
Chapter 72 Binatang Monster
Didalam istana kekaisaran Ling berkumpul banyak orang dengan wajah yang terlihat serius yang semalam sempat digoncang gempa walau tidak ada korban jiwa tetap saja masih membuat banyak orang kuatir termasuk semua pemimpin di wilayah benua Utara.
"Apa kalian mengetahui apa yang sudah terjadi semalam?" Kaisar Ling bertanya kepada semua orang yang hadir di dalam istana.
"Yang Mulia, semalam salah satu anggota melihat ada cahaya aneh di arah barat kota Kekaisaran, dan setelah cahaya itu menghilang baru gempa menyusul" kata salah satu orang yang hadir di dalam istana.
Sejenak kaisar Ling merenungkan perkataan salah satu pemimpin Sekte di wilayahnya karena tidak menemukan jawaban Kaisar Ling mengingat pria tampan yang tidak lain menantunya.
"Baiklah aku akan bertanya kepada putriku dulu, mungkin suaminya tahu apa yang telah terjadi disini" Kaisar Ling berkata kepada semua orang dia berharap jika Excel bisa memberikan jawaban atas kejadian semalam.
"Putriku, ada kabar apa kemarin?" Kaisar Ling berkomunikasi dengan Ling Xuan lewat batu giok komunikasi. Setelah menunggu berberapa saat batu giok komunikasinya bergetar dan terdengar suara wanita yang ditunggu-tunggu Kaisar Ling.
"Ayah bagaimana kabarmu? Iya, kemarin banyak yang telah terjadi dimana Kekaisaran Wei telah dihapus oleh suamiku dan termasuk telah membunuh leluhur Wei..."
Semua orang mendengarkan dengan cermat semua cerita dari Ling Xuan dari awal Excel berada di benua barat hingga benua timur yang mengejutkan semua orang tanpa bisa berkata-kata lagi, tidak ada cerita heroik yang Excel buat ditambahi atau dikurangi dari perkataan Ling Xuan.
"Haaah, menantuku selalu membuat sejarah baru lagi, apa berarti ini ulah leluhur Wei, putri?" Kaisar Ling mendesah kagum dengan geleng-geleng kepalanya setelah mendengar semua cerita dari Putrinya.
"Mungkin saja ayah, selisih waktu bisa dikatakan tidak lama setelah leluhur Wei memecahkan token portal, dan suamiku bilang jika didalam portal banyak Monster yang akan keluar" Ling Xuan sedikit memberikan jawaban yang terkait dengan kejadian semalam pada semua orang yang berada di dalam istana.
"Lalu dimana kamu dan suamimu berada?" kaisar Ling sekali lagi bertanya kepada putrinya dan ingin meminta bantuan jika bisa.
"Suamiku menuju perbatasan wilayah benua Utara dan benua Selatan ayah, dan mungkin sekarang sudah sampai dengan menggunakan kapal BESD1" Ling Xuan menjawab pertanyaan dari ayahnya.
"Baiklah Putri dan terima kasih informasinya, aku akan segera memerintahkan semua pasukan ku untuk menyelidiki situasi diperbatasan. Dan lagi, jika kamu sudah tiba diperbatasan segera hubungi ayah, oke"
"Baik ayah, ayah jangan kuatir sebab suamiku sudah mengantisipasi ini semua" dengan pembicaraan terakhir ayah dan anak telah selesai.
"Menantuku selalu saja mengejutkan... Ha-ha-ha" Kaisar Ling bergumam setelah komunikasi berakhir mendengar tawa Kaisar Ling menandakan jika dia bahagia yang memilik prestasi diluar akal manusia.
"Ha-ha-ha, bocah nakal itu akan kesini, aku akan tagih janjinya" Kakek Xuan yang juga hadir sangat senang jika musuh bebuyutannya akan datang.
"Ayah kamu sudah kalah telak...ha-ha-ha" Kaisar Ling mencoba mengoda ayahnya sekaligus Kakek dari Ling Xuan atau orang memanggilnya Kakek Xuan.
Suasana tegang akhir menjadi sedikit tenang setelah mendengar penjelasan dari Ling Xuan, yang awalnya semua orang selalu kebingungan dengan kejadian semalam.
"Huuufff, siapa juga yang kalah, aku hanya mengalah...hoh" Kakek Xuan membalas perkataan anaknya yang tidak terima di ejek.
