Legenda Pasukan Wanita

Legenda Pasukan Wanita
Chapter 158 Berburu Inti Api


__ADS_3

Chapter 158 Berburu Inti Api.


Kemudian Excel membuka mata dan menyebarkan kesadarannya dan melihat sudah tidak ada lagi keluarga besarnya, bahkan Kaisar Ginseng maupun burung gajah juga tidak ada.


Putri-putri yang lucu, semua isterinya yang cantik-cantik juga tidak ada, segera air mata keluar dari mata Excel dan mengalir disetiap lekuk wajahnya.


"Kamu kini telah dibebaskan dengan semua misi rahasiamu dan saat ini kamu tidak lagi terbelenggu dengan sistem. Kamu jangan kuatir dengan anak-anakmu, isteri dan juga keluarga besarmu selama berada dalam perlindunganku, aku juga akan memberikan sumberdaya bagi keluargamu.


Aku juga telah menyegel semua ingatan mahkluk hidup agar tidak menjadi kekacauan dialam semesta, saat ini kamu bebas melakukan apapun dialam semesta ini dengan catatan kamu tidak kembali mengacaukan alam semesta milikku.


Setelah 1 juta tahun aku akan mengembalikan mereka dengan utuh tanpa kekurangan apapun. Semoga kamu bisa menjadi lebih bijak dan menjalani hari-harimu dengan bahagia."


Suara Ratu alam semesta sekali lagi mengema dibenak Excel, suaranya terlihat berbeda sedikit ada getaran disaat dia bicara, Excel yang mendengar perpisahan sementara itu cukup lega dengan jaminan dari Ratu alam semesta Excel percaya akan kesejahteraan keluarga besarnya.


"Terima kasih, aku akan belajar lagi. Dan jangan sekali-kali menyentuh atau memperdagangkan keluarga besarku demi keegoisan dirimu, jika itu terjadi kamu tahu akibatnya.


Aku juga mengingatkan dirimu tentang alam semesta lain yang ingin melahapmu, itu tidak lama lagi. Dan jika sampai anak, isteri dan keluarga besarku terluka aku akan kerahkan segalanya untuk memusnahkan alam semesta milikmu.


Detik ini kami bukan lagi pasanganku, selamat tinggal aku akan pergi dari alam semesta aurora, tolong diingat pesanku" jawab Excel kepada Ratu alam semesta, segera Excel memutuskan hubungannya dengan Ratu alam semesta.


Bhuuuzzzhh


Excel tiba-tiba menghilang.


"Suami, bukan begitu maksudku, kamu salah paham" Ratu alam semesta memanggil Excel tetapi tidak ada jawaban sama sekali.


Berulang-ulang kali Ratu alam semesta memanggil nama Excel tetapi Excel benar-benar menghilang, kemudian Ratu alam semesta mencari disegala penjuru alam semesta aurora dan juga tetap tidak menemukannya.


Excel menghilang seperti asap yang tertiup angin, Ratu alam semesta segera memerintahkan prajurit kekosongan yang pernah menemui Excel dibenua venus, miliaran pasukan kekosongan segera menyebar diseluruh penjuru alam semesta aurora.


"Ratu, dimana keberadaan suami kita sekarang?" tanya Yuke disaat mereka berdua berada didalam istana, Yuke selama ini selalu kuatir dengan keadaan Excel yang benar-benar menghilang, dia tidak menyangkah kejadian seperti ini tiba-tiba menimpa mereka.


"Dari perkataanya terakhir, dia pergi alam semesta lain, dan juga memberikan peringatan akan serangan alam semesta lain... Hah, ini juga kesalahanku yang terlalu buru-buru menghukumnya dan mengambil seluruh keluarga....


Bagaimana caranya dia tiba-tiba menghilang dan pindah dimensi kealam semesta lain... Orang itu penuh misteri." kata Ratu alam semesta aurora dengan meneteskan air mata, dia benar-benar menyesal dengan Excel yang memutuskan hubungannya.


"Apa Yang Mulia tidak mengambil juga kekuatannya?"


