Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 195 Kesetiaan tidak mengenal waktu.


__ADS_3

Chapter 195 Kesetiaan tidak mengenal waktu.


Semua orang menikmati keindahan lembah abbys dan putri-putri Excel memotret apapun yang menarik matanya, bahkan serangga goa tidak luput dari bidikan mereka.


Luasnya lembah abbys jika diperkirakan ukurannya sama dengan Kekaisaran Agung dibenua venus, cukup mengherankan setelah keluar dari goa ada daratan didalam lautan ini.


"Sepertinya kita disambut dengan amarah..." kata Excel kepada semua orang, seketika isteri dan anak-anaknya mengambil sikap waspada.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Tap tap tap


"Kalian penyusup, bagaimana kalian bisa memasuki lembah abbys ini...hah?" kata seorang pria muda dengan amarah.


"Katakan pada jendral Ji Long, Dewi samudera sudah datang." kata BI Liqin dengan sopan kepada orang yang marah itu, dilihat dari pakaiannya pria itu sudah pasti seorang prajurit yang sedang bertugas.


Prajurit itu bersama 5 orang dengan menggunakan pakaian prajurit yang sama, mereka berenam melihat semua wanita yang begitu cantik walau banyak diantara mereka mengendong anaknya, Excel yang berdiri didepan berjajar dengan Qiaofeng dan Bi Liqin tidak dihiraukan seakan-akan tidak ada.


"Hahaha, Dewi samudera sudah mati, jangan mengaku-ngaku sebagai Dewi samudera... Hahaha." pemimpin dari prajurit itu tertawa terbahak-bahak, kematian Dewi samudera sudah diyakini oleh pasukan Jendral Ji Long, bahkan sudah di makamkan ditempat khusus dilembah abbys.


Sekali lagi Bi Liqin berbicara kepada mereka dengan menahan amarahnya, "Katakan saja pada jendral Ji Long, Dewi samudera sudah datang." seketika 6 prajurit itu berhenti tertawa dan kembali memasang wajah datar dan penuh amarah.


"Kamu panggil bantuan aku akan menahan penyusup itu disini." perintah pria muda yang sebagai pimpinan kelima prajurit itu.


"Baik, bos"


Setelah bawahannya pergi, Excel mengeluarkan karpet besar dan memasang penghalang antara keluarganya dan 5 prajurit itu sedang mengepung mereka.


Pimpinan prajurit itu tidak gegabah karena mereka kalah jumlah, dan lagi, siapapun yang bisa memasuki goa sudah dipastikan orang yang kuat walau dia tidak bisa melihat basis kultivasi mereka termasuk anak-anak.


Lalu Excel melihat kedalam danau dan melihat 3 ikan berukuran besar, "klik" dengan jentikan jarinya ikan yang sedang bersantai didalam danau itu terserat keluar dari danau, "byuurr" suara cipratan air danau segera terdengar semua orang dan pandangan semua orang tertuju pada danau itu, 3 ekor ikan besar dan gemuk terlihat meronta-ronta disaat melayang diudara dan menuju kearah goa dimana tempat keluarga Excel sedang santai, lalu berhenti dan tetap melayang tepat didepan Excel dengan jarak 2 meter.


Prajurit itu seketika menjadi shock karena apa yang dia lihat adalah ikan predator alami ras ikan duyung, bahkan banyak prajurit yang berpatroli di danau sering menjadi mangsanya.


Excel juga melihat pohon besar, "Klik, klik, klik...bang" dengan suara jentikan jari berkali-kali dan satu kali ledakan kecil pohon itu menjadi terbelah dan terpotong-potong dengan rapi, dengan pikirannya kayu yang terpotong rapi bergerak melayang dan menuju kearah Excel, dengan rapi kayu itu tersusun menjadi bahan untuk memanggang ikan.


Lalu Excel melirik 3 pohon kecil yang akan dijadikan penusuk ikan yang akan dia panggang, "bang" sekali lagi ledakan kecil pohon itu menjadi bentuk tombak, "craazzh" ketiga ikan itu langsung ditusuk, lalu Excel membakar kayu yang sudah tersusun itu dengan api kunonya, setelah api terbakar Excel mengerakan ikan itu diatas api unggun.


Kelima prajurit itu yang berada diluar penghalang menjadi ketakutan, seandainya saja kayu itu menusuk mereka sudah pasti mereka akan mati karena semua yang dilakukan Excel tidak mengeluarkan fluktuasi energi spiritual.


Segera kelima orang itu agak menjauhi Excel dan keluarganya. Excel mengeluarkan bumbu-bumbu ikan panggang disaat ikan mulai terbakar lapisan kulit luarnya.


