Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 235 Menjadi Murid Inti.


__ADS_3

Chapter 235 Menjadi murid inti.


"Hehehe! Maaf senior, telah membuatmu bekerja ekstra!" Excel terkekeh melihat wajah masam dari Zhuting yang harus membangun ulang tempat tinggal murid dalam.


"Kamu baru saja menjadi murid baru sudah membuat kehebohan, bagaimana jika kamu sudah lama disini, apa Alam Keabadian tidak kamu jungkir balikan!" jawab Zhuting yang kesal dengan murid baru ini, di dalam Balai Pekerjaan Umum saja sudah membuat keributan para wanita muda, di gerbang pertahanan tingkat pertama dia sudah membuat Genji dan Yong Kai sakit kepala, lalu saat bertemu Gou Jian juga begitu, sekarang membuat Mu Liang marah dan membuat kehancuran tempat tinggal murid dalam.


Siapa saja pasti akan kesal dengan perbuatan Excel, siswa baru yang sudah membuat onar di dalam Akademi Istana Surgawi, Excel terus terkekeh melihat wajah Zhuting yang masam.


"Senior, aku akan kembali ketempat tinggal ku dulu dan menjamu semua kecantikan ini, sangat disayangkan jika terlalu lama diluar akan membuat mereka masuk angin! Hehehe!" ucap Excel kepada Zhuting dan terkekeh sambil berjalan menuju tempat tinggalnya yang selamat dari kemarahan Mu Liang.


"Hah! Mana ada kultivator bisa masuk angin, masuk kandang singa sudah pasti!" Zhuting semakin kesal dengan candaan Excel yang tidak perduli dengan kondisi murid dalam yang harus menunggu tempat tinggalnya selesai dibangun lagi, Excel terus berjalan meninggalkan Zhuting yang akan sibuk tanpa perduli.


"Hah! Bocah itu akan membuat kita sakit kepala!" desah Yu Guan yang sudah berkumpul bersama ketujuh Dekan yang sedang melayang di udara.


"Hahaha! Mungkin berkah di atas bencana, bocah nakal itu mungkin akan menjadi jenius baru untuk Istana Surgawi, aku bahkan tidak bisa melihat basis kultivasinya, aku kira dia tidak akan kalah dengan Zhou Tai!"


"Zhou Tai, menurutmu apakah Zhou Tai berani menantang Mu Liang di arena hidup dan mati? Tentu saja tidak, perkiraan ku kekuatan dia setidaknya seimbang dengan Mu Liang jika dia berani menantangnya!"


"Kamu benar, bocah itu sangat menarik! Hahaha! "


"Sudah, sudah. Kita bantu Zhuting yang terlihat seram wajahnya! Hahaha."


Disaat Yu Guan dan ketujuh Dekan Akademi sedang mengobrol, Excel sudah berhenti di depan 20 goddess yang sedari tadi melihat wajah tampannya.


"Halo, siapa kalian?" tanya Excel kepada 19 wanita muda yang sangat cantik, saat Excel melihat wajah-wajah baru ini, Excel terlihat biasa saja karena semua wanita yang berada di dunia jiwa kecantikannya tidak kalah dengan 20 wanita di depan, kecuali Yuna, Lingzi Mei, Yuke, Qinglin dan yang lainnya.


"Sayang, mereka adalah 20 kecantikan, kami dikenali dengan sebutan 20 goddess!" jawab Cai Wenji yang langsung berdiri dari kursinya dan memeluk lengan kekasihnya, tindakan Cai Wenji membuat 19 wanita itu cemburu karena tidak mengenali Excel lebih dulu.


"Oh! Jadi ini mereka, mereka semua cantik tetapi akan membuat aku menjadi musuh murid pria! Lihat wajah semua pria disana yang seperti binatang buas ingin mencabik-cabik tubuh ku!" balas Excel dengan senyum masam saat dirinya menjadi target niat membunuh para murid akademi, pujian Excel membuat 20 wanita itu menjadi senang dengan rona merah wajahnya, 20 wanita itu tidak peduli dengan para penggemarnya dan tetap melihat wajah tampan Excel.


