Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 227 Linzi Mei.


__ADS_3

Chapter 227 Penampilan Dewa Absolute level 98 dan muncul artefak alami.


Semua penonton bersorak-sorai gembira saat Lang Nuan berhasil mengalahkan musuhnya hingga keluar dari arena pertandingan, jika Lang Nuan mengeluarkan kekuatan penuh tekniknya sudah pasti Ceng Gui akan tewas seketika, karena itu sengaja Lang Nuan tidak menyerang dengan kekuatan penuh. Lang Nuan hanya memanfaatkan kekuatan teknik tingkat mahadewa agar kekuatan tempurnya mampu menekan Ceng Gui secara tiba-tiba.


"Mustahil..." semua pemimpin istana surgawi terkejut dengan perubahan yang tiba-tiba, mereka yakin Ceng Gui mampu mengalahkan Lang Nuan yang memiliki basis kultivasi lebih rendah, jika Ceng Gui tidak meremehkan lawannya memang sudah pasti bisa mengalahkan Lang Nuan walau memiliki sarung tangan tingkat mahadewa.


"Bodohnya dia, seharusnya dengan pengalaman jutaan tahun Ceng Gui tidak boleh meremehkan siapapun lawannya."


"Hah... Bagaimana lagi semua sudah terjadi...!" desah Yu Guan yang sudah pasrah dengan kekalahan kali ini.


"Turunkan peserta utama kita yang paling kuat agar kita segera menyelesaikan pertandingan ini" perintah Yang Wei yang ingin segera mengakhiri turnament beladiri antar istana surgawi dan benua biru.


"Baik, leluhur. Yuan Yao kamu turun, kalahkan mereka semua." perintah Yu Guan kepada Yuan Yao.


Yuan Yao adalah adik bungsu dari Yuan Shao yang rencananya akan menjadi pengganti dari ketiga leluhur suci yang akan menuju alam semesta lain dimana nine heaven palace berada, tetapi dengan perubahan saat ini ketiga leluhur suci mengurungkan niatnya


"Hahaha... Akhirnya aku bisa berolahraga" kata Yuan Yao dengan berdiri dan melihat arena utama dimana Lang Nuan masih menunggu lawan berikutnya.


Wuuuuussshh


Bang


Yuan Yao langsung melompat dan mendarat di arena utama, ledakan energi hentakan kaki saat mendarat membuat Lang Nuan hampir terjatuh.


"Kuat sekali..." batin Lang Nuan setelah menyetabilkan tubuhnya dan memeriksa kekuatan musuhnya, dari analisa sistemnya Yuan Yao memiliki kekuatan tempur yang mengerikan bahkan mencapai setingkat Sang Void.


Yuan Yao berada di tingkat dewa absolute level 98 atau kekuatan tempurnya mencapai 9.800.000 gongjin. Hasil analisa sistem, garis darah Yuan Yao memilik dua garis darah, yaitu garis darah ras manusia tingkat menengah dan garis darah ras golem tingkat menengah, kedua garis darah itu mampu meningkatkan kekuatannya hingga 600.000, fisiknya pada tingkat berlian tahap puncak mampu meningkatkan kekuatan hingga 190.000, senjata yang Yuan Yao miliki pada tingkat dewa tahap atas yang mampu memberikan kekuatan tempur menjadi 575.000, dan teknik tertinggi yang dimiliki Yuan Yao berada pada tahap menengah setara memberikan kekuatan 550.000 gongjin.


Total secara keseluruhan kekuatan tempur Yuan Shao sebesar 11.715.000 gongjin, bisa dikatakan melebihi dewa absolute level 100 atau mencapai fase awal menuju kekuatan Sang Void.


Xiao Yan dan Lang Nuan menahan nafas yang terasa sesak dengan tekanan aura kekuatan Yuan Yao, semua keluarga Excel juga telah memeriksa kekuatan tempur dari peserta baru ini dan kebanyakan isteri Excel hanya menghela nafasnya.


Selama 12 ribu tahun di dunia jiwa kebanyak dari mereka hanya mampu naik hingga 10 level dan itu sudah berkultivasi tanpa henti.


Excel merasa kesedihan semua isterinya dan putri-putrinya dan tersenyum melihat raut wajah putus asa mereka yang tidak mungkin melawan Yuan Yao.


