Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 140 Tombak Naga Hitam.


__ADS_3

Chapter 140 Tombak Naga Hitam.


Cuit


Cuit


Kicauan burung-burung menandai pagi hari yang telah tiba, para pekerja istana Kekaisaran timur mulai terlihat kesibukannya, hari ini akan sangat melelahkan dengan hadirnya keluarga besar Excel yang menginap disini.


Wuuuuussshh


Hembusan angin terasa disaat sekelompok orang tiba-tiba muncul disuatu ruang tamu yang besar dan sepi, kelompok itu adalah Excel yang seluruh keluarganya yang telah kembali dari dunia jiwa disaat keluarga Kekaisaran Dongbu masih terlelap tidur.


"Baiklah, kita bersantai di taman"


Disaat mereka semua keluar dari ruang tamu udara segar di pagi hari menerpa wajah semua orang, dan anak-anak langsung berlari ke taman dan bermain.


Excel mengeluarkan karpet besar yang indah dan berbulu berwarna hitam, kemudian semua orang duduk, dan sebagai menyiapkan teh untuk minuman di pagi hari.


"Suami, silakan diminum"


"Terima kasih cantik...hmm, nikmat juga... Apa ini daun teh ulat sutra yang kamu petik, isteriku"


Liang Lihua terlihat malu dan senang disaat suaminya memuji kecantikannya dan rasa teh hangat yang diminum Excel, dia secara khusus membuat teh itu.


"Benar suami, ini daun teh ulat sutra dikebun teh didunia jiwa, aku belum pernah merasakan teh senikmat ini selama hidupku, walau ayahku juga pembisnis dan memproduksi teh seperti ini."


Sekte Liang atau keluarga besar Liang adalah keluarga dari Liang Lihua, basis bisnis keluarga Liang terbesar di perkebunan teh yang memasok hampir diseluruh benua dewa dan memiliki banyak kedai teh dikota besar maupun dikota kecil, sebagai putri pemilik perkebunan teh dia mengerti pengetahuan tentang teh.


"Suami, jika daun teh ini dijual maka akan banyak keluarga bangsawan dan juga keluarga Kekaisaran akan membelinya walau dengan harga yang mahal, kenapa kamu tidak bekerja sama dengan ayahku?"


"Hehehe, kamu atur saja karena kamu juga isteriku."


"Baiklah, aku akan mengaturnya"


Liang Lihua terlihat senang suaminya mempercayainya dan sudah banyak rencana dipikirannya, dia ingin keluarga besar suaminya semakin dikenal dan juga semakin makmur.


"Hahaha, selamat pagi menantuku."


Terdengar suara seorang pria paruh baya yang menyapa dengan tertawa bahagia disaat keluarga besar sedang menikmati suasana pagi di taman.


Terlihat pria paruh baya itu diikuti keluarganya dibelakang, terlihat juga wanita-wanita cantik yang terlihat segar dan menarik mereka sengaja berdandan karena demi menarik minat seorang pria yang menjadi topik hangat dikalangan bangsawan benua dewa.


Excel dan seluruh keluarganya bangkit dari duduknya lalu berdiri menyambut kehadiran penguasa wilayah timur.


"Selamat lagi juga Yang Mulia Kong Shi"


"Waduh, di pagi hari ini kalian benar-benar menikmati dengan aroma teh yang luar biasa..."


Kaisar Dongbu merasakan jiwanya bergetar disaat mendekati keluarga Excel hanya dengan mencium bau teh yang bisa meningkatkan kekuatan jiwa.


"Hahaha, ayo, ayo silakan duduk dan bersantai, isteriku Liang Lihua membuatkan teh ini secara khusus..."


Kemudian semua orang duduk di taman yang telah tertutup karpet lembut dan empuk yang berbalut bulu, lalu Liang Lihua bersama isteri Excel menuangkan pot yang berisi teh yang masih panas.


Segera aroma teh ulat sutra langsung memasuki lubang hidung semua orang.


"Luar biasa, teh apa ini menantu?"


"Hehehe, ini teh ulat sutra. Daun teh ulat sutra adalah yang terbaik yang aku kembangkan diperkebunan, ditambah keahlian Liang Lihua meraciknya membuatnya semakin nikmat"


Kata Excel kepada Kaisar Dongbu dan juga kepada keluarganya, Liang Lihua yang namanya selalu disebut menjadi bangga dan merasakan kehangatan dihatinya walau sedikit malu.