"Ayo, kita bicara di dalam, tidak pantas bagi kecantikan di lihat banyak pria saat diluar!" undang Excel dan berjalan dulu menuju tempat tinggalnya di ikuti 19 wanita, sedangkan Cai Wenji dengan bangga memeluk lengan kekasihnya tanpa mau melepaskan.


Disaat Excel dan 20 goddess sudah memasuki halaman tempat tinggalnya. "Klik..." Excel menjentikkan jarinya dan "Bhuuzzhh..." sebuah formasi penghalang segera terbentuk dan menyelimuti tempat tinggal Excel.


"Astaga!"


"Ya Dewa! Inikan Formasi Array tingkat Absolute!"


20 wanita itu tercengang dengan tindakan Excel yang dengan mudah menciptakan sebuah formasi penghalang, padahal membuat Formasi Array tingkat Absolute membutuhkan waktu 1 bulan bahkan lebih, apalagi sumberdaya alam yang sangat besar, sedangkan Excel hanya menjentikkan jarinya dan sebuah formasi segera jadi, semua informasi itu mereka pelajari di Balai Pengetahuan.


Yu Guan, Zhuting dan ketujuh Dekan shock melihat sebuah array yang menyelimuti tempat tinggal bocah pembuat onar, formasi array berwarna biru transparan, walaupun transparan orang luar tidak bisa melihat keadaan di dalamnya, bahkan setingkat Yu Guan saja tidak mampu melihat kedalam.


"Bocah itu!! Hah! " Yu Guan semakin penasaran dengan identitas dari murid baru, perasaannya selalu saja membuat dia merasa mengenalinya, tetapi dalam ingatannya dia tidak pernah bertemu dengan murid baru itu.


"Benar-benar super jenius, array ini hanya bisa dibuat setingkat Dewa Absolute level 50 keatas," kata Zhuting dan di anggukan oleh ketujuh Dekan Pemimpin Akademi.


"Mu Liang telah menendang plat besi kali ini, semoga saja kedua orang ini tidak saling membunuh, sangat disayangkan jika salah satu diantara mereka mati," ujar Zhuting saat melihat formasi yang telah dibuat Excel, tidak mungkin 20 goddess mampu membuat array itu, karena semua pimpinan sudah mengetahui semua kemampuan mereka.


"Excel, besok malam kita akan mengadakan Gathering di Goddess Palace, apa kamu bisa datang?" undang Piaoliang kepada Excel saat mereka berada diruang tamu, sebenarnya 20 Goddess itu tidak pernah memasuki tempat tinggal murid pria selama ini, entah kenapa sejak kehadiran Excel mereka merasa ingin selalu dekat saja.


Di ruang tamu hanya tersedia 2 tempat duduk dan Excel menggantinya dengan kuris sofa yang panjang yang bisa diduduki oleh 20 Goddess itu.


"Bagaimana ya!" Excel berpikir sejenak, sebenarnya dia terlalu malas mengikuti sebuah acara yang tidak ada manfaatnya, Excel ingin menuju suatu tempat yang membuat dia tertarik.


"Sayang ikut saja, disana akan berkumpul banyak jenius dari Istana Surgawi, acara ini hanya diadakan setiap 1 tahun sekali.


Banyak manfaatnya disaat kita mengikuti Gathering ini, seperti bertukar pikiran tentang Dao, saling menunjukkan seni musik, membuat puisi dan sastra dan masih banyak lagi, dengan kehadiranmu pasti akan menambah kemeriahan!" rayu Cai Wenji yang duduk di sebelahnya, Excel memegang dagunya dan lesung pipi di wajahnya terlihat saat Excel memainkan bibirnya ke kanan dan ke kiri.


Wajah Excel yang sangat tampan ditambah lesung pipi membuat 20 wanita itu semakin terpana, Excel tidak menyadari jika dirinya telah membuat 20 wanita itu telah jatuh cinta dan Excel masih menimbang apa harus ikut atau tidak.


Sambil berpikir Excel berdiri dan berjalan mendekati jendela, seketika semerbak aroma wangi memasuki lubang hidung 20 wanita itu, mereka benar-benar terhipnotis saat memperhatikan tindakan Excel, kedua kaki mereka semakin di rapatkan saat bir ahi semakin menggangu pikirannya, itu karena efek aroma wangi yang dikeluarkan dari tubuh Excel.


