
Chapter 116 Dunia Dalam Tubuh.
Setelah menghancurkan Ras Serigala dan hanya menyisakan dua orang, membuat ras binatang buas ketakutan dan bersembunyi diwilayahnya, apalagi raja mereka dan juga Raja ras serigala ditangkap oleh pasukan Phoniex saat mereka berada diwilayah bekas ras iblis.
Kelima ras yang juga mengetahui hancurnya ras serigala dan mundurnya binatang buas menjadi gembira dan semakin memuja pasukan wanita yang menjuluki mereka sebagai pasukan Phoniex.
Excel juga telah menceritakan keadaan dua orang yang dia selamatkan, dan setelah tahu jika mereka berdua adalah sandera yang sejak bayi dipenjara membuat istri-istrinya juga merasakan sakit hati dan marah akan kekejaman demon King dan juga Raja Lang.
"Suami kita bunuh saja kedua raja itu"
Qiaofeng sangat marah dengan kedua raja itu dan ingin sekali meledakan mereka hingga menjadi ampas.
"Lumpuhkan kultivas mereka dan serahkan kepada raja Loong, biar mereka memutuskan apa yang harus dilakukan. Jika kita membunuhnya maka ras binatang buas akan memilih raja lagi dan sekali lagi akan membuat kekacauan lagi."
"Kenapa kita tidak menghancurkan juga Ras binatang buas saja, agar tidak membuat masalah lagi?"
Shu Peijing ikut bicara, dia juga kesal melihat keganasan binatang buas. Binatang buas dibenua peri sangat berbeda, mereka rata-rata memiliki pikiran untuk menjadi penguasa dan berbeda dengan binatang buas dibenua Venus yang hanya melindungi wilayahnya tanpa ada keinginan untuk menjadi penguasa.
Excel yang mendengarnya berpikiran lagi langkah apa yang paling bijak yang harus dilakukannya, dia juga ingin memberikan kesempatan kepada binatang buas untuk hidup.
"Baiklah, segera kalian hancurkan mereka dan sisakan mereka yang paling lemah dan tidak berbahaya bagi rakyat jelata, dan kalian harus hati-hati, jangan lupa dengan kedua raja itu"
Mendengarkan keputusan suaminya membuat pasukan Phoniex menjadi senang, dengan segera mereka bertindak dan bergerak dengan membawa Mini Starship dan semua pasukan Phoniex.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
"Isteri Tuan muda sangat ganas"
"Saudaraku apa yang kita lakukan dengan kedua raja jahat ini?"
"Penjarakan mereka hingga mati, lagian mereka sudah tidak berbahaya lagi"
Raja Loong sangat kagum dengan ganasnya pasukan wanita apalagi gadis-gadis kecil yang tidak ketinggalan saat menghancurkan musuh-musuhnya.
Kapal perang berukuran kecil menutupi langit diwilayah binatang buas, wilayah yang hutan yang sangat lebat dan juga paling luas, suara gemuruh suara kapal perang itu membuat seluruh binatang buas menjadi ketakutan.
Binatang buas mengenali kapal perang kecil itu yang memiliki kecepatan tinggi, dan sudah banyak membantai rekannya, mereka tidak menyangka jika mereka akan berada diwilayahnya.
"Cepat bersembunyi dilembah, kabarkan kepada yang lainnya untuk bergabung dengan griffin dan wyvern"
Groowwwrrr
Seorang jendral yang masih hidup segera mengatur pasukannya untuk bersembunyi dilembah-lembah, Lembah yang tidak mungkin di lewati kapal perang pikir jendral saat memerintahkan anak buahnya.
"Hancurkan tempat tinggal mereka dan kejar mereka"
Suara Zhou Mei terdengar melalui komunikasi kapal Mini Starship.
"Siap, kapten"
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Booommm
Booommm
Kapal Mini Starship melancarkan serangan dan membidik targetnya, para binatang berlari ketakutan dan menuju lembah sebagai tempat persembunyian.