"Hahaha, pantas saja itu kamu Liang Lihua, tidak heran, tidak heran. Siapa juga tahu keluarga Liang adalah ahlinya teh, apalagi daun teh ulat sutra sangat luar biasa"


"Baiklah, karena ini masih pagi, aku secara pribadi akan memasak untuk kalian, ayo istriku kita buat roti isi, kalian ikuti caraku."


Segera Excel berdiri dan mengeluarkan meja panjang, lalu Excel membeli banyak roti, daging dan sayuran segar yang ditanam didunia jiwanya.


"Ayah, lagi buat apa?"


"Yayah, aku mau"


Putri-putri Excel yang melihat ayahnya sedang membuat sesuatu segera berlarian dan mendekati ayahnya, lalu melihat roti, daging dan sayuran.

__ADS_1


"Ayah buat sarapan pagi. Kalian tunggu dulu, nanti ayah buatkan, oke"


Putri-putrinya menunggu dengan tidak sabar dan air liur segera membasahi bibir mereka.


"Tolong bakar dagingnya dulu dan juga goreng kentang ini setengah matang"


Pinta Excel kepada isterinya dan mereka segera melakukan apa yang diinstruksikan suaminya, setelah jadi roti berlapis daging dan sayuran isteri-isteri Excel lalu menghidangkan bersama teh ulat sutra.


"Ayah ini enak"


"Hmm, aku juga Yayah"


"Hahaha, ini cocok juga menantu"


Semua segera menikmati sarapan ringan roti dan teh hangat, dengan memuji hasil hidangan sederhana yang dibuat Excel dan isterinya, putri-putrinya dengan lahap memakan roti lapis itu dengan ekspresi nikmat.


"Hmm, mereka sudah datang"


Excel yang juga sedang menikmati sarapan pagi di taman berkat kepada semua orang yang juga sedang memakan roti itu.


"Siapa yang datang?"


"Mereka dari alam puncak...!!"


Kaisar Dongbu yang bertanya dan langsung dijawab Excel menjadi terkejut, tapi setelah berpikiran sebentar dia akhirnya mengerti tujuan orang dari alam puncak menuju wilayah timur.


"Hah, pasti mereka ingin merekrut putri-putrimu, menantu."


"Hehehe, tidak akan ada dari putri-putriku mau ikut dengan mereka, jika mengikuti mereka sama saja dengan kemunduran. Dan lagi tujuan mereka tidak hanya sekedar melihat bakat anak-anak ku."


"Hah, kalian tetap disini, biarkan aku menyambut mereka dan mempersiapkan pasukan jika ada hal yang tidak terduga"


Kaisar Dongbu yang mengetahui makna dari perkataan Excel segera bangkit berdiri dan ingin menemui mereka didalam istana, tetapi Excel mencegah ayah mertuanya agar tenang.


"Tidak disambut, mereka akan langsung menuju ketaman ini..."


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


"Hahaha, inikah gadis-gadis kecil yang luar biasa itu?"


"Ckckck, benar-benar bibit-bibit yang langka... Aku dari Sekte langit berawan ingin merekrut gadis-gadis kecil ini, siapa diantara kalian menjadi orang tuanya?"


Kata orang itu yang mengaku dari Sekte langit berawan, segera keluarga Kekaisaran Dongbu berdiri dan menyambut kehadiran mereka, kaisar Dongbu mengetahui jika Sekte langit berawan adalah salah satu Sekte terkenal dan juga banyak dihuni murid-murid berbakat.


"Selamat datang ketua, maafkan kami yang terlambat menyambut kedatangan kalian semua"


Ketua dari Sekte langit berawan merasa bangga dengan perlakuan dari kaisar Dongbu dan semua keluarganya, tetapi juga tidak senang dengan perilaku keluarga Excel yang masih santai duduk dan juga tidak peduli dengan tetap makan dan minum teh.


Bahkan, gadis-gadis kecil itu juga tidak peduli dengan kehadiran tamu yang tidak diundang datang dengan sikap sombong, terlihat keluarga Excel masih santai dan tidak merasakan ketegangan seperti Kaisar Dongbu dan keluarganya.