Excel berdiri di depan jendela dan melihat ke bukit tempat tinggal murid wanita, lalu membalikkan badannya, Cai Wenji yang masih terhipnotis dan duduk saja, kesempatan itu di manfaatkan oleh Long Hua dengan berdiri dan berjalan mendekati Excel.


"Ikut saja, Goddess Palace adalah tempat tinggal kita, nanti kamu bisa tidur di tempatku setelah acara Gathering selesai!" bisik Long Hua ditelinga Excel dengan memeluk lengan kanannya, Long Hua adalah gadis Naga dengan kepalanya yang masih terlihat tanduk naga, dia sangat cantik dengan kulit yang halus berwarna putih, dadanya besar dan menempel di lengan Excel.


"Hei! Apa yang kamu bisikan? Dia kekasihku tahu!" Cai Wenji langsung berdiri dan berlari ke arah Excel dan memeluk lengan kiri.


"Hehehe! Dia memang kekasihmu tetapi bukan milikmu!" Long Hua terkekeh lalu menjawab perkataan Cai Wenji yang cemberut dan cemburu.


"Sudah, sudah. Meskipun 20 dari kalian melawanku kalian tetap bukan lawan-ku saat diranjang!" tanpa sadar Excel berbicara begitu kepada 20 wanita cantik di depannya, Excel terbiasa dengan semua isterinya yang tidak sanggup melawan dirinya, kecuali Yuna dan Yuke yang masih mampu mengimbangi ganasnya tongkat Naga nya.

__ADS_1


"Mesum.!"


"Hahaha! Bukannya aku mesum, aku sudah memiliki jutaan isteri, diantara mereka hanya ada 3 wanita yang mampu bertahan 5 jam dan sisanya paling lama tidak kurang dari setengah jam!" Excel ketawa saat 20 wanita itu menuduhnya mesum, sekali lagi 20 wanita itu tercengang dengan Excel memiliki jutaan isteri.


"Ka-kamu! Bukannya kamu bilang tinggal di pusat Hutan Belantara dengan nenekmu! Lalu bagaimana caranya kamu bisa bertemu dengan jutaan wanita, kamu pasti bohong!" kata Cai Wenji yang tidak percaya jika kekasihnya memilik banyak isteri.


"Hehehe! Tidak masalah kalian tidak percaya. Oke, aku akan datang, tetapi aku tidak ikut dalam acara apapun hanya duduk saja menemani kalian!"


"Hore! Awas jika kamu tidak datang, kami akan cabik-cabik tubuhmu!" ancam Piaoliang kepada Excel dengan memperagakan gerakan mencabik-cabik dengan senyum menggoda.


"Excel, aku akan menunggumu!"


"Sayang, aku akan kembali bersama mereka, aku juga menunggu kamu besok malam! Cup!" kata Cai Wenji yang langsung mencium pipi kekasihnya dan segera kabur.


"Hahaha!! Gadis ini ...."


Segera 20 wanita itu pergi dari tempat tinggal Excel, sebelum mereka pergi, mereka sempat berbisik kepada Excel dengan niat menggoda.


"Hah! Akhirnya mereka pergi juga!" desah Excel setelah 20 wanita itu pergi dari tempat tinggalnya, lalu Excel menghilangkan formasi penghalang dan memasuki kamarnya, di dalam kamar ada ranjang berukuran sedang yang bisa di muat dua orang, selain itu ada meja dan kursi, dengan membaringkan tubuhnya Excel memejamkan mata dan berkultivasi sambil tertidur.


Pertarungan antara Excel dan Mu Liang segera menyebar seperti gelombang tsunami di Istana Surgawi, walau hari sudah larut malam, banyak murid maupun ketua akademi saling berbicara dan topik utamanya adalah siswa baru di tingkat pertama yang membuat onar.


Nama Excel secara mengejutkan menjadi terkenal tetapi juga menjadikan banyak murid yang memusuhinya karena 20 goddess menjadi dekat dengannya, banyak murid yang berharap Excel mati saat bertarung dengan Ketua Penegak Hukum, Mu Liang.