"Semuanya sudah aku ambil bahkan dunia jiwanya, apapun yang dia miliki dari awal sudah aku tarik. Tetapi disaat aku mengambil dunia jiwa tingkat mahadewa, seperti aku merasakan dunia jiwa yang lain, apa ini pengaruh perubahan energi Qi primordial... Hah sudahlah, untuk sementara kita tidak memikirkan dia dulu, segera lakukan patroli secara intensif diperbatasan alam semesta aurora, Yuke" Ratu alam semesta aurora sudah cukup frustasi dengan menghilangnya Excel dan mendesah dengan berat hati, lalu dia memberikan perintah kepada Yuke dan juga memberikan tugas misi rahasia yang Excel tinggalkan.


Pencarian Excel tetap terus dilakukan tanpa henti oleh pasukan kekosongan, waktu berlalu dengan cepat hingga tanpa terasa sudah berjalan 2 tahun.


Seorang pria berbaju putih berjalan disebuah daratan tandus dan dipenuhi dengan banyak binatang yang tersembunyi didalam pasir, sendirian berjalan dengan menundukan kepala.

__ADS_1


"Seperti aku sudah dekat dengan tergetku..." gumam pria berbaju putih saat menatap oasis yang tidak terlalu jauh darinya hanya berjarak 2 kilometer.


Setiap melangkah kakinya selalu meninggalkan jejak dipasir dan berjalan terus tanpa kenal lelah, pria itu adalah Excel yang sengaja menyembunyikan auranya agar tidak ditemukan oleh Ratu alam semesta.


Dia tidak kemana-mana selama ini dan tetap berada di alam semesta aurora, wajahnya tetap sama dan tidak ada perubahan apapun, hanya didalam tubuhnya telah kehilangan sistemnya.


Selama ini dia juga tidak tinggal diam, Excel juga telah menyelidiki apa yang dikatakan Ratu alam semesta itu benar atau tidak, dan ternyata memang benar, semua orang telah kehilangan ingatannya bahkan tidak mengenal sosok dirinya dan juga keluarga besarnya.


Kekuatan dan juga segala teknik juga telah diambil Ratu alam semesta dan tidak ada yang tersisa didalam dirinya lagi, untungnya segala sesuatu sudah diprediksi oleh Excel dan dengan bantuan Sang pencipta dia masih memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan alam semesta aurora.


Excel bersyukur telah membuat program baru yang lebih ringkas untuk mempermudah perjalanannya, dia saat ini masih berada di gurun api dan tujuannya untuk mengambil api surgawi.


Setelah mencapai oasis Excel berhenti sejenak dan memindai kedalam tanah.


"Ketemu, Jingzi Mei kita sudah menemukannya...hahaha"


Bhuuuzzzhh


"Dimana sayang?" tanya Jingzi Mei kepada Excel atau suaminya.


Jingzi Mei adalah artefak alami yang Excel dapatkan dari benua Peri, dan anehnya Ratu alam semesta tidak bisa mengambilnya karena itu artefak alami yang ratu alam semesta tidak ciptakan.


"Didalam tanah. Dan kamu jangan keluar sembarangan, aku kuatir keberadaan diriku diketahui oleh wanita itu, nanti jika aku didunia jiwa kita bisa bebas."


"Bhuuuzzzhh" dengan hembusan angin Jingzi Mei kembali kedalam dunia roh. Excel hanya mengeleng-gelengkan kepalanya saja melihat Jingzi Mei begitu membenci terhadap Ratu alam semesta.


Setelah itu Excel menceburkan diri didalam danau dan terus menyelam hingga mencapai dasar danau, saat mencapai dasar danau Excel melihat goa, tanpa ragu Excel masuk kedalam goa itu, Excel bergerak terus dan semakin dalam memasuki kedalam goa.


Disaat berada ditengah lorong goa air danau tiba-tiba menghilang dan digantikan dengan tanah kering yang memiliki suhu panas yang sangat ekstrim, biarpun begitu Excel tidak peduli dengan rasa panas itu.


Excel terus melesat dengan kecepatan sedang hingga mencapai ujung goa, sesampainya diujung goa Excel merasakan panasnya yang semakin panas terlihat bajunya kini telah menjadi abu, dengan tubuh telanjang berjalan lagi dan melihat didepan matanya sebuah lorong yang sangat besar.


