
Chapter 151 Bala Bantuan. Ratu ular, Bi Liqin.
Siang hari dibenua dewa seharusnya penuh aktifitas, tetapi hari ini dijalan terlihat sepi dan hanya ada prajurit keamanan saja yang terlihat di jalanan.
Suara 'klak klak" dari kaki kuda mereka mengisi kekosongan disetiap jalanan, biasanya jika ada pasukan berkuda lewat akan selalu membuat orang yang berjalan berteriak "minggir, beri jalan pasukan keamanan berpatroli" sayangnya hari ini tidak ada lagi suara itu, ternyata semua orang selain prajurit sedang melihat batu prasasti yang mengeluarkan cahaya seperti proyektor film menampilkan gambar.
Iya, gambar itu menampilkan peserta turnamen beladiri antar master, semua orang tercengang melihat binatang besar dan kejam menyerang setiap peserta wanita, mereka semua tahu jika binatang itu adalah penguasa wilayah tengah surga kematian, siapa saja akan mengetahui binatang ganas itu yang sedang menyerang wanita.
"Apa mereka bisa selamat? Sangat disayangkan kecantikan mati dengan sia-sia disurga kematian..."
"Mereka sangat kuat pasti bisa selamat" salah satu penonton menjawab perkataan sahabatnya.
"Mereka memang kuat tapi...lihat begitu banyak ular berbagai jenis dan peringkat menyerang terus-menerus..."
Komentar setiap penonton berbeda-beda dan saling berhipotesis, sayang yang namanya hipotesis tetap hipotesis, hanya pemikiran yang belum tentu terjadi.
"Astaga" penonton sekali tercengang melihat wanita itu mengeluarkan teknik mereka satu persatu, api membalas serangan pasukan ular hingga banyak yang terbakar habis.
"Aneh!!"
"Apanya yang aneh Patriack?"
"Coba lihat tim phoniex selalu melawan binatang tengah, tetapi peserta kita hanya melawan tingkat binatang roh kebawah" jelas Patriack itu kepada salah satu pemimpin Sekte.
Maksud binatang roh dibawah adalah binatang peringkat 3 yang memiliki kekuatan prajurit dewa, peringkat 4 dan 5 sudah bisa dikatakan binatang sihir, dan peringkat 6 keatas adalah bintang roh, tergantung mereka bertranformasi menjadi bentuk apa, setiap jenis binatang juga mempengaruhi kekuatan serta fisiknya, salah satu contoh adalah serangga, tiap serangan juga memiliki kelas mereka yang berbeda-beda.
"Benar, bagaimana mereka bisa menerobos pembatas itu? Padahal pembatas itu dibuat oleh ahli formasi dan juga ahli smelting..."
"Hah, entahlah... Biar penanggung jawab turnament dan Tuan rumah yang menyelidikinya"
Suasana itu menjadi hening lagi dan selain menyaksikan pertempuran tim phoniex, mereka juga sedang berpikir siapa pembuat kekacauan ini.
"Wanita sialan, kamu banyak membunuh prajuritku" bentak Kaisar ular banjir bersayap 8 kepada tim phoniex yang banyak membakar prajuritnya hingga menjadi abu, tim phoniex tidak membalas kemarahan 2 Kaisar ular itu, mereka masih fokus membunuh pasukan ular yang menyerang lagi setelah badai api phoniex menghanguskan banyak ular.
"Jika begini terus kita akan kelelahan" bisik Feng Hee kepada rekan-rekannya, terlihat wajah cantiknya berkeringat, tiap air keringat mengalir disetiap lekukan wajahnya dan berkumpul di dagunya.
"Ini Pill pemulih energi, cepat makan" kata Zhou Xiu dengan melemparkan botol giok berwarna putih kepada 4 wanita yang baru bergabung, segera mereka berempat menangkap botol itu dan mengeluarkan 1 Pill dan memakannya, seketika energi besar yang terkandung didalam Pill pemulih energi mengisi dantiannya dan mengalir dengan deras disetiap jaringan vena mereka.
"Terima kasih, kak"
"Sama-sama, fokus pada musuh" jawab Zhou Xiu kepada keempat wanita itu yang berterima kasih, awalnya mereka berempat terkejut saat mengetahui jika Pill pemulih energi itu berbeda dari Pill pemulih energi yang mereka beli, kualitas dan keefektifan-nya jauh berbeda dari milik mereka, mereka berempat ingin bertanya tetapi Zhou Xiu mengingatkan dengan keadaan saat ini.