Sayang sekali mereka tetap saja tidak bisa lolos dari kematian walau mereka terlindungi pepohonan besar sebagai perisai mereka.
Seperti bisa mengetahui keberadaannya, binatang buas satu persatu meledakan dan mati seketika saat senjata bersinar berwarna merah mengenainya.
"Hehehe, mereka ingin bersembunyi dilembah-lembah yang dalam. Perintahkan pasukan Phoniex untuk menggunakan sensor pendeteksi panas tubuh."
"Baik komandan"
Mendengarkan perintah komandan kapal BESD1 segera personil menghubungi kapal Mini Starship milik pasukan Phoniex dan mereka segera meresponnya.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Booommm
Booommm
Grooorrrr
Grooorrrr
Siuuuu
Booommm
Siuuuu
Booommm
Lembah tempat bersembunyian binatang buas dibombardir pasukan Phoniex tanpa ampun, binatang buas menjadi panik dan berlari kesegala arah.
Jendral binatang buas hanya bisa berlari tanpa perduli dengan anak buahnya yang mati satu persatu.
"Sialan mereka...kenapa masih bisa melihat kita"
Booommm
Aaaaahhh
Dalam sehari pasukan Phoniex membantai binatang buas tanpa berhenti, dan berhenti hanya untuk mengisi ulang daya kapal Mini Starship.
[Ding. Misi Utama, Sukses.
Menyelamatkan benua Peri dari kehancuran. Sukses.
Selamatkan seluruh Ras dibenua peri. Sukses.
__ADS_1
Selamat kepada Host yang telah menyelesaikan misi.
Selamat kepada Host yang telah membuka segel Roh Beladiri. Selesai]
Mendengarkan suara sistem yang tiba-tiba terdengar membuat Excel yang tadi sedang mengawasi pasukan isterinya jadi gembira.
"Perintahkan pasukan Phoniex untuk mundur. Misi sukses"
"Siap, komandan"
"Pasukan Phoniex, misi telah sukses. Diharap kembali."
BIP BIP
"Horeee... Kita berhasil"
"Ibu, aku mau minta hadiah...ha-ha-ha"
"Pasti ayahmu beri hadiah"
Mendengarkan kabar jika misinya telah berhasil pasukan wanita yang membawa Putrinya berperang dengan binatang buas menjadi bahagia.
Mereka semua ingin segera berpetualang dibenua baru yang penuh tantangan dan lebih menarik lagi, apalagi suami dan ayahnya akan memberikan hadiah.
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Wuuuuussshh
Ceeezzz
Mini Starship segera kembali menuju kapal BESD1 dan ketika sampai didepan gerbang hanggar Mini Starship secara otomatis bergerak sendiri dan terparkir ditempatnya masing-masing.
Tap
Tap
"Ayah, aku telah berhasil, kan? Mana hadiah ku!!"
"Yayah, aku juga mau"
"Hehehe.. Hadiah, hadiah...mana hadiahnya"
"Suami"
"Hahaha... Selamat kalian telah sukses dengan baik, kini benua Peri telah aman dari serangan ketiga ras. Sebagai hadiahnya... Jujur saja aku bingung mau memberikan apa, tapi aku punya sesuatu yang mungkin bisa membuat kalian senang...!!"
Setelah isteri dan putrinya telah datang, Excel sudah menunggu mereka semua dengan personilnya dan menyambut kesuksesan pasukan Phoniex.
Melihat jika ayah dan suaminya sudah menunggu, Putri-putrinya segera melompat dan berlari menuju ayahnya lalu menagih janji yang sudah pernah dikatakan waktu itu.
Sebenarnya Excel bingung mau memberikan hadiah apa kepada semua orang, termasuk kru dari ras macan dan Ras Rubah.
"Mari ikut masuk didunia jiwa agar lebih bebas"
Wuuuuussshh
"Yuke, apa ada gedget atau Smartphone yang cocok untuk dunia kultivator?"
