelah dipeluk Yuna.
"Ajak ibumu untuk berbaur dengan kita, aku sebenarnya ingin bertemu dengan ibumu tetapi niat itu aku urungkan karena hatinya masih belum stabil.
Ada pertemuan dan pula perpisahan, ada kelahiran adapula kematian, disaat itu kita akan belajar menerimanya.
Jujur saja aku ingin membangkitkan ayah, ibu dan kedua adikku tetapi aku urungkan niat itu, biarkan alam jagat raya yang bekerja dan kita hanya menikmati moment itu sambil belajar menempa jiwa kita, tidak ada namanya kesia-siaan didalam kehidupan ini semua berjalan dengan semestinya." kata Excel kepada Qinglin dan semua orang, perkataan Excel membuat semua orang memahami arti kehidupan ini.
Qinglin langsung memeluk Excel dan mengeluarkan air mata, selama bersama suaminya dia banyak belajar, selama itu Qinglin sudah melupakan ayahnya yang egois dan serakah. Setelah menenangkan Qinglin Excel berkata kepada Qiaofeng...
"Isteriku, Qiaofeng, apa yang akan kamu lakukan kepada keluargamu, dan kapan kamu muncul lagi dihadapan bawaanmu yang masih menunggu kedatanganmu ?" Qiaofeng yang sedang menggendong bayinya menarik nafas dalam-dalam dan menjawab...
"Suami, sebelum kamu menyatukan alam ini antar aku dan Bi Liqin menemui tempat bersembunyian mereka, dan untuk keluarga pengkhianat, aku sudah bukan keluarga mereka lagi, sekarang keluarga ku sudah ada disini bukan mereka yang masih di kerajaan air."
__ADS_1
"Bagus, jawaban seperti ini yang aku inginkan, sayang. Besok kita akan kesana bersama-sama sebelum aku menyatukan alam ini...cup...cup" kata Excel kepada isterinya dan mencium bayinya lalu mencium pipi Qiaofeng.
"Sebenarnya kerajaan air dan dewa surya sudah bergabung dengan istana surgawi, tetapi untungnya aku menghilangkan sebagai memori dewa surya tentang diriku... Jadi kita akan lihat bagaimana mereka bertindak... Hehehe."