
Indira yang mudah mengalami trauma dengan kejadian sekecil apapun membuat Arga melupakan segala galanya . Ia melupakan ancaman Johan , ia juga lupa tidak mengabari Angel sehingga membuat Angel salah paham dengan nya . Racun yang di berikan oleh Johan telah menjalari seluruh otaknya .
Ia dah memutuskan perhatian yang Arga berikan selama ini memang benar hanya untuk mendapatkan hati nya dan hati ayahnya agar saham perusahaan jatuh ke tangan nya . Dan ia berpikir Arga tidak akan pernah berkata jujur dan mengakui kesalahan nya .
Hati angel benar benar hancur , semua kenangan indah yang ia lalui selama bersama Arga hanya membuatnya semakin sakit . Karena semua itu hanya sandiwara belaka . Angel tidak tahan dan akhirnya menangis sendirian .
***
Keesokan harinya Angel pergi menemui Ayahnya meninggalkan apartemen nya setelah berhasil menghubungi Ayahnya , Ayahnya telah kembali ke rumahnya. Yang tidak Angel tau Arga mencarinya ke apartemen pagi itu . Karena sejak kemarin Angel sudah tidak mengangkat telepon dari Arga .
Arga yang tidak tau apa apa mulai di penuhi oleh kekhawatiran. Ia pergi mencari Angel tapi tidak mendapatinya . Sejak kemarin sebenarnya Indira ingin bertemu , tapi ponsel Angel tidak aktip . Arga pergi ke apartemen mencari Angel malah bertemu dengan Johan , ingin sebenarnya ia mengabaikan Johan tapi Johan malah menertawakan nya .
Karena tak tahan akhirnya Arga melayangkan bogeman mentah kepada Johan , Biru sudah sudut bibir Johan karena tonjokan dari Arga , salah Johan yang datang tidak tepat waktu . Sehingga dapat sabetan ekor dari kemarahan Arga . Pikiran Arga telah kacau oleh sikap Angel, kini malah Johan datang dengan cemoohan .
Johan tidak terima Arga memukulnya ,Akhirnya keduanya terlibat adu jotos sehingga mengundang kericuhan para tetangga penghuni apartemen .mereka berusaha melerai dan terpaksa memanggil security .
Karena Arga bukan salah satu penghuni apartemen sehingga ia terpaksa di usir . Arga tidak perduli soal itu . Yang penting ia bisa menyalurkan kekesalan nya kepada Johan . Walau dirinya juga harus mengalami luka yang sama , di sudut bibirnya karena ulah Johan .
Hari itu hanya berakhir keributan saja , dan juga tidak bisa menemukan Angel juga tidak bisa menghubunginya . Johan juga tidak membicarakan apa apa lagi .
"kenapa dia tidak komentar apa apa , apa dia belum menceritakan semuanya pada Angel . bolehkah aku berharap Angel belum tau semuanya . Tapi kenapa Angel tidak bisa di hubungi . Kepala aku benar benar pusing ." Arga mengalami kekhawatiran yang dalam tentang ini .
Sementara Angel sedang berada di ruang kerja Ayahnya . Ia masih diam belum bisa berbicara . Andre yang sudah tau apa sebenarnya yang terjadi ia hanya bersedekap menatap putri .
" kasihan , tapi belum waktunya aku untuk mengungkap semuanya ." gumam Andre dalam hati .
__ADS_1
"Ayah , " Angel mengangkat wajahnya menatap Ayahnya . Andre hanya mengangkat Alisnya .
"Ayah , pergi temui Arga , dan dengarkan apa yang dia mau , dan apa keputusan Ayah , semua Aan serahkan pada Ayah ." ucap Angel . Angel tidak akan memohon pada Ayahnya untuk membantu Arga . Ia percaya Arga pasti tau apa yang harus ia buat setelah bertemu dengan Ayahnya .
Sebenarnya Andre juga ingin bertemu dengan Arga .tapi ia juga tidak tau harus mengatakan semua dari mana . Ayahnya dan Ayah Arga telah tiada tapi janji tetap janji .
Setelah mereka tiada Andre benar benar kesusahan mengurai benang merah dalam keluarganya .terpaksa ia menunggu ketulusan hati Arga , baru ia akan bicara terus terang .
Ia telah menolak Johan yang datang ingin menggabungkan saham nya yang dari orang tuanya . Ia bukan pembisnis kemarin sore yang mudah di rayu , ia tahu kemampuan Ayah Johan , memang patut di acungi jempol dalam berbisnis . tapi ia tidak percaya dengan keahlian Johan . Karena sedikit banyak ia juga tau bagaimana kepribadian Pemuda itu .
" baiklah nanti Ayah jadwalkan untuk bertemu dengan Arga ." ucap Andre .
"Tidak usah yah , Aku yang akan bawa dia ke sini bertemu dengan Ayah . Nanti Ayah bicaralah dengan dia ." Ucap Angel .
Andre juga tahu kalau detik ini Putrinya sedang meragukan cinta Arga padanya . Setiap hari gerak gerik Angel , bersama siapa dan bertemu dengan siapa Andre tau sangat jelas .
"besok pagi Yah , besok pagi aku bawa mas Arga ke sini . Karena besok pagi mas Arga juga libur ." ucap Angel yang langsung di angguki oleh Andre . Sampai malam hari Angel mengaktifkan ponselnya dan mengirim pesan kepada Arga .
"Mas kita bisa ketemu di restoran favorit aku , sekarang aku tunggu ." pesan yang di kirim oleh Angel kepada Arga .
"baik mas ke sana sekarang juga ." pesan balasan dari Arga .
Hati Arga berbunga bunga akhirnya bisa ketemu dengan Angel kembali setelah seharian tidak bisa di hubungi dan di temukan .
Angel menata hati dan mood nya saat melihat kedatangan Arga .
__ADS_1
"Sudah lama nunggu An ." tanya Arga saat sampai di meja yang di duduki oleh Angel .
"Tidak , silahkan duduk mas ." ucap Angel .
"Kenapa matikan ponsel . Aku juga cari kamu ke apartemen juga ngak ada ." tanya Arga .
"Maaf , kemarin Aku ada urusan pergi jemput Ayah aku yang baru pulang dari luar negri ." ucap Angel .
"Aan ada yang ingin mas bicarakan dengan mu ." ucap Arga
"mas kita bicara lain waktu , aku datang cuma ingin memberi tau kepadamu , aku cuma ingin mengajak kamu besok temui Ayah aku ." ucap Angel sambil menatap wajah Arga . Ia ingin melihat reaksi Arga .
Tentu Arga menyambutnya dengan Anggukan dan senyuman di bibir . Tapi jawaban itu dan reaksi Arga membuat sakit hati dan mata Angel . Angel merasa muak dan merasa senyum bahagia Arga hanya karena ingin bertemu dengan Ayah nya .
"Aan .mas..
"sampai jumpa besok mas , aku masih repot ada urusan lain yang mengharuskan aku pergi dulu ." ucap Angel .
"Biar mas Antar ya ." ucap Arga tapi Angel menolak nya .
Setelah Angel pergi Arga masih duduk termenung di kursi restoran itu . Senyum bahagianya bukan karena ingin bertemu dengan Ayah Angel , ia telah melupakan apa yang telah ia rencanakan dulu . Ia bahagia karena bisa bertwmu dan melihat Angel .
Tentu ia bahagia akan di pertemukan dengan Ayah Angel , tak perlu menunggu besok sekarang pun siap . Arga merasa ada perasaan asing yang menganggunya , melihat sikap Angel barusan .tapi Arga masih berpikiran positip kalau hubungan dia dan Angel masih baik baik saja .
Keesokan harinya sesuai perjanjian yang di katakan Angel semalam . Angel mempertemukan Arga dengan Andre . Ada rasa sesak di dada Andre melihat wajah Arga dari dekat .ini yang pertama kalinya , ingin sekali ia memeluk putranya itu , tapi belum dapat ia gapai unyuk detik ini .
__ADS_1