Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
105


__ADS_3

"Nina.." teriak Rangga memanggil asisten rumahnya .


"Nina." teriak Rangga kembali memanggil asisten nya sambil keluar dari kamarnya


." Iya tuan ." mbak nina datang menghampiri Rangga dengan terengah engah .


"sejak kapan Indah tidak tinggal di rumah ini ." tanya Rangga tanpa basa basi .Mbak Nina langsung menunduk kan kepalanya , ia tak berani menatap wajah Rangga .


"Jawab saya Nina ." ucap Rangga datar .


"Se...sejak empat hari yang lalu tu...tu..an ." jawab Mbak Nina.terbata bata dan gugup .


"Sejak empat hari yang lalu dan kamu tidak pernah memberitau saya , walau setiap hari saya telpon menanyakan padamu keadaan Indah ."ucap Rangga yang sudah tidak dapat menahan emosinya dan bicara dengan nada yang tinggi .


"Maaf Tuan , ini juga permintaan dari Nyonya . Nyonya tidak boleh membolehkan saya memberi tau tuan sebelum tuan pulang kerumah ,"jawab Mbak Nina.


"Saya yang bayar kamu , kenapa kamu mendengarkan ucapan Indah ". Rangga sangat emosindan ingin melampiaskan semua itu .


"Nyonya mengkhawatirkan keselamatan Tuan . Tuan pasti panik kalau tau nyonya pergi .Nyonya juga tidak mau menganggu pekerjaan Tuan . Itu pesan Nyonya ." jelas Mbak Nina ,sambil memunduk kan kepalanya tidak berani menatap wajah Tuan nya yang telah menghitam menahan marah .


Rangga pernah menghubungi Dodo saat susah menghubungi Indah , ia berharap Indah berada di rumah Abangnya . Tapi Dodo bilang Indah tidak ada datang ke rumahnya .

__ADS_1


"Dia bilang mau pergi kemana ." tanya Rangga ia berharap Nina mengatakan kalau Indah pergi ke rumah Abangnya saja .


"Saya tidak tau , kemana Nyonya pergi Tuan , karena Nyonya juga tidak mengatakan pada saya ." jawab Mbak Nina .Rangga kembali ke dalam kamar Indah . Ia ingin mencari jejak yang mungkin bisa membawanya untuk menemukan kemana Indah pergi .


Rangga tersenyum miris saat hanya mendapatkan secarik kertas dengan tulisan tangan Indah seindah nama dan orang nya .


"Bisa bisa nya dia pergi setelah mengatakan semua ini . Indah kamu harus mempertanggung jawabkan apa yang telah kamu tuliskan untuk ku , aku akan mengejarmu sampai kemana pun ." gumam Rangga sambil melipat kertas kecil itu dan menyimpan nya ke dalam dompetnya .


"Jangan kamu pikir , kamu bisa pergi dariku Indah . Aku pasti akan dapat menemukan mu , tunggu kedatangan aku ." ucap Rangga .Rangga menarik nafas pelan .


" Tega nya kamu pergi setelah mengatakan CINTA padaku , kamu tau kalau aku juga mencintaimu , mungkin ini juga belum pernah aku katakan padamu , mungkin aku dan kamu sama , sama sama ragu akan pedasaan masing masing , Indah tunggu aku jangan pergi terlalu jauh , aku tidak ingin menyesal yang kedua kalinya setelah malam itu ." ucap Rangga sambil menatap foto keluarga kecilnya di dalam ponselnya .


"Nina ." teriak Rangga lagi . Ia memastikan pasti ada sesuatu yang telah terjadi sehingga Indah pergi meninggalkan nya dengan ungkapan cinta dalam secarik kertas . Dan semua ini pasti ada hubungan nya dengan mamanya . Rangga ingat dengan telepon Indah di pagi hari keberangkatan nya untuk bisnis ke luar kota . Indah mengatakan kalau Mamanya datang bersama wanita bernama marisa .


"iya Tuan ."


"Apa kamu ada di rumah saat mama datang ke sini empat hari yang lalu ." tanya Rangga , raut wajah Rangga benar benar dingin . Ia menatap tajam ke pada Nina memberikan penekanan Agar dia bicara jujur tidak berbohong .


