Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )

Benang Merah (Cinta Tiada Tara 2 )
161


__ADS_3

Sembari mendengus Arga mengangguk malas .


"Kenapa , kamu tidak mau , kalau tidak mau kembalikan sini ." ucap Arga . Dengan buru buru Angel menyembunyikan amplop itu ke belakang badan nya .


"Enak aja , sesutu yang sudah di berikan tidak boleh di ambil lagi pak ." ucap Angel .


Dalam hati Arga berkata .," siapa yang mau ambil kembali , memang sudah sengaja aku berikan , untuk apa aku ambil lagi ." Arga memberikan amplop undangan pesta dari seorang klien perusahaan , dalam rangka ulang tahun perusahan nya .Arga memberikan itu mengira Angel dan Johan benar benar pacaran , dengan di ajaknya Angel ke pesta itu , Agar Angel bisa melupakan johan sejenak .


Sejak dulu Arga selalu datang ke sebuah jamuan atau pesta tidak pernah membawa pasangan . Dan khusus hari ini ia meminta Angel untuk menemaninya pergi ke pesta kliennya . Untuk melepaskan jeratan Johan kepada Angel .Arga merasa Johan punya niat terselubung terhadap Angel .


"Jangan salah kostum , di sana tertulis klu gaun yang harus kamu pakai besok malam ." ingat Arga pada Angel .


"Saya tidak mau jadi bahan tawaan orang orang , karena membawamu yang salah kostum , paham " tambah Arga .


Dengan antusias Angel mengangguk kan kepala , tentu saja Angel juga tidak mau mempermalukan Arga di sana nanti . Angel juga tidak begitu bodoh , ia juga sering datang ke pesta ulang tahun sebuah perusahaan walau bukan dengan Arga .


"Percayakan pada saya pak Arga , saya akan tampil cantik dan mempesona di sana , hingga semua mata akan terpana ." ucap Angel .


Arga mencebikan bibirnya ke arah Angel .


"Maksudmu pria umur di atas lima puluhan tahun yang ada di sana , yang akan terpesona . Sebab pria seumuran dengan saya tidak mungkin merasakan itu ." cibir Arga


"Lihat saja nanti ." ucap Angel tegas dan percaya diri


Di kantor saja dengan pakaian sederhana saja Angel sudah merasa kelihatan cantik , apalagi kalau dirinya sudah berhias diri . Ia yakin seorang Arga tidak akan jatuh cinta padanya . Namun Angel tau Arga tidak akan pernah mengakuinya .

__ADS_1


"Sudah , yang penting kamu tidak membuat saya malu itu yang utama , Angelia ." jawab Arga .


Angel berdecak kesal , sejak tadi Arga terus merendahkan dirinya , Angel semakin bertekad dalam hati , ia akan tampil cantik dan mempesona malam minggu nanti , hingga semua mata terpana padanya . Entah itu tua atau muda seperti Arga .


"Terimakasih pak ." Angel tidak mau membalas ucapan Atga


ia memilih kembali ke meja kerjanya . Selamanya Arga tidak akan pernah mengalah padanya . Hanya sebuah keajaiban sampai Arga berubah pikiran dan mau mengalah pada dirinya . Dan ia yakin keajaiban itu tidak mungkin ia dapatkan dalam waktu dekat ini . Karena dunia Arga masih sibuk dengan almarhum istrinya , yang sangat dia cintai .


"sudahlah ." Angel mengendikan bahu . Ia kembali menyibuk kan diri dengan pekwrjaan nya . Masih terlalu pagi ia memikirkan siakap absurd Arga . Arga juga tampak berusaha untuk tidak memperdulikan Angel .sudah cukup ia memberikan sapaan pagi yang berupa sindiran kepada Angel . Arga tidak ingin Angel mencurigai kalau dirinya cemburu dengan kedekatan nya dengan Johan .


Arga bergidik ngeri . Dan kembali menyibukkan diri seperti apa yang di lakukan oleh Angel sekarang .Argapun ikut menyibukkan diri dengan pekerjaan nya . Sempat Arga melirik Angel saat Angel mengatakan sudahlah , ia juga mengendikan bahu kemudian melanjutkan pekerjaan nya , sambil mengabaikan Angel sepenuhnya .


Profesional hanya itu yang ada di dalam ruang kerjanya bersama Angel sejak dulu , walau kadang Angel menggodanya selama ini . Tetapi kalau berhubungan dengan pekerjaan Angel tidak main main tetap profesional . Karena itulah Arga kesulitan mencari celah untuk memecat Angel .


Angel memiliki kemampuan dan potensi yang tinggi dan bagus untuk menjadi seorang sekretaris nya . Semua orang bisa melihat itu , Buktinya ia mampu bertahan di sisi Arga selama ini dengan berbagai sikap yang menyebalkan dari Arga . Dia berbeda sekali dengan sekretaris sekretaris Arga yang dulu .


Jam kerja berjalan begitu cepat seiring dengan perasaan Arga yang plin plan . Jam makan siang pun tiba , Angel pamit untuk pergi makan siang , dengan sengaja tidak mengajak Arga untuk pergi makan siang , Hati Arga pun dongkol tapi ia juga tidak bisa berbuat apa apa karena ia tidak bisa menjanjikan apa apa seperti yang perempuan itu mau .


"Apa kamu mau makan siang dengan pacar barumu itu ." akhirnya Arga bertanya karena tidak bisa menahan diri . Angel menahan senyum di sudut bibir nya , saat mendengar pertanyaan itu keluar dari bibir Arga .


"Mungkin ." jawabnya sembari mengendikan bahunya .jawaban Angel terdengar begitu ambigo di telinga Arga . Tapi kemungkinan Angel juga tidak pergi makan siang bersama Johan .


"Silahkan ." jawab Arga mempersilahkan Angel , Senyum Angel seketika luntur mendengar jawaban Arga . Tapi Angel tidak ingin Arga melihat dirinya kecewa .


"kalau begitu permisi pak , jangan lupa makan siang pak ." ucap Angel mengingatkan Arga untuk makan siang . Angel berdecak karena tanpa sadar Angel telah memberikan perhatian pada bos galaknya itu .

__ADS_1


***


Angel keluar meninggalkan ruangan nya . Seperti biasanya Angel selalu makan siang bersama Nisa , paling enak makan kalau ada teman nya ,terasa nikmat walau hanya makan pakai sambel kecap .


"Nis yuk makan siang ." ajak Angel saat telah sampai di depan meja Nisa . Ia ingin bercerita pada Nisa dengan apa yang baru saja ia alami tadi pagi . Nisa langsung mengangguk karena ia sudah sangat lapar .


Keduanya berjalan menuju ke restoran .sampai di restoran mereka mencari tempat duduk , tak lama kemudian seorang pelayan datang membawa buku menu .


"selamat siang mbak , mau pesan menu apa ." sapa dan tanya pelayan . Keduanya tersenyum mengangguk .


"Kamu mau makan siang apa , aku mau yang ini saja .kamu mau yang mana Nis ." ucap Angel menunjuk salah satu menu di sana ,yang sudah di catat oleh Pelayan .


"samain saja An ." ucap Nisa yang juga ingin makan menu yang sama dengan Angel .


"minumnya apa mbak ." tanya pelayan .


"es jeruk mbak . Kamu mau apa Nis ." ucap Angel .


"saya es teh saja , An ." jawab Anisa .


"Baik mbak , mohon tunggu sebentar ." ucap pelayan sebelum pergi ke dapur . Setelah kepergian pelayan itu angel mulai membuka pembicaraan .


"Nis kamu mau dengar cerita aku yang ngak masuk akal pagi ini ." ucap Angel .pada Nisa sambil menaik turunkan alisnya .


"Berita apa An ." tanya Nisa . Angel menutup mulutnya yang benar benar tidak menyentuh bibirnya sama sekali .

__ADS_1


"Arga mengajak aku pergi berdua dengan nya ,ke pesta ulang tahun perusahaan klien nya ." ucap Angel sambil menahan tersenyum .


__ADS_2