"Ayah masak yang enak, oke"


Jun Xiu sudah tidak sabar memakan masakan ayahnya yang terkenal enak dan tidak kalah dengan masakan ibu-ibunya.


Kemudian 25 dewi-dewi berdiri dan berniat membantu suaminya mengolah ikan panggang, dengan bumbu dan peralatan masak yang sudah disediakan suaminya mereka segera mengolesi ketiga ekor ikan itu. Disaat bumbu-bumbu khusus untuk memanggang ikan aroma lezat segera memasuki hidung semua orang.


Putri-putri Excel segera mengeluarkan piring-piring kesayangan mereka dan sudah tidak sabar untuk memakan daging ikan panggang.


"Itu ikan monster peringkat 7 dengan mudahnya mati dan bisa di makan..." gumam salah satu prajurit yang masih ketakutan dengan tindakan Excel, bentuk ikan itu memanjang dengan mulutnya yang runcing, jika dibumi disebut ikan cucut, tetapi ikan ini disebut ikan monster berkepala pedang dengan panjang 9 meter.


Setelah masak, 25 dewi-dewi itu mengiris daging ikan yang empuk dan tanpa lemak, daging ikan pemangsa ikan duyung atau lainnya benar-benar bergizi.


Excel sengaja menangkap ikan monster berkepala pedang karena cocok untuk bayi-bayinya yang mampu memakan daging ikan empuk walau usianya belum ada 2 bulan.

__ADS_1


Bayi-bayi sudah mengeluarkan air liur yang sedari tadi sudah menetes dan tidak sabar ingin memakan ikan panggang itu, apalagi kecap menjadi bahan utamanya membuat aroma harum dan lezat membuat perut bayi-bayi itu meraung.


Dengan disuapi ibunya bayi-bayi itu makan dengan lahap, kelima prajurit itu makin shock saat melihat bayi makan daging ikan...


"Gila, mana ada bayi belum genap 2 bulan sudah makan daging ikan peringkat 7, bisa-bisa mati itu bayi" batin mereka disaat melihat bayi-bayi itu makan, ibu-ibunya tampak tidak takut jika anak-anaknya akan mengalami hal yang buruk.


"Ini enak sekali"


"Belum pernah aku makan daging seenak ini..."


"Bagaimana tidak enak, ini binatang air peringkat 7 dagingnya bagus untuk mempercepat basis kultivasi setiap kultivator dibawah tingkat mahadewa." kata Excel kepada anak dan isterinya.


"Suami kenapa kamu tidak memberikan pada kami" protes Juan Qinxuan yang berada didalam dunia jiwa kepada suaminya.


"Hahaha, kalian semua keluar saja, ayo kita masak lebih banyak ikan lagi." jawab Excel dengan ketawa, setelah itu semua orang yang berada didunia jiwa keluar semua dan mengagetkan 5 prajurit itu, kelima prajurit itu sudah tidak ada keinginan untuk menikmati aroma ikan karena mereka sudah ketakutan.


Lalu Excel keluar dari penghalang dan menuju kedepan danau yang besar itu, Excel melihat banyak kehidupan binatang air bermacam-macam jenis dan juga melihat banyak mutiara.


"Hei, prajurit berapa banyak ras ikan duyung yang mati didanau ini." tanya Excel kepada prajurit itu yang sudah menjauhi Excel saat keluar dari formasi penghalang.


"A-anu, Tuan... Sudah banyak yang mati, walaupun begitu air ini sangat penting bagi bangsa air kami." kata pemimpin prajurit itu yang berbicara sopan karena ketakutan kepada Excel.


"Aku akan bantu kalian menangkap binatang peringkat 7 dan 8, sebagai pembayarannya aku akan ambil kristal air mata duyung, oke" balas Excel dengan tersenyum kepada prajurit itu.


"Iya, terserah Tuan, terima kasih."


Kemudian Excel terbang menuju ketengah danau dan berhenti melayang diatas danau, dengan kedua tangan mengarah kebawah danau, "Keluar untukku" seketika aliran energi Qi keluar dari jari-jari Excel dan dengan cepat masuk kedalam danau.


"Kak, apa itu kristal air mata duyung?" tanya Xiao Jiao kepada Qiaofeng.


