
Chapter 185 Awal pembukaan Dao Piramida.
Setelah Excel membuat formasi array untuk menyegel portal dimensi agar tidak diambil istana surgawi, para dewa absolute membuat benteng untuk memisahkan wilayah antara ras iblis dan semua ras, tujuannya agar bisa memantau para iblis dan juga menjadi basis awal pergerakan junior maupun mereka yang ingin memburu iblis.
Kemudian semua orang kembali keluar dari portal dimensi dengan kemenangan yang luar biasa hari ini dan hasil yang menguntungkan bagi menambah kekuatan, lalu Excel memberikan 2 hari untuk beristirahat bagi peserta ujian Dao Piramida.
Malam gelap tersapu cahaya, sinar mentari mengelitik mata yang terpenjam, tiap orang yang tertidur maupun berkultivasi membuka kelopak matanya.
Senyum cerah dan wajah berseri-seri terlihat disemua wajah setiap kehidupan, langit yang cerah mendukung suasana hari ini, setiap orang bergegas menuju tempat ujian dengan memegang giok sebagai kunci memasuki anak tangga menuju Dao Piramida.
"Hati kamu harus tenang, gunakan sihirmu untuk memblokir semua indera saat berada didalam ruang ujian Dao Piramida" kata seorang guru kepada anak didiknya, mereka datang dari dunia sihir jauh dari benua dewa, didunia mereka energi Mana adalah seperti energi Qi, didunia sihir mantra sangat penting itu seperti teknik akar element.
"Baik, guru" serentak semua muridnya yang ikut berpartisipasi penuh dengan semangat, mereka datang jauh-jauh hanya ingin ambil bagian menjadi yang terkuat dan dikenal diseluruh alam semesta sebagai penjaga alam ini.
Setiap keluarga maupun berbagai akademi, bangsawan dan klan selalu memotivasi anggotanya, tidak sedikit guru maupun pemimpinnya ikut serta dalam ujian Dao Piramida.
Bhuuuzzzhh
Di langit cerah tiba-tiba muncul sebuah kapal raksasa berwarna hitam dan setiap celah terlihat pola-pola mengandung listrik berwarna keemasan. Kapal raksasa itu mampu menutupi matahari yang memberikan terang dibenua dewa.
"Kapal yang besar dan aneh"
"Wow... Apa itu milik penguasa alam...!!"
"Lihat wajah tampan dikelilingi wanita-wanita cantik dan gadis kecil..."
Semua orang yang melihat keatas menjadi histeris saat melihat orang-orang yang mereka kagumi, mereka adalah Excel dan semua keluarganya yang sedang berdiri dipinggir kapal dan melihat kebawah dimana kerumunan banyak orang berkumpul.
"Selamat pagi, saya senang dan bangga dengan kalian yang begitu antusiasnya mengikuti ujian Dao Piramida ini.
Seperti yang sudah kalian ketahui, saya tidak melihat status kalian dan dari mana kalian berasal.
Sebagai pasukan penjaga alam semesta kalian harus memiliki tekad kuat dan kemauan yang juga kuat untuk melindungi alam ini dari segala penjajah dan ketidakadilan, jika kalian ingin orang-orang yang kalian sayangi dan hargai aman dan bahagia maka jadilah kuat dan kuat agar kalian mampu memberikan rasa nyaman, aman dan bahagia.
Dimasa depan kalian akan tahu menfaat besar dalam ujian Dao Piramida ini. Tiap manusia memiliki jalan hidup yang berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama, tanpa jalan hidup mereka akan menjadi tidak berarti apa-apa.
Carilah jalan hidup kalian yang unik, dengan ini aku buka ujian Dao Piramida." kata Excel yang bergemuruh diseluruh benua dewa, perkataan Excel semakin memotivasi setiap peserta dan semua orang.
"Buka"
Salah satu penjaga pintu gerbang anak tangga membuka segel formasi, disetiap 4 sisi Dao Piramida, terlihat anak tangga naik yang lebar dan memiliki 999 anak tangga sebelum memasuki Dao Piramida.
