
Chapter 178 kompetisi Beast Tamer(1), Naga Darat.
Hari ini wilayah timur menjadi padat penduduk, 1 miliar lebih orang berkumpul dan titik pusat berada dipulau dewa perang dan prasasti Dao Piramida yang sangat megah, banyak tatapan kekaguman saat melihat 2 obyek yang melayang diudara.
Di istana surgawi telah mengirimkan banyak anggota untuk menyelidiki fenomena yang tidak pernah terjadi selama ini dibenua dewa, dimana 25 dewi-dewi menghilang disana.
Arus dimensi antar benua begitu sibuk dan hampir membuat jalur dimensi bertabrakan satu sama lainnya, untung saja istana surgawi segera menyetabilkan jalur dimensi itu.
"Sebenarnya ada apa ini...akhir-akhir ini situasi alam semesta ini tidak normal."
"Aku juga kebingungan saudaraku, aku sudah mengirim banyak anggota kita menyelidiki peristiwa banyaknya kehidupan menuju alam atas..."
"Apa sudah ada berita dari anggota kita?"
"Belum saudara, berita terakhir dari mereka... Mereka mengatakan penjagaan di altar portal dimensi sangat ketat dan mereka mengatakan banyak kekuatan membawa anak-anak muda dari usia 5 tahun hingga jutaan tahun untuk ujian...entah ujian apa itu...ini justru membuat anggota kita semakin bingung."
"Ujian...? Ujian hingga berita sampai diketahui seluruh penjuru alam semesta ini...bagaimana kita tidak mengetahuinya?"
Tok tok tok
"Masuk"
Segera seorang prajurit masuk setelah mengetuk, setelah berhadapan dengan dua pria tua, prajurit itu langsung berlutut dengan satu kaki menyentuh tanah.
"Maaf, Yang Mulia. Ada pengunjung dari benua dewa, mereka ingin memberikan informasi terkait kejadian dibenua Dewa." kata si prajurit setelah dia berlutut.
"Hahaha, informasi yang aku tunggu, pasti dari Zhong. Suruh dia masuk."
"Segera, Yang Mulia"
Pemimpin istana surgawi sedang berbicara mereka dibuat kebingungan dan tidak mengerti sama sekali, mereka tidak bisa lagi melihat kedalam benua dewa yang dilindungi semua array formasi tingkat yang sangat kuat, semua penghuni istana surgawi banyak yang terbangun dari tidur panjangnya sejak terjadinya fenomena alam semesta aurora ini dan juga ikut menyelidikinya, tetapi disaat kebingungan itu informasi yang mereka berdua inginkan akhirnya tiba.
--------
Dibawah 2 obyek yang melayang susah banyak daratan yang dibuat oleh banyak kekuatan untuk menampung banyak orang yang berkumpul, tempat penginapan menjadi penuh dan tidak mampu lagi menampung banyaknya orang yang berdatangan dibenua dewa.
Setiap rumah rakyat jelata menjadi tempat penginapan dan membuat penduduk senang dengan datangnya rejeki yang tiba-tiba menghampirinya.
Setiap orang yang tidak mendapatkan tempat tinggal, sementara membuat banyak tenda-tenda, bahkan tenda-tenda yang telah disediakan oleh pihak keluarga Kekaisaran benua dewa tidak cukup menampung banyaknya peserta dan juga keluarganya yang ikut dalam ujian Dao Piramida.
Selain itu banyak kapal angkasa yang melayang dijadikan tempat penginapan, segala aturan penerbangan juga ditiadakan dibenua dewa untuk sementara ini.
"Kwook"
Suara binatang bersayap terdengar dari jarak ribuan meter, segera semua orang yang berada disekitar 2 obyek itu mencari sumber suara yang bersuara keras, tetapi mereka tidak menemukan binatang itu.
Tiba-tiba langit menjadi gelap seketika dan angin berhembus kencang, setelah itu dengan kecepatan tinggi binatang raksasa itu mendekati wilayah pulau dewa perang.
"Burung gajah..."
"Ya dewa, belum-belum binatang sudah berdatangan..."
Semua orang segera ketakutan saat melihat dari kejauhan burung gajah melesat dengan kecepatan tinggi, tidak ada yang mau berurusan dengan burung gajah bahkan dewa absolute akan berpikir ulang untuk melawannya.
"Jangan takut, Penguasa telah tiba-tiba"
Hu Bai segera menenangkan banyak orang yang sudah ketakutan, biarpun Hu Bai sudah menenangkan mereka tetap saja mereka masih ketakutan dengan keringat mengalir deras diwajahnya.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Ribuan burung gajah yang melesat dengan kecepatan tinggi akhirnya tiba dan melayang diatas pulau dewa perang dan Dao Piramida.
