Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
124


__ADS_3

Angga memberikan keputusan yang membuat Rangga tercenggang , Ia menyerahkan semua keputusan pada putrinya yang mulai melupakan dirinya .Rangga pun memutuskan untuk menikahkan mereka berdua , tidak mungkin membiarkan mereka tinggal satu atap tanpa ikatan .


"Wahh tahun depan aku dah bisa jadi bidan . Aku berharap bisa membantu kakak ipar untuk melahirkan anak nya ." ucap novita nyeplos membuat Aan malu seketika .


Arga dan Aan menjalani hidup baru nya dengan bahagia , masa lalu kelam tak pernah Arga ungkit semua selalu kebahagiaan yang Arga berikan . Aan pun juga telah mengandung anak nya Arga sebagai tanda cinta mereka .


Aan selalu menunggu Arga pulang kerja mereka masih tinggal di Inggris . Usia kandungan Aan sudah menginjak umur tiga bulan . Ada perasaan tidak enak pada dirinya , ia sering merasakan sesak di dadanya . Diam diam Aan pergi memeriksakan diri , ternyata ada gangguan di jantungnya . Semakin besar kandungan nya mungkin semakin menyiksa jantungnya .Dokter menyarankan agar ia menggugurkan kandungan nya .


"Aan sayang , mas pulang ." teriak Arga yang baru memasuki apartemen nya . Arga cemas tidak menemukan istrinya di mana mana tinggal kamar yang belum ia cari . Arga merasa lega melihat istrinya sedang tidur .Arga tidak mau menganggu istirahat istrinya ia segera mandi dan ikut berbaring sebentar .


Tak lama kemudian Aan terbangun karena merasa ada sesuatu melingkar di perutnya . Aan juga bersikap seperti Arga tak mau menganggu suaminya yang baru pulang kerja dan ingin istirahat .


Saat Arga bangun ia tidak mendapati Istrinya di sampingnya . Arga segera bangun dan keluar dari kamar mencari Aan . Aan ada di dapur sedang masak .


"Sayang ." panggil Arga sambil memeluk Aan dari belakang .


"Kamu sudah bangun mas ." ucap Aan .


"Kenapa tidak bangunin mas , biar mas yang masak ." ucap Arga .


" Tidak ini pekerjaan seorang Istri .mas sebagai Suami dah capek mencari rejeki di luar sana ." ucap Aan .


"Istriku perhatian sekali ." ucap Arga sambil menghadiahi Aan sebuah kecupan .di keningnya .


"Mas tunggu dulu di meja makan sana , ini sudah


mau selesai ." ucap Aan .


"Biar mas bantu ." Arga memindahkan masakan yang sudah siap ke meja makan dan juga menyiapkan piring nya .


Mereka berdua makan malam dengan diam hanya suara dentingan sendok yang bertemu dengan piring nya . Selesai masak Aan pergi membereskan piring piring kotor dan Arga yang mencucinya . Sambil menunggu suaminya selesai nyuci , Aan membuat teh untuk mereka berdua menemani ngobrol dan nonton tv .

__ADS_1


"Mas , mas sejak kapan di Inggris ." tanya Aan .


"Sejak umur lima belas , Ayah sudah mengirim mas ke sini ." ucap Arga .


"Tapi siapa Opa George ." tanya Aan .


"Oh itu keluarga Bos Ayah di jakarta . Putra pertama opa Geo sahabat Ayah dan meninggal karena menderita radang otak . Dan sahabat Ayah minta tolong sama Ayah untuk menjaga Papanya , kan Ayah nya Ayah juga sudah tidak ada saat Ayah Baru berumur dua tahun ." ucap Aan .


"Mas boleh Aan lahiran di jakarta saja ." tanya Aan .


"Boleh kita juga bisa tinggal di jakarta selamanya ." ucap Arga .


"Benarkah ." ucap Aan tidak percaya .


Arga segera mengurus surat pengunduran diri , ia harus menunggu tiga bulan baru bisa benar benar mengundurkan diri .kepulangan Arga dan Aan tentu di sambut sangat bahagia oleh indah dan keluarganya .Mereka sedang duduk di ruang tamu .


