Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 67 Dunia Jiwa


__ADS_3

Chapter 67 Dunia jiwa tingkat MahaDewa


Benua timur adalah wilayah kekuasaan Kekaisaran Wei yang dipimpin oleh Kaisar Wei, Wei Jing. Kini Kaisar Wei telah ditangkap Excel dan dipenjara bersama Kaisar Zhou, Zhou Ming didalam pagoda penyiksaan yang Excel simpan didunia jiwanya.


Kondisi benua timur cukup makmur walau tidak semakmur benua Selatan yang dipimpin oleh Kaisar Ling, Ling Shi dan bisa dikatakan sama dengan benua Utara yang dipimpin oleh Kaisar Li, Li Jingmi.


(Shi\=kebenaran dan Jingmi\=baik hati)


Dibenua timur dikenal dengan surganya para smelting atau ahli pande besi yang merupakan pusat segala macam artefak tertinggi di tingkat bumi.


Dibenua timur ahli smelting dipimpin oleh dua master yang mampu membuat artefak hingga tingkat Langit tahap rendah, karena itu banyak orang yang berprofesi pande besi belajar dibenua timur.


"Saudara, kita harus segera membebaskan Kaisar Wei sesegera mungkin" kata master 1 kepada master 2.


"Kamu benar saudaraku. Aku sudah menghubungi organisasi pembunuh bayaran, dan dia sudah mengirim anak buahnya bahkan dia sendiri yang memimpin dalam misi yang penting ini" balas master 2 yang juga sudah bergerak cepat.


"Hah, jika tidak perintah leluhur Wei aku tidak peduli dengan kondisi Kaisar Wei Jing ini!"


"Ha-ha-ha, mau gimana lagi, kita sebagai murid hanya bisa menuruti guru kita. Dan ingat dia berjanji memberikan teknik smelting yang lebih tinggi" balas master 2 yang gembira saat dijanjikan akan diberi teknik smelting tingkat langit tahap puncak oleh gurunya leluhur Wei.


"Iya kamu benar dia memberikan teknik itu, tetapi alangkah lebih baik kita bisa berteman dengan pemimpin zona bebas, kamu tahu artefak kapal tempurnya yang besar itu, menurutku itu tingkat legendaris tingkat yang lebih baik dari tingkat langit puncak." kata master 1 yang ingin sekali belajar dari pemimpin zona bebas ada kerinduan di nada bicaranya.


"Kamu benar, tapi apa bisa kita berteman dengannya? Apalagi organisasi pembunuh telah bergerak menuju titik dimana Excel itu berada!" balas master 2 yang sedikit menyesali karena terlanjur membayar organisasi pembunuh


"Sudahlah, mau bagaimana lagi. Nanti jika pemimpin zona bebas lolos dari organisasi pembunuh dan menuju kemari kita bisa menjelaskan padanya" balas master 1 yang tidak ingin bermusuhan dengan Excel.


Kapal tempur BESD1 melayang di atas awan tanpa diketahui banyak orang dengan mode Siluman bisa bergerak bebas.


Tujuan Excel kini benua timur yang jaraknya bisa ditempuh dengan cepat menggunakan kecepatan dari kapal BESD1, tetapi sebelum Excel bergerak kesadarannya menangkap pergerakan yang mencurigakan dari Arah dimana benua timur berada.


Karena itu Excel mengaktifkan mode Siluman dan kapal tempur bergerak naik hingga melewati Awan, setelah memastikan jika itu musuh Excel mempersiapkan pasukan wanitanya untuk melawan mereka.


"Kalian persiapan diri ada musuh yang sedang mengincar kita, kalian bisa mengunakan kapal tempur untuk melawan mereka sesuai dengan tim yang sudah kalian bentuk." pinta Excel kepada semua wanitanya, itu juga membuat mereka sangat senang karena sudah lama mereka tidak bertarung lagi.


"Horeeee, Akhirnya kapal milikku bisa aku gunakan... Ha-ha-ha" ucapan Qiaofeng dengan tawa gembira sudah lama hal seperti ini dia tunggu.


Excel telah membeli banyak kapal perang dengan jumlah yang sangat besar, tiap hanggar di isi dengan 1000 unit kapal tempur tingkat Semesta didalam kapal BESD1 memiliki 4 Hanggar dan dari ketiga hanggar sudah penuh dengan kapal perang dan satu hanggar sengaja dikosongkan.


"Baiklah semua wanita segera naik kapal kalian dan buat ini sebagai latihan, oke"


"Siap komandan"


Dengan segera mereka pergi menuju hanggar yang sudah tersedia 3000 kapal tempur, tiap tim beranggotakan 2 orang dan total 5500 pasukan wanita termasuk Qiaofeng dan Ratu Shu Peijing yang tidak ingin melewatkan kesempatan ini.