"Booommm" ledakan terjadi sekali lagi, beberapa prajurit ular meledak saat tinju api rubah milik Poppy menerjang penyerang prajurit ular.
"Hah, sangat merepotkan saja cacing-cacing ini" desah Poppy setelah meledakan beberapa ekor ular dengan sekali pukul, lalu dia mengangkat tangan kirinya dan bergumam "Meteor api", setelah bergumam langit yang awalnya cerah secara berlahan menjadi gelap, cuaca yang tiba-tiba berubah membuat 2 kaisar ular itu melihat keatas dan terkejut saat melihat batu yang mengeluarkan api, anehnya batu itu memiliki ekor api, tidak hanya 1 melainkan ribuan batu berekor api melesat kebawah dan mentargetkan pasukan ular termasuk dirinya.
Suara gemuruh dilangit mengagetkan semua orang termasuk peserta turnamen beladiri antar master yang berada sangat jauh.
"Astaga... Bencana apa ini" setiap orang berkata-kata secara bersamaan saat melihat banyak batu meteor yang berselimutkan api turun dari langit dan mengarah disuatu tempat dimana tim phoniex berada, peserta turnamen lain tidak mengetahuinya jika batu meteor itu adalah teknik dari pasukan wanita, dan juga mereka tidak mengetahui jika tim phoniex selalu berhadapan dengan binatang penghuni wilayah dalam.
Surga kematian juga dibagi menjadi zona pinggir, dalam, tengah dan pusat, setiap zona akan dihuni binatang berbagai tingkat yang berbeda, dipinggir akan dihuni binatang yang kekuatannya rendah dan di zona pusat akan dihuni penguasa surga kematian seperti burung gajah yang memiliki kekuatan diatas raja dewa, jika ada binatang yang memasuki zona lain mereka harus bertarung dulu dengan pemilik wilayah penguasa itu.
"Boom, boom, boom..." ledakan hebat yang mampu menghancurkan daratan besar, mengetarkan surga kematian saat batu meteor itu menghantam pasukan ular dan juga kedua kaisar ular itu. Ledakan hebat itu menciptakan gelombang seperti gelombang air laut, yang menghempaskan setiap prajurit ular.
__ADS_1
Setelah ledakan batu meteor api menghantam prajurit dan juga tanah, memberikan efek kejutan yang mengerikan dan menyapu bersih pasukan ular, beruntung kedua Kaisar ular bersayap 8 itu sempat menghindarinya, meskipun begitu kedua kaisar ular itu masih terkena gelombang kejut yang dihasilkan dari ledakan batu meteor api.
"Saudari teknikmu luar biasa... Hahaha"
"Kakak, kamu hebat sekali"
Segala pujian segera menghujani Poppy yang dengan bangga membusungkan dadanya dan kedua tangan dibelakang, dua mata masih menatap dingin 2 kaisar ular itu yang masih hidup walau memiliki banyak luka, "tentu, Ratu rubah 9 ekor selalu kuat dan hebat" batin Poppy membalas pujian mereka, dia takut bersuara karena suaminya selalu mengawasi gerak-gerik semua wanitanya, dengan lambaian tangannya Poppy menjawab.
"Hah, itu sudah biasa saudari" biarpun ingin merendahkan diri nada suara dan gayanya masih saja sombong.
Excel yang mengetahui pikiran dan isi hati Poppy dan semua kejadian hanya mengeleng-gelengkan kepala saja.
"lihat setelah ini selesai aku akan menghukummu 50 kali lipat" batin Excel yang masih melihat semua kejadian yang menimpa semua isterinya.
"Glug" poppy menelan salivanya dan terdengar, saat merasakan tatapan dan suara batin suaminya, "suami aku hamil muda, cukup aku keluar 3 kali, oke" batin Poppy membalas perasaan aneh yang dia rasakan, jika saudari-saudarinya tahu mungkin akan menertawainya.
"Saudari, ada apa?" tanya Li Que yang melihat expresi wajah Poppy berubah, dia merasakan keadaan ini saat Poppy diancam Excel, lalu Li Que tersenyum dan bertanya lagi saat Poppy tidak menjawab, "berapa kali hukuman?"
Poppy langsung kaget jika Li Que mengetahui perubahan yang dialaminya, dengan cepat otaknya berpikir, "aah, itu 2 cacing itu masih bisa bergerak" alasan Poppy yang membuat pandang mereka langsung tertuju pada kaisar ular bersayap 8 itu.
