Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 311 Konflik Jiwa (1).


__ADS_3

Chapter 311 Konflik Jiwa (1).


Di luar angkasa kini telah menjadi tenang lagi, tidak lagi suara pertempuran, teriakan maupun ledakan. Semua orang menatap Kaisar Agung dengan kagum, penuh penghormatan dan pemujaan.


"Tinggal beberapa permasalahan yang masih harus diselesaikan. Ratu ku, apapun rencana mu, aku hanya akan mendukung saja!" ucap Excel dengan membalikkan badannya dan menghadapi semua orang, dan tangan kanannya memegang 2 buah kristal energi Qi.


"Aku mengerti, Suami. Pertama segera kita hancurkan altar portal dimensi milik Nine Heaven Palace. Kedua, kita menunggu kedatangan mereka dalam 20 hari lagi. Ketiga, kita putuskan setiap jalur lorong dimensi yang bisa terhubung di Alam Semesta Aurora, agar Alam ini bisa berkembang dengan sendirinya tanpa intervensi pihak lain!" jawab Ratu Yuna kepada Kaisar Agung melalui telepatinya.


"Yang ketiga biar aku yang menyelesaikannya. Untuk yang kedua aku tidak ikut campur, asal pihak lain tidak memprovokasi diriku!" balas Excel yang juga berbicara dengan telepatinya.


"Ini untuk hadiah kalian dalam berpartisipasi dalam peperangan ini, lakukan secara adil tanpa pilih kasih," kata Excel dengan memberikan 2 kristal kepada Ceng Fu untuk diberikan kepada perwakilan Alam keabadian dan Benua Biru.


"Terima kasih, Kaisar Agung." serentak semua orang berterima kasih.


"Kristal itu mampu meningkatkan kekuatan kalian hingga ke tingkat True Alfa level puncak. Jika kalian mampu memanfaatkan energi Qi itu, kemungkinan besar kalian mampu menerobos hingga tingkat diatasnya. Ingat, berlakukan secara adil tanpa pilih kasih!" perintah Excel kepada semua orang.


"Hore!! Terima kasih, Kaisar Agung."


Semua orang kegirangan dan bersorak-sorai gembira. 2 buah kristal energi Qi merupakan harta paling berharga di Alam Semesta Aurora ini, jika bukan karena hadirnya Kaisar Agung dan pasukannya, 2 kristal itu akan menjadi rebutan.


"Orang tua itu sangat kejam, mengekstrak prajuritnya sendiri demi niat balas dendam," kata Lu Xinxin yang sesaat tadi merasa ngeri melihat begitu banyaknya orang yang terbunuh di tangan Kakek Sun.


"Adik, di dunia ini, hal seperti itu sudah biasa terjadi. Jika kita tidak ingin menjadi korban seperti mereka, kita harus lebih giat berkultivasi!" ujar Jun Liqin kepada Lu Xinxin, dengan membelai rambutnya.


"Shuwan, segera hancurkan altar portal dimensi itu. Jika kedua orang itu melawan lakukan sesuai keadaan." perintah Ratu Yuna kepada Jenderal utama pasukan Kekosongan.


"Mengerti, Yang Mulia." jawab Shuwan kepada Ratu Yuna, lalu dia membuka gerbang dimensi, "Kalian kembalilah dulu, misi kita kali ini telah berhasil." perintah Shuwan kepada pasukan Kekosongan.


Setelah semua pasukannya memasuki gerbang dimensi, "Ayo, kita bereskan hama itu." ajak Shuwan kepada pasukan wanita.


Kemudian, Shuwan mengaktifkan Sayap Dao dan terbang ke arah Alam keabadian, pasukan wanita segera mengikuti Shuwan, mereka juga mengeluarkan Sayap Dao nya.


"Guru Agung, kita juga akan ikut menyelesaikan masalah altar portal dimensi!" ijin Yu Guan kepada Excel.


"Lakukan apa yang ingin kalian lakukan. 5 hari lagi, aku akan berikan kalian pengajaran untuk melanjutkan tingkat di atas True Alfa. Jika penghuni Benua Biru ingin bergabung, itu lebih baik!" jawab Excel kepada semua orang.


"Terima kasih Guru Agung."


Semua orang dari 2 Alam bersorak-sorai gembira sekali lagi, ceramah yang diberikan oleh Guru Agung, memiliki manfaat besar bagi setiap kultivator.


Kemudian, Excel dan kedua Ratunya kembali masuk kedalam kapal perang BESD1, di ikuti isteri-isterinya yang tidak ikut menghancurkan altar portal dimensi.