Semua wanita Excel telah diberi pengetahuan tata cara menggunakan kapal perang termasuk semua wanita yang baru bergabung dan juga Shu Peijing kini menjadi salah satu pasukannya.


"Personil, segera awasi tiap pergerakan pasukan tempur kita yang melawan musuh, jika pasukan terdesak segera tembak musuh itu" perintah Excel pada 2500 personil wanita yang sebagai pengawas monitoring kapal BESD1.


"Siap komandan"


"Monarch Long, ada berapa musuh yang terdeteksi radar saat ini?" tanya Excel pada Xue Long yang tingkat Kultivasinya pada tingkat Holy Monarch.


"Mereka berjumlah 9500 kultivator, komandan" jawab Xue Long yang kini telah memakai perlengkapan kapal perang dikepalanya.


"Segera perintahkan mereka bergerak dan kepung mereka"


BIP BIP


BIP BIP


Ceeezzz


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Setelah menerima sinyal 3000 kapal keluar dari hanggar satu dua dan tiga, tim Shu Peijing bersama Qiaofeng telah terlebih dahulu bergerak dengan Kendali dari Qiaofeng yang sudah mahir menggunakan kapal miliknya, bahkan kapal miliknya diberi nama sendiri dengan tulisan 'Leader Qiaofeng' dan kapalnya berwarna ungu dan juga tidak ketinggalan Qiaofeng mengajak pasukan anak-anak bersamanya.


"Ha-ha-ha, Paman kalian bersiaplah" teriakan Qiaofeng dengan gembira setelah melesat menuju kearah lawan yang tidak menggunakan kapal perang.


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


Wuuuuussshh


"Pemimpin, apa kita bisa melawan target kita yang memiliki kapal raksasa yang kuat itu?" tanya anggota pembunuhan bayaran kepada pemimpinnya.


"Jangan kuatir, kita telah diberikan tongkat penembak oleh leluhur Wei, yang katanya bisa merusak kapal perang itu" jawaban pemimpin organisasi pembunuh kepada anak buahnya.


"Bajingan itu juga yang telah mengagalkan pergerakan kita di perbatasan, karenanya aku menerima misi ini untuk membunuh dia dan merampas miliknya...ha-ha-ha"


"Apa aku juga bisa memiliki salah satu wanita bocah itu pemimpin?"


"Ha-ha-ha, kamu bebas memiliki wanitanya dan segera sebarkan anggota kita untuk mengepung kapal itu yang berada di danau dekat hutan kematian." perintahnya dan segera mereka bergerak berkelompok.


"Paman, aku datang"


Booommm


Aaaaahhh


Booommm


Booommm


"Siaal, kenapa begitu cepat mereka mengetahui pergerakan kita?" umpatan pemimpin organisasi pembunuh yang baru saja memerintahkan anggotanya untuk menyebar.


Booommm

__ADS_1


Aaaahh


Booommm


Booommm


"Gunakan tongkat itu dan tembak kapal itu" perintah pemimpin kepada semua anggotanya.


Baammm


Baammm


Claaanng


Claaanng


Booommm


Booommm


"Ha-ha-ha, Paman senjata apa itu seperti tongkat orang tua ya" tanya Qiaofeng yang melihat senjata musuh bisa menembak tapi sayangnya tidak membuat kapal bergetar maupun tergores.


Baammm


Baammm


Claaanng


Claaanng


"Sial, sial kita ditipu leluhur bajingan itu" teriakan marah pemimpin saat melihat senjata tongkat yang diberikan leluhur Wei tidak mempan terhadap ketahanan kapal perang musuhnya.


Baammm


Baammm


Claaanng


Claaanng


"Mirip senjata shotgun...pasti mereka dapat dari the gamer... He-he-he. Setelah ini aku akan memburumu" gumam Excel saat melihat senjata yang digunakan musuhnya.


Booommm


Booommm


Aaaaahhh


Aaaaahhh


"Cepat kita mundur, segera mundur" kata pemimpin organisasi pembunuh yang melihat banyak anggotanya tewas meledak terkena meriam kapal perang.


"Baik, komandan"


"Bip Bip...Bunuh semua musuh dan jangan ada yang lolos" suara perintah terdengar dari alat komunikasi kapal perang pasukan wanita.


Booommm


Booommm


Aaaahh


"Bajingan, kalau berani jangan dikapal, cepat turun" suara seorang pembunuh yang marah melihat tubuh rekan-rekannya meledak tertembak meriam kapal perang bertulis Leader Qiaofeng.