Area pertempuran itu semakin mengerikan dan kini terlihat banyak lubang-lubang dan sudah tidak ada lagi pepohonan tumbang, medan itu berubah menjadi daratan tandus penuh lubang.
"Aakkhhh, aku akan mengkulitimu dan memotong-motong tubuh kalian secara berlahan" Kaisar ular bersayap sangat marah melihat ratusan ribu ular hanya tersisa beberapa puluh saja.
"Groowwwrrr"
"Grooorrrr"
Raungan kedua kaisar ular bersayap 8 itu mengema dengan keras kearah langit, setelah itu samar-samar suara gemuruh dari kejauhan mulai terdengar, terlihat ratusan ribu manusia bertelanjang dada terbang diudara, kulitnya kecoklatan dan tangan kanannya memegang tombak, yang anehnya manusia itu tidak memiliki kaki tetapi ekor sebagai pengganti kakinya.
"Haa, ras manusia setengah ular..." tim phoniex juga terkejut mendengar teriakan lirih dari Tao Jian Ying.
"Iya, itu ras ular setengah manusia, mereka adalah penghuni wilayah tengah dan tidak pernah keluar, ada cerita yang mengatakan jika ras ular setengah manusia tidak mau berurusan dengan urusan luar..." kata Tao Jian Ying kepada semua orang, dia berhenti berbicara dan berpikir keanehan yang mereka alami setelah memasuki zona pinggir surga kematian.
"Aneh"
"Apa yang aneh?"
"Iya, aneh, zona pinggir biasanya hanya dihuni binatang peringkat 3, tapi kita baru masuk sudah melawan binatang peringkat 4 keatas!!" jawab Tao Jian Ying yang kembali mengerutkan keningnya untuk berpikir keras tentang kejadian ini, demikian juga dengan tim phoniex yang berpikir akan kejadian yang mereka alami.
"Kalian jangan kuatir, ini adalah pelatihan untuk kalian, aku sudah tahu siapa dalang yang membuat kekacauan ini, gunakan segala kekuatan kalian dan jangan ditahan" suara pria melalui telepatinya segera menenangkan dan terdengar oleh tim phoniex dan wanita yang baru bergabung, tim phoniex tidak terkejut mengetahui itu suara siapa, tetapi wanita yang baru bergabung kaget dan segera memeriksa sekitarnya.
"Hehehe, kalian jangan kaget, itu suara suami kita, jika kamu mendengar suara suami kita itu tandanya kalian diterima menjadi bagian keluarga besar kita" Poppy segera memberikan kejutan lagi kepada keempat wanita itu dan keempat wanita itu keget dengan membuka lebar mulutnya, ekspresi mereka membuat tim phoniex tersenyum.
Zlaaapp
Zlaaapp
"Saudari, apa kalian tidak apa-apa?"
Segera tim phoniex berdatangan dan berkumpul mengelilingi Poppy dan timnya, mereka segera memeriksa sekitarnya dan terkejut melihat keadaan mengerikan area ini.
"Zhou Mei, kamu membuatku kaget saja"
__ADS_1
"Hahaha, maaf saudari, setelah kamu meminta bantuan kami mengunakan segel untuk berteleportasi"
"Apa ular yang lemah itu bisa membuat kalian kerepotan?" tanya Shu Eu-Meh kepada tim Poppy, tetapi segera mereka dikejutkan dengan kedatangan ular setengah manusia yang berlutut didepan kedua Kaisar ular bersayap 8.
"Panjang umur Yang Mulia"
Suara mengema dan mengandung kekuatan saat ular setengah manusia menyapa pemimpinnya, tim phoniex segera membuat formasi battle Will.
"Hah, aku tidak takut dengan kaisar ular bersayap 8, tetapi kami kuwalahan dengan pasukan ular yang mencapai ribuan, lihat sebagaian pasukan ular masih hidup..." lalu Li Que menceritakan kejadian dari awal mereka bertarung dengan banyak ular, setelah Li Que menceritakan semuanya akhirnya tim phoniex yang baru tiba mengerti.
"Baiklah, biar aku, Qin Yang, Qin Zhu dan Bi Liqin yang menanggani kaisar ular itu dengan cepat, kalian semua berurusan dengan pasukannya" kata Qiaofeng kepada semua orang karena dia dan 3 saudari yang dia sebutkan paling kuat diantara tim phoniex, tanpa berdebat segera tim phoniex yang dipimpin maju kedepan ular setengah manusia, setelah jarak 30 meter tim phoniex berhenti dan membuat formasi black turtle, setelah pengaturan Qiaofeng, Qin Yang, Qin Zhu dan Bi Liqin melayang diudara, dan posisi Bi Liqin paling terdepan dan menatap jijik kepada kedua Kaisar ular bersayap 8 beserta ular setengah manusia.