[Tuan, semua keperluan sewaktu hidup dibumi telah tersedia dan sudah disesuaikan dengan kehidupan di dunia kultivator, dan smartphone yang Tuan ingin juga tersedia]
[Tuan, lebih baik Tuan berikan roh beladiri untuk semua orang, karena segel Dewa binatang telah terbuka roh beladiri sangat penting bagi setiap kultivator manapun, Tuan]
"Aissh, aku lupa. Terima kasih sudah mengingatkan diriku, Yuke. Baiklah sediakan roh beladiri yang sesuai dengan akar beladiri mereka"
[Baik, Tuan. Tapi sebelum itu Tuan atur dulu mereka, kumpulkan mereka dengan akar Element yang sama dan aku akan menganalisa mereka semua, Tuan"
"Oke, Yuke"
"Apa kalian ingin Roh Beladiri yang terbaik untuk kalian?"
Tanya Excel kepada semua orang, setelah Excel berdiskusi dengan Yuke.
"Suami, bukannya roh beladiri itu sangat sulit ditemukan? Aku sudah mencari roh beladiri dibenua Venus dan benua Peri, tapi tidak ada inti roh ditubuh semua binatang buas"
Semua orang sangat kebingungan saat suami, ayah dan pemimpinnya menawarkan roh beladiri yang sangat diinginkan semua orang.
"Hehehe... Mungkin sulit bagi kalian, tapi apa kalian lupa dengan saudari kalian Qin Zhu dan Qin Yang?"
"Maksud suami, jika saudari kita adalah roh beladiri dan bukan inti kehidupan?"
"Benar, inti kehidupan sebenarnya juga Roh yang bisa hidup didunia roh yang letaknya pada jantung kita.
Inti kehidupan adalah salah satu kehidupan yang unik diantara yang lain, mungkin tidak banyak orang yang mengetahuinya.
Sebenarnya kita memiliki dunia didalam tubuh kita, pertama dunia jiwa, kedua dunia Roh, ketiga alam dantian. Khusus dunia Roh yang hanya bisa ditempati oleh mahkluk roh dan tidak seperti dunia jiwa dan alam dantian.
Dunia jiwa berada pada otak kita, dunia Roh berada di jantung, dan alam dantian berada dibawah pusar kalian.
Coba kalian periksa alam dantian kalian dengan kesadaran maka kalian akan lihat dunia milikmu, lakukan dengan sabar dan jangan terburu-buru, dan lakukan dengan duduk bersila agar lebih terfokus."
Excel menjelaskan kepada mereka tentang pengetahuan yang baru bagi mereka dan tentu saja itu mengejutkan semua orang karena mereka hanya tahu tentang dunia jiwa selama ini.
Kemudian semua orang duduk dan melakukan sesuai apa yang dikatakan Excel, dan Excel hanya mengawasi dan membuka mata bintangnya untuk melihat dunia yang ada ditubuh mereka.
"Ayah, kenapa aku lihat hanya kegelapan di dantianku!!"
"Hahaha... Putriku kamu sangat cerdas, memang dunia dantian belum kamu bentuk sesuai keinginan dalam pikiranmu karena kamu masih polos, dan dimasa kecilmu kamu ibarat sebuah lembaran putih yang masih kosong.
Jika kalian ingin menciptakan duniamu, maka pikirkan apa yang ingin kamu cita-citakan dan buat sesuai dengan keinginan yang paling kamu harapkan."
"Baik, ayah. Aku ingin menjadi orang yang selalu bisa diandalkan seperti ayah dan hebat dalam segala hal"
"Bagus, bayangkan dalam pikiranmu disaat kesadaranmu berada dantian, oke"
"Baik, ayah"
Mendengarkan pembicaraan ayah dan putri membuat semua orang mendapatkan petunjuk dan segera melakukan apa yang dikatakannya.