Setiap anak tangganya terbuat dari batu paladium yang berwarna hitam keperakan, setiap langkah akan terasa berat dan akan selalu melewati ilusi kehidupan.
"Suami, apa mereka bisa melewati setiap anak tangga itu ?" tanya Shu Peijing dengan rasa penasaran karena belum ada yang memasuki Dao Piramida.
"Setiap orang akan mampu melewatinya, bahkan orang biasa saja bisa, tiap anak tangga akan ada tekanan gravitasi dan juga ilusi tetapi aku sudah mengukur sesuai kemampuan orang biasa.
Anak tangga hanyalah ujian kemauan, jika tidak mampu melewati 999 anak tangga mereka tidak akan kecewa karena aku sudah menyiapkan sesuatu untuk mereka, ujian yang sebenarnya saat mereka memasuki Dao Piramida." jelas Excel kepada semua orang dan dianggukan kepala.
"Jika tidak bisa melewati 999 anak tangga apa mereka bisa mengulanginya?"
"Hehehe, tentu bisa tetapi tekanannya semakin berat karena sebelumnya mereka kelelahan secara mental dan juga jika gagal lagi mereka tidak memperoleh apapun.
Semakin tinggi mereka melangkah semakin besar hadiahnya apalagi disaat berada di dalam Dao Piramida." jawab Excel dengan tersenyum.
Setiap sisi Dao Piramida mampu dilewati ratusan orang, setiap mereka melangkah 2 anak tangga peserta berikutnya akan menyusulnya, isteri Excel dan putri-putrinya tidak terburu-buru naik karena masih banyak orang yang mengantri dan juga Dao Piramida dibuka kapan saja.
__ADS_1
"Hei, kamu cepat jalan jangan menghalangi kita yang dibelakang..."
Terlihat seorang pria muda terhalang langkahnya oleh seorang anak remaja usia 15 yang tiba-tiba berhenti di anak tangga 10, keringat terlihat menetes diwajahnya dan sedikit gemetaran tubuhnya. Setelah mendengar teriak dari belakang anak remaja itu kembali melangkah kaki ke anak tangga berikutnya.
"Apa yang terjadi pada anak itu, baru anak tangga kesepuluh sudah terlihat kelelahan?" tanya Li Xia yang tidak tahu apa yang sedang dialami anak remaja itu yang terlihat sangat ketakutan dan kelelahan.
"Dia hanya terbawa ilusi masa lalunya yang menyakitkan." kata Yuke sebelum Excel berbicara dan hanya dianggukan saja, Yuna hanya tersenyum dan perhatian tertuju pada sosok wanita muda berumur 20 tahunan yang memakai pakaian ungu dengan sabuk juga berwarna ungu, dia berjalan dengan cepat dan tidak terlihat ada tekanan maupun halangan ilusi.
"Wanita itu lumayan juga" kata Excel yang juga memperhatikan sosok wanita itu, kemudian Patriack Xiao yang juga berada diatas kapal BESD1 yang telah diperbarui angkat bicara.
"Itu nona muda Juan Qinxuan, salah satu klan yang ahli dalam formasi array." perkataan Patriack Xiao membuat Excel dan Yuna saling berpandangan dan tersenyum lalu kembali melihat Juan Qinxuan yang semakin tinggi menaiki anak tangga.
"Ayah, apa akan cari isteri lagi"
"Hugh"
Excel langsung tersedak saat mendengar putrinya Jun Na bertanya secara tiba-tiba, ternyata putri-putri Excel selalu melihat pandangan ayahnya yang selalu dilihatnya karena itu Jun Na bertanya.
Semua orang ingin ketawa melihat Jun Na menatap ayahnya penuh curiga dengan kedua tangan tersilangan dipanggangnya seakan-akan ingin marah, Yuna hanya tersenyum saja tanpa peduli disaat Excel melihat dia.
"Dia berbakat walaupun dia sangat manja." kata Excel yang ingin mengalihkan perhatian mereka yang curiga kepadanya, tetapi perkataanya membuat orang salah paham dan semakin menatap penuh kecurigaan.