"Lihat, lihat pasukanku, aku meledakan Paman itu" kata Qiaofeng yang ingin menunjukkan kebolehannya kepada anak buahnya yang berada dikapal perangnya.


Booommm


Booommm


Aaaahh


"Ha-ha-ha, kena kamu" kata Qiaofeng yang gembira telah meledakan tubuh orang yang memintanya turun.


"Leader kamu hebat"


"Leader, apa aku bisa seperti Leader"


"Leader, ajarain aku"


Pujian dan keinginan anak buah Qiaofeng membuatnya bangga dengan membusungkan dadanya dan berkata...


"Ha-ha-ha, pasti kalian bisa seperti aku dan lihat aku akan meledakan mereka semua" Shu Peijing yang juga melihat ganasnya Qiaofeng hanya bisa bengong karena baru pertama kali melihat gadis kecil seganas ini.


"Bibi Peijing, cepat kejar mereka yang mau kabur" pinta Qiaofeng yang menyadarkan Shu Peijing dari keterkejutannya saat melihat aksi gadis kecil disebelahnya dan tugas Shu Peijing mengendalikan kemudi kapal karena itu Qiaofeng memintanya segera bergerak.


Wuuuuussshh


Booommm


Booommm


Aaaahh


Kapal perang terus melepaskan tembakan tanpa henti, tiap tubuh musuh hancur berkeping-keping walau mereka sudah menghindari dan membuat perisai energi Qi.


Booommm


Booommm


Tiap pasukan wanita telah mengunci target mereka masing-masing, dengan mengepung seluruh anggota organisasi pembunuh yang berjumlah 9500 orang, tidak ada yang bisa lolos dari tembakan multi target kapal perang pasukan wanita.

__ADS_1


Booommm


Booommm


Aaaaahhh


"Rasakan akibatnya jika kalian ingin membunuh suami kita...ha-ha-ha" kata Xiao Chun saat meledakan tubuh musuh, tim Xiao Chun bersama dengan Shu Eu-Meh selalu berhasil membantai lawannya tanpa ampun.


Booommm


Booommm


"Aku menyerah, ampun pak jangan bunuh aku" kata pemimpin organisasi pembunuh yang sudah tidak bisa bergerak lagi karena terkepung dari segala penjuru, semua anak buahnya hampir bisa dikatakan mati mengenaskan dan hanya tersisa berberapa ribu orang yang masih hidup.


"Siapa yang menginginkan pemimpin kami mati?" kata Ratu Shu Peijing yang menghentikan laju kapal dan berhenti diatas pemimpin itu dan termasuk semua pasukan berhenti karena mendengar musuh menyerah.


"A-aku diberi misi dari master smelting atas permintaan leluhur Wei, Yang Mulia Ratu" jawab pemimpin organisasi pembunuh yang terkejut jika yang bertanya adalah ratu Kekaisaran Zhou, dia sangat mengenali karena sering bertemu Kaisar Zhou dan Ratu saat menerima misi sewaktu di Kekaisaran Zhou.


Wuuuuussshh


"Apa tujuannya leluhur Wei menginginkan aku mati?" tanya Excel yang tiba-tiba muncul didepan pemimpin yang telah menyerah beserta anak buahnya. Excel merasakan aneh karena selama ini tidak pernah bertemu atau bentrok dengan leluhur Wei.


"Ma-maaf pemimpin muda. Aku tidak tahu, dia hanya berpesan untuk membunuh Anda tanpa menghancurkan tubuh pemimpin muda" jawab pemimpin organisasi pembunuh bayaran yang ketakutan dengan sujud ditanah yang sudah berantakan.


"Aneh, kenapa dia menginginkan tubuhku?" tanya Excel yang masih bingung apa yang diinginkan leluhur Wei dengan tubuhnya.


"A-aku tidak t-tahu pemimpin muda, dia hanya bilang ingin mengunakan tu-tubuhmu itu saja" jawab pemimpin itu yang gemetaran karena takut dan dia benar-benar tidak ingin mati.


[Tuan Felix, tujuannya ingin merasuki tubuh Tuan, karena dia juga tahu jika Tuan memiliki sistem]


"Terima kasih, Yuke. Aku mengerti"


"Pasukanku tangkap mereka dan cebloskan kedalam penjara kapal BESD1" perintah Excel kepada semua pasukannya, karena Excel ingin menjadi mereka sebagai pasukannya di Kekaisaran yang akan datang.


