Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
24


__ADS_3

"ini untuk kehormatan putri kami yang kamu ambil tanpa seijin kami sebagai orang tuanya ." satu bogem mentah telah melayang di wajah Angga . Ardy kembali melayang kan pukulan selanjutnya . Setelah puas melayangkan lima pukulan kepada Angga ia kembali duduk .


Angga mengalami lebam di pipinya dan sobek di sudut bibirnya .


"sekarang ini giliran papa ,tenang saja ini hanya satu pukulan saja ." ucap Dimas sambil merengangkan urat uratnya .


Nisa hanya bisa meeingis kesakitan melihat penderitaan Angga ia tidak bisa berbuat apa apa di bawah tatapan kedua wanita yang dia hormati itu .


Memang benar Dimas menepati janjinya memberikan satu pukulan pada Angga tepat di ulu hati Angga yang membuat Angga tersuduk di samping Nisa sambil meringis pelan .


"Angga kamu ingat , kamu selalu mencari cari pasangan kamu inikan ."Dimas menunjuk kan foto yang terpajang di meja Angga . Sepasang bayi mungil yang bergandengan tangan . Nisa menatap Foto itu dengan mata membola .


"Di usiamu 7 hari kamu sudah ingin mengikatnya di samping mu , tapi apa daya kamu belum bisa apa apa . Jadi Nisa pergi , tapi sekarang apa . Setelah kamu temukan Nisa , seperti ini yang kamu lakukan ." ucap Dimas .


"Buah jatuh tidak akan jauh dari pohon nya ." sindir Ardy .


"Sudah jangan saling menyalahkan . Mulai sekarang sampai hari pernikahan kalian tiga minggu lagi ,kalian tidak boleh bertemu ." ucap Tiara


"Siapa yang ingin nikah tiga minggu lagi Bun ." tanya Nisa spontan .


"kamu pikir siapa lagi ." tanya Tiara balik .


"Tapi Nisa belum siap nikah Bun ."bantah Nisa .


"terus kapan kamu siap , swtelah perut kamu besar ." ucap Tiara .


"Nisa belum hamil , bun ."kekeh Nisa .


"jadi mau nunggu hamil dulu baru mau nikah ." putri ikut menimpali .


"Tidak ada bantahan , tiga minggu lagi kalian harus menikah ." tambah putri .


Nisa memasuki kamarnya dengan kesal sekaligus lega . Dalam tiga minggu ke depan ia tidak akan bertemu dengan Angga . Nisa segera mengambil ponselnya dan ia melihat ada notifikasi pesan dari pelangi .


Angi ."


"aku butuh teman untuk cerita ."


"Sama aku juga butuh teman curhat ." balas Nisa.


"Baiklah , aku ke rumahmu , atau kamu ke tempatku ." jawab Angi .

__ADS_1


"Aku saja yang ke tempat mu ." balas Nisa .


"Ok jangan lupa bawa makanan buat teman ngobrol ." jawab Angi dengan emoticon senyum di akhir ucapan nya .


"Siip." balas Nisa . Kemudian Nisa pergi untuk siap siap menuju ke rumah Angi . Dia menganti bajunya dengan baju santai , Nisa juga tidak lagi memoles wajahnya .


"Mau kemana ." Tanya Tiara yang menghadang di bawah anak tangga terakhir .


"Nisa ada janji dengan Angi bun ."jawab Nisa .


"Angi yang mana ." Tanya Tiara penuh curiga kepada putrinya . Ia lupa dengan teman putrinya itu .


"Kamu bukan untuk bertemu Angga meneruskan apa yang telah tertunda kan ." goda Tiara pada Nisa .


"Bunda ihh ." sungut Nisa malu .


"terus siapa Angi yang sebenarnya , jangan bohong sama bunda , kalau swbwnarnya kamu tidak punya teman yang namanya Angi ." tanya Tiara .Nisa menarik tangan Tiara dan duduk di sofa . Dan mencari foto di galeri ponselnya .


"Bunda lihat ini ." ucap Nisa . Tiara menarik ponsel Nisa dan lama menatap foto itu .


"Ini ...dari mana kamu dapat foto baby sister mu dan pak paijo . Dan ini putri mereka cantik sekali ." tanya Tiara .


"Bunda tau ,siapa nama gadis kecil itu ." Nisa tersenyum lihat bundanya mengeleng .