"Siapa yang memerintahkan kalian menyerang kami" suara agung menusuk telinga pasukan ular setengah manusia dan juga kedua kaisar ular bersayap 8, mereka kaget menerima tekanan yang kuat saat suara wanita yang melayang dan berada didepannya berbicara.
Tekanan ini sama dengan penguasa ras ular setengah manusia dan lebih mengerikan, saat kedua Kaisar ular bersayap 8 memeriksa Bi Liqin mereka langsung tercengang dan segera turun dari langit dan menundukkan kepalanya hingga menyentuh ditanah dengan rasa ketakutan setengah mati, mereka tidak menyangkah jika wanita ini adalah bentuk sempurna dari ras yang sama.
"M-maaf Ratu ular, kami tidak mengetahui kedatangan anda yang tiba-tiba" disaat suara Kaisar ular bersayap 8 mengema, pasukan ular setengah manusia juga ikut berlutut dan mengikuti perkataan pemimpinnya.
Tim phoniex yang tadinya bersiap bertahan dan menyerang juga membelalakkan matanya saat Bi Liqin disebut Ratu oleh musuhnya.
"Siapa ratumu?" tanya Bi Liqin kepada kedua Kaisar ular bersayap 8 yang masih menundukkan kepalanya.
"M-maaf, Ratu. Anda adalah Ratu kami" jawab Kaisar ular banjir bersayap 8 yang gemetaran dan tidak berani melihat Bi Liqin.
Tidak hanya tim phoniex yang kaget, semua penonton juga kaget saat melihat kaisar ular bersayap 8 dan pasukannya berlutut ditanah, sayangnya mereka tidak bisa mendengarkan percakapan mereka.
"Ada apa ini, kenapa mereka berlutut didepan tim phoniex yang baru tiba?"
"Aku tidak tahu, ingin rasanya aku kesana saja jika tidak dalam turnament beladiri."
"Coba baca gerakan bibirnya... R ra-tu...Ratu... maksudnya apa? apa wanita itu Ratu ular mereka?"
"Mustahil, menurut catatan legenda benua dewa tidak menuliskan tentang sejarah adanya Ratu ular, di catatan itu hanya menceritakan Kaisar ular bersayap saja."
Semua penonton saling bertanya dan berkomentar dengan penuh ketidakpastian, mereka juga bingung dengan berubah yang tiba-tiba saat tim phoniex berkumpul.
"Patriack Xiao, siapa nama wanita itu?" tanya Kaisar Dongbu yang memang tidak berkenalan dengan semua isteri Excel karena tidak berani berbicara maupun bertanya, kuatir akan menyinggung Excel dan keluarga besarnya.
"Baik, Yang Mulia"
Segera Patriack membuka catatan-catatan peserta yang ikut turnament beladiri antar master, dan setelah mencari beberapa saat akhirnya ketemu.
~Bi Liqin, usia 25 tahun.
~Tingkat Kaisar Dewa Nirwana tahap 9.
~Tim Phoniex, kategori master.
Setelah membaca catatan itu, kaisar Dongbu berpikir keras, karena dicatat itu tidak menunjukkan adanya keanehan, hanya saja sedikit terkejut dengan tingkat kekuatannya.
"Mungkin dia reinkarnasi...!" kata Kaisar Dongbu saat diruang istana beserta keluarganya dan beberapa pemimpin akademi maupun Sekte dan klan kecil.
Untung saja Excel membuat Pill peremajaan tulang dan kulit sehingga usia dan tulang aslinya Bi Liqin tidak diketahui, jika mereka tahu pasti akan melarang Bi Liqin mengikuti turnament, diantara isteri Excel hanya Bi Liqin yang paling tua walau wajahnya masih tampak usia 20an.
__ADS_1
Jika pada saat itu Bi Liqin tidak tertidur, mungkin sekarang akan tampak berwajah keriput karena faktor usia jutaan tahun, ini juga keunggulan dari ras lain selain ras manusia, manusia biasa akan memiliki usia paling tua sekitar 150 tahun itu juga karena faktor obat-obatan, jika manusia berkultivasi usianya bisa bertambah, tetapi jika mereka mengalami kemacetan saat berkultivasi maka mereka juga tidak bisa melawan penuaan kulit tubuhnya.