
Angga masuk ke dalam kamar mandi . Ia melihat istrinya sedang menyikat kamar mandi .
"Biar aku yang lakukan ." ucap Angga mengambil alih sikat kamar mandi yang di pegang istrinya . Ia merasa tidak enak hati melihat istrinya menyikat kamar mandi . Tapi ia salut sama istrinya di rumah ia seorang putri yang di manja . Kerjaan rumah tidak pernah mengerjakan nya . Semenjak menikah dengan nya Nisa berusaha menjadi istri dan ibu rumah tangga yang baik . Nisa melakukan ini bukan sekali Angga melihatnya .
"kamu serius mau nyikat kamar mandi ."tanya Nisa pada suaminya .
"kenapa tidak , kamu saja mau , kenapa aku tidak . Kamu tunggu aku di ranjang sana ya , istirahat lah dulu . Sisanya buar suamimu ini yang lakukan ." ucap Angga sambil mengerlingkan sudut matanya .
Nisa menggelengkan kepala sambil tersenyum ." tidak aku mau ke bawah ambil minum dulu ya ." ucap Nisa .
"Iya , sayang ." ucap Angga .Nisa mendelik menatap Angga ia tidak suka dengan panggilan sayang dari Angga . Karena Nisa tidak Mau merasakan jantung nya semakin berdebar . Sementara Angga tidak memiliki perasaan apapun pada dirinya . Dan Nisa juga masih curiga satu hal dari Angga , termasuk dengan tamu yang datang siang tadi .
Setelah ini mungkin Nisa butuh satu penjelasan dari suaminya itu , karena dia bukan lah orang yang bisa memendam satu masalah lama lama seorang diri . Ia ingin mendengar penjelasan dari Angga .
Nisa membiarkan Suami nya mengambil alih pekerjaan nya . Ia segera turun ke bawah untuk mengambil air minum . Nisa membuat minuman dingin dan salad buah sebagai cemilannya .setelah selesai membuatnya , Nisa membawa minuman nya dan cemilan nya ke depan televisi ruang keluarga .
Nisa pergi menaiki tangga menuju ke kamarnya .ia akan melihat hasil kerja suaminya . Walau ia tidak pernah melakukan pekerjaan iyu selama tinggal bersama orang tuanya . Bukan berarti Nisa buta dengan pekerjaan itu . Di saat pembantunya mudik atau sakit Nisa membantu mengerjakan pekerjaan itu .memang hanya satu yang tidak bisa Nisa lakukan yaitu memasak .
"Sudah ." tanya Nisa saat memasuki kamar , ia melihat suaminya sudah berada di dalam kamar bahkan sudah mandi juga .
"Sudah dong , kan tadi hanya tinggal sedikit ." ucap Angga dan melangkah maju . sambil membawa Nisa masuk ke dalam pelukan nya .
"Aku benar benar merindukan mu seharian ini kamu tau ." bisik Angga setengah parau . Nisa hanya diam tidak membalas pelukan Angga . Ia juga merasakan ucapan Angga penuh dengan kepalsuan .
"Aku ingin bicara dengan mu , bisa ." ucap Nisa sambil mengurai pelukan Suaminya dan seperti menjaga jarak dengan suaminya . Angga mengerutkan keningnya . Tapi tidak urung Angga mengiyakan permintaan istrinya .
__ADS_1
"Ikut aku ." ucap Nisa dengan tegas . Angga cuma diam mengikuti langkah Nisa dari belakang .Nisa mengajak Angga duduk di ruang keluarga .
"Aku paling tidak suka dengan adanya pengkhianatan ." ucap Nisa memulai pembicaraan sambil menyodorkan minuman dingin yang baru ia buat tadi .
"Bahkan pernikahan kita baru satu bulan ." lanjut Nisa . Angga masih tetap diam . Membiarkan istrinya melanjutkan perkataan nya lagi . Karena dirinya juga belum tau kemana arah pembicaraan istrinya .