Semua orang dari Benua Biru juga kembali lagi dipimpin oleh Kaisar Dongbu. Kaisar Ling, Kaisar Li dan Leluhur Zhou akan memecahkan kristal energi Qi kedalam Formasi pengumpulan energi di Pulau Dewa Perang.


Di tempat dimana altar portal dimensi berada, Qin Sha dan Alex kembali berhenti memperbaiki altar. Mereka menatap kearah medan pertempuran luar angkasa yang sudah tenang lagi.


"Tidak baik, mereka pasti akan segera kesini...!" ucap Qin Sha yang detak jantung sudah berdetak kencang.


"Pemimpin, apa yang harus kita lakukan, kita tidak mungkin bisa melawan mereka dengan kita berdua saja!" si Alex juga ketakutan, saat merasakan aura kekuatan mulai bergerak menuju kearah tempat mereka berada.


"Begitu cepat mereka memusnahkan pasukan Arcadia, aku kira mereka membutuhkan waktu 2 hari. Ini diluar prediksi ku. Hahmmm!!" setelah berbicara, Qin Sha menghela nafas kasar, terlihat dia tidak punya pilihan selain kabur dari Alam Semesta Aurora.


"Kita kembali saja melalui altar ini. Altar ini sudah 90 persen telah pulih, setidaknya saat kita memasuki lorong dimensi, kita tidak terlalu jauh dari titik pusat saat kita tiba!" sambil berbicara, Qin Sha berjalan di lubang hitam di tengah altar portal dimensi.


Si Alex pun mengikuti Qin Sha dengan terburu-buru, setelah dia melihat banyak cahaya berkedip-kedip menuju mereka dengan kecepatan tinggi.


Wushhhh...


Boom... Boom... Boom


"Aaahhhh..."


"Sialan, cepat sekali mereka..." Qin Sha kaget saat mereka diserang dari jarak jauh, dia buru-buru menarik Alex yang terkena serangan energi Qi.


Tap... Tap


Tidak berselang lama setelah Qin Sha memasuki gerbang hitam, jutaan wanita dan disusul banyak pasukan akhirnya tiba ditempat altar portal dimensi.

__ADS_1


"Huff!! Mereka kabur...!!" dengus Shuwan dengan mengepal tangan kanannya dan menyerang gerbang hitam itu.


Wushhhh


Boommmmm....


Tinju berenergi yang memiliki kekuatan penuh, segera masuk kedalam gerbang hitam itu. Ledakan hebat bisa di dengar semua orang.


Di dalam lorong dimensi, Qin Sha berlari terbirit-birit, saat mengetahui musuhnya telah menyerang.


"Aaaahh!! Sialan... Aku akan membalas perbuatan kalian...!!" teriak Qin Sha yang kesakitan sambil menarik lengan Alex.


Qin Sha dan Alex terluka parah terkenal pukulan Shuwan, mereka melesat dengan sangat cepat, hingga mereka kesakitan.


"Ckckck!! Beruntung mereka sudah memasuki lorong dimensi tepat waktu, jika tidak mereka sudah menjadi ampas!" Xiao Mei Xing berdecak lidah saat mendengar suara Qin Sha yang berteriak.


"Setidaknya, mereka tidak bertindak semena-mena lagi terhadap alam semesta kita dan juga alam semesta yang lainnya!" Ling Xuan juga ikut berkomentar.


"Sayang sekali, aku tidak bisa menghancurkan telur mereka seperti milik Qin Bo itu," kata Meng Po si Gadis Ilusi, dia cemberut karena tidak bisa bermain-main lagi.


Ucapan Meng Po membuat para pria yang mengikuti menjadi ngeri dan ngilu, mereka segera merapatkan kedua kakinya. Keganasan Meng Po sudah terkenal di istana surgawi, dan banyak pria ketakutan dengan 20 Goddess.


"Semuanya mundur, aku akan hancurkan altar portal dimensi ini!" pinta Shuwan kepada semua orang, kekuatan Shuwan sudah berada di atas tingkat True Alfa.


Semua orang segera mundur dengan melayang di udara, demikian juga dengan Shuwan. Setelah jarak cukup, Shuwan merentangkan tangan kanannya kedepan. Dari telapak tangannya, keluar energi yang sangat mengerikan.


Boom... Boom... Boom...


Ledakan hebat saat altar portal dimensi terkena serangan Shuwan, sehingga membuat kesunyian menjadi berisik dengan suara ledakan.