"Maaf tuan , kebetulan saya sedang pergi ke pasar untuk belanja , jadi saat nyonya besar datang saya tidak tau . Mungkin Nyonya besar tau jam jam di mana nyonya muda di rumah sendirian . Dan kebetulan juga satpam juga tidak ada .jadi saat saya kembali dari pasar , saya terkejut melihat nyonya muda menangis di depan Rumah ." Rangga tidak menyela sedikitpun cerita Pembantunya , ia sabar mendengarkan semuanya .


" Nyonya muda bilang , nyonya besar datang merebut tuan muda dengan paksa dan membawanya pergi seharian , saat menjelang sore tuan muda baru di antarkan pulang oleh seorang wanita yang di katakan sebagai calon istri Yuan yang sebenarnya ." Rangga mengepalkan tangan nya .dia tidak pernah berpikir mama nya benar benar tidak punya hati dan sekejam itu memperlakukan Indah .

__ADS_1


"Sebenarnya sehari sebelum kejadian itu . Nyonya besar sudah pernah datang dengan wanita itu bersama teman teman arisan nya . Nyonya besar memperkenalkan tuan muda Arga sebagai putra dari wanita itu dengan anda , tuan . Dan memperkenalkan nyonya muda sebagai pembantu atau babysitter tuan muda Arga ." jelas Nina menceritakan yang pantas ia sampaikan .


Dengan cerita itu saja mbak Nina percaya tuan nya sudah kecewa dengan mama nya . Mbak Nina tidak ingin membuat Tuan nya sampai benci kepada mamanya terlalu dalam . Dan berharap tuan dan nyonyanya bisa bersama kembali .


"Baiklah terimakasih , kamu boleh pergi ." ucap Rangga . Rangga merasa sudah cukup mendengar cerita dari Nina . Ia semakin percaya kepergian Indah ada mama nya di balik semua ini . Rangga tersenyum miris mama nya benar benar kejam dan tega membuat dirinya kehilangan masa depan nya juga putra kandungnya sendiri .


"Hallo Nando , tolong lacak kan keberadaan Indah ." ucap Rangga .akhirnya ia harus minta bantuan lagi kepada sahabatnya itu .


"Akan aku usahakan , tapi tidak bisa sekarang . Aku lagi banyak pekerjaan ." jawab Nando yang sedang banyak klien .


"Aku aku bayar lebih mahal lagi , sesuai dengan yang kamu mau , tolong utamakan pencarian untuk Indah ." pinta Rangga egois .


"Maaf Teman , ini bukan masalah uang , uang aku juga banyak . Tapi ini profesionalitas dalam bekerja . Harus menjaga kepercayaan orang yang membayar jasa ku . Aku akan tetap membantumu mencoba melacak keberadaan nya . Tapi kamu juga harus sabar . Mungkin ini akan butuh waktu lama ." ucap Nando .


Rangga mematikan sambungan telepon nya . Ia tahu tidak akan bisa mendesak Nando . pria itu sangat sibuk karena tidak hanya menangani satu kasus . Rangga menekan keningnya kuat kuat dengan ibu jarinya . Ia ingin menguraibrasa denyut di kepalanya .


Rangga harus cari cara untuk menemukan Indah . Pertama tama Rangga harus pergi menemui Dodo menanyakan keberadaan Indah . tidak mungkin Abang Indah tidak tau kemana adiknya pergi . Atau mungkin pria itu yang menyembunyikan Indah . Karena sejak awal Dodo ingin Indah menikah dengan sahabatnya .


Tapi sebelum pergi menemui Dodo Rangga ingin melakukan sesuatu pada ibunya terlebih dahulu . Boleh kalian menganggap Rangga anak yang durhaka . Tapi Rangga juga perlu memberi ibunya sebuah jalan untuk menoleh kebelakang .Agar tau apa yang barusan dia lakukan salah atau benar . Cuma sebuah perhitungan bukan perbuatan yang menyakiti fisik ibunya .


Rangga melangkahkan kakinya menuju rumah Dodo . Tujuan nya cuma satu mencari keberadaan Indah dan putranya .

__ADS_1


__ADS_2