"Kalian semua jangan sedih, semakin tinggi meningkatkan level semakin banyak waktu yang dibutuhkan, kalian semua sudah berusaha sekuat tenaga dan meningkat hingga 10 level itu sudah pencapaian yang luar biasa." kata Excel dengan memuji pencapaian semua isterinya dan putrinya, dia berdiri dan memeluk isterinya agar tenang.


"Lalu siapa yang akan melawan orang itu ?" tanya Zhou Mei yang paling sedih, karena sebelumnya dia berkeyakinan mencapai level 98 jika berkultivasi selama 12 ribu tahun, tetapi kenyataannya berbeda, semakin tinggi kekuatan semakin susah menaikkan setiap levelnya, walaupun dengan bantuan sistemnya.


"Hehehe... Kalian jangan kuatir semua sudah aku antisipasi sejak awal. Lingzi Mei, keluar."


Bhuuuzzzhh


Tiba-tiba muncul wanita sangat cantik dihadapan Excel dengan tersenyum, kecantikannya sedikit lebih cantik dari Yuke atau tepatnya sedikit dibawah Yuna. Wanita cantik dengan usia 16 tahun, dengan pakaian berwarna biru muda, tinggi badan mencapai 185 cm dengan tubuh proporsional layaknya super model top dunia.


Rambutnya panjang terurai berwarna hitam dengan mata bulat berwarna biru, kulitnya sehalus giok berwarna putih, alis tebal memanjang dengan bentuk lurus.


"Suami"


Lingzi Mei langsung memeluk Excel dengan erat dan disambut dengan pelukan yang hangat, Excel membelai rambutnya yang panjang.

__ADS_1


Semua orang terpanah dengan kecantikan Lingzi Mei, bahkan penonton yang selalu memperhatikan tribun khusus Kekaisaran Agung menjadi diam disaat melihat kecantikan lainnya.


"Saatnya kamu muncul, sayang. Perkenalkan dia adalah Lingzi Mei orang yang pernah aku katakan waktu itu, dia adalah..."


"Artefak alami cermin ilusi" sebelum Excel selesai berbicara Yuna dan Yuke langsung berseru, mereka berdua tahu dengan sosok dihadapan mereka.


"Hahaha... Benar. Kita bertemu sewaktu aku menyelamatkan benua peri dari kehancuran." Excel tertawa karena Yuna dan Yuke masih mengenali artefak alami yang kini mampu menjadi sosok manusia, Excel membenarkan perkataan Yuna dan Yuke.


"Salam"


"Salam saudari kamu sangat cantik"


Seketika Lingzi Mei disambut hangat oleh isteri Excel dan juga putri-putrinya, Jun Liqin dan Jun Poppy cemberut akan hadirnya wanita yang sedikit lebih cantik dari mereka berdua.


"Hah... Aku kira waktu itu dia dikalahkan api surgawimu..." kata Yuna yang memang dia tidak tahu jika Lingzi Mei selama ini masih ada dan hidup di dunia roh milik Excel.


"Aku kira juga begitu... Rahasia apalagi yang kamu sembunyikan dari kami suami ?" protes Yuke yang kini benar-benar tidak mengetahui tentang Excel yang sekarang.


"Hahaha.... Jika aku katakan kalian tidak akan percaya."


"Kamu benar suami. Lingzi Mei sudah berada di tingkat dewa absolute level 100 pada usia 115 tahun, itu sangat luar biasa." puji Yuna kepada Lingzi Mei, dia tidak mempermasalahkan jika suaminya masih menyimpan banyak rahasia, dia yakin suatu saat nanti pasti akan tahu.


"Apa...??"


Keluarga besar Excel berteriak bersamaan setelah Yuna memberitahukan basis kultivasi yang dimiliki Lingzi Mei yang sangat mengerikan, padahal Lingzi Mei belum menerima segel, walaupun belum menerima segel Lingzi Mei tidak mungkin akan berpaling atau mengkhianati Excel karena Lingzi Mei sudah menjadi satu.


"Hehehe, itu berkat bantuan suami kita, tanpa dia selalu memberikan energinya aku juga tidak mungkin setingkat ini." kata Lingzi Mei yang tidak menyombongkan dirinya, dan apa yang dikatakan memang benar karena dia hidup di dunia roh suaminya.


