
"Astaqfirulloh , maaf kan aku Angela ." ucap Arka kali ini ia tak sengaja menyebut nama istrinya dengan kencang , lantaran merasa bersalah karena telah mengakui sesuatu yang tak seharusnya ia rasakan .
"Angela " Angel mengulangi nama yang baru saja di sebut oleh Arga . Ia mengerutkan keningnya sambil menatap Arga yang juga menatap dirinya dengan tatapan tajam .
Satu hal yang ada di benak Angel .nama seorang perempuan yang baru saja di sebut oleh Arga ,setiap kali memanggil namanya Arga memanggil dengan panggilan lengkap . Dan belum pernah Arga menyebut nama seorang wanita selama ini .
"Apakah itu nama wanita yang special dalam hidupnya , dan wanita itu pula yang telah membuat hari Arga mendung dan lesu .wanita itu bernama Angel juga , wanita seperti apa dia dan bagaimana wajahnya ."pikir Angel dalam hati .
Hati Angel mulai bertanya tanya ,Apakah kekasih Arga juga bernama Angel , sehingga dia tidak mau menatap wajahnya lama lama , Arga juga mengatakan maaf kepada gadis yang bernama Angel tadi dengan tiba tiba , Apa kah mereka sedang bertengkar karena kehadiran aku di perusahaan ini .
Angel menunduk lesu , namun bukan berarti ia menyerah . Sebelum janur kuning melengkung Angel tidak akan menyerah . Ia tidak perduli orang lain mengatakan nya sebagai wanita murahan .yang penting Arga menghargai pengorbanan nya .
Arga mendengus kesal saat melihat reaksi Angel pada dirinya saat tanpa sengaja menyebut nama Angel , ia berpikir , Angel pasti telah berpikir yang aneh aneh tentang dirinya . Tapi Arga juga tidak perduli dengan hasil pemikiran Angel .
Yang menjadi masalah sekarang di pikiran Arga . Angel menjadi tidak perduli dan mengabaikan keberadaan nya semenjak dirinya menyebut nama Angel . Sungguh Arga merasakan sesuatu yang hilang , biasanya Angel akan diam diam melirik dirinya terang terangan .bahkan tidak segan segan untuk datang mendekati dirinya untuk menggoda setiap kali pekerjaan dia beres . Kalau.ia tegur Angel akan minta maaf dan kembali lagi ke meja kerjanya . Selalu seperti itu yang Angel lakukan .
Arga menggelengkan kepala nya , melupakan sikap sekretarisnya itu .Arga segera berdiri dari duduknya karena hari ini adalah hari nya untuk angel istrinya dan indira putrinya .dan sekarang yang Arga inginkan kan adalah meninggalkan urusan perkatoran sejenak . Setelah urusan Angel dan Indira selesai baru ia akan kembali berkutat dengan berkas berkas di kantornya .
__ADS_1
"Angelia ." sapa Arga ia tau Angel pura pura tidak mengetahui pergerakan nya . "Rupanya dia juga bisa merajuk ." pikir Arga .
"saya mau tinggalkan kantor sampai sore . Kalau pekerjaan kamu sudah selesai semua kamu bisa langsung pulang ." ucap Arga . Angel terkejut dengan ucapan Arga . Ia segera berdiri ,tentu saja itu akan menjadi berita terheboh kalau saja hari itu Tidak ada jadwal Meeting . Tapi hari ini jadwal Meeting Arga sangat padat hingga nanti sore .
"Tapi pak , Bagaimana dengan jadwal meeting hari ini , hari ini meeting bapak hingga sore hari ." ucap Angel , Arga berdecak kesal
"Itu tugas kamu untuk mengurus mereka , dan usahakan mereka mau mengatur ulang Jadwal meeting di lain hari ." ujar Arga .
"astaga ." Angel percaya Arga pasti tau betapa sulitnya mengatur kembali masalah itu .