Mu Liang beserta keluarga besarnya sangat marah telah membuat Mu Sha menjadi sebuah patung es, sekaligus mempermalukan mereka dengan menantang Mu Liang, karena itu mereka berencana meracuni Excel disaat di arena nanti.


Di Istana Surgawi, nama keluarga Mu sangat disegani karena menjadi Ketua Penegak Hukum, selain itu patriark Mu Bao juga menjabat wakil dari pemimpin Istana Surgawi dan menjadi orang kepercayaan Yu Guan.


Excel tidak perduli dengan keadaan dunia luar, dia hanya berkultivasi dengan cara tidur di tempat tinggalnya dari malam hingga siang hari, hingga suara pintu rumahnya di ketuk oleh seseorang.


Tok tok tok


"Excel!"


"Excel!"


"Siapa juga yang mengganggu orang tidur! Iya, tunggu sebentar!" Excel dengan malas bangun dari tidurnya dan melangkah ke kamar mandi, disaat Excel berada di kamar mandi, tamu yang tidak diundang sudah menunggunya diruang tamu dan duduk di sofa yang bukan merupakan properti milik akademi.


"Empuk juga tempat duduk ini!"


"Hahaha! Sudah biasa super jenius selalu menikmati hidupnya, jika bukan karena dia membuat formasi array tingkat Absolute level 50 sudah pasti Yu Guan tidak mengetahui basis kultivasinya dan mendapatkan perawatan sebagai murid inti Istana Surgawi!"


"Halo, maaf membuat kalian menunggu, kemarin badanku pegal semua jadi tertidur hingga siang hari!" sapa Excel yang menghentikan obrolan kedua orang itu, kedua pria paruh baya yang mendengarkan perkataan Excel hanya mengedutkan sudut bibirnya, mana ada kultivator tingkat Dewa Absolute bisa pegal-pegal badannya.


Kedua pria itu adalah Zhuting dan Gou Jian yang diberi tugas untuk membawa Excel menuju puncak Istana Surgawi dan tinggal disana sebagai murid inti.


"Bocah, kamu benar-benar menikmati hidupmu, jika bukan karena perintah Yu Guan kami terlalu malas berurusan dengan bocah pembuat onar!" Zhuting kesal saat melihat wajah Excel yang tersenyum dan tampak tidak berdosa, Excel membungkuk sedikit sebagai rasa hormat sebagai junior mereka, dia lalu duduk agak jauh dari mereka.


"Hehehe! Bukannya aku ingin membuat onar, mereka yang ingin menciptakan sensasi dan aku hanya mengikuti saja!" Excel terkekeh melihat wajah kesal dari Zhuting.


"Sudah, sudah ... Percuma berbicara dengan bocah nakal seperti kamu. Kami disini dengan tujuan memindahkan kamu di puncak Istana Surgawi, disana kamu akan mendapatkan perawatan yang lebih baik, tetapi kami harus mem-verifikasi identitas dan basis kultivasi-mu," kata Zhuting yang tidak ingin berdebat dengan Excel dan langsung berbicara sesuai tujuannya dia menemui Excel, lalu Zhuting melemparkan token giok berwarna merah yang diukir dengan bentuk Naga.


"Untuk apa ini Senior?" tanya Excel yang berpura-pura tidak tahu, seakan-akan dia kebingungan saat melihat token itu.


"Itu token identitas sebagai murid inti, hanya dengan mengalirkan energi spiritual token itu akan mencatat nama, usia, basis kekuatanmu dan juga akan terhubung dengan batu prestasi.


Selain itu kamu juga akan mendapatkan 10.000 poin sebagai murid inti baru, jika kamu memiliki keahlian seperti Formasi Array, secara otomatis token itu juga akan memunculkan semua bidang profesi yang kamu miliki!" jawab Zhuting yang menjelaskan kegunaan token itu kepada Excel yang terlihat kebingungan.


"Oh, begitu. Hebat juga ini token!" jawab Excel dengan membolak-balikkan token itu seperti orang yang ingin tahu, padahal di Benua Biru token seperti ini sudah menjadi hal umum sejak kehadiran Yuna dan Yuke.


"Hahaha! Nak, cepat alirkan energi spiritual-mu di token itu!" desak Gou Jian yang tidak sabar ingin mengetahui identitas yang sebenarnya bocah pembuat onar ini.