"Horee.. Yayah aku lihat duniaku ada istananya"
"Hahaha... Itu artinya kamu ingin menjadi seorang penguasa, Putriku. Bagus dan pikirkan duniamu menjadi lebih indah, oke"
"Oke, Yayah"
__ADS_1
"Suami, aku lihat duniaku... Hahaha"
"Aku juga...hahaha"
"Pemimpin, aku juga melihatnya...hahaha. Tidak aku sangkah ternyata aku memiliki dunia didalam tubuhku selama ini. Hahaha"
Raja Hu Bai sangat kegirangan saat melihat dunianya yang penuh dengan pegunungan indah dan dikelilingi oleh banyak tumbuhan roh yang langka.
Excel menunggu mereka selama 2 jam dan sengaja tidak menggangu atau menghentikan mereka, agar mereka bisa terbiasa dan mengerti fungsi dunia milik mereka.
"Suami, apa alam dantianku bisa ditempati mahkluk hidup atau benda mati?"
"Isteriku Yang Ruolan, tentu saja bisa. Dunia dantian itu seperti kapal perang, energi dunia dantian bisa kita serap untuk meningkatkan kekuatan kita sesuai tingkat duniamu, seperti alam bawah dan alam menengah dimana energi alamnya berbeda tapi itu bisa ditingkatkan sesuai dengan tingkat Kultivasinya.
kata-kataku apa bisa dimengerti?"
"Hehehe... Aku mengerti suamiku"
"Ayah, apa aku bisa menciptakan dunia yang lain?"
"Hahaha.... Jun Mei, lagi-lagi pertanyaan yang bagus, tentu saja bisa. Tetap itu juga tidak mudah, membelah dantian itu sangat menyakitkan dan juga butuh waktu yang lama, jika kita gagal maka konsekuensinya sangat buruk, yaitu dantian itu akan rusak dan kultivasnya akan menurun dan yang lebih buruk lagi tubuh kita akan meledak, seperti yang aku katakan tadi, Tubuh kita ibarat kapal perang. Putriku apa kamu mengerti apa yang ayah katakan?"
"Mengerti, ayah."
"Hehehe... Sayang, jangan bersedih selama ada ayah, ayah akan selalu membantumu dan semua orang.
Tapi saran ayah, lebih baik maksimalkan 1 kapal perangmu hingga menjadi besar dan kuat sampai mencapai tingkat puncak, oke."
"Hahaha... Ayah yang terbaik. Tapi nanti sakit...!!"
Jun Mei sangat gembira diawalnya tapi dia takut sakit seperti yang dikatakan ayahnya.
"Ckckck... Anakku, jangan bersedih lagi, ayah sudah bilang, selama ada ayah, ayah akan selalu membantu tanpa kuatir akan sakit. Oke."
"Hahaha... Ayah aku sayang kamu"
Setelah mendapatkan jaminan dari ayahnya Jun Mei langsung berlari dan memeluk ayahnya.
"Setelah kalian melihat dunia kalian, aku harap kalian terus berkultivasi dengan rajin. Sekarang sebagai hadiah yang aku janjikan, aku akan memberikan kalian semua roh beladiri yang sesuai dengan kalian."
"Horee"
"Suami, benarkah?"
"Tentu sayang. Sekarang kalian berkumpul sesuai dengan akar roh kalian, jika akar roh kalian Element api maka berkumpul dengan Element yang sama."
Mereka semua sangat senang bisa memiliki roh beladiri salah satu kekuatan yang sangat membantu dalam bertarung dan mempertahankan diri dari lawan.
"Suami, bagaimana dengan istrimu yang belum bisa berkultivasi, karena mereka baru bergabung dengan keluarga besar kita?"
An Na maju kedepan dan berbicara mewakili mereka yang masih belum berkultivasi.
"Hehehe... Nanti secara khusus aku akan membimbing mereka secara pribadi agar cepat bisa menyusul kalian dan bisa memiliki roh beladiri, jadi jangan kuatir."
"Hehehe... Suami apa yang akan kamu lakukan hingga perlu bimbingan secara privasi?"