"Tapi pak , bapak mau kemana , apa urusan bapak lebih penting di banding urusan meeting hari ini .? Bapak tau kan berapa besar kerugian kalau sampai klien tidak mau mengatur ulang jadwal meeting lain hari ." ujar Angel mencoba menahan kekesalan nya . Bagaimana tidak kesal , tadi pagi pak Bosnya telah memporak porandakan hatinya dengan menyebut nama gadis lain yang mirip dengan nya .
"Bapak ngak bisa seenak nya , masak di batali begitu saja , pak ? Bapak pasti ingin pergi menemui wanita yang bernama Angela itu kan pak.? Masak wanita itu lebih penting dari meeting ." tanpa Angel sadari kalau dirinya telah membuat satu kesalahan lagi . Pantang bagi Arga nama istrinya di bawa bawa . Tentu Angela sangat penting dari pada pekerjaan nya saat ini . Angela adalah istrinya , ibu dari anak tercintanya .
"Diam kamu ,"bentak Arga .
"Kerjakan saja apa yang saya suruh ." lanjut Arga . Angel langsung menutup mulutnya rapat rapat , Arga keterlaluan lagi kali ini , maksud hatinya kan baik . Ia hanya ingin Arga mementingkan pekerjaan nya dari pada wanita yang bernama Angela itu .
__ADS_1
"Kamu tidak usah ikut campur dalam urusan pribadi saya ,angelia . Yakinkan saja klien kita agar mau mengatur ulang jadwal meeting dengan kita , paham .?." bentak Arga kembali , mau tidak mau Angel mengangguk kan kepala .
"Kalau kau sampai gagal , saya akan pecat kamu." ujar Arga .
"Sial ." umpat Angel dalam hati . Arga selalu mencari masalah dengan nya , dan Arga memanfaat kan situasi ini untuk memecatnya . Benar benar menyebalkan ."gerutu Angel .
"Baik pak , saya akan berusaha menyakin kan klien kita ." balas Angel dengan suara tegas , walaupun hatinya terluka oleh bentakan dan bentak kan dari Arga . Tapi ia tidakmarahdengan Arga karena ia telah sangat bucin dengan Arga.
"Hati hati di jalan pak., sampaikan salam saya pada wanita yang bernama Angela itu ." ucap Angel saat Arga melangkahkan kakinya menuju pintu ruangan kantor nya . Tapi Arga masih mendengar titipan salam dari Angel , Arga mengepalkan tangan nya , karena Angel tidak tau apa apa tentang dirinya dan Angela . Angela telah lama tiada dan Angel mempunyai.pikiran yang tidak tidak kepada istrinya yang sudah almarhum.
Sepeninggalan Arga , Angel sibuk menghubungi para klien nya . Agar mau memberi waktu lain hari kepada Arga untuk melaksanakan meeting . Beberapa klien bisa ia atasi . Tapi ada satu klien yang menolak nya mentah mentah dan klien ini sangatlah berpengaruh di perusahaan itu .
Angel ingin menangis rasanya , tapi ia tidak boleh meneteskan air mata saat ini .apapun yang terjadi ia harus mendapatkan jadwal meeting baru . Angel segera meninggalkan kantor . Ia ingin pergi menemui klien nya langsung ke perusahaan nya . kalau bisa ia ingin memohon sama klien nya agar tidak di pecat oleh Arga .
Di lihat dari proyek yang sedang di tangani , ini adalah proyek besar dan sangat penting .kalau ia gagal menyakin kan klien ini , bisa di pastikan perusahaan akan mengalami kerugian besar atau kebangkrutan .
"Semoga bisa ." Gumam Angel dalam hati sambil menyetir mobilnya . Jalanan juga sedikit macet sehingga ia tidak bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi . Angel juga tidak ingin terjadi apa apa kepada dirinya sendiri .
__ADS_1
"Jangan sampai pak Arga pecat aku ." gumam Angel lagi . Semoga usahanya ini tidak sia sia dan dapat menyakin kan klien nya .