"Jangan saling dorong, bersabarlah" teriakan penjaga gerbang pintu masuk anak tangga kepada peserta yang tidak sabar dan saling mendorong, Excel menghela nafas akhirnya bisa selamat.
"Walau Dao Piramida sudah sangat besar... Tetapi dengan banyaknya peserta dari berbagai belahan benua membuatnya tidak mampu menampung sekaligus."
"Benar saudari, untung saja anak tangganya lebar dan panjang, juga tidak terlalu sulit untuk dilewati... Ehh itu..!!"
Sebelum obrolan isteri Excel berlanjut ada salah satu peserta yang telah di teleportasi karena gagal saat berada di anak tangga 120, lalu peserta yang gagal itu berada jauh dari belakang para pengantri yang jumlahnya masih banyak.
Excel, Yuna dan Yuke yang juga memperhatikan hanya tersenyum, mereka bertiga tahu dibalik senyuman itu, itu bukan karena hadiah melainkan sebuah misteri yang dia temukan.
Orang yang gagal itu adalah anak remaja usia 15 tahun yang tadi dibentak peserta yang tidak sabaran saat dibelakangnya, kembali Excel, Yuna dan Yuke mengawasi para peserta karena ini melihat potensi mereka.
Waktu berjalan dengan cepat pagi hari telah berganti siang dan matahari tepat dibawah kepala, sudah ada yang berhasil melewati ujian anak tangga dan setelah istirahat sejenak mereka berlanjut memasuki ujian Dao Piramida.
"Akhirnya sudah ada yang masuk Dao Piramida...!"
Disaat Dao Piramida dimasuki peserta melalui banyak pintu pilihan, terlihat peserta itu menghilang dan memasuki salah satu ruang kubus yang berjumlah jutaan kubus yang membentuk Dao Piramida.
Orang itu langsung duduk tanpa dia sadari dan memejamkan matanya seperti orang yang sedang bermeditasi, setelah itu terlihat kerutan di keningnya seolah-olah mendapatkan tekanan.
"Sayang, apa yang terjadi dengan peserta itu ?" tanya Gong Li salah satu dari 25 dewi-dewi.
"Dia memasuki ujian jalan hidup, di mana dia memasuki ilusi kehidupan, disana dia seperti hidup baru, jika lulus dia akan menemukan Dao-nya untuk melangkah ke babak ujian berikutnya, yaitu lantai 2." jelas Excel yang bisa dimengerti semua orang termasuk putri-putrinya yang telah di bimbing prihal jalan kehidupan.
Tiap orang memiliki Dao-nya masing-masing untuk melangkah hingga ke puncak, tetapi jika orang hanya mengikuti Dao yang bukan miliknya atau hanya meniru saja maka bisa dipastikan dia tidak akan bisa menuju puncak, karena Dao itu unik dan memiliki karakteristik tersendiri.
Juan Qinxuan sudah berada didepan pintu masuk Dao Piramida, tetapi dia hanya diam saja untuk menunggu peserta lain yang masuk. Juan Qinxuan tidak terburu-buru dia hanya ingin melihat hasil ujian peserta lain.
Terlihat dibelakang Juan Qinxuan seorang pria muda usia 23 tahun menuju kearahnya dengan pakaian layaknya seorang ahli kaligrafi dengan memegang kuas ditangan kanannya dengan memutar kuasnya.
"Ah, sayangku, kamu sudah ada disini terlebih dahulu...!!" kata pria muda itu saat berjajar disebelah Juan Qinxuan, Juan Qinxuan meliriknya dan berucap dengan jijik "cih... Jangan panggil-panggil kata 'sayang' kamu bukan siapa-siapa aku, Gho Guang."
"Hahaha, Xuan-er, kamu tahu sudah sejak kecil aku menyukaimu dan kita juga akan menjadi suami isteri...hahaha." Gho Guang ketawa bahagia karena impiannya akan terwujud setelah ujian Dao Piramida, Gho Guang adalah jenius mudah sebagai alchemist tingkat Guru yang mampu membuat Pill fana bintang 7, karena itu disaat dia sukses menjadi alchemist tingkat Guru, Gho Guang meminta ayahnya untuk melamar Juan Qinxuan untuk menjadi istrinya.