"Iya , dialah Angi yang aku maksud bun . Kata Angi karena bundalah . Cinta Ayah dan Ibunya bertemu . Jadi putrinya di beri nama pelangi senja ." ucap Nisa .


"jadi maksudmu Angi adalah putrinya pak paijo dan bik surti ."tanya Tiara .


"Iya , tapi Angi tidak tau kalau aku putri bunda , majikan orang tua nya ." ucap Nisa sambil mwnghubungi Angi pakai vidio coll


"Nih bunda lihat sendiri ." ucap Nisa menyodorkan ponselnya kepada bundanya .


"Iya Nis kamu sudah sampai mana ." ucap Angi . Di balik layar ponsel wajah Angi kelihatan sangat segar seoerti habis mandi .


"Nis ..


"Sayang .." Angi tersentak mendengar panggilan sayang dari seorang wanita seumuran ibunya .


"Tante , maaf . Tante bundanya Nisakan . Cantik seperti Nisa putih kulitnya ." cerocos Angi .


"Iya sayang ini tante . Kamu juga cantik ,seperti Ibumu , bagaimana kabar ibumu ." tanya Tiara .

__ADS_1


"Tante kenal dengan ibu saya ." tanya Angi .


"tentu saja , nama belakang kamu kan di ambil oleh orang tuamu dari nama tante ." ucap Tiara sambil tersenyum .


"Ibu Tiara , majikan ibu , jadi Nisa , Non Arfira khoirun Nisa ." ucap Angi .


"jangan kamu merubah pangilan kamu , aku akan membencimu ." ucap Nisa .


"Ya sudah aku akan segera ke sana ." ucap Nisa sambil mematikan Ponselnya .


"hemm bunda kira dia yang paling cantik di antara teman teman mu . Wajahnya polos Tanpa maek up aja dia sudah cantik banget " ucap Tiara .


"Iya , karena mendapat sokongan cahaya senja dari bunda ku ini ." ucap Nisa sambil mencubit gemes pipi bundanya .


"kamu ya .tapi kamu bilang tak mau hamil dulu ,terus apa yang kamu lakukan kemarin ."tanya Tiara .


"hehe itu karena aku mencurigai dia sebagai GAY ." ucap Nisa cekikikan .


"Maksudmu ."tanya Tiara .


"Habis dia bilang ngak nafsu sama aku . Udah bun jangan bahas itu , aku harus berangkat dulu ,Angi pasti dah menunggu aku ." ucap Nisa .


"eh bagaimana kalau Angi kita kenalkan sama primus . Bunda sudah janji mau kenalkan primus pada wanita ." ucap Tiara .


"Bunda sudah terlambat , dia dah ada yang punya . Dia cinta banget sama anak dari kekasihnya ." ucap Nisa .


"Dia jatuh cinta dengan seorang duda ." tanya Tiara .


"Awalnya dia cinta sama putranya , Angi bekerja sebagai guru anak anak .di situlah Angi mengenal duda itu .tapi..


"Tapi kenapa ."tanya Tiara .


"Ibu tiri dari duda itu tidak suka sama Angi . Karena Angi anak orang miskin pasti hanya ingin mau harta nya duda itu ." ucap Nisa .


"kok Bisa ." ucap Tiara .


"ya karena itu masa lalu ibu tiri duda itu .bunda tau untuk membuang masa lalu dia . Dia merubah namanya lo . Dulunya namanya mirip istri raffi ahmad lo bun ."ucapan Nisa membuat Tiara menatap Nisa .


"Maksudmu , Nagita ." tebak Nisa .


"ya kalau tidak salah dia mantan tunangan Ayahmu , tapi bukan kah dia menikah di cina ." ucap Tiara .

__ADS_1


"Benar mereka keturunan cina .tapi mereka pindah ke negara ini . Jadi dulu Bunda pasti di perlakukan sama seperti Angi . Yang di titipi uang milyaran sama tante Nagita . Dan tante Nagita memberi tau putranya kalau Angi yang minta uang sama ibunya , baru mau ninggalin jonsen lee ." ucap Nisa .


"Kasihan sekali . Semoga mbak Nagita di berikan hidayah kembali . Kamu jangan lupa , kalung yang kamu pakai ini adalah pemberian dia ." ucap Tiara .


__ADS_2