"Kwok"
Suara Fung berteriak keras menandakan kehadirannya bersama Raja Penguasa alam semesta aurora ini, dengan kepakan sayapnya yang lembut dan pelan, terlihat disetiap punggung burung gajah yang tubuhnya sangat besar berdiri gadis-gadis kecil yang belum berusia 5 tahun.
Setiap punggung burung gajah mampu menampung ribuan orang, tetapi hanya dinaiki 1 orang, mereka adalah putri-putri Excel yang ingin menunjukkan dominasi terhadap alam semesta, berbagai gaya postur tubuh menunjukan identitasnya.
"Hahaha...itu Jun Peijing... Hore"
"Itu tim phoniex Junior... Hahaha. Aku bisa melihat mereka"
__ADS_1
"Ya dewa, apa mereka yang menjinakkan burung gajah yang ganas itu?"
Segala puji dan sorak-sorai bergemuruh bahkan mereka yang belum mengenal wajah-wajah tim phoniex Junior menjadi ikut bertepuk tangan dan memanggil-manggil nama setiap tim phoniex.
Banyak batu giok perekam dijual mahal yang menunjukan bagaimana tim phoniex Junior membantai banyak orang, setiap pendatang yang datang selalu diceritakan oleh banyak orang tentang perbuatan heroik tim phoniex yang mengerikan, hingga membuat banyak pendatang dari benua lain penasaran.
"Fung, turun." kata Excel kepada Fung pemimpin dari burung gajah, Excel berdiri bersama Yuna dan Yuke dan dibelakangnya semua isteri-isterinya, tubuh Fung yang paling besar dari burung gajah lainnya menjadi kekaguman banyak orang selain kagum dengan aksi tim phoniex, segera Fung Turun dimana sudah disediakan khusus tempat Fung mendarat, sebagian anak buah Fung yang ditunggangi putri-putri Excel hanya sedikit merendahkan ketinggiannya agar penampilan tim phoniex terlihat jelas.
"Tampan sekali..."
"Di tempat ku dunia sihir tidak ada pria setampan itu..."
"Lihat semua isterinya... Sangat cantik"
Segala obrolan memuji ketampanan Excel dan juga isteri-isterinya, tetapi ada sebagaian bertanya-tanya dengan identitas 2 wanita bertopeng yang berada disebelahnya, misterius namun memancarkan aura keanggunan dan sebuah misteri dibalik topeng mereka berdua.
"Selamat datang semua. Aku tahu dalam berberapa hari ini kalian sedikit kurang nyaman tinggal disini, tetapi hadiah tidak datang dengan kebahagiaan...
Hari ini kompetisi Beast Tamer akan saya buka hingga ujian Dao Piramida dimulai. Kalian bisa saling berkompetisi secara berkelompok maupun solo, tetapi alangkah baiknya jika kalian membentuk sebuah tim, jinakkan sebanyak mungkin binatang buas dan duduki wilayah mereka untuk hunian kalian sementara dibenua dewa atau seterusnya.
Patriack Xiao jelaskan tentang aturannya dan juga hadiah bagi mereka yang berhasil menjinakkan binatang buas." Excel berbicara kepada semua orang dan setiap orang mendengar dengan tatapan kagum saat melihat wajah tampan dan suara yang menenangkan pikiran, hati dan jiwa.
Banyak wanita muda dan wanita yang sudah memiliki pasangan mengeluarkan darah dari lubang hidungnya, dan bagi pria-pria menatap banyaknya kecantikan yang berdiri disamping maupun dibelakang dengan tatapan pemuja kecantikan.
"Hmm...hmmm" patriack xiao berdehem 2 kali dan lanjut berbicara "Aturannya sederhana, dilarang saling membunuh, dilarang merebut hasil peserta lain, kalian bisa menggunakan racun bius pada binatang, tetapi dilarang digunakan untuk para peserta lain, segala tindakan kejahatan akan kami hukum.
Kalian tidak perlu kuatir tidak akan bisa menjinakkan binatang buas, binatang buas peringkat 2 keatas bisa kalian jinakkan dan binatang peringkat 2 kebawah bisa kalian bunuh atau jinakkan.
Setiap binatang yang kalian jinakkan bisa kalian tukar dengan emas, batu roh, batu mistik, artefak, teknik beladiri Tingkat kuno atau tingkat surga, maupun teknik element bagi pemilik sihir, ada banyak teknik sihir berbagai tingkat, semakin banyak kalian jinakkan binatang buas semakin banyak dan besar hadiahnya.
Setiap binatang buas berperingkat juga akan mempengaruhi pertukaran-nya, semakin tinggi peringkat binatang semakin tinggi pula hadiah pertukaran..."