"Cih, siapa sudi menjadi istrimu, dan lagi kamu sudah banyak melecehkan wanita karena statusmu sebagai alchemist." balas Juan Qinxuan yang semakin jijik dengan sikap Gho Guang, mendengarkan perkataan orang yang dia cintai menghina dan membongkar aibnya didepan semua orang yang berada disekitarnya membuat Gho Guang malu dan marah.
__ADS_1
"Hahaha, sudah wajar jika jenius alchemist selalu dipuja banyak wanita, tetapi aku hanya mencintaimu...!! Jawab Gho Guang yang menebalkan muka didepan banyak orang yang semakin tertarik dengan pertengkaran mereka berdua, Gho Guang tahu seorang alchemist selalu dihormati dimana-mana dan sudah menjadi hal umum jika alchemist memiliki banyak wanita.
Juan Qinxuan juga jenius muda dibenua dewa, usia 20 tahun dia sudah berada ditingkat jendral perak tahap 5 lebih tinggi dari Gho Guang yang berada ditingkat prajurit dewa merah tahap 9, selain basis kultivasinya yang tinggi Juan Qinxuan juga ahli formasi array tingkat tingkat jendral tahap menengah, karena itu Juan Qinxuan tidak mau tunduk kepada Gho Guang walau seorang alchemist yang paling dibutuhkan setiap kultivator dimana saja dari pada profesi formasi array.
"Itu Tuan muda Gho Guang, prestasinya sebagai jenius alchemist diusia 23 tahun"
"Iya, aku tahu, apa Tuan muda Gho Guang ingin menikah nona muda dari Sekte Juan...?"
"Kelihatannya iya, betapa beruntungnya keluarganya memiliki menantu seorang jenius alchemist termuda."
Obrolan penonton yang melihat Juan Qinxuan menjadi pilihan Gho Guang sebagai isterinya, obrolan orang-orang semakin membuat Gho Guang percaya diri dan sombong.
"Sampai kapanpun aku tidak ingin menjadi isterimu, dan lagi aku sudah punya kekasih dan lebih hebat dari kamu, Gho Guang." balas Juan Qinxuan yang membuat Gho Guang marah dan makin keterlaluan perkataannya.
"Hahaha, aku tidak percaya dengan ucapanmu, mana ada yang lebih hebat dari aku, dan lagi aku bisa memaksa keluargamu untuk menyetujui keinginanku, masalah kekasihmu aku bisa musnahkan dia beserta keluarganya tanpa harus turun tangan."
"Bodoh, kekasih ku berada diatas kapal melihat kita, dan kamu katak didalam sumur lihat gadis kembar diatas yang belum berusia 4 sudah menjadi ahli alchemist." balas Juan Qinxuan membuat Gho Guang melihat kearah yang ditunjukkan Juan Qinxuan dengan jari telunjuknya.
"Uhuk... Uhuk" Excel yang ditunjuk langsung batuk-batuk, Excel tidak menyangkah dirinya menjadi terlibat drama percintaan diantara mereka berdua, semua keluarga Excel juga melihat kebawah dimana Juan Qinxuan dan Gho Guang bertengkar.
Seketika semua orang melihat Excel dan gadis kembar yang berada dikapal BESD1, segera semua orang berkeringat dingin termasuk Gho Guang yang baru sadar dan ingat ada yang lebih jenius darinya. Excel yang menjadi pusat perhatian yang ingin tahu kebenaran perkataan Juan Qinxuan.
Juan Qinxuan menatap mata Excel penuh dengan pemujaan dan cinta, semenjak wajah Excel terlihat dibatu prasasti dia sudah jatuh cinta, karena ingin mencari perhatian orang yang dicintainya Juan Qinxuan mengikuti ujian Dao Piramida.