Didalam lorong itu tepatnya ditengah goa terlihat api putih yang seperti bisa bergerak sendiri, setiap ekor api itu mampu membakar apapun yang disentuhnya, Excel berjalan mendekati api itu tanpa rasa takut apapun atau takut terbakar, tiba-tiba rasa panas yang ektrim berganti menjadi sangat dingin.


Semakin mendekati semakin dingin, sekali lagi suhunya berubah menjadi panas yang makin panas dari sebelum, tetapi yang anehnya kulit maupun rambut Excel tidak terbakar sama sekali.


Disaat berjarak 6 meter dari api putih itu, api surgawi berwarna putih tiba-tiba bergerak dan melesat langsung kearah Excel dan menyelimuti tubuh Excel dengan apinya, setelah api putih itu berjarak 30 cm Excel mengulurkan tangan kanannya dan menangkap api surgawi berwarna putih.


Api surgawi putih itu tidak memberontak maupun menyerang Excel seakan-akan api itu telah menemukan sahabat yang telah lama pergi, dengan lembut api itu bergerak dan langsung memasuki pusar Excel, Excel yang mengetahui jika api itu tidak ingin melukainya segera duduk bersila.


"Gabung" suara teredam dibenak Excel saat dia dan api mulai menyatu, selama proses penyatuan tubuh Excel dan api putih itu tidak ada konflik apapun dan menyatu dengan sempurna.


"Hebat, aku kira kamu api surgawi ternyata aku cukup beruntung bisa menemukan api abadi ditempat seperti ini...hahaha. Yuna lihat aku bisa memiliki api yang lebih tinggi lagi dari api surgawi."

__ADS_1


Excel kegirangan saat mengetahui jenis api abadi itu setelah menyatu dengannya, dia tidak pernah berharap akan memiliki api yang lebih baik lagi setelah api surgawi milikinya diambil oleh Ratu alam semesta, api abadi berada pada peringkat 5 dan diatasnya ada jenis api kuno, panas api kuno lebih panas dari api abadi, keunggulan api abadi mampu merubah suhunya menjadi dingin selain suhu panas, jika menemukan jenis api lain, api abadi bisa juga berevolusi seperti api miliknya dulu.


Setelah Excel menghentikan kegembiraannya dia memeriksa sekelilingnya dan menemukan jenis tanaman roh inti api yang banyak tumbuh subur jika mendapat api yang sangat panas, kemudian Excel mengambil biji inti api itu dan memasukannya kedalam botol giok, setelah api abadi menyatu didalam tubuh Excel goa itu menjadi seperti layaknya goa biasa dan hanya meninggalkan bara api sisa panas dari api abadi.


Melihat jika goa itu memiliki banyak mineral langka seperti batu mistik, batu merah, batu hitam hingga batu kuno segera Excel menyerapnya, Excel menyerap material itu seperti sedang meramu pil dan berkat api abadi Excel dengan mudah membersihkan seluruh goa itu, secara berlahan Excel melayang diudara disaat menyerap material digoa dengan tangan kanannya.


Gurun api kini tidak sepanas dulu sebelum api abadi telah diambil Excel, kini surga kematian tidak lagi memiliki gurun api, saat Excel melayang dilangit Excel tetap menyerap material dan tanaman langka gurun api.


"Hah, selesai...hahaha, Yuna lihat secara berlahan alam semesta ini tidak akan lagi memiliki api, semua api akan aku ambil." batin Excel saat menatap kearah black hole berada dan ingin membuktikan tanpa bantuan Ratu alam semesta dia bisa menjadi orang yang bisa diandalkan.


Lalu Excel menyebarkan kesadarannya dan ingin mencari api lagi, dan kesadarannya terfokus diwilayah Padang gurun dewa, saat Excel menelusuri kedalam tanah dia melihat adanya inti api benua ini yang sedang bersanding dengan api yang berwarna keemasan.