Patriack Xiao segera membicarakan aturan serta hadiah bagi yang berhasil menjinakkan binatang buas, juga Patriack Xiao membagikan selebaran pemandu atau peta dimana jenis binatang berdiam serta hadiahnya penentu nilai pertukaran-nya, titik-titik wilayah binatang, zona berbahaya dan juga titik peristirahatan teraman bagi mereka dan juga tempat penukaran hadiah.
"Hore..."
"Hadiahnya sangat luar biasa"
"Ayo kita buat kelompok"
Kehadiran banyak orang dari segala penjuru alam semesta aurora membuat banyak binatang dalam siaga penuh walau belum ada yang berburu, hanya ada berberapa binatang air yang mati dengan sia-sia saat ingin memangsa peserta maupun keluarga besar mereka yang juga hadir.
"Baiklah, kompetisi Beast Tamer dibuka hingga ditutup saat ujian Dao Piramida dimulai. Semoga sukses dan selalu bekerjasama dan hati-hati."
Ucapan terakhir dari Excel membuat semua orang buru-buru membentuk kelompok dengan rekan-rekannya, keluarga, maupun peserta lain, tidak sedikit yang ingin berburu secara solo, mereka tidak akan tersesat karena telah mendapatkan informasi dari selebaran yang mereka terima, bahkan ada pelindung yang selalu mengawasi mereka, banyak Dewa Absolute yang ikut menjadi pelindung dan juga melihat potensi-potensi muda.
Mereka mau melakukan ini karena ingin menunjukkan kesetiaannya pada penguasanya apalagi Ratu alam semesta aurora menjadi pasangan Penguasa, segala kekuatan diseluruh alam semesta sangat menghormati Excel, Yuna beserta keluarga besarnya.
Ceng Fu yang kini tingkat kekuatannya pada tingkat Jendral dewa berkat pill yang sudah disediakan Excel untuk beberapa tahun ikut berpartisipasi untuk menjinakkan binatang buas dan juga akan melindungi para peserta.
Hu Bai dan Gaibian juga ikut berburu dengan bergabung berbagai ras yang selalu bersembunyi ditempatnya selama ini, berkat jaminan Excel dan Yuna mereka akhirnya tidak lagi mengisolasi keturunannya.
"Ayah, aku juga ikut berburu, oke"
"Yayah, aku juga"
"Hahaha, baiklah. Bentuk kelompok seperti waktu turnament beladiri, dan jangan paksakan diri kalian jika menemukan binatang buas yang lebih kuat. Hati-hati" Excel senang jika Putri-putrinya ikut dalam kegiatan ini, ini juga pembelajaran penting bagi mereka.
"Hore...baik ayah"
Biarpun begitu, mereka masih diikuti oleh Kakek dan neneknya yang tidak ingin cucu-cucunya terluka, padahal mereka tahu jaminan keselamatan mereka sudah sangat maksimal.
"Fung, kalian awasi binatang buas yang kekuatannya melebihi para peserta, jangan dibunuh tetapi jadikan bagian anak buahmu, karena kita akan melawan banyak kekuatan besar, dan kamu akan menjadi salah satu komandan binatang."
"Hahaha, raja aku akan selalu menunggu hari itu tiba."
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Segera Fung melesat kelangit dan menjadi pengawas bagi para peserta, dia sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan rajanya, Excel hanya mengeleng-gelengkan kepala dan berjalan dengan Yuna dan Yuke.
Banyak kekuatan yang ingin mengakrabkan diri kepada Excel serta keluarga besarnya agar bisa semakin mengenali mereka dan ingin menjadi bagian keluarga besarnya, sayangnya aura kekuatan 31 isteri-isterinya sangat menindas mereka walaupun aura kekuatan sudah ditekan sedemikian rupa, sehingga mereka tidak sanggup mendekati kelompok Excel.
Semua isteri Excel juga ikut bergabung dengan putri-putrinya, kecuali Yuna, Yuke dan 29 wanita yang kekuatannya sudah berada tingkat dewa absolute, mereka hanya akan bergerak jika ada lawan yang sebanding seperti istana surgawi.
__ADS_1
Wilayah surga kematian menjadi zona favorit setiap peserta karena banyaknya binatang buas berbagai peringkat tinggal disana, dengan wilayah seukuran benua venus surga kematian mampu menampung banyak peserta.
Selain itu wilayah yang belum terjamah juga menjadi tempat yang cocok untuk dijadikan hunian sementara atau seterusnya, karena itu sebagai peserta memilih zona-zona hutan yang masih murni belum terjamah kultivator.