"Lang Nuan, bertahan atau lanjut."


"Aku mundur, senior"


"Baik, prestasimu akan selalu dicatat dalam batu prasasti."


"Hahaha... Apa ada yang lain yang menjadi lawanku..." Yuan Yao tertawa setelah mengetahui jika Lang Nuan menyerah sebelum bertanding, dia bahagia jika ditakuti banyak orang, dia berputar melihat semua orang yang hadir dan terakhir melihat tribun khusus Kekaisaran yang dipenuhi kecantikan.


Seketika Yuan Yao yang melihat Lingzi Mei menjadi menelan salivanya, dia langsung jatuh cinta pada wanita yang sedang dipeluk Qinglin.


Lang Nuan langsung menghilang dan muncul di tribun khusus Kekaisaran, saat disana dia juga melihat Lingzi Mei yang membuatnya terkejut akan kecantikannya.


"Saudari, saatnya kamu tampil dan kalah orang idiot itu. Setelah acara ini selesai kita akan hajar suami kita diranjang" bisik Qinglin yang kini jadi menempel pada Lingzi Mei, Lingzi Mei tersenyum malu dan hanya mengangguk-kan kepalanya.


"Kakak, hajar dia sampai tidak bisa bergerak lagi, oke." kata Jun Yu yang geram saat mendengarkan Yuan Yao yang sombong itu, Lingzi Mei sedikit melirik ke arena utama dan melihat Yuan Yao yang sedang menatapnya penuh birahi seperti pria cabul saja.


"Tidak masalah, aku pasti akan menghajarnya. Lihat matanya yang penuh tatapan cabul." jawab Lingzi Mei kepada semua wanita dan semua wanita juga melihat wajah mesum Yuan Yao.


"Hahaha... Buat dia malu dan kerugian besar. Aku yakin dia akan bertaruh..." Excel ketawa melihat semua wanitanya jijik melihat raut wajah Yuan Yao, wajah Yuan Yao terbilang tampan dengan wajah runcing dan tinggal badan mencapai 190 cm, rambut hitam panjang sepinggang.


"Hehehe, tentu suami, aku akan buat istana surgawi menjadi miskin." Lingzi Mei terkekeh saat memandang wajah suaminya yang sangat tampan, dia mendekati Excel dan mencium bibirnya, setelah berberapa detik ciuman itu berakhir dan Lingzi Mei menghilang dan sudah muncul di arena utama.


"Hahaha... Kamu sangat cantik... Maukah kamu menjadi isteriku?" kata Yuan Yao saat Lingzi Mei sudah berhadapan dengannya dengan jarak 15 meter, Lingzi Mei tidak memperdulikan perkataannya dan melihat Xiao Yan yang sedikit terkejut dengan kecantikan dirinya.

__ADS_1


"Perkenalkan dia adalah Lingzi Mei..." Xiao Yan berhenti sejenak karena informasi dari Lingzi Mei tidak lengkap, hanya nama saja yang ada di kertas yang diberikan oleh Ceng Fu, "Junior Lingzi Mei, silakan memasuki peri pendeteksi usia dan basis kultivasi." lanjut Xiao Yan kepada Lingzi Mei, tanpa perduli dengan Yuan Yao Lingzi Mei hanya mengangguk kepalanya dan berjalan menuju peti yang masih berdiri di arena lain.


"Sialan, tidak pernah aku dipermalukan seperti ini...." gumam Yuan Yao kepada Lingzi Mei karena dirinya diacuhkan.


"Braak..." pintu peti segera tertutup sendiri saat Lingzi Mei sudah masuk didalamnya.


Bhussh


~ Lingzi Mei, usia 115 tahun.


~ Dewa Absolute level 98.


Segera informasi muncul di dinding samping kanan, kiri, belakang dan depan menampilkan nama, usia dan basis kultivasi dari peserta Lingzi Mei.


"Huu..." semua orang langsung berseru, kaget dan tercengang.


"Mustahil..."


"Bagaimana mungkin diusia 115 tahun sudah mencapai tingkat yang mengerikan..."