"Bunda kalau seumpama Aan tidak bisa merawat putri Aan , bunda mau kan membantu Aan merawatnya."tanya Aan .


"Arga apa kamu tidak ingin bawa istrimu menemui orang tuanya dulu ." ucap Rangga .


"Aku khawatir dengan kandungan Aan yah .dan aku takut mendapat penolakkan dari orang tua Aan ." jawab Arga .


"Kenapa takut itu juga bukan salah kamu , mereka sendiri yang lalai menjaga anak karena karir dan kedudukan .hanya satu pesan Ayah ,didik putrimu kelak dengan baik ." ucap Rangga .


"Insyaallah yah , biar aku saja yang pergi ke batam menemui orang tua Aan ." ucap Arga . Mendengar ucapan suaminya tiba tiba dada Aan terasa sesak .pelan pelan Aan menarik nafas dalam dalam ia tak ingin keluarga suaminya curiga dengan keadaan nya .


"Mas , aku capek mau istirahat dulu ." ucap Aan .


"Baik saya antarkan dulu ya ke kamar ." ucap Arga dan berdiri menuntun istrinya masuk ke dalam kamarnya sendiri .


"mas bulan depan Novita wisuda lo , kita tidak bisa membawa Aan karena usia kandungan Aan dah delapan bulan tidak boleh naik pesawat terbang .jadi terpaksa hanya kita dan mama papa yang bisa ke sana ." ucap Indah .

__ADS_1


"Iya ngak apa apa .Nanti kalau.Arga keluar suruh temui mas di ruang kerja ya ." ucap Rangga dan melangkah pergi ke ruang kerjanya .


Sampai di ruang kerja Rangga mulai membuka laptopnya ia mengecek imail yang masuk . Rangga melihat imail dari Andrean .


"Mas Rangga apa kabar ,aku dengar dari papa kalau Boy sudah pulang ke jakarta ." ..


"Iya dia pulang dengan istrinya ."


"Selamat ya mas sebentar lagi akan jadi kakek ."


"Iya , bagaimana dengan mu , kenapa kamu tidak mencari istri lagi , kenapa kamu buat hidup mu begitu sepi ."


"Aku kembalikan pada mas , kalau mas jadi aku , apa mas akan mengantikan mbak Indah dengan wanita lain ."


"Tidak ,kita pasangan sehidup semati ." jawab Rangga yang dapat imoticon tawa air mata .


"Andrean ," bulan depan kita ketemu di Inggris ya , hadiri novita wisuda ."


"Baik mas , aku usahakan . Apa mama dan papa juga ikut ."


"Ayah ..."panggil Arga dari balik pintu ruangan nya . Hanya kepala Arga yang masuk .


"Masuk lah Nak ." ucap Rangga sambil menutup laptopnya . Arga masuk dan duduk di kursi depan Ayahnya , setelah menutup pintunya .


"Nak , sekarang apa yang akan kamu lakukan . Apa kamu mau kerja di perusahaan opa , terserah kamu mau jadi apa ,mulai dari nol , apa langsung jadi manager ." tanya Rangga .


" nanti dulu yah ,aku mau fokus dulu sama Aan dan kehamilan nya dulu ." ucap Arga .


"Ya sudah kalau begitu datang saja ke kantor besok lihat lihat dulu ya . Nanti saat Ayah dan opa ke Inggris menghadiri wisuda adikmu , kamu bisa mengantikan Ayah dulu kan ." ucap Rangga .


"Iya Yah , besok aku akan ikut Ayah ke kantor lihat lihat suasana . Dan mengenal orang orang kantor dulu ." ucap Arga .

__ADS_1


Sementara Aan sedang bicara dengan putri dalam kandungan nya . Ia berpesan pada putrinya kelak untuk mencarikan Istri untuk papamu dan juga mama untuk mu . Aan menulis sepucuk surat untuk Putri kecilnya yang masih berada di dalam kandungan nya . Aan tau apa yang akan terjadi pada dirinya .


__ADS_2