Sebagian isteri Excel juga berada dikapal BESD1 dan selalu siaga jika ada hal-hal yang mengharuskan mereka bertindak cepat, mereka tidak pernah mengeluh karena tugas personil kapal BESD1 selalu bergiliran, jika jadwalnya sudah waktunya diganti mereka bisa ikut berburu binatang untuk dijadikan peliharaan maupun dijadikan tunggangan.
"Bang"
Groowwwrrr
"Hahaha, ayo tunduk atau penyerahan mutlak" suara Jun Na tertawa saat berhasil memukul salah satu pemimpin binatang buas peringkat 5, binatang itu jenis seperti kadal seukuran binatang buaya rawa, panjang 13 meter warna kulitnya yang tebal hitam dan 4 kakinya memiliki cakar yang tajam mampu menghancurkan dinding pelindung dengan mudah, jenis ini disebut naga darat karena memiliki leher pendek, naga darat ini memiliki tanduk kecil dan kumis sepanjang 1 meter.
Naga darat memiliki kekuatan Raja dewa bumi dan Jun Na juga baru menerobos Raja dewa bumi, walaupun Naga darat ini memiliki keunggulan dalam fisik, Jun Na tidak takut. kakek Yang selalu mengikuti cucu-cucunya Jun Na dan Jun Yu, bahkan pamannya juga tidak ingin ketinggalan melihat keponakannya selalu membuat prestasi gemilang.
"Keponakanku, hati-hati ekornya"
"Booommm"
"Huff..dasar kadal, adik ayo kita serang bersama" Jun Na marah, hampir saja ekor naga darat itu mengenainya, untung saja diperingatkan pamannya.
"Oke, kak. Kakek dan paman santai saja."
Jun Na dan Jun Yu selalu bekerja sama mengalahkan semua musuhnya, adik dan kakak ini selau berkolaborasi dengan baik, gerakannya lincah dan gesit, perpaduan serang atas dan bawah selalu membuat semua musuhnya kuwalahan.
Kakek, nenek, paman dan ibunya hanya mengeleng-gelengkan kepala saja melihat mereka berdua tidak kenal takut dengan apapun.
"Kak, aku kekanan"
"Oke, 1... 3"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
"Bang... Bang"
Jun Yu bergerak dengan cepat setelah hitungan 1 langsung ke 3, serangan Jun Yu kekanan memukul perut naga darat itu, demikian dengan Jun Na yang bergerak kekiri dan langsung memukul naga darat sesaat sebelum naga darat menyerang balik Jun Yu.
Grooorrrr
Suara nyaring dari naga darat karena kesakitan setelah pukulan dan tendangan menghantam perut naga darat, kelemahan naga darat berada pada kecepatannya yang lambat jika berada didalam air tapi gesit jika di darat.
"Awas...dia mau menyemburkan api" teriakan Wei Na kepada anak-anak.
"Adik, gunakan elemen tanah untuk memblokir serangan itu"
"Oke, perisai tanah" gumam Jun Yu yang memiliki akar elemen tanah, gerakan mengangkat tanah keatas dengan cepat untuk memblokir serangan semburan api dari mulut naga darat itu.
"Booommm" api semburan naga darat yang ditembakkan langsung menabrak perisai dan suara ledakannya cukup keras, terlihat Jun Na langsung bergerak menyerang naga darat dari belakang.
"Bang...bang..."
Grooorrrr
Jun Na langsung memegang ekor naga darat dengan kedua tangannya, lalu membantingnya kekiri dan kekanan, gerakan Jun Yu sangat cepat setelah ledakan semburan api menabrak dinding membuat naga darat lengah dan dengan mudah Jun Na memegang ekornya.
Grooorrrr
"Adik, siap-siap segel kadal ini..."
Wuuuuussshh
Booommm
Setelah Jun Na berkata pada adiknya dia langsung melemparkan naga darat yang masih marah setelah dibanting, suara ledakan terdengar saat naga darat menghantam tanah.
Wuuuuussshh
"Bang..segel budak" segera Jun Yu melesat dengan cepat dan langsung menginjak kepala naga darat dan Jun Yu langsung membuat segel dengan kedua tangannya, segel budak itu langsung bercahaya dan cahayanya bergerak di kepala naga darat...
"Selesai"
"Horee...plak"
Jun Yu dan Jun Na saling tos setelah sukses menjinakkan binatang buas dengan begitu mudah, Kakek, nenek dan paman hanya melongo melihat mereka berdua begitu terkoordinasi dengan baik, cepat dan rapi.
__ADS_1
Wei Na dan Wei Yu hanya tersenyum kepada mereka karena hal seperti itu sudah sering mereka lakukan saat menjinakkan binatang dibenua peri.