Seketika altar portal dimensi menjadi debu dengan sekali serangan. Yu Guan yang melihat itu hanya bisa melongo, karena dia sudah pernah mencoba menghancurkan altar portal dimensi dengan kekuatan penuh, tetapi serangan dia hanya menimbulkan retakan saja.


"Hmm!!" Seng Huaran mendengus saat merasakan ada yang sedang mengawasi mereka, mata Seng Huaran yang melihat kearah hutan belantara zona hitam, segera di ikuti mata semua orang.


"Ratu laba-laba 7 warna...!" Yang Wei segera mengetahui orang yang selalu mengawasi mereka.


Kemudian, Ratu laba-laba 7 warna keluar dari persembunyiannya. Ratu laba-laba 7 warna memiliki tubuh yang unik, dari punggungnya terlihat 6 pasang lengan yang ujungnya sangat tajam.


Enam lengan itu juga berfungsi sebagai kaki jika telah berubah menjadi bentuk laba-laba, saat ini Ratu laba-laba 7 warna masih menjadi sosok wanita dewasa yang sangat cantik.


Pakaiannya berjubah panjang berwarna hitam, dan pakaian itu sangat ketat hingga menunjukkan lekukan tubuhnya.


"Perkenalan aku Ratu laba-laba 7 warna. Salam!" sapa Ratu laba-laba 7 warna setelah berhadapan dengan Shuwan dan pasukan wanita.


"Salam, kami adalah Isteri-isteri Guru Agung, namaku Shuwan!" jawab Shuwan yang juga memperkenalkan dirinya.


"Hehehe! Guru Agung, ya. Dimana dia...!" Ratu laba-laba 7 warna terkekeh, karena nama Guru Agung sangat terkenal di Alam Keabadian, dia penasaran ingin melihat sosok itu.


"Di belakangmu...!" serentak semua wanita menjawab dengan cemberut saat Excel tiba-tiba muncul dibelakang Ratu laba-laba 7 warna.


"Yaaa...!!" Ratu laba-laba 7 warna berteriak kaget dan refleks menyerang Excel dengan keenam lengannya, dia tidak menduga kemunculan tiba-tiba Guru Agung tidak bisa dia rasakan.


Tap...


Sebelum mengenai dirinya, Excel menepuk pundak Ratu laba-laba, hingga membuat Ratu laba-laba tidak bisa bergerak. Keringat dingin mengucur deras di wajahnya, Ratu laba-laba tidak menyangka sosok Guru Agung memiliki kekuatannya sangat mengerikan.


"Jangan takut...!" Excel tersenyum dan berkata pada Ratu laba-laba 7 warna.


"Kenapa aku merasakan aura yang familiar...!" batin Ratu laba-laba dengan menatap wajah Guru Agung yang tersenyum.


Lalu Excel melihat lokasi altar portal dimensi yang kini sudah menjadi debu, dia hanya mengangguk pelan saja.


"Aku hanya lewat saja. Tujuanku datang kesini untuk memperkuat pelindung Alam Semesta Aurora. Aku tidak ingin pihak lain memasuki alam semesta ini," kata Excel kepada semua orang.


Thunderbird yang masih tetap bertengger di bahu Excel, membuat semua wanita iri. Siapa saja wanitanya, selalu ingin bisa dekat dengan suaminya. Merasakan tatapan semua wanita itu, Thunderbird semakin berbangga diri dengan membusungkan dada ratanya.


"Kalian lanjutkan saja aktifitas kalian." lanjut Excel sambil terbang menuju luar angkasa dengan santai.

__ADS_1


"Aku ikut...!!" Jun Liqin buru-buru mengikuti ayahnya dan sekaligus kekasih hati.


"Hah! Selalu saja keduluan!" desah Jun Poppy yang juga menyusul Jun Liqin.


"Tunggu...!"


Akhirnya semua wanita Excel mengikuti. mereka terbang berdampingan dan sebagian dibelakangnya. Ratu laba-laba 7 warna menjadi lega setelah Guru Agung meninggalkan tempat dia berada.


"Apa aku boleh ikut...!" teriak Ratu laba-laba kepada Guru Agung.


"Ayo...!!" jawab Bai Chu dengan melambaikan tangannya.


"Hehehe....!!" Ratu laba-laba 7 warna kegirangan dan terbang menyusul mereka.


"Ayah, tidak pernah berubah, selalu saja diikuti banyak wanita!!" kata Xiang Ri Kui yang hafal sifat ayahnya yang selalu saja menarik perhatian wanita di manapun dia berada.