"Itu kristal yang dihasilkan dari tangisan ikan duyung, setiap tetesan air matanya akan menjadi kristal, kristal air mata duyung banyak manfaatnya, bisa sebagai obat menghilangkan racun tetapi tidak pada racun peringkat 5 keatas, manfaat lainnya bisa digunakan sebagai peremejaan kulit, setiap tetesan air mata ikan duyung juga mampu memperpanjang usia sekitar 1 tahun." jawab Qiaofeng dengan menyuapi Jun Qiaofeng yang makan dengan lahap


"Byuuurr... Bang, Bang" ledakan demi ledakan disaat binatang air peringkat 7 dan 8 keluar dari dalam air disaat Excel menyeret binatang air itu dengan paksa, ledakan itu memecahkan tubuh binatang itu menjadi irisan berbentuk kotak seukuran 40 cm persegi.


Dengan tangan kanan meledakan binatang air menjadi irisan daging berbentuk persegi dan tangan kirinya mengontrol potongan daging binatang air itu untuk bergerak menuju tempat keluarganya berada.


Sebagian binatang air peringkat 4 hingga peringkat 9 Excel simpan didalam dunia jiwa yang juga memiliki lautan dalam dan luas, Excel hanya menyimpan binatang air yang memiliki banyak manfaatnya saja bagi keluarganya.


Aksi Excel membuat kelima prajurit itu makin tercengang dan hanya bisa melihat dengan mulut menganga, bagi mereka melawan binatang peringkat 4 saja sudah kesulitan.


Binatang air dan binatang di darat tingkat kesulitannya jelas berbeda, apalagi binatang air lebih perkasa saat berada didalam air, banyak kultivator menghindari binatang air saat berhadapan dengan mereka, tetapi berbeda dengan binatang darat yang masih bisa dijinakkan maupun dibunuh.


Prajurit yang memanggil bala bantuan sudah tiba dari tadi bersama dengan pemimpin lembah abbys, tetapi mereka berhenti dikejauhan dan juga melihat aksi Excel yang membantai banyak binatang air dengan mudah, mereka tidak tahu jika Excel menyimpan banyak binatang air didalam dunia jiwa bahkan isteri dan anaknya juga tidak mengetahuinya.


Isteri-isteri Excel sibuk memanggang daging binatang air yang sudah terpotong rapi, aroma daging panggang semakin pekat disekitarnya dan membuat prajurit itu menjadi lapar.


Setelah cukup menangkap untuk dijadikan peliharaan dan untuk dipanggang, Excel mengambil semua kristal atau mutiara air mata ikan duyung yang berada didasar danau lembah abbys tanpa kesulitan apapun.


"Byuuuurrr..." sekali lagi danau itu menjadi ramai dengan suara cipratan air, mutiara yang keluar dari air mengeluarkan cahaya berkelap-kelip seperti cahaya kunang-kunang.


"Ayah hebat...nyam...nyam"


"Wow, mutiara itu indah sekali..."


Putri-putri Excel selalu berseru takjub dengan aksi ayahnya, bahkan isteri-isterinya yang maniak perhiasan menjadi berbinar-binar melihat mutiara itu.


Karena banyaknya mutiara itu jika dilihat dari kejauhan seperti pasir yang berkilauan, lalu Excel mengarahkan mutiara itu kepada isteri dan anak-anaknya dan menerima satu setiap orang, sisanya Excel ingin membuat pill pesona kecantikan yang akan digunakan untuk merayu wanita, dengan seringai cabulnya otak Excel sudah dipenuhi dengan fantasi kotor.

__ADS_1


"Mesum"


Isteri-isteri Excel langsung mengerti arti dibalik senyuman cabul itu dan serempak mengutuk suaminya yang penuh dengan otak kotor, "hehehe" Excel hanya terkekeh saat isterinya protes dengan otaknya.


Selain mengambil mutiara air mata ikan duyung, Excel juga mengambil lumut hijau yang memiliki banyak manfaatnya, dan tidak ketinggalan mengambil semua tanaman roh bertipe air yang juga banyak manfaatnya, Qiaofeng hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya dia tidak melarang tindakan suaminya.


Setelah selesai, Excel kembali dan berkumpul dengan anak dan isterinya melanjutkan makan daging ikan panggang yang sudah disiapkan isterinya.


Kelima prajurit itu tidak berani berbicara dan hanya melihat semua tindakan Excel dan keluarganya, tidak berselang lama bala bantuan datang dengan menggunakan kapal angkasa.


Excel sedari tadi sudah mengetahui kedatangan mereka dikejauhan tetapi tidak memperdulikan-nya, jika dia mau, dengan mudah membuat kekacauan bahkan dengan jentikan jari memusnahkan lembah abbys, Excel hanya menghormati isteri dan apapun keputusan yang dibuat Qiaofeng dia akan selalu mendukungnya.