"Tidak perlu sopan, aku ingin membawa segera semua gadis-gadis kecil ini dan siapa orang tuanya karena aku ingin memberikan kompensasi untuk mereka"


Excel yang mengetahui jika Kaisar Dongbu dan keluarganya tertekan dengan aura dan pertanyaan ketua itu akhirnya berdiri dan berbalik menatap 10 orang itu.


"Aku ayah dari gadis-gadis kecil ini, dan aku tidak mengijinkan siapapun membawa mereka walaupun yang datang Dewa Absolute sekalipun..."


Bruuukkk


Bruuukkk


Dengan mengeluarkan tekanan aura Dewa Absolute kesepuluh orang itu langsung berlutut dan menatap syok kearah Excel, mereka tidak menyangka kali ini menendang plat baja, biarkan pun begitu mereka masih menjaga sikap sombongnya dan menatap tajam kearah pria tampan yang berdiri dan berlahan mendekati kesepuluh orang itu yang masih berlutut karena tekanan yang Excel keluarkan.


Kaisar Dongbu dan juga keluarganya juga syok yang mengetahui jika kekuatan Excel yang sangat mengerikan, dan terlihat keringat dingin mengalir diwajah mereka dan juga membasahi pakaiannya.


"K-kamu, jangan berlebihan, aku hanya ingin merekrut bakat-bakat yang selayaknya dibina, dan kami juga akan memberikan kompensasi yang pantas kepadamu..."


"Kompensasi...? Aku tidak akan membuat keluarga besarku menjadi alat pertukaran, aku yakin kompensasi itu tidak berharga di mataku..."


Segera Excel menjawab Ketua itu dan mengeluarkan tombak hitam yang mengeluarkan aura mengerikan, tombak itu pemberian gurunya Dewa Absolute Seng Long, tombak naga Hitam tingkat Mahadewa.


Semua keluarga Excel berdiri termasuk semua Putri-putrinya, dengan armor yang tiba-tiba muncul dan memberikan perasaan mendominasi membuat seluruh keluarga Excel menjadi ganas dan mengerikan.

__ADS_1


Gleek


"Tombak naga hitam"


"Mengerikan..."


Mengetahui tombak legendaris yang pernah membuat alam puncak ketakutan membuat 10 orang itu semakin pucat apalagi melihat basis kultivasi orang-orang dibelakang pria tampan itu, gadis-gadis kecil itu juga akhirnya mengeluarkan kekuatan mereka yang sebenarnya dan juga marah dengan sikap sombong 10 orang itu.


Kesepuluh orang itu hanya bisa menelan salivanya saat ketakutan menjalari seluruh tubuhnya hingga merasuki keseluruh tulangnya.


"Katakan pada seluruh alam puncak, murid Seng Long menuntut balas kepada mereka yang telah melukai guruku..."


Bhuuuzzzhh


Booommm


"Aakkkhh"


Dari 10 orang yang datang, 9 tewas hanya karena hembusan angin tombak yang diarahkan kepada 10 ketua dari Sekte langit berawan, dan 1 ketua yang masih hidup langsung terlempar jauh kelangit dan menghilang.


Keluarga Kekaisaran Dongbu masih syok dan semakin syok melihat ganasnya Excel dan juga seluruh keluarga besarnya, apalagi melihat senjata tombak naga hitam yang namanya telah dikenal banyak orang.


"S-Seng Long, k-kamu murid Seng Long..."


Kaisar Dongbu berkata dengan terbatah-batah yang mengetahui jika Excel adalah murid dewa absolute Seng Long seperti dewa perang.


"Mengganggu saja"


"Kapok"


"Huuf, dihadapan yayahku masih sombong"


Putri-putri Excel langsung berbicara dengan melihat kelangit dimana 1 ketua itu terlempar hingga menghilang.


"Suami, tombakmu... Luar biasa"


Tombak Naga Hitam yang telah membunuh 9 orang terlihat senang dan berubah menjadi naga kecil yang melilit tubuh Excel, seakan-akan melindungi Excel dari siapapun, dengan tampang sombong dan mengintimidasi kepala naga itu berdiri dibahu Excel dan menatap semua orang.