"Sudah, sudah, hentikan. Kalian berdua segera dan semua orang segera masuk kedalam Dao Piramida, jika kalian berdua bisa menjadi yang terbaik untuk melangkah ke lantai tertinggi aku akan mengabulkan 1 permintaan untuk kalian." kata Excel kepada Juan Qinxuan dan Gho Guang, Excel tidak ingin situasi menjadi kesalahpahaman dan segera memerintahkan kepada mereka berdua dan semua orang untuk melanjutkan tujuannya setelah melewati 999 anak tangga Dao Piramida.
"Sayang.. Eh maaf, Tuan muda apa benar apa yang kamu ucapkan...?" kata Juan Qinxuan yang keceplosan memanggil 'sayang' karena bahagianya dia mendapatkan 1 kesempatan yang bisa membuatnya lebih dekat dengan orang yang dia cintai, apa yang diucapkan Excel juga didengar semua orang.
Situasi semakin hiruk-pikuk dan kacau, ada yang iri melihat Juan Qinxuan dan Gho Guang bisa mendapatkan 1 permintaan apapun pada penguasa alam semesta aurora, apalagi semua wanita muda iri melihat Juan Qinxuan.
"Apa yang aku katakan tidak pernah aku ingkari." jawab Excel dengan tersenyum dan melihat wajah cantik Juan Qinxuan, detak jantung Juan Qinxuan semakin tidak beraturan dan merasa akan pingsan melihat senyum orang yang dia cintai. Gho Guang semakin cemburu dan bertekad mengalahkan Juan Qinxuan dan bisa mendapatkan 1 permintaan.
"Penguasa, jika aku bisa mencapai lantai tertinggi, apa aku bisa meminta 1 keinginan apapun yang aku inginkan ?" tanya Gho Guang yang ingin memastikan ucapan orang yang ditakuti para dewa absolute dialam semesta ini.
"Iya, selama itu tidak melanggar garis bawah saya." jawab Excel dengan santai karena dia sudah mengetahui pikiran Gho Guang, Gho Guang menjadi senang dan bertekad akan mencapai lantai tertinggi Dao Piramida.
"Penguasa, apa aku juga bisa mendapatkan 1 permintaan jika bisa mencapai lantai tertinggi."
"Aku juga, penguasa"
"Apa aku juga dapat..."
Semua orang menjadi ribut dan ingin mendapatkan 1 permintaan yang bisa dikabulkan dengan mudah oleh penguasa alam semesta. Apalagi wanita-wanita cantik yang merasakan dirinya pantas bersanding untuk penguasa mudah berusia 26 tahun langsung meminta 1 permintaan tidak peduli dengan rasa malu lagi.
"Baiklah, semua orang yang bisa mencapai lantai tertinggi aku akan kabulkan 1 keinginan kalian, tidak perduli 10 ribu orang bahkan 1 juta orang yang bisa mencapai lantai tertinggi aku akan kabulkan 1 permintaan." jawab Excel dengan tersenyum dan tidak kuatir permintaan mereka melanggar garis bawahnya.
"Hore... Terima kasih penguasa."
Juan Qinxuan menjadi cemberut banyak wanita yang akan menjadi saingan beratnya yang sedang melihat dirinya, Gho Guang juga melihatnya dan segera berjalan mendahuluinya.
"Sayangku, lihat aku akan mengalahkan kamu...hahaha" kata Gho Guang tanpa berbalik saat berbicara pada Juan Qinxuan dan kembali berjalan memasuki pintu tanpa harus memilih.
"Huuf, aku tidak akan kalah." jawab Juan Qinxuan dengan resolusi tinggi tanpa kuatir kalah dari musuhnya dan para saingannya. Segera Juan Qinxuan memasuki pintu Dao Piramida setelah memilih pintu yang agak jauh dari Gho Guang, dan diikuti banyak wanita yang berada dibelakangnya.
"Hehehe, suami kamu harus tanggung jawab, ingat kekuatan wanita itu melebihi imajinasimu." kata Yuna yang terkikik dengan menutup mulutnya.
"Tidak mudah mencapai lantai tertinggi." jawab Excel yang tidak kuatir sama sekali dan tetap melihat kebawah dimana semua orang semakin bersemangat dan dengan tergesa-gesa menuju pintu Dao Piramida yang memilik banyak pintu ujian.
__ADS_1