"Ha-ha-ha. Oke, saatnya kita selidiki area perbatasan dan juga mulai hari ini kita selalu berjaga-jaga secara bergantian, menteri pertahanan segera atur pasukan untuk terus memantau wilayah perbatasan dan gunakan artefak kapal perang yang diberikan menantuku agar lebih cepat bergerak." Kaisar Ling segera mengatur semua orang yang berada didalam istana dan juga dia sangat berharap jika kejadian ini tidak melebihi perkiraannya.
[Ding! 99%...100%. Proses selesai]
Excel mendengar suara familiar ditelinga yang sedang duduk bermeditasi segera dia membuka matanya, setelah membuka mata Excel merasa bingung karena tidak terjadi apa-apa.
"Yuke, kenapa tidak ada perubahan setelah aku membentuk tubuh bawaan Ruang dan Waktu?"
[Tuan saat ini berada didunia jiwa, jika Tuan ingin mengetahui perubahan maka tuan bisa pergi kedunia luar]
"Ha-ha-ha, bodohnya aku"
Wuuuuussshh
"Wow, apa ini yang terlihat seperti sobekan, Yuke?" Excel bertanya pada Yuke karena saat keluar dari dunia jiwa seketika melihat banyak retakan dan cahaya kecil berkedip-kedip seperti cahaya kunang-kunang tapi lebih kecil lagi.
[Benar, Tuan Felix. Itu adalah retakan dimensi yang Tuan lihat, didalam kehampaan banyak meteorit yang saling bertabrakan dan banyak badai angin bercampur dengan meteorit.
Tiap tabrakan dahsyat akan membuat celah seperti retakan yang sulit dilihat bahkan tingkat kaisar dewa, meskipun tiap Dewa mampu merobek kehampaan tidak akan mudah lolos dari badai meteorit dan juga jaraknya terbatas, banyak para dewa mati di kehampaan atau tersesat, umumnya butuh waktu menemukan celah yang sangat tipis atau menunggu benturan antar meteorit hingga menciptakan celah itu]
"Ooh, aku mengerti sekarang. Berarti cara kerjanya hampir sama dengan teknikku, kan?"
[Benar, Tuan]
"Baiklah aku akan mencobanya, Yuke simpan kapal BESD1 didunia jiwaku"
[Baik, Tuan]
"Semua wanitaku, ajak keluar semua orang yang berada dikapal BESD1, aku sudah memasukkannya didunia jiwaku" Excel berkata kepada semua isterinya yang berada didunia jiwanya
"Baik suami, aku akan perintahkan mereka berkultivasi disini dan pasti mereka akan senang" kata Shu Peijing menjawab suara Excel termasuk semua istrinya mendengarkan suara suaminya.
__ADS_1
"Horeee, aku akan melatih pasukanku" Qiaofeng pun tidak tinggal diam setelah mendengar suara Paman tercintanya.
Lalu Excel mencari portal itu disekitar area dan banyak retakan tipis terlihat dengan jelas setelah membentuk tubuh ruang dan waktu, tiap celah berkedip-kedip dengan indah Excel yang penasaran membuka celah itu dan merobeknya hingga terlihat didalamnya benar-benar kosong, dari kejauhan terlihat banyak meteorit dan badai yang sangat mengerikan.
Setelah puas melihatnya Excel melepaskan kedua tangannya dari robekan yang telah dia buka, dengan cepat robekan itu tertutup sendiri dan hanya terlihat seperti semula.
"Akhirnya aku mengerti" Excel bergumam saat memahami bagaimana cara kerjanya merobek kehampaan.
"Suami apa itu kehampaan?" Yang Ruolan bertanya kepada Excel dan juga semua wanitanya memperhatikan apa yang suaminya lakukan.
"Benar itu kehampaan, Lan'er"
Kemudian Excel melanjutkan pencarian portal dimensi yang dibuat leluhur Wei setelah sekian lama Excel melihat cahaya berkelap-kelip yang beda dengan celah yang lainnya, karena penasaran Excel kembali merobek celah itu secara berlahan.
"Haaa, banyak sekali monsternya, Yuke binatang apa itu? Apa bisa dijinakkan?" Excel bertanya pada Yuke karena menurut pengetahuan dari ahli Beast Tamer tidak ada binatang yang aneh seperti yang dia lihat sekarang.