"Hehehe, lama tidak bertemu sobat, maaf tidak pernah menggunakan kamu, kamu tahu tidak ada lawan yang layak membuatmu bangun, aku sengaja mengeluarkan kamu karena aku ingin membalas mereka yang telah melukai guruku, dulu kamu dan guruku ditakuti alam puncak, dengan kamu keluar agar mereka yang menjadi musuh guruku datang."


Grooorrrr


Suara raungan naga mengema diseluruh wilayah timur saat Excel berbicara kepada tombaknya dan mengelus kepalanya dengan lembut, naga itu juga marah karena Tuan sebelumnya telah tewas karena luka dalam saat bertarung melawan banyak Dewa yang ingin merebutnya.


Tombak Naga Hitam adalah senjata roh yang dibuat oleh Seng Long, senjata itu dibuat dengan mengorbankan tulang tangan kiri Dewa Absolute Seng Long dan ditempa secara khusus dengan api surgawi selama 1000 tahun.


Kemudian Seng Long yang merupakan naga Hitam mengeluarkan jiwa binatang buasnya dan menanamkan didalam tombak itu dan ditambah sebagian rohnya didalam tombak itu.


Selama jutaan tahun Seng Long dan tombak itu melawan banyak Dewa-dewa Absolute yang ingin merebut tombak itu, tombak naga hitam adalah artefak tingkat mahadewa yang bisa memiliki roh dan bisa menyatu kedalam tubuh tuannya, seperti artefak alam semesta milik Excel yaitu cermin ilusi.


Karena tingkat tombak naga hitam masih dibawa cermin ilusi, tombak itu tidak bisa berubah menjadi wujud manusia, dan hanya bisa berubah wujud menjadi naga Hitam sesuai dengan rohnya sebagai binatang buas.


Artefak tingkat mahadewa ditahap puncak dibagi menjadi 2, yaitu alami dan buatan.


Artefak Alami yang tercipta karena evolusi alam semesta dengan 7 unsur, api, air, tanah, angin, kayu, kegelapan dan cahaya.


Sedangkan artefak buatan diciptakan melalu proses penempaan ahli smelting yang sudah pada tingkat absolute, dengan material alam yang langka dan juga menggunakan jiwa dan rohnya sebagai senjata jiwa dan roh.


Karena itu senjata tingkat mahadewa selalu membawa bencana bagi pemiliknya karena sulitnya membuat atau memperoleh senjata hebat, karena itu tombak naga hitam akan selalu menjadi rebutan banyak orang.


Setelah semua orang tenang dan bisa kembali bersikap normal, kembali mereka bersantai dan berbicara sedikit lebih serius daripada sebelumnya yang masih bisa tertawa lepas.


"Menantuku, aku tidak tahu ternyata kamu dewa absolute, seharusnya kamu bisa saja dengan mudah menguasai benua ini, apalagi dengan senjata tombakmu itu kamu sudah tidak akan terkalahkan."


"Iya, aku bisa. Tetapi itu hanya akan membuat orang ketakutan karena kekuatanku, dan itu sangat tidak bagus untuk kedepannya, biarkan mereka mengenali aku dulu, lalu secara tidak langsung mereka juga akan memberikan rasa hormat dan segan dengan prestasi yang pasukan wanitaku torehkan."


"Kamu, benar"


Ketakutan orang akan memicu pemberontakan dan kebencian yang sangat tidak baik bagi perkembangan sebuah wilayah, tetapi dengan prestasi dan juga perbuatan yang bermanfaat akan membuat orang setia dan hormat kepada pemimpin wilayah itu.


Karena itu melalui kompetisi Excel ingin memperkenalkan diri kepada semua orang dengan pasukan wanitanya, setelah dikenal langkah selanjutnya akan lebih mudah, apalagi target rahasianya sangat-sangat tersembunyi dibenua dewa hingga butuh kesabaran sampai mereka menampakkan dirinya.


Langkah demi selangkah untuk bisa mewujudkan sebuah tujuan, tidak bisa dilakukan dengan cara instan walaupun memiliki sebuah sistem yang hebat.

__ADS_1


Inilah hukum alam semesta, semua dibutuhkan proses untuk menjadi terwujud dan bisa bermanfaat bagi tatanan dialam semesta ini.


__ADS_2