"A-anu itu agar mereka tidak tertinggal terlalu jauh dengan kalian, oke"
Keluarga baru yang dimaksudka An Na adalah dari ras macan putih dan Ras Rubah termasuk dari ras serigala yang tidak pernah belajar apapun semenjak kecil, karena mereka dipenjara didalam ruang bawah tanah.
Semua orang sangat gembira dengan pria muda yang sangat tampan, seorang pria yang tidak melihat status atau kekuatan dalam memimpin keluarga besarnya.
"Dimana kedua gadis dari ras serigala?"
"Mereka malu suami, karena selama ini tidak pernah berinteraksi dengan banyak orang."
"Hmmm... Aku sangat prihatin dengan situasi mereka. Kalian semua tolong buat dia bahagia dan terima dia seperti keluarga sendiri, aku sudah bersumpah pada mereka untuk selalu melindungi dan merawat mereka berdua."
"Baik suami."
"Baik, pemimpin"
"Oke, ayah"
"Terima kasih. Bawa mereka kesini." pinta Excel kepada mereka.
"Biar aku saja yang menjemputnya!"
Qiaofeng mengajukan diri untuk membawa kedua gadis yang lugu dan tidak bersalah itu, setelah menunggu berberapa saat kedua gadis itu datang dan digandeng oleh Qiaofeng.
"Hallo, bagaiman keadaanmu, cantik"
"A-aku baik Tuan. Terima kasih su-sudah mau menerima kami berdua"
Kata gadis itu dengan tergagap saat menjawab pertanyaan pria muda tampan yang didepannya, dia berbicara dengan menundukan kepala, sedangkan adiknya memegang erat kakaknya dan terlihat takut dengan semua orang yang melihatnya.
Lalu Excel berjalan dan mendekati mereka berdua, Excel dengan lembut membelai rambut mereka berdua.
"Kalian berdua anggap kami seperti keluarga sendiri, oke. Siapa namamu?"
"A-aku Lang Nuan, Tuan. Dan ini ponakanku yang sudah aku anggap adik sendiri, namanya Lang Fen."
"Nama kalian sangat bagus, Fen artinya mengharumkan, dan Nuan artinya teman setia yang ramah. Mulia sekarang kalian berdua adalah bagian dari keluarga besar kita, jika kalian sedih kita juga sedih, jika kalian terluka kita juga akan tersakiti. Aku akan memberlakukan kalian dengan sikap baik dan adil."
Excel yang masih membelai rambutnya membuat mereka menjadi tenang, apalagi mereka sangat bahagia menjadi keluarganya, dan segera mereka berdua memeluk Excel dengan menangis.
"Tuan, terima kasih"
"Paman"
"Jangan Panggil aku Tuan, sekarang Lang Nuan, apa kamu mau menjadi isteriku?"
Deg deg deg
Jantung Lang Nuan langsung berdetak kencang, dia tidak pernah berharap akan dilamar pria tampan yang baru dia kenal apalagi Excel adalah pria pertama yang dia lihat selama dia hidup, karena itu Lang Nuan sangat terkejut dan bahagia. Dan dia hanya membalas dengan anggukan kepala karena malu dan masih menangis dipelukan Excel.
"Dan Lang Fen, apa kamu mau menjadi anakku?"
"Paman, aku mau...hiikss"
"Jangan menangis oke, dan jangan panggil aku Paman lagi, kamu bisa panggil ayah seperti semua Putri-putriku"
"Baik, a-ayah"
"Putriku, ajak saudaramu bermain ditempat hiburan oke, nanti ayah akan berikan kalian roh beladiri setelah ibu dan paman kalian."
__ADS_1
"Hahaha... Baik ayah. Adik Fen ayo ikut aku"
Jun Mei sangat senang mendapatkan saudara baru yang unik dan langsung mengandeng tangan Lang Fen tanpa takut dengan wujud serigala setengah manusia, Lang Fen dengan senang hati mengikut semua Putri-putri ayah barunya dengan gembira.