[Tidak bisa, Tuan. Itu jenis binatang bermutasi yang dalam pikirannya hanya memangsa lawan yang tidak memiliki darah seperti mereka dan binatang itu mampu mendeteksi sejenisnya sendiri]
"Sayang sekali, padahal jika bisa menjadi pasukan akan sangat membantu saat berada didunia atas dengan jumlah miliaran ini" Excel membatin dan menyayangkan jika tidak bisa dijinakkan sebagai pasukan.
"Bagaimana bisa leluhur Wei menaklukan binatang ini semua? Yuke apa kamu tahu?"
[Tuan itu seperti proses bayi tabung, hanya saja kesadaran binatang itu dihilangkan oleh leluhur Wei dengan virus dan binatang itu hanya mengenali penciptanya]
"Aku paham, Yuke. Terima kasih. Jadi mereka seperti mayat hidup yang hanya bisa mengenali sejenisnya sendiri"
[Tidak masalah Tuan. Iya, mereka Seperti mayat hidup tapi lebih ganas karena penggabungan darah leluhur Wei, darah binatang dan virus]
"Virus yang berbahaya, apa dimenu shop ada penangkalnya, Yuke"
[Ada Tuan. Pada dasarnya virus itu dibuat dari berbagai racun pasif seperti milik lawan Tuan dari Sekte Racun hitam]
"Hah, berarti ada hubungannya dengan Sekte hitam kalau begitu?" Excel sangat terkejut setelah teringat dengan Sekte hitam yang ingin dirinya dijadikan mayat yang bisa dikendalikan.
[Benar, Tuan]
"Sialan, ternyata leluhur Wei telah berkerjasama dengan Sekte Racun hitam" kata Excel yang didengar semua wanitanya didunia jiwa.
"Kenapa suami kita marah"
"Paman, jangan marah"
Semua orang kebingungan melihat suami mereka yang marah secara tiba-tiba, tidak pernah Excel semarah ini kecuali waktu memusnakan Sekte Bukit Tulang.
"Semua istriku segera kabari semua keluarga kita dibenua Venus, jika Sekte hitam telah berkerjasama dengan leluhur Wei, ada indikasi jika Sekte hitam akan menjadikan para pemimpin benua dijadikan mayat hidup yang bisa dikendalikan." Excel memberikan perintah kepada semua isterinya dan menjelaskan rencana leluhur Wei dan Sekte Racun hitam.
"Apaaa, apa benar suamiku?"
"Kurang ajar benar-benar keterlaluan mereka"
"Iya, itu benar. Cepat kabari mereka agar selalu mengawasi gerak-gerik Sekte Racun hitam" Excel sekali lagi memberikan perintah kepada semua wanitanya.
"Baik suami" dengan segera semua orang yang berada didunia jiwa mengabari keluarga mereka sesuai apa yang dikatakan Excel.
"Kabari juga semua orang dimana posisiku sekarang" sekali lagi Excel memberikan perintah kepada semua orang.
"Yuke, belikan aku penangkal virus ini"
[Baik, Tuan. Proses pembelian sukses, tersimpan di inventory]
Kemudian Excel mengambil penangkal virus yang tersimpan didalam inventorinya, Excel kebingungan saat melihat penangkal virus berwarna hitam yang sama seperti Pill pada umumnya.
"Yuke, bagaimana aku bisa memberi Pill ini kemulut binatang itu?"
[Tuan bisa campur dengan air 1 liter, lalu Tuan bisa sebarkan di binatang Monster, kalau untuk manusia cukup di konsumsi seperti biasanya]
Lalu Excel mengeluarkan Element air dengan takaran 1 liter kemudian Excel mencampur Pill itu kedalam air terlihat air yang semula bening menjadi hitam.
Wuuuuussshh
"Menantuku, apa yang terjadi?" Kaisar Ling yang tiba dengan armada kapal perang yang Excel berikan banyak orang yang mengikutinya.
__ADS_1
"Ayah mertua, kebetulan sudah datang kalau begitu, lihat ini dulu" kata Excel kepada Kaisar Ling, dengan gerakan cepat Excel merobek portal dimensi yang dibuat leluhur Wei dengan sangat lebar, segera terlihat dari atas banyak binatang Monster yang mengerikan dengan jumlah miliaran.
"Apaaa itu..." kata Kaisar Ling yang terkejut dengan apa yang dia lihat.
"Astagaa sungguh mengerikan..."
"Bocah, apa yang telah kamu lakukan?" Kakek Xuan juga curiga dengan apa yang Excel perbuat.
"Ini portal dimensi yang dibuat leluhur Wei semua binatang itu telah bermutasi dengan gabungan darah leluhur Wei, darah binatang dan virus.
Ini seperti racun yang diciptakan oleh Sekte Racun hitam yang mampu mengendalikan orang yang diracuni sesuka hati mereka, dan Monster ini hanya memiliki insting memangsa segalanya kecuali bangsanya sendiri" Excel menjelaskan kepada semua orang yang hadir termasuk semua orang yang ada di dunia jiwanya.
"Benar-benar kejahatan yang harus dimusnahkan" Kaisar Ling berkata dengan geram.
"Benar Yang Mulia, harus segera kita selidiki Sekte Racun hitam" Dekan Sun juga hadir dan ikut berbicara.
Wuuuusshh
Byuuurr
Groooorrrr
Aouuuuuu
Setelah Excel melemparkan air yang telah tercampur dengan penangkal virus segera monster-monster itu mengaum kesakitan disaat mereka tertidur dan tersiram air, kemudian semua monster-monster itu terbangun karena mendengar bangsanya menjerit kesakitan.
"Yuke, kenapa tidak mati monster itu?"
[Itu hanya mematikan virus saja Tuan, jika virus itu tidak dimatikan maka orang yang tergigit atau terluka karena goresan akan terinfeksi dan menjadi mayat hidup]
"Hah, seperti zombie kalau begitu"
[Benar, Tuan]
"Menantu kenapa dengan mereka?" Kaisar Ling bertanya kepada Excel setelah Excel menyiram air yang membuat mereka terbangun dan terlihat marah.
"Aku menyiram air yang sudah aku campur dengan penangkal virus, penangkal itu tidak membunuh mereka tapi mematikan virus itu, jika virus itu tidak dimatikan maka orang yang tergigit atau tergores akan terinfeksi dan menjadi mayat hidup yang dengan brutal memangsa apapun disekitarnya.
Karena itu aku kuatir leluhur Wei dan Sekte Racun hitam mengembangkan racun mayat mereka menjadi virus seperti yang kalian lihat ini" Excel menjelaskan cara kerja virus itu seperti yang pernah dia lihat di film-film zombie semasa dia dulu.
"Yaa Dewaaa, ini lebih biadap..."
"Ini benar-benar keterlaluan"
"Segera kalian rekam dengan giok perekam lalu sebarkan" kaisar Ling memberikan perintahnya kepada semua orang yang hadir saat ini.
"Menantu, tolong jelaskan lagi dari awal agar kita bisa menyebarkan bencana ini kepada seluruh benua Venus" Kaisar Ling meminta Excel untuk mengulangi prosesnya dari awal agar bisa diabadikan melalui batu giok perekam.
"Tidak masalah ayah"
"Semua wanitaku kalian keluar juga dan rekam ini semua"
"Baik suami"
Segera Excel membuat gerbang dunia jiwanya, lalu semua wanita keluar dari dalam dunia jiwanya termasuk gadis kecil yang tidak ingin ketinggalan dalam hal apapun.
"Baiklah aku mulai dari awal dan kalian semua persiapkan giok perekamnya...." Kemudian Excel mengulangi semua dari awal penjelasanya hingga menyiram air penangkal virus kembali ke monster-monster dibawah portal dimensi.
Byuuurr
Groooorrrr
Grooorrrr
Aoouuuu
Sekali lagi terdengar suara auman dan lolongan binatang Monster yang kesakitan, dan yang paling mengerikan ketika monster yang tersiram air, menjadi mangsa binatang monster yang tidak tersiram air penangkal virus.
"Sungguh mengerikan"
"Iya, jika lepas dibenua ini sudah dipastikan menjadi bencana"
__ADS_1
"Suami kenapa binatang itu saling menyerang" Zhou Shilin bertanya pada Excel karena binatang monster itu saling serang setelah Excel menyiram air, semua orang sudah pasti penasaran juga dengan semua yang terjadi dan masih kebingungan.