Wuuuuussshh


Tap tap


Kemudian terlihat banyak prajurit turun setelah seorang pria paruh baya yang terlebih dahulu turun dari kapal angkasa yang sudah mendarat ditanah.


Qiaofeng dan Bi Liqin mengenali orang itu dan mereka berdua segera berdiri dengan tetap mengendong anaknya yang tidak mau digendong orang lain selain ibu dan ayahnya.


"Jendral Ji Long, lama tidak bertemu"


Kata Qiaofeng dengan tersenyum, pria paruh baya itu segera bersujud saat mengetahui Bi Liqin yang berada disininya, awalnya jendral Ji Long masih ragu dengan Qiaofeng tetapi disaat aura Dewi samudera keluar dari tubuhnya, jendral Ji Long menjadi yakin dan percaya.


Sebelumnya, disaat Jendral Ji Long yang sedang berkultivasi didalam kediamannya diganggu dengan berita dari prajurit yang sedang bertugas menjaga area goa.


Laporan dari prajurit, jika ada penyusup yang bisa melewati banyaknya penjaga diluar formasi ilusi dan penghalang diluar goa membuat jendral Ji Long berpikir.


Lalu jendral Ji Long meminta prajurit itu men-diskripsikan-nya ciri-ciri penyusup itu dan jumlah mereka, setelah prajurit itu berbicara jendral Ji Long langsung kaget karena Bi Liqin penampilan wajahnya tidak berubah selama jutaan tahun, karena itu jendral Ji Long langsung pergi dengan membawa prajurit yang masih setia kepada Dewi samudera.


"Ratu, maafkan saya yang tidak mengetahui kedatangan anda." kata jendral Ji Long dengan meneteskan air mata dengan kepala menunduk kebawah, segera semua prajurit juga ikut bersujud dibelakang jendral Ji Long, termasuk keenam prajurit itu yang tidak percaya dengan pengakuan jika dewi samudera masih hidup.


"Bangun kalian"


Segera jendral Ji Long berdiri dan masih menangis seperti anak kecil, dia sangat terharu mengetahui jika orang yang dia hormati dan dia cintai sebagai pemimpin masih hidup hingga muncul lagi didepannya setelah jutaan tahun.


"Ceritakan apa yang terjadi hingga kalian membuatkan aku makam, jangan takut ceritakan secara terperinci."


"Maaf, Ratu. Hamba tidak tahu jika Ratu samudera masih hidup... Waktu itu..."


Kemudian Jendral Ji Long bercerita kepada Qiaofeng dan Bi Liqin.


Setelah Dewi samudera dan Bi Liqin diselamatkan oleh Dewa perang, kakak, adik dan seluruh keluarga Dewi samudera membuat skenario yang mengatakan jika dewi samudera telah dibunuh oleh dewa absolute demon king, keluarga besar Dewi samudera membuat cerita jika mereka dihasut oleh Demon King dengan tujuan ingin merebut artefak senjata trisula penguasa lautan, cerita itu sengaja disebar disekitar kerajaan air.


Jendral Ji Long yang tidak percaya kepada keluarga Dewi samudera melakukan penyelidikan dan menemukan abu Dewi samudera dengan ciri-ciri pakaian dan juga jejak aura-nya.


Setelah itu jendral Ji Long mengumpulkan abu sisa tubuh Dewi samudera dan kembali ketempat persembunyian-nya di lautan dalam lembah abbys, kemudian jendral Ji Long beserta bangsa air membuat makam demi menghormati Ratu mereka.


Setelah jendral Ji Long bercerita, Qiaofeng juga menceritakan kebenarannya kisah yang sebenarnya, dimana dia dan Bi Liqin diselamatkan oleh Dewa perang yang melawan 6 Dewa Absolute seorang diri demi mereka.


Mendengarkan cerita itu semua orang menangis bahkan putri-putri Excel juga menangkis, apalagi ceritanya mirip dengan ujian Dao Piramida waktu itu.


Jendral Ji Long dan semua pasukannya juga menangis sedih, dimana Ratu dianiaya oleh keluarganya sendiri, lebih sedihnya lagi ada orang yang tidak dikenal menolong Ratunya dan Bi Liqin hingga kehilangan nyawanya.


Kesetian jendral Ji Long dan bangsa air tidak perlu diragukan lagi, hingga sekarang mereka tidak keluar dari persembunyiannya hingga pengganti Dewi samudera tiba.


Kesetiaan tidak mengenal waktu.

__ADS_1


Excel yang tidak berdosa dan polos mengendong anaknya Jun Liqin yang merupakan ular piton awan super 7 warna dengan bercanda, hanya Excel dan Yuna yang tahu kebenarannya.


__ADS_2