"Hah! Baiklah!" dengan mendesah Excel yang tahu niat Istana Surgawi segera mengeluarkan energi spiritual-nya, token yang berukuran 6 cm kali 8 cm itu segera mengeluarkan bersinar merah, kemudian Zhuting buru-buru mengeluarkan tablet berukuran 10 cm kali 10 cm yang mampu melihat identitas siswa baru maupun siswa lama, sebagai pengawas Alam Semesta Aurora, Istana Surgawi juga telah melengkapi berbagai sarana penunjang pekerjaan mereka.


Bhush...


~ Nama : Excel Felix


~ Usia : 17 tahun


~ Tingkat : Sang Void level 99

__ADS_1


~ Profesi :



Alchemist tingkat Absolute


Smelting tingkat Absolute


Formasi Array tingkat Absolute.


Beast Tamer tingkat Mahadewa.


Tabib tingkat Mahadewa


Pelukis tingkat Maladewa


....



Bruk ... Bruuukkk


Kedua orang itu langsung shock hingga terjatuh di ubin, saat melihat identitas asli bocah pembuat onar ini, mereka sangat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, mereka melihat wajah tampan Excel yang hanya tersenyum saja seperti melihat monster nyata.


Bang... Bang


Tablet dan token itu langsung hancur menjadi debu, setelah mengetahui identitas Excel, Excel sengaja menyembunyikan kekuatannya yang sebenarnya, dan sengaja pula menghancurkan ***** dan tablet yang dibawa Zhuting.


"Kalian rahasiakan identitas saya yang sebenarnya, jangan sampai ada yang mengetahuinya, aku tidak ingin membuat kekacauan di Alam Keabadian ini. Sejujurnya aku hanya ingin jalan-jalan di Alam Keabadian dan mencari sesuatu yang membuat diriku tertarik, sayang sekali di Alm Keabadian tidak ada yang membuat aku meminati sesuatu!" ungkap Excel kepada kedua orang itu yang masih shock melihat kenyataan didepan mereka, mereka berdua hanya menganggukkan kepala saja.


"Oh iya, kalian peringatkan para murid-murid agar tidak memprovokasi diriku, aku kuatir kemarahan ku akan membuat Alam Keabadian binasa. Kalian bisa memberitahukan kepada Yu Guan karena dia orang yang baik dan jujur, Zhuting dan Gou Jian apa kalian paham?" titah Excel kepada mereka berdua dan juga memberikan peringatan.


Mereka berdua hanya bisa menganggukkan kepalan, dan tidak tahu harus berbicara apa, jika mereka tahu sejak awal sudah pasti akan melayani Excel dengan baik sebagai kekuatan yang ditakuti.


Ketiga Leluhur Suci saja masih ditingkat sang Void level 1 bisa menguasai Alam Semesta Aurora apalagi dengan kekuatan bocah pembuat onar ini.


"Tenangkan diri kalian dulu dan kita bicarakan langkah selanjutnya!"


Kemudian mereka berdua kembali duduk dengan perasaan gelisah dan juga ketakutan, setelah mereka tenang Excel berbicara lagi kepada mereka.


"Berikan aku token lagi?" pinta Excel kepada Zhuting, segera Zhuting mengeluarkan token lagi dan menyerahkan kepada Excel tanpa melemparkan seperti sebelumnya.


Bhush...


~ Nama : Excel Felix


~ Usia : 17 tahun


~ Tingkat : Dewa Absolute level 75


~ Profesi :



Alchemist tingkat Dewa.


Smelting tingkat Dewa.


Formasi array tingkat Absolute.


Beast Tamer tingkat Dewa.


Tabib tingkat Dewa.


Pelukis tingkat Dewa.


....



Excel kembali mengisi token identitas itu seperti semula, tetapi dengan sedikit memanipulasi identitasnya agar tidak membuat kekacauan dan ketakutan banyak orang di Alam Keabadian, setelah itu Excel menyerahkan token itu kepada Zhuting.

__ADS_1


"Apa ada yang perlu ditanyakan, jangan takut anggap saja kalian masih mengenali aku sebagai bocah pembuat onar! Hehehe!"


(Revisi√)


__ADS_2