Zlaaapp


"Hmm, aura ini kenapa terasa sangat familiar..." gumam Ratu alam semesta dan segera mencari jejak yang membuat dia penasaran dengan aura itu. Setelah beberapa saat mencari titik terakhir aura itu yang tiba-tiba menghilang, Ratu alam semesta terkejut melihat gurun api kini telah menjadi daratan tandus tanpa panas maupun kehidupan disana.


"Seperti ada orang yang baru mengekstrak wilayah ini...jika itu dia kenapa auranya sangat berbeda. Jangan-jangan itu memang dia, semenjak dia kehilangan apinya sudah pasti dia mencari api lagi, perkiraanku dia akan mencari wilayah yang berunsur panas untuk mencari api."


Ratu alam semesta berbicara dengan dirinya sendiri dan mengalihkan pandangan kearah wilayah tengah dimana terdapat padang gurun dewa.


Disaat pandangan melihat padang gurun dewa dia terkejut, lagi-lagi wilayah telah diekstrak oleh seseorang, dan aura yang ditinggalkan juga sama dengan aura familiar yang dia rasakan.


Karena semakin penasaran, dengan pandangannya Ratu alam semesta buru-buru mengikuti jejak aura yang ditinggalkan oleh orang misterius itu.


Akhirnya pandangannya berhenti di salah satu gedung yang warnanya penuh dengan warna merah muda yang dihiasi dengan banyak bunga.


"Kurang ajar Ratu alam semesta dikecoh... Itu pasti kamu, caramu bercanda terlalu konyol" gumam Ratu alam semesta dengan tersenyum, gedung yang penuh warna merah muda dan banyak bunga adalah rumah bordil terbesar diwilayah tengah benua dewa.


Excel terus berburu inti api agar api abadinya bisa berevolusi ketingkat yang lebih tinggi, dia telah menciptakan sebuah teknik evolusi akar Element, selain berburu api Excel juga berburu inti Es jika kebetulan menemukannya karena api abadinya memiliki 2 unsur elemen.


Excel memang sengaja sedikit merubah auranya dan sedikit meninggalkan jejaknya, dia ingin bermain kucing-kucingan dengan ratu alam semesta.


Dibenua dewa Excel selalu berputar-putar agar tidak mudah ditemukan, dia kembali menuju ke wilayah surga kematian tepatnya menuju lembah es, konon ada cerita jika didasar Lembah es menyimpang air mancur inti es yang memiliki suhu dingin yang ekstrim.


Sesampainya disana Excel langsung mengekstrak lembah es dan disekitarnya yang menjadi gurun salju, lalu sedikit demi sedikit lembah es itu mencair.


"Kena kamu...hahaha. Api abadi ini makananmu, air mancur inti es ini akan membuatmu cepat berevolusi menjadi api kuno." kata Excel dengan ketawa dan merentangkan telapak tangannya, segera api abadi keluar dari telapak tangan kanan excel, sesaat yang lalu api abadi telah melahap api surgawi dipadang gurun dewa.


Ditangan kiri Excel memegang inti Es air mancur yang sangat dingin, segera api abadi melahapnya dengan rakus tanpa menyisahkan apapun, "boom" ledakan terjadi setelah api abadi melahap inti Es air mancur tersebut.


Surga kematian tiba-tiba bergetar dan disekitarnya Excel terbakar hingga hangus, setelah terbakar menjadi abu suhunya langsung berubah menjadi dingin hingga jarak radius 10 kilometer menjadi membeku akibat 2 unsur element yang dimiliki api abadi.


"Hahaha...lihat kamu telah berubah menjadi api kuno" Excel kegirangan melihat evolusi api abadi menjadi api kuno, api kuno kini berwarna kecoklatan tampak tidak terlalu panas, tetapi jangan meremehkan penampilannya, dari jarak 10 meter kehidupan akan terbakar hangus, jika Excel tidak mengendalikan api kuno sudah dipastikan akan membuat benua dewa menjadi daratan tandus.

__ADS_1


Merasakan pandangan Ratu alam semesta yang mulai mendekatinya, Excel buru-buru menghilang dan memasuki dunia jiwanya, didalam dunia jiwanya kini tidak mampu dilihat lagi oleh Ratu alam semesta karena merupakan domain pribadi Excel.


__ADS_2