"Aku mau kamu jawab dengan jujur , kamu tadi siang pergi bertemu dengan wanita lain tidak ."tanya Nisa to the poin .Angga mengangguk
"Banyak , hari ini aku bertemu dengan , resepsionis , tukang OB yang sering bersihin ruangan aku , Bik mirna penjual soto di kantin perusahaan , karyawan papa ...
"Aku serius GA ."Nisa mendelik kesal .
"Aku juga serius , mereka juga wanita lain ." jawab Angga .
"Kamu tau bukan itu maksud aku ."ucap Nisa dan Angga mengangguk .
"Aku ngak menuduhmu , aku hanya ingin tau.kebenaran nya saja ."jawab Nisa . Angga tau kalau istri nya pasti telah di racuni otaknya oleh seseorang .
"o iya , kamu belum memberi tau aku , siapa tamu yang datang menemui mu tadi siang ."tanya Angga .
"Devina ." jawab Nisa kesal .
"Dia datang ke sini mencarimu . karena dia datang ke sini tidak bisa menemukan mu , jadi dia bilang mau mencarimu ke kantor ."lanjut Nisa .
"Tidak sembarang orang bisa menemui orang penting seperti aku sayang , "ucap Angga semakin sombong .
__ADS_1
"mereka yang ingin bertemu denganku itu harus buat janji terlebih dulu . Dengar kan aku , sejak awal aku sudah berkomitmen akan selalu setia dengan satu pernikahan , pernikahan kita ini , jadi tidak mungkin aku akan melanggarnya . Karena Alloh telah mencatat semuanya janji itu ."ucap Angga .
"Jadi jangan pernah dengarkan ucapan orang lain yang hanya ingin merusak rumah tangga kita oke ." tambah Angga lagi . NIsa mengangguk tapi masih ada keraguan di hatinya .
Setiap hari jumat Angga menjadikan hari itu untuk hari kerjanya di restoran . Walau bagaimana itu adalah usahanya yang pernah ia rintis dari nol bersama Rangga .
"Nanti siang datang ke resto ya , kita makan bersama di sana ." ucap Angga dalam perjalan mereka menuju ke butik .
"Aku ke sana naik taxsi ." jawab Nisa .
"Tidak , nanti aku suruh sopir untuk menjemputmu ."Angga menghentikan mobilnya saat lampu merah ..
"Oke .c jawab nisa . Angga melajukan lagi mobilnya saat lampu berwarna hijau .
"Terimakasih , hati hati di jalan ." ucap Nisa saat mereka telah sampai di depan butik Nisa .
"cuma terimakasih saja ." ucap Anggap sambil menahan pergerakan tangan Nisa yang akan membuka pintu mobilnya . Nisa membalik kan badan menatap suaminya itu . Nisa melihat tangan Angga dan mencium punggung tangan suaminya itu .
"Aku pamit dulu Ga ." ucap Nisa . Di perlakukan seperti itu membuat jantung Angga berdebar semakin kencang .Debaran yang menyenangkan , Angga dengan cepat meraih tangan istrinya dan menyambar bibir Nisa . Angga ******* bibir istrinya dengan lembut , ia menyapukan lidahnya di bibir bawah Nisa , Agar istrinya mau membuka bibirnya , Nisa tau apa yang di mau suaminya . Ia membuka bibirnya dan menyambut ciuman dari suaminya .
Setelah cukup lama Angga melepaskan ciuman nya ." Hati hati dalam bekerja , kalau ada apa apa segera hubungi aku ." bisik Angga sambil membersihkan bibir istrinya yang sedikit membengkak .
Nisa tertawa melihat wajah suaminya yang sedikit berantakan . Karena lipstiknya tertinggal di bibir Angga . Angga melihat dirinya di kaca spion dan akhirnya ia juga ikut tertawa . Nisa mengambil tisue basah di dalam doasboard mobil Angga dan membersihkan lipstiknya yangvmenempel di bibir suaminya .
"Aku keluar dulu hati hati di jalan ." ucap Nisa .dan ia melihat mobil Angga peegi ke kantor baru ia masuk ke dalam butik .
__ADS_1
Sampai di restoran Angga melihat para pelanggan nya menyantap makanan di restoran nya dengan lahap .