"Baik, komandan"


Wuuuuussshh


Wuusssshhh


Wuusssshhh


Setelah menangkap dan menyegel kekuatan semua anggota organisasi pembunuh bayaran yang berjumlah empat ribu dan termasuk pemimpinnya, Excel dan semua pasukan wanitanya kembali kedalam kapal BESD1.


[Ding! Proses penggabungan dunia jiwa tingkat MahaDewa telah telah selesai. Point tukar dikurangi 17 triliun. Selesai]


"Veno, kita meluncur menuju benua timur dengan kecepatan lambat dan naikkan kapal BESD1 di ketinggian hingga 27 ribu meter." perintah Excel kepada Veno, karena Excel ingin segera melihat dunia jiwanya yang baru ditingkatkan.


{Baik komandan}


"Semua wanitaku ayo kita ke dunia jiwaku, saatnya meningkatkan kekuatan kita" pinta Excel pada semua wanitanya yang berjumlah delapan ribu orang, semua wanitanya dengan senang hati mematuhi perintah dari suaminya, karena meningkatkan kekuatan berarti akan berkultivasi ganda didalam dunia jiwa.


Wuuuuussshh


"Haah, suami kenapa dunia jiwa berubah?" kata Zhou Mei yang terkejut dengan perubahan besar terjadi pada dunia jiwa suaminya.


"Suamiku, kejutan apalagi yang masih kamu sembunyikan dariku?" tanya Shu Peijing sudah memeluk lengan Excel dan menempelkan buah melonnya yang besar tanpa malu lagi.


"Aaah, suamiku rahasia apalagi yang kamu sembunyikan dari kami?" kata Li Que yang juga terkejut dengan energi aneh di dunia jiwa suaminya.


"Aku tidak tahu harus berkata apa"


"He-he-he, ini dunia jiwa tingkat MahaDewa luasnya 10 kali dari benua Venus, dan kepadatan energinya 1000 kali lipat lebih banyak dari alam para MahaDewa.


Dan waktu melambat lebih lama, jika sebelumnya 1 hari disini 1 jam didunia luar, kini berubah 1 bulan disini dan 1 jam didunia luar, energi yang kalian rasakan bukan energi Qi biasa atau energi Qi Dewa melainkan energi Qi Semesta yang berada dipuncak energi alam.


Aku juga tidak perlu lagi mengeluarkan energi sama sekali bahkan aku bisa merubah waktu lebih lama dan menambah ketebalan energi lebih tebal dari 1000 kali lipat, tapi aku harus mengonsumsi energiku." Excel menjelaskan semua pertanyaan dari semua wanitanya dengan nada santai dan tidak terlihat begitu istimewa baginya.


Bruuk


Bruuk


Bruuk


Sebagian wanitanya langsung ambruk dan terduduk ditanah karena shock setelah mendengar penjelasan suaminya yang tidak menghargai hasil karyanya sendiri, tidak semua orang bisa membentuk dunia jiwanya sendiri dengan begitu mudah seperti suaminya.


"Paman, apa aku bisa membawa pasukanku?" jawab Qiaofeng yang ingin segera pasukannya menjadi kuat seperti dia, Qiaofeng sendiri sudah berada pada tingkat Jalan Kesengsaraan tahap 4 yang hanya Berkultivasi didunia jiwa.


"He-he-he, tentu kamu bisa membawa semua orang, termasuk keluarga kalian semua" jawab Excel yang membuat semua wanitanya sangat senang dan segera Excel diserbu binatang buas yang telah lama tertidur.


Cup


Cup


Cup


"Aiihh, kalian pasti aku hukum, lihat saja tidak akan aku lepas meskipun kalian bilang menyerah" kata Excel yang wajahnya kini basah kuyup karena air liur binatang buas.


"Ayo, siapa juga yang takut" tantang Shu Peijing yang belum tahu keganasan tongkat naga saktinya, dengan bangga malah memancing Excel yang dirangsang dengan buah melonnya.


"Ha-ha-ha"


Semua wanitanya yang sudah merasakan hanya ketawa melihat Shu Peijing yang dengan bangga memprovokasi suami mereka.


"Ha-ha-ha, kamu belum tahu, nanti jika sudah merasakannya baru minta ampun...ha-ha-ha" jawab Excel yang semakin terlihat bernafsu menghancurkan goa siluman Shu Peijing.


"Paman aku juga mau seperti bibi" kata Qiaofeng yang tiba-tiba setelah mendengar bibi-bibinya ketawa gembira, Qiaofeng pikir itu pasti nikmat, Excel sendiri lupa jika ada muridnya.


"Ha-ha-ha, suami kamu harus tanggung jawab"


"Oh oh, aduh aku lupa...plak" kata Excel dengan menepuk jidatnya.

__ADS_1


__ADS_2