"Hustt!! Guru Agung, ayah. Bukan ayah lagi ... Hahaha!" Raja Ashura sekali lagi mengejek ayahnya.


"Lebih baik kita kembali, 5 hari lagi istana surgawi akan menjadi ramai, jadi kita akan mempersiapkan tempat yang lebih besar!" Lu Bai segera mengajak semua orang untuk kembali.


Di luar angkasa Excel beserta beberapa isterinya telah berdiri di ujung depan kapal perang BESD1, Excel memandangi keindahan Alam Semesta Aurora.


"Aku akan mulai, " kata Excel kepada Yuna, Thunder Bird segera terbang dan hinggap di bahu Yuna.


Kemudian, Excel berjalan menjauhi kapal perang BESD1, lalu ia merentangkan kedua tangannya keatas dengan mata terpejam. Kesadaran Excel terhubung di seluruh Alam Semesta Aurora, ia mampu melihat segala kehidupan yang bergerak.


Setelah itu di bawah kakinya muncul pola rune bergambar Yin dan Yang, diatas kedua tangan juga demikian, muncul gambar Yin dan Yang. Semua wanita mundur saat lingkaran Yin dan Yang semakin melebar dan membesar.


Mereka merasakan aura penindasan yang sangat kuat, bahkan Yuna yang memiliki kekuatan yang paling kuat diantara para wanita, sudah bercucuran air keringat.


"Personil mundur!" perintah Yuna kepada personil kapal perang BESD1.


Segera kapal perang BESD1 bergerak mundur sejauh 1 kilometer. Namun, aura penindasan masih mereka rasakan, sekali lagi kapal perang BESD1 mundur sejauh 3 kilometer.


"Apa ini kekuatan suami kita yang sebenarnya?" tanya He Hua dengan rasa penasaran.


"Tidak, ini masih belum dia keluarkan sepenuhnya. Perkiraan ku, itu hanya auranya saja!" jawab Yuna yang terlihat serius, ia mengerutkan keningnya, rasa kuatir tiba-tiba muncul dihatinya.


Boom...


Tiba-tiba energi keluar dari tubuh Excel dan ter-aglomerasi menuju kedua telapak tangannya yang mengarah keatas. Energi Qi itu berwarna putih tulang.


Seluruh energi itu mengalir dan berkumpul di kedua telapak tangan. Lalu gambar Yin dan Yang menyerapnya dan menyebarkan keseluruhan Alam Semesta Aurora.


Boom....


Sekali lagi energi Qi yang kuat keluar dari tubuh Excel, seperti pertama kali prosesnya juga sama. Yin dan Yang itu menyerapnya dan menyebarkan energi Qi milik Excel.


"Mundur!" perintah Yuna terdengar lagi.


Segera kapal perang BESD1 bergerak mundur dengan cepat, mereka mundur sejauh puluhan kilometer.


"Luar biasa kekuatan suami kita!" kata Qinglin yang kagum dengan kekuatan Excel yang semakin lama semakin kuat.


"Rubah jelek itu menyembunyikan kekuatannya cukup dalam!" Thunderbird ikut berkomentar, dan jika dilihat dari nada bicaranya, Thunderbird merasa bangga bisa memiliki kekasih yang hebat.


Aura kekuatan Excel juga dirasakan semua kehidupan di alam semesta. Mereka mendongakkan kepalanya keatas. Semua kehidupan hanya melihat cahaya yang terangnya melebihi sinar cahaya matahari.


Saat mata melihat cahaya itu, mata tidak tersakiti maupun merasa pedih. Namun, yang mereka rasakan hanya penindasan, hingga semua orang yang tidak kuat segera berlutut.


"Guru Agung memang luar biasa, kekuatannya sudah melampaui alam jagat raya ini. Bahkan dengan jarak ratusan ribu kilometer masih sangat kuat dirasakan!" Yu Guan yang tadinya sibuk untuk meletakkan kristal pemberian Kaisar Agung menjadi menghentikan aktivitasnya, ia dan semua penghuni Alam Keabadian juga menyaksikan perbuatan Guru Agung di luar angkasa.


"Tidak salah aku memilih setia kepada Guru Agung, manfaat yang kita dapatkan melebihi ekspektasi!" Yang Wei juga ikut berkomentar, dia juga kini menjadi salah satu pemuja sosok Guru Agung.


Semua orang tidak mengetahui jika Excel sedang bertarung dengan sosok jiwa yang misterius didalam tubuhnya. Hanya Yuna yang merasakan perubahan suaminya.


(Revisi√)

__ADS_1


__ADS_2