Ketiga leluhur suci berdiri dari tempat duduknya, mereka masih tidak mempercayai dengan informasi dari peti pendeteksi, tidak hanya mereka yang shock melihat informasi itu, jika mereka mengetahui Lingzi Mei menyembunyikan basis kultivasinya mungkin mereka akan lebih tercengang lagi.


Yu Guan langsung lemas mengetahui kenyataan mereka benar-benar akan kalah kali ini, dia sudah menutup matanya dan menundukkan kepala, demikian juga ketiga leluhur suci yang sudah kembali duduk dan menghela nafas berat


"Kaisar agung dipenuhi bakat-bakat brilian. Aku tidak menyangka benua yang baru menyatu memiliki kekuatan yang misterius didalamnya yang tidak kita ketahui." Lu Bai bergumam dan melanjutkan perkataannya "Hah... Benar-benar kita meremehkan keempat alam ini..." desah Lu Bai yang merasa dia seperti kehilangan sesuatu saat berbicara.


Yuan Yao hanya bisa melotot dan menelan salivanya, dia juga tercengang dengan informasi itu, "Aku harus mendapatkan-nya apapun caranya" batin Yuan Yao yang semakin jatuh cinta pada Lingzi Mei, dia tidak perduli dengan orang yang telah membuatnya cemburu saat Lingzi Mei mencium bibir Kaisar Agung.


"Aku akan ambil energi kuno ini....hehehe" batin Lingzi Mei saat berada didalam peti, dia menempel tangan kanannya didinding peti, secara berlahan energi Qi yang mengawetkan peti diserap oleh Lingzi Mei, cahaya putih langsung memasuki tangannya dan mengalir dengan cepat menuju dantiannya, ruang dantiannya dengan cepat terisi dengan energi kuno, tidak butuh waktu lama semua energi didalam peti habis tanpa sisa.


"Hehehe.... Sebentar lagi aku akan mencapai ranah sang Void, jika tidak dalam turnament aku sudah pasti akan menerobos" batin Lingzi Mei yang sangat senang mendapatkan hadiah melimpah, dia menekan kekuatannya agar tidak segera naik tingkat.


"Craaakk... Craakk..." peti itu mengeluarkan suara retakan dan membentuk jaring laba-laba yang semakin membesar, "Bang..." seketika setelah retak peti itu hancur menjadi serbuk kayu.


"Apa..." lagi-lagi ketiga leluhur suci dan Yu Guan kaget melihat peti pendeteksi hancur menjadi serbuk kayu, terlihat Lingzi Mei sedang mengibaskan serbuk kayu yang menutupi pakaiannya.


"Hah... Barang murahan" kata Lingzi Mei yang berpura-pura kesal dirinya ternodai serbuk kayu, padahal dia sudah mendapatkan banyak manfaatnya.


Yu Guan langsung duduk lemas sekali lagi, dia merasa hidupnya benar-benar penuh kesialan, tidak pernah dia hidup dengan perasaan yang tidak jelas ini.


"Bagaimana bisa peti itu hancur....! Padahal kita sudah berulang kali mencoba menghancurkan-nya." Yang Wei mengeleng-gelengkan kepalanya saat dia berucap.


"Aku sendiri tidak tahu, apa yang dilakukan gadis itu saat didalam ?"


"Mungkin saja batas penggunaan-nya sudah mencapai batasnya...!"


Keempat orang itu sudah tidak sanggup menerima perubahan situasi yang melebihi nalar dan prediksi mereka berempat, mereka benar-benar mengalami kerugian yang besar kali ini.


Excel hanya ketawa pelan saat melihat aksi isteri kecilnya ini yang mengambil keuntungan didalam peti, apalagi berpura-pura kesal saat peti hancur menjadi serbuk kayu.


Yuna dan Yuke hanya geleng-geleng kepala dan juga melihat perbuatan saudari kecilnya ini yang menyerap energi kuno tersimpan didalam peti.

__ADS_1


Lalu Lingzi Mei berjalan kembali menuju arena utama dengan wajah yang masih berpura-pura kesal, dan bibirnya selalu komat-kamit entah apa yang dia bicarakan, Xiao Yan juga mengeleng-gelengkan kepalanya melihat Lingzi Mei yang tampak kesal dengan hancurnya peti pendeteksi